Cepat, Akurat dan terpercaya

Sabtu, 27 Juni 2026

Bhabinkamtibmas Polsek Manguharjo Cek Lahan Jagung, Dukung Swasembada Pangan 2026

 


Kota Madiun – Dalam rangka mendukung program Asta Cita Presiden di bidang ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan tahun 2026, Bhabinkamtibmas Polsek Manguharjo Polres Madiun Kota melaksanakan pengecekan lahan jagung di Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.(28/6/2026)


Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas petunjuk dan arahan Karo SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., serta Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim AKBP Jazuli Dani Irawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, S.I.K., memerintahkan seluruh jajaran, termasuk Bhabinkamtibmas, untuk aktif melakukan pendampingan dan monitoring lahan pertanian di wilayah binaan.


Dalam pelaksanaan kegiatan, Bhabinkamtibmas melakukan pengecekan kondisi tanaman jagung sekaligus berkoordinasi dengan petani terkait perkembangan tanaman, kebutuhan perawatan, serta berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya.


Kapolres Madiun Kota menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkomitmen mendukung program strategis pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada masyarakat di sektor pertanian.

Melalui kegiatan monitoring ini diharapkan hasil produksi jagung dapat terus meningkat, sehingga mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan tahun 2026 serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Jawa Timur.

#astacitapresiden

#astacitajatim

#swasembadapangan

#ketahananpanganpoldajatim

#ssdmpolri

@birosdmpoldajatim

@bidhumaspoldajatim

@poldajatim

@polresmadiunkota

Sahroni: Meningkatnya Kepercayaan Publik Jadi Bukti Kinerja Polri Dirasakan Masyarakat



Jakarta – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, memberikan tanggapan atas hasil Survei Litbang Kompas yang menunjukkan adanya peningkatan tingkat kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri. Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator bahwa berbagai upaya yang dilakukan Polri telah memberikan dampak positif dan dirasakan langsung oleh masyarakat.


Sahroni menilai peningkatan kepercayaan publik tidak terlepas dari kerja keras seluruh jajaran Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga keamanan, serta memperkuat kedekatan dengan masyarakat.


“Tingginya kepercayaan publik menunjukkan bahwa kerja keras Polri ini nyata dirasakan oleh masyarakat. Ini adalah buah dari kerja keras Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Sigit,” kata Sahroni kepada wartawan, Jumat (26/6/2026).


Meski demikian, politikus Partai NasDem itu mengingatkan agar hasil positif tersebut tidak membuat institusi kepolisian cepat berpuas diri. Ia berharap capaian yang diraih justru menjadi pemacu semangat untuk terus melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


“Selanjutnya jangan lengah dan tetap pertahankan kinerja baik ini. Ke depan harus lebih baik lagi, capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, profesionalisme, dan kedekatan dengan masyarakat,” katanya.


Sahroni juga menyoroti masih adanya sejumlah pekerjaan rumah yang harus menjadi perhatian Polri, mulai dari penanganan kejahatan jalanan, pemberantasan premanisme, peredaran narkoba, hingga kejahatan berbasis digital. Menurutnya, tantangan tersebut harus terus dihadapi secara konsisten agar kepercayaan masyarakat terus meningkat.


Ia optimistis tingkat kepercayaan publik dapat terus bertambah apabila Polri konsisten menjalankan perannya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


“Ingat, masih banyak PR yang harus diselesaikan. Kejahatan jalanan, premanisme, peredaran narkoba, hingga kejahatan berbasis digital harus terus diberantas secara konsisten. Yang paling penting, Polri harus terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kalau itu terus dijaga, saya yakin 100 persen kepercayaan masyarakat akan semakin meroket,” katanya.

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lamongan Bedah Rumah Warga Tak Layak Huni dan Salurkan Bansos

 *




LAMONGAN - Polres Lamongan Polda Jatim kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan Bakti Sosial Bedah Rumah di Desa Sidodowo, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, Jumat (26/6/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolres Lamongan, AKBP Arif Fazlurrahman didampingi Wakapolres Lamongan, Kompol Jodi Indrawan serta dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Lamongan, Forkopimcam Modo, Ketua Yayasan Nurul Hayat selaku donatur, perangkat Desa Sidodowo, dan masyarakat setempat.


Kapolres Lamongan mengatakan, program ini menjadi salah satu rangkaian bakti sosial Hari Bhayangkara ke-80, sebagai bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam menyediakan tempat tinggal yang lebih layak huni.


"Kami hadir bukan hanya dalam hal penegakan hukum, tetapi juga berupaya untuk peduli terhadap apa yang menjadi keluh kesah masyarakat," ujar AKBP Arif usai peletakan batu pertama.


Selain peletakan awal pembangunan rumah, Polres Lamongan juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako dan uang saku kepada kaum duafa, serta memberikan perlengkapan sekolah kepada anak-anak yatim.


Kapolres Lamongan berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima bantuan serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.


"Kami berharap rumah yang dibangun dapat memberikan kenyamanan bagi keluarga penerima, sementara bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat."pungkas Kapolres Lamongan.


Sebagai informasi, kegiatan bedah rumah ini juga didukung oleh Yayasan Nurul Hayat dan Yayasan Berkas Bersinar Abadi, yang dipimpin Ipda Purnomo. (*)

Tim URC Polres Bondowoso Amankan ART Tersangka Pencuri Perhiasan



BONDOWOSO - Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Bondowoso Polda Jatim berhasil mengungkap dugaan tindak pidana pencurian.


Dari pengungkapan tersebut, Polisi ngamankan seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial SR, warga Kecamatan Tenggarang.


Tersangka SR ditangkap atas dugaan pencurian puluhan perhiasan di tempat kerjanya dengan nilai total perhiasan yang dicuri mencapai sekitar Rp.15 juta.


Menurut Kapolres Bondowoso, AKBP Aryo Dwi Wibowo, pelaku berhasil ditangkap hanya tiga jam setelah korban melayangkan laporan.


Bahkan, saat ditangkap, pelaku diketahui masih membawa sebagian perhiasan xuping, sementara beberapa unit lainnya telah dijual.


"Kalau nominal kerugiannya mencapai Rp.15 juta," ujar Aryo, Jumat (26/6/2026)


AKBP Aryo Dwi Wibowo menjelaskan bahwa tersangka merupakan karyawan korban yang baru bekerja selama satu minggu sebelum melakukan aksi nekatnya tersebut.


"Pelaku merusak lubang kunci etalase dan mengambil sekitar 100 perhiasan yang berada di dalamnya," kata AKBP Aryo.


Dari tangan tersangka, Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 8 gelang bangkok, 24 gelang rantai, 9 gelang bangkok model lain, serta satu kawat yang digunakan untuk membobol etalase.


"Saat ini, tersangka sudah kami amankan untuk menjalani proses hukum di Polres Bondowoso guna mempertanggungjawabkan perbuatannya," pungkas AKBP Aryo. (*)

Jumat, 26 Juni 2026

Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Kapolres Probolinggo Resmikan Gedung Berkah Satreskrim

 *



PROBOLINGGO – Komitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Polres Probolinggo meresmikan Gedung Berkah Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Probolinggo pada Jumat (26/6/2026).


Peresmian yang berlangsung di lingkungan Mapolres Probolinggo tersebut dihadiri Bupati Probolinggo Gus Mohammad Haris, jajaran Forkopimda, pejabat utama Polres Probolinggo, para Kapolsek, serta personel Polres Probolinggo.


Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif, mengatakan bahwa keberadaan Gedung Berkah bukan sekadar menghadirkan fasilitas baru, tetapi menjadi simbol komitmen Polres Probolinggo dalam memberikan pelayanan yang semakin profesional, cepat, dan humanis kepada masyarakat.


"Kami ingin masyarakat mendapatkan pelayanan yang semakin baik, nyaman, profesional, dan berkeadilan,"kata AKBP Latif.


Kapolres Probolinggo juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang telah memberikan dukungan dalam pembangunan gedung tersebut sehingga dapat dimanfaatkan untuk menunjang pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya di bidang reserse kriminal.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati beserta Pemerintah Kabupaten Probolinggo atas dukungan yang telah diberikan," ungkap AKBP Latif.


Menurut AKBP Latif, sinergi yang baik ini menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kolaborasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo.


Pada kesempatan yang sama, hal senada juga disampaikan oleh Bupati Probolinggo Gus Mohammad Haris yang menghadiri peresmian Gedung Berkah Satreskrim Polres Probolinggo tersebut.


Bupati Probolinggo Gus Mohammad Haris juga mengapresiasi berdirinya Gedung Berkah Satreskrim sebagai bentuk kolaborasi pemerintah daerah dengan Polri dalam meningkatkan pelayanan publik.


"Sinergitas yang telah terjalin antara Pemerintah Kabupaten Probolinggo dengan Polres Probolinggo harus terus dipertahankan demi mewujudkan Kabupaten Probolinggo yang semakin maju dan aman," ujar Bupati.


Dengan diresmikannya Gedung Berkah Satreskrim, diharapkan mampu memberikan semangat baru bagi personel Satreskrim Polres Probolinggo dalam menjalankan tugas penegakan hukum secara profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. (*)

Polda Jatim Gelar Semeru Fun Run 2026 di Kota Lama Surabaya, Ribuan Peserta Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80

 *



SURABAYA,- Polda Jawa Timur menggelar Semeru Fun Run 2026 di kawasan ikonik Kota Lama Surabaya pada Sabtu (27/6/2026) sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.


Kegiatan olahraga yang dipusatkan di kawasan bersejarah Kota Pahlawan ini berlangsung meriah dengan diikuti sekitar 2.000 peserta dari berbagai kalangan masyarakat dan anggota Polri.


Semeru Fun Run 2026 menghadirkan dua kategori lomba lari sejauh 5 kilometer, yakni kategori umum dan kategori khusus anggota Polri. 


Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hari, dengan ribuan pelari memadati kawasan Kota Lama Surabaya yang menjadi titik start sekaligus pusat kegiatan.


Direktur Polisi Perairan dan Udara Polda Jatim, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin selaku ketua panitia mengatakan bahwa kegiatan ini sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat melalui olahraga.


Menurutnya, kegiatan olahraga bersama menjadi salah satu sarana membangun hubungan yang lebih interaktif antara Polri dan masyarakat, sekaligus menanamkan pentingnya pola hidup sehat sebagai investasi masa depan.


“Kita ingin ada hubungan yang interaktif antara Polri dengan masyarakat, salah satu caranya melalui fun run ini yang tujuannya membangun kesehatan masyarakat mulai dari imun sehingga ke depannya dapat menjalani aktivitas dengan sehat dan bugar,” ungkap Kombes Arman.


Kombes Arman berharap kegiatan olahraga semacam ini mampu melahirkan generasi muda yang sehat dan berprestasi hingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.


“Dari sinilah lahir generasi-generasi bangsa yang baik, atlet-atlet yang nantinya dapat bersaing di kancah nasional maupun internasional,” tambahnya.


Tak hanya menghadirkan event olahraga, Polda Jatim juga menyediakan sekitar 20 stand UMKM dan pasar murah yang menjadi bagian dari upaya membangun interaksi langsung antara masyarakat dengan institusi kepolisian.


“Harapannya interaksi ini juga membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat dalam membangun harkamtibmas, dimana Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” kata Kombes Arman.


Pemilihan kawasan Kota Lama Surabaya sebagai lokasi kegiatan juga memiliki nilai historis sekaligus menjadi upaya mempromosikan destinasi wisata heritage yang dimiliki Jawa Timur.


Dengan adanya kegiatan fun run di Kota Lama Surabaya ini masyarakat juga bisa mengenal bangunan-bangunan bersejarah.


“Kota Lama ini menarik karena banyak heritage. Dulu di masa kemerdekaan kawasan ini menjadi salah satu pusat aktivitas di Surabaya,” pungkas Kombes Arman. (*)

Survei Litbang Kompas: Kepercayaan Publik kepada Polri Naik, KP Norman Sebut Bukti Reformasi Berjalan

 *


Jakarta – Survei terbaru Litbang Kompas mencatat peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Dalam survei tersebut, tingkat kepercayaan publik mencapai 82,4 persen, naik dari 76,2 persen pada hasil survei tahun 2025. Kenaikan tersebut dinilai sebagai sinyal positif atas berbagai upaya pembenahan yang terus dilakukan institusi kepolisian.


Ketua Dewan Pembina Aliansi Indonesia, Kanjeng Pangeran Norman, menyambut baik capaian tersebut. Ia menilai meningkatnya kepercayaan masyarakat menunjukkan bahwa reformasi yang dijalankan Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mulai memberikan dampak yang dirasakan publik.


Menurut Norman, kepercayaan masyarakat tidak terbentuk dalam waktu singkat. Capaian itu merupakan hasil dari proses panjang melalui penguatan reformasi internal, peningkatan kualitas pelayanan, serta komitmen membangun profesionalisme personel di seluruh tingkatan organisasi.


“Angka kepercayaan publik yang terus meningkat menunjukkan masyarakat mulai melihat adanya perubahan nyata dalam kinerja Polri. Pembenahan organisasi, peningkatan kualitas pelayanan, dan penguatan profesionalisme menjadi faktor yang mendorong tumbuhnya kepercayaan tersebut,” kata KP. Norman, Jumat (26/6/2026).


Ia menilai kepercayaan publik memiliki peran strategis dalam mendukung tugas kepolisian sebagai aparat penegak hukum. Dengan kepercayaan yang semakin kuat, Polri diharapkan mampu menjalankan fungsi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara lebih efektif, sekaligus terus memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan penegakan hukum yang berkeadilan.


Lebih lanjut, Norman menyebut hasil survei Litbang Kompas juga dapat dipandang sebagai bentuk pengakuan masyarakat terhadap transformasi yang terus dilakukan Polri dalam beberapa tahun terakhir. Meski demikian, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat institusi kepolisian cepat berpuas diri.


“Kepercayaan publik tidak lahir begitu saja, melainkan dibangun melalui konsistensi dalam bekerja. Karena itu, integritas harus terus dijaga, pelayanan perlu semakin ditingkatkan, dan respons terhadap kebutuhan masyarakat harus semakin cepat agar kepercayaan ini tetap terpelihara,” ujarnya.

Polantas Menyapa, Satlantas Polres Madiun Kota Serahkan BPKB dan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

 



Madiun – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Satlantas Polres Madiun Kota kembali melaksanakan kegiatan Polantas Menyapa pada Sabtu, 27 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.


Pada kegiatan tersebut, petugas Satlantas Polres Madiun Kota menyerahkan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) kepada para pemohon yang telah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku. Penyerahan BPKB dilakukan secara langsung sebagai bentuk pelayanan prima yang cepat, mudah, dan transparan kepada masyarakat.


Selain memberikan pelayanan administrasi kendaraan bermotor, petugas juga menyampaikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas. Materi yang disampaikan meliputi kewajiban melengkapi dokumen kendaraan, mematuhi rambu dan marka jalan, menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara, serta mengutamakan etika dan keselamatan saat berada di jalan raya.


Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan *Polantas Menyapa* tidak hanya bertujuan memberikan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.


"Melalui kegiatan Polantas Menyapa, kami berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus mengedukasi pentingnya tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan harus menjadi prioritas bersama demi terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar," ujar AKP Nanang Cahyono, S.Pd.


Beliau juga mengajak seluruh masyarakat untuk selalu melengkapi administrasi kendaraan dan mematuhi peraturan lalu lintas sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan dan keselamatan di jalan raya.


Dengan adanya kegiatan Polantas Menyapa ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat serta tumbuh kesadaran kolektif untuk mewujudkan budaya tertib berlalu lintas di wilayah Kota Madiun.

Bhabinkamtibmas Polsek Taman Cek Lahan Jagung di Kelurahan Josenan, Dukung Swasembada Pangan 2026

 




MADIUN KOTA – Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan Nasional menuju Swasembada Pangan Tahun 2026, Bhabinkamtibmas Kelurahan Josenan Aiptu Eric melaksanakan pengecekan lahan jagung di Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun.(28/6/2026)




Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas petunjuk dan arahan Karo SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., serta Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim AKBP Jazuli Dani Irawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim.



Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, S.I.K., melalui Bhabinkamtibmas Polsek Taman menegaskan komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian melalui pendampingan dan monitoring terhadap lahan pertanian milik masyarakat.



Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas melakukan pengecekan kondisi tanaman jagung sekaligus berdialog dengan petani mengenai perkembangan tanaman, perawatan, hingga kendala yang dihadapi selama proses budidaya.



Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan motivasi kepada para petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.



Melalui sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan program ketahanan pangan dapat berjalan optimal sehingga mampu mewujudkan swasembada pangan nasional pada tahun 2026.(hms).



#AstaCitaPresiden #AstaCitaJatim #SwasembadaPangan #KetahananPanganPoldaJatim #SSDMPolri

Kamis, 25 Juni 2026

Polri Gelar Dzikir Dan Doa Bersama Sambut Hari Bhayangkara Ke-80

 


Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar dzikir dan doa bersama di Masjid Al-Ikhlas Mabes Polri, Jakarta, Kamis (25/6/2026), sebagai rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah Upacara Pemuliaan Nilai-nilai Tribrata atau Penyucian Panji-panji Rastra Sewakottama yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.


Dzikir dan doa bersama diikuti oleh para Pejabat Utama Mabes Polri, kepala satuan kerja, serta jajaran kepolisian dari seluruh Indonesia secara virtual. Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus sarana memohon kekuatan, perlindungan, dan kelancaran dalam pelaksanaan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.


Suasana khidmat mewarnai jalannya dzikir dan doa bersama yang berlangsung di Masjid Al-Ikhlas. Melalui kegiatan tersebut, seluruh personel Polri diajak untuk merefleksikan kembali nilai-nilai Tribrata sebagai pedoman moral dan etika dalam menjalankan tugas kepolisian.


Kapusjarah Polri Brigjen Pol. Abas Basuni, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa rangkaian Pemuliaan Nilai-nilai Tribrata yang dilanjutkan dengan dzikir dan doa bersama memiliki makna mendalam bagi seluruh insan Bhayangkara, khususnya dalam menyambut usia pengabdian Polri yang ke-80 tahun.


“Saya pikir ini adalah momentum yang sangat baik untuk mengingat kembali nilai-nilai luhur Tribrata yang menjadi pedoman hidup anggota Polri. Dengan dzikir dan doa bersama, kita memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Polri senantiasa diberikan kekuatan, perlindungan, dan kemampuan untuk menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya,” ujar Brigjen Pol. Abas Basuni kepada Wartawan di Jakarta.


Ia berharap memasuki usia ke-80 tahun, Polri semakin profesional, adaptif, dan solutif dalam menghadapi berbagai tantangan tugas, serta semakin dekat dengan masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Pemuliaan Nilai-nilai Tribrata harus terus diinternalisasikan oleh seluruh anggota sebagai landasan dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.


“Harapan kami, di usia ke-80 ini Polri semakin profesional, semakin dicintai masyarakat, dan terus mampu memberikan pelayanan yang Presisi. Nilai-nilai Tribrata yang dimaknai dalam setiap rangkaian kegiatan ini harus menjadi pedoman bagi seluruh anggota dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,” lanjutnya.


Melalui dzikir dan doa bersama tersebut, Polri menegaskan komitmennya untuk terus menjaga integritas, memperkuat semangat pengabdian, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi momentum spiritual bagi seluruh jajaran Polri untuk memohon keberkahan dan keselamatan dalam menjalankan amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polri Gelar Upacara Penyucian Panji Rastra Sewakottama

 *


Jakarta -  Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Upacara Penyucian Panji Rastra Sewakottama di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (25/6/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, sebagai bentuk pemuliaan sekaligus peneguhan kembali nilai-nilai luhur Tribrata yang menjadi pedoman hidup dan landasan pengabdian seluruh insan Bhayangkara.


Prosesi penyucian Panji Rastra Sewakottama berlangsung khidmat dan sarat makna. Dalam rangkaian tersebut, Kapolri melaksanakan tiga tahapan simbolis. Tahap pertama berupa pembersihan panji menggunakan sikat, yang dimaknai sebagai upaya membersihkan segala kekurangan dan tekad untuk terus melakukan perbaikan dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.


Pada tahap kedua, Kapolri memercikkan air yang berasal dari sumber mata air di 34 wilayah di Indonesia yang telah disatukan di Jakarta. Prosesi ini melambangkan persatuan, kebersamaan, dan semangat pengabdian seluruh jajaran kepolisian dari Sabang hingga Merauke dalam mengemban tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


Tahap terakhir dilakukan dengan pemberian wewangian pada Panji Rastra Sewakottama. Simbol ini dimaknai sebagai harapan agar setiap pengabdian Polri senantiasa mengharumkan nama institusi serta semakin dicintai dan dipercaya oleh masyarakat.


Setelah rangkaian penyucian selesai dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan doa dan zikir bersama sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus memohon kekuatan, keselamatan, dan perlindungan dalam pelaksanaan tugas-tugas pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara.


Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan bahwa upacara penyucian Panji Rastra Sewakottama bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan momentum refleksi bagi seluruh anggota Polri untuk terus memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.


“Upacara penyucian Panji Rastra Sewakottama ini merupakan simbol peneguhan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya yang menjadi jiwa setiap insan Bhayangkara. Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polri ingin memastikan bahwa semangat pengabdian, persatuan, serta komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terus terjaga dan semakin kuat,” ujar Trunoyudo kepada wartawan di Jakarta, Kamis (25/6/2026).


Ia menambahkan, semangat yang terkandung dalam prosesi penyucian tersebut menjadi pengingat bahwa Polri harus terus berbenah, memperkuat soliditas, dan menjaga kepercayaan publik melalui kerja-kerja yang profesional, modern, dan humanis.


“Makna dari setiap tahapan penyucian ini adalah ajakan bagi seluruh personel Polri untuk selalu melakukan evaluasi, memperbaiki diri, serta menjaga marwah institusi. Harapannya, Polri semakin presisi dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” lanjutnya.


Melalui internalisasi nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Panji Rastra Sewakottama, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai institusi yang profesional, modern, terpercaya, serta semakin dekat dengan masyarakat dalam semangat Hari Bhayangkara ke-80.

Hari Bhayangkara ke -80 Polda Jatim Dorong Pemanfaatan AI untuk Keamanan Publik Melalui KREAFEST 2026



SURABAYA – Polda Jawa Timur (Jatim) mendorong pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung keamanan publik melalui ajang KREAFEST 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.


Kegiatan Lomba Video Berbasis AI bertema “AI for Public Safety” itu menjadi wadah kolaborasi antara pelajar, mahasiswa, komunitas kreatif, akademisi, media, hingga masyarakat umum untuk menghasilkan karya-karya digital yang edukatif dan inspiratif.


Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto, mengatakan perkembangan teknologi digital merupakan sebuah keniscayaan yang harus dihadapi dengan bijak. 


Menurut Irjen Nanang Avianto, kemajuan teknologi telah membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, mulai dari perkembangan perangkat komunikasi hingga lahirnya teknologi kecerdasan buatan.


"Teknologi bisa membawa dampak positif maupun negatif. Karena itu, pemanfaatannya harus diarahkan pada hal-hal yang baik, yang mampu menghadirkan edukasi, inspirasi, dan manfaat bagi masyarakat," ujar Irjen Pol Nanang saat pengumuman pemenang lomba di Gedung Bidhumas Polda Jatim, Kamis (25/6/2026).


Kapolda Jatim menilai generasi muda memiliki kemampuan yang luar biasa dalam menguasai teknologi digital. Karena itu, diperlukan ruang-ruang kreatif yang mampu menyalurkan potensi tersebut ke arah yang positif dan produktif.


Irjen Pol Nanang menegaskan, lomba video berbasis AI yang digelar Polda Jatim menjadi salah satu bentuk upaya memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkreasi sekaligus berkontribusi dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat. 


Irjen Pol Nanang bahkan menyebut kegiatan tersebut sebagai terobosan yang pertama kali digelar di lingkungan kepolisian daerah.


"Kami menangkap peluang bahwa dunia Artificial Intelligence menjadi sesuatu yang sangat menarik bagi berbagai kalangan. Karena itu, kami memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk menunjukkan kreativitasnya melalui karya-karya positif," ungkap Irjen Pol Nanang.


Kapolda Jatim juga mengingatkan bahwa transformasi digital yang berlangsung saat ini turut menghadirkan berbagai tantangan di ruang siber. 


"Ancaman kejahatan digital, provokasi, penyebaran hoaks, hingga konten negatif menjadi persoalan yang harus dihadapi bersama," kata Irjen Nanang.


Karena itu, ia berharap karya-karya berbasis AI dapat menjadi sarana edukasi sekaligus membantu meredam potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di ruang digital.


"Melalui karya kreatif yang mengedukasi dan menginspirasi, kita bisa menangkal hoaks, mencegah penyebaran konten negatif, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa," tegas Irjen Nanang.


Kapolda Jatim juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menggelorakan semangat Jogo Jatim sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban. 


Menurutnya, kondisi kamtibmas yang aman dan kondusif menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi dan terwujudnya Indonesia Emas 2045.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast selaku Ketua Panitia KREAFEST 2026 menjelaskan, kompetisi tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan.


"Sebanyak 293 peserta mengikuti kegiatan ini dengan total 286 karya yang dikirimkan kepada panitia. Terdiri dari 109 peserta kategori pelajar dan mahasiswa serta 177 peserta kategori umum," ujar Kombes Pol Abast.


Ia menjelaskan, tema AI for Public Safety dipilih sebagai bentuk dorongan agar pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dapat memberikan kontribusi nyata bagi keamanan publik. 


Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi wadah kolaborasi antara kreator konten, komunitas kreatif, akademisi, media, dan berbagai elemen masyarakat.


Menurut Kombes Pol Abast, upaya kolaboratif tersebut penting untuk membangun ruang digital yang lebih ramah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap berbagai persoalan yang muncul di dunia maya, seperti hoaks, cyberbullying, perundungan, hingga kekerasan seksual.


"Kegiatan ini murni merupakan upaya bersama untuk membangun sinergi dengan seluruh elemen bangsa dalam mengedukasi masyarakat sekaligus mendorong terciptanya keamanan dan ketertiban di ruang digital," pungkas Kombes Abast. (*)

Polantas Menyapa, Satlantas Polres Madiun Kota Serahkan BPKB dan Edukasi Tertib Berlalu Lintas kepada Masyarakat

 



Madiun – Dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, Satlantas Polres Madiun Kota kembali melaksanakan kegiatan *Polantas Menyapa* pada Jumat, 26 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.


Pada kegiatan tersebut, petugas Satlantas Polres Madiun Kota menyerahkan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) kepada para pemohon yang telah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku. Proses penyerahan BPKB dilaksanakan dengan pelayanan yang cepat, transparan, serta penuh keramahan sebagai wujud pelayanan prima kepada masyarakat.


Selain memberikan pelayanan administrasi kendaraan bermotor, petugas juga memberikan edukasi kepada para pemohon mengenai pentingnya tertib berlalu lintas. Edukasi yang disampaikan meliputi kewajiban membawa kelengkapan surat-surat kendaraan, mematuhi rambu dan marka jalan, menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara, serta mengutamakan etika dan disiplin dalam berlalu lintas demi keselamatan bersama.


Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan *Polantas Menyapa* merupakan upaya Satlantas untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas.


*"Melalui kegiatan Polantas Menyapa, kami ingin memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan humanis kepada masyarakat. Selain itu, kami juga terus mengajak seluruh pengguna jalan untuk menjadi pelopor keselamatan dengan selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,"* ujar AKP Nanang Cahyono, S.Pd.


Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya kelengkapan administrasi kendaraan serta memiliki kesadaran yang tinggi untuk selalu tertib berlalu lintas, sehingga tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kota Madiun.

Polres Madiun Kota Monitoring Lahan Jagung untuk Dukung Swasembada Pangan 2026

 




Madiun Kota – Dalam rangka mendu kung program ketahanan pangan nasional dan mewujudkan swasembada pangan tahun 2026, Polres Madiun Kota terus melakukan pengawasan terhadap lahan pertanian jagung di wilayah hukumnya.Jumat 26Juni 2026




Menindaklanjuti arahan Karo SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H. serta Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim AKBP Jazuli Dani Irawan, S.I.K., M.Tr.Opsla. selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim, Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, S.I.K. memerintahkan Kasiwas Polres Madiun Kota untuk melaksanakan monitoring lahan jagung yang berada di Jalan Serayu, Kecamatan Taman, Kota Madiun.



Kegiatan monitoring dilakukan guna memastikan kondisi tanaman jagung tetap terawat dan berkembang dengan baik, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petani di lapangan. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.



Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, SIK melalui Kasiwas AKP Alberto menyampaikan bahwa sinergi antara Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan swasembada pangan.




Dengan pendampingan dan pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan hasil produksi jagung dapat meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan nasional.




Polres Madiun Kota akan terus berperan aktif melalui berbagai kegiatan pendampingan, monitoring, dan koordinasi bersama para pemangku kepentingan sebagai bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di sektor pertanian dan ketahanan pangan.(hms).



#AstaCitaPresiden #AstaCitaJatim #SwasembadaPangan #KetahananPanganPoldaJatim #SSDMPolri

Rabu, 24 Juni 2026

Polres Malang Bongkar Modus Penipuan Berkedok Program UMKM Dua Tersangka Diamankan



MALANG - Satreskrim Polres Malang Polda Jatim membongkar dugaan tindak pidana penipuan berkedok program pengembangan UMKM yang mengatasnamakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. 


Dalam kasus ini, dua orang ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga menghimpun dana dari warga dengan modus pembentukan koperasi fiktif.


Kedua tersangka masing-masing berinisial HC (40), warga Kabupaten Malang, dan BSK (28), warga Kota Malang. 


Kasus tersebut terungkap setelah Kepala Desa Sumberporong, Kecamatan Lawang, melaporkan dugaan penipuan yang terjadi pada periode 10 hingga 15 Juni 2026. Akibat peristiwa itu, korban mengalami kerugian sementara sebesar Rp22,7 juta.


Wakapolres Malang Kompol Fahmi Amarullah mengatakan, kedua tersangka berupaya meyakinkan masyarakat dengan mengaku sebagai bagian dari Pemprov Jatim dan menggunakan atribut menyerupai aparatur pemerintah.


"Pelaku datang ke desa menggunakan atribut, baju dan nametag seolah-olah orang dari gubernur, kemudian menyampaikan akan ada sosialisasi terkait kegiatan UMKM yang di-handle oleh Pemprov," kata Kompol Fahmi saat konferensi pers di Polres Malang, Rabu (24/6/2026).


Menurut Kompol Fahmi, warga dijanjikan kemudahan perizinan, akses program pemerintah, bantuan usaha, hingga bantuan langsung apabila menjadi anggota dan bergabung dengan sebuah perusahaan yang disebut sebagai BUMD Provinsi Jawa Timur.


"Pelaku menyampaikan apabila masyarakat bergabung dengan BUMD tersebut, maka akan memperoleh akses perizinan dipermudah, mendapatkan akses program pemerintah, termasuk bantuan langsung dan peluang bantuan usaha," ujar Kompol Fahmi.


Pada kesempatan yang sama, Kasatreskrim Polres Malang AKP Hafiz Prasetia Akbar menjelaskan, setelah adanya sosialisasi tersebut, kedua tersangka juga bergerak ke beberapa desa lain di Kabupaten Malang, salah satunya di Kecamatan Wajak dan Kecamatan Pagelaran, kemudian menawarkan program serupa.


"Dalam aksinya, warga yang ingin menjadi anggota koperasi diwajibkan membayar simpanan pokok Rp.100 ribu per orang," kata AKP Hafiz.


Di Desa Sumberporong, kuota keanggotaan ditetapkan sebanyak 200 orang sehingga kepala desa setempat terlebih dahulu menalangi biaya pendaftaran sebesar Rp20 juta. Selain itu, terdapat 27 warga yang mendaftar secara mandiri.


AKP Hafiz mengatakan, penyelidikan dilakukan setelah Polisi menerima laporan dari korban pada 22 Juni 2026. 


Saat itu, petugas mendapatkan informasi bahwa para pelaku sedang menggelar sosialisasi serupa di Desa Brongkal, Kecamatan Pagelaran.


Dari hasil pemeriksaan, tersangka BSK mengakui telah membuat surat tugas palsu yang kemudian digunakan tersangka HC untuk meyakinkan korban bahwa mereka merupakan utusan Pemprov Jatim.


"Motif mereka tentunya untuk mendapatkan keuntungan dari dana yang dihimpun. Kami juga sudah mengecek perusahaan yang mereka akui, namun mereka tidak bisa menunjukkan akta pendirian maupun legalitas dan tidak terdaftar secara resmi," tegas Hafiz.


Sementara itu, Kepala Bidang di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur Satria Devi Kurniawan mengungkapkan, pihaknya pertama kali mengetahui dugaan penipuan tersebut dari laporan jaringan desa wisata yang merasa curiga dengan surat dan kegiatan yang dilakukan para pelaku.


"Di dalam suratnya ada naskah dinas yang tidak sesuai dengan format dari Pemprov, kemudian tanda tangannya juga ada indikasi pemalsuan. Mereka juga mengaku bagian dari BUMD Pemprov Jatim, setelah kami cek ternyata tidak ada," ujar Satria.


Ia mengapresiasi respons cepat Polres Malang dalam mengungkap kasus tersebut sehingga potensi korban yang lebih luas dapat dicegah.


"Kami ucapkan terima kasih atas respons cepat dari Bapak Kapolres, Bapak Wakapolres, Bapak Kasat dan tim Reserse yang membantu kami mengungkap kasus ini," katanya.


Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal terkait tindak pidana penipuan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya korban lain maupun aksi serupa di wilayah lain. (*)

Hari Bhayangkara ke-80: Polres Probolinggo Turun ke Pelosok Desa Salurkan Bansos Bedah Rumah



PROBOLINGGO – Jalan setapak dan berbukit, tak menyurutkan niat tulus sejumlah pejabat utama dan anggota Polres Probolinggo Polda Jatim menyapa warga dan menyalurkan bantuan sosial (Bansos) dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026.


Dipimpin oleh Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif didampingi Wakapolres Probolinggo Kompol Rizal Ardhianto, rombongan anggota Polres Probolinggo Polda Jatim melaksanakan kegiatan bakti sosial di Desa Jangkang, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Rabu (24/6/2026).


Meski harus berjalan kaki menuju Dua lokasi yang akan dituju untuk penyaluran bansos dan program bedah rumah tidak layak huni (RTLH), namun rombongan pejabat utama Polres Probolinggo tampak tetap semangat.


Lokasi pertama adalah rumah milik Arwa Sayedi, warga Dusun Kramat, Desa Jangkang, Kecamatan Tiris. Proses pengerjaan bedah rumah di lokasi tersebut saat ini telah mencapai sekitar 90 persen dan dalam waktu dekat dapat segera diselesaikan.


Sementara itu, lokasi kedua berada di rumah milik Misja, warga Dusun Pao Kecik, Desa Jangkang, Kecamatan Tiris. 


Kapolres Probolinggo berharap dengan program bedah rumah dalam rangka Hari Bhayangkara ke 80 ini kualitas hidup masyarakat khususnya bagi warga yang membutuhkan hunian yang layak, aman, dan nyaman dapat ditingkatkan.


"Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum perayaan, tetapi juga menjadi momentum untuk semakin mendekatkan diri dan berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan," ujar AKBP Latif.


Ia menambahkan, Polres Probolinggo Polda Jatim berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.


"Kami juga berharap bantuan bedah rumah ini dapat memberikan kenyamanan dan dapat menjadi tempat tinggal yang aman, sehat, dan membawa kebahagiaan bagi keluarga," tambah AKBP Latif.


Sementara itu Arwa Sayedi, salah satu penerima bantuan bedah rumah, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Polres Probolinggo atas bantuan yang diberikan.


"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres Probolinggo beserta seluruh jajaran yang telah membantu memperbaiki rumah kami," ungkap Arwa.


Hal serupa juga disampaikan Misja. Ia mengaku terharu atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Polres Probolinggo.


"Terima kasih kepada Polres Probolinggo atas bantuan bedah rumah ini. Semoga Polri semakin jaya," ujar Misja.


Melalui kegiatan bakti sosial dan bedah rumah tersebut, Polres Probolinggo Polda Jatim menegaskan komitmennya untuk terus hadir, melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat demi terwujudnya Polri yang Presisi serta semakin dicintai masyarakat. (*)

Prof. Dr. Semiarto Aji Purwanto, M.Si.: Peran Polri dalam Ketahanan Pangan Melampaui Fungsi Keamanan Konvensional



Jakarta Selatan – Beragam perspektif akademik, kebijakan, dan pengalaman lapangan bertemu dalam kegiatan bedah buku “Mengawal Pangan Menuai Aman” yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 di Lobby Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (24/6/2026). 


Forum ini menjadi ruang diskusi untuk mengulas tantangan, strategi, dan praktik penguatan ketahanan pangan nasional di tengah berbagai dinamika global, sekaligus memperkuat komitmen Polri dalam mendukung agenda swasembada pangan nasional yang sejalan dengan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Gorontalo pada hari yang sama untuk menyapa petani dan nelayan.


Buku “Mengawal Pangan Menuai Aman” ditulis oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., bersama Irjen Pol. Dr. Anwar, S.I.K., M.Si., dan Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si. Buku yang telah terdaftar dalam Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dengan Nomor Pencatatan 001297886 tersebut mengangkat pengalaman, refleksi kebijakan, serta praktik pengawalan program ketahanan pangan nasional, khususnya pada komoditas jagung.


Melalui pendekatan akademik dan empiris, buku ini memotret bagaimana ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan produksi pertanian, tetapi juga menyangkut aspek distribusi, tata kelola, pengawasan, hingga stabilitas nasional. Buku tersebut juga menguraikan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam mendukung agenda swasembada pangan yang menjadi prioritas pemerintah, sejalan dengan langkah pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan perikanan melalui pendekatan langsung kepada petani dan nelayan di berbagai daerah.


Kegiatan bedah buku menghadirkan Guru Besar Antropologi Universitas Indonesia Prof. Dr. Semiarto Aji Purwanto, Guru Besar Sosiologi UIN Sunan Ampel Surabaya Prof. Masdar Hilmy, Ph.D., serta Inspektur Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian drh. Pujo Harmadi, M.P. sebagai penanggap.

Dalam tanggapannya, Prof. Semiarto Aji Purwanto menyampaikan apresiasi terhadap buku tersebut yang dinilai berhasil menggambarkan keterkaitan antara aspek produksi, distribusi, pengawasan, dan stabilitas nasional dalam satu kerangka yang utuh. Ia juga menilai peran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan menunjukkan pendekatan yang melampaui fungsi keamanan konvensional.


Menurut Prof. Semiarto, ketahanan pangan harus dipahami sebagai isu strategis nasional yang berkaitan langsung dengan stabilitas ekonomi, sosial, dan keamanan negara. Ia menilai pengawalan dan pengawasan yang dilakukan Polri menjadi faktor penting dalam menjaga efektivitas rantai pasok pangan dari hulu hingga hilir serta mendukung keberhasilan program pemerintah, terlebih di tengah capaian peningkatan produksi pangan nasional yang terus menunjukkan tren positif.

Selain itu, Prof. Semiarto mendorong penguatan pendekatan berbasis data, indikator kinerja, dan pemanfaatan teknologi digital, kecerdasan buatan, serta big data untuk memperkuat pengawasan dan pengendalian program pangan di masa depan.

Sementara itu, Prof. Masdar Hilmy menyoroti dimensi moral dan kemanusiaan dalam ketahanan pangan. Menurutnya, menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat bukan hanya persoalan ekonomi dan keamanan, tetapi juga bentuk pengabdian negara dalam menjaga kehidupan dan kesejahteraan rakyat.

Pada kesempatan yang sama, drh. Pujo Harmadi, M.P. mengapresiasi kontribusi Polri dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional melalui penguatan pengawasan, pengawalan, dan pendampingan di lapangan. Ia menilai buku tersebut menunjukkan bahwa ketahanan pangan merupakan isu strategis yang membutuhkan sinergi lintas sektor untuk memastikan produksi, distribusi, dan stabilitas pangan berjalan secara optimal.


Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo mengatakan bahwa buku “Mengawal Pangan Menuai Aman” disusun sebagai bagian dari upaya mendokumentasikan praktik baik, pengalaman lapangan, dan pembelajaran dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Ketahanan pangan bukan hanya soal hasil panen, tetapi juga tentang ketahanan bangsa. Ketika pangan terjaga, stabilitas sosial lebih kuat, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan negara memiliki daya tahan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai tantangan global,” ujar Wakapolri.


Melalui kegiatan bedah buku ini, para peserta tidak hanya membahas isi buku, tetapi juga bertukar gagasan mengenai penguatan kebijakan, tata kelola, dan kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Forum ini diharapkan dapat diskursus akademik sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi upaya mewujudkan swasembada pangan dan ketahanan Indonesia.

Bhabinkamtibmas Polsek Manguharjo Polres Madiun Kota Cek Lahan Jagung, Dukung Swasembada Pangan 2026



MADIUN KOTA – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan mewujudkan swasembada pangan tahun 2026, Bhabinkamtibmas Polsek Manguharjo Polres Madiun Kota melaksanakan pengecekan lahan pertanian jagung di Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.(25/6/2026)


Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas petunjuk dan arahan Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., serta Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim AKBP Jazuli Dani Irawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim.

Selanjutnya, Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, S.I.K., memerintahkan jajaran Bhabinkamtibmas untuk aktif melakukan pendampingan dan monitoring terhadap lahan pertanian produktif di wilayah binaannya.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas melakukan pengecekan kondisi tanaman jagung sekaligus berkoordinasi dengan petani terkait perkembangan tanaman, kebutuhan perawatan, serta kendala yang dihadapi selama masa tanam. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap sektor pertanian guna menjaga ketersediaan pangan dan meningkatkan hasil produksi pertanian masyarakat.


Kapolres Madiun Kota melalui jajarannya menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut mendukung program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan. Melalui sinergi dengan petani dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan target swasembada pangan tahun 2026 dapat tercapai dengan baik.


Kegiatan pengecekan lahan jagung ini juga menjadi wujud komitmen Polres Madiun Kota dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada sektor penguatan ketahanan pangan sebagai salah satu pilar pembangunan nasional menuju Indonesia yang mandiri dan sejahtera.

#astacitapresiden

#astacitajatim

#swasembadapangan

#ketahananpanganpoldajatim

#ssdmpolri

#PolresMadiunKota

#PolriUntukMasyarakat

Polantas Menyapa, Satlantas Polres Madiun Kota Serahkan STNK dan Edukasi Tertib Berlalu Lintas kepada Masyarakat

 


Madiun – Satlantas Polres Madiun Kota kembali melaksanakan kegiatan *Polantas Menyapa* pada Kamis, 25 Juni 2026, sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas.


Dalam kegiatan tersebut, petugas Satlantas Polres Madiun Kota menyerahkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) kepada para pemohon yang telah menyelesaikan seluruh proses administrasi sesuai ketentuan yang berlaku. Penyerahan STNK dilakukan secara langsung dengan pelayanan yang ramah, cepat, dan profesional guna memberikan kemudahan serta kenyamanan kepada masyarakat.


Selain pelayanan administrasi kendaraan, petugas juga memberikan edukasi dan imbauan kepada para pemohon mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas. Edukasi yang disampaikan meliputi kelengkapan surat-surat kendaraan, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, penggunaan helm berstandar SNI, serta pentingnya menjaga keselamatan dan etika berkendara di jalan raya.


Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan *Polantas Menyapa* merupakan salah satu upaya Satlantas Polres Madiun Kota dalam menghadirkan pelayanan yang humanis sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas.


"Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat, tetapi juga mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu tertib dan disiplin dalam berlalu lintas. Keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus kita jaga," ujar AKP Nanang Cahyono, S.Pd.


Dengan adanya kegiatan *Polantas Menyapa* ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya kelengkapan administrasi kendaraan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, sehingga dapat tercipta situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang kondusif di wilayah Kota Madiun.

Polres Lamongan Ungkap Jaringan Ganjal ATM Lintas Daerah, 5 Tersangka Residivis Diamankan

 *


LAMONGAN - Satreskrim Polres Lamongan Polda Jawa Timur berhasil mengungkap tindak pidana percobaan pencurian dengan pemberatan menggunakan modus ganjal ATM.


Dalam ungkap tersebut, Polisi mengamankan Lima orang tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan spesialis ganjal ATM lintas daerah asal Banten dan Lampung.


Kelima tersangka tersebut yakni H (31) asal Balaraja, Tangerang, Banten. Empat lainnya, KF (25),J (38), MM (34), dan S (42) asal Tanggamus, Lampung.


Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan masing-masing pelaku memiliki peran berbeda dalam menjalankan aksinya.


"Pelaku beroperasi lintas daerah. Mereka memiliki peran masing-masing dalam setiap aksi kejahatan. Teroganisir dan sangat rapi," terang AKBP Arif, Rabu (24/6/2026).


Pelaku H berperan sebagai otak kejahatan sekaligus eksekutor yang mengganjal mesin ATM menggunakan tusuk gigi yang telah dimodifikasi.


Sementara KF dan J bertugas mengintip nomor PIN korban saat melakukan transaksi, MM berperan mengawasi situasi sekitar lokasi kejadian, sedangkan S bertugas sebagai pengemudi yang selalu siaga di dalam kendaraan.


Kapolres Lamongan mengungkapkan, komplotan ini sebelumnya telah melakukan pembobolan ATM di beberapa daerah sejak 11 Februari, 17 April 2026 dan terakhir 12 Juni 2026 di ATM Kantor Dinas Pendidikan Lamongan yang akhirnya tertangkap Polisi.


Khusus tersangka H pernah membobol ATM di lokasi yang sama pada Februari 2026 dengan kerugian Rp 3,15 juta, serta di ATM RS Permata Hati pada April 2026 dengan total kerugian mencapai Rp 55 juta.


"Semua pelaku yang berhasil kita tangkap itu residivis kejahatan berbagai tindak pidana, " kata AKBP Arif Fazlurrahman,


Selain mengamankan tersangka, Polisi juga menyita sejumlah kartu ATM dari berbagai bank, tusuk gigi yang telah dimodifikasi sebagai alat pengganjal, serta gergaji besi yang digunakan untuk mengambil kartu ATM yang tersangkut.


Selain itu Polisi juga mengamankan satu unit mobil Suzuki APV  yang disewa dari Lampung yang nomor Polisinya diganti dari yang sebenarnya bernomor Polisi  B 1625 JVF diganti dengan nomor palsu B 198 SDY.


Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 477 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.


"Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat. Siapa pun yang beraksi di Lamongan akan kami kejar dan tindak tegas," tegas AKBP Arif Fazlurrahman. (*)