Cepat, Akurat dan terpercaya

Senin, 21 September 2026

Polres Pasuruan Bangun Sumur Bor untuk Masyarakat di Randugong, Atasi Dampak Kemarau

 *

PASURUAN — Polres Pasuruan Polda Jatim menunjukkan komitmen nyata dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat terhadap akses air bersih. 


Wujud kepedulian ini direalisasikan melalui pembangunan fasilitas sumur bor di halaman Masjid Al-Mubarok, Dusun Tamanan, Desa Randugong, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan.


Fasilitas berskala publik tersebut diresmikan langsung oleh Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H., pada Jumat (18/9/2026) pekan lalu.


Kehadiran sumur bor ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari bagi warga sekitar sekaligus menyokong keperluan ibadah para jamaah masjid.


Pembangunan sumur bor ini diinisiasi berdasarkan laporan dari Kasat Binmas dan Kapolsek Kejayan mengenai keterbatasan akses air bersih yang masih dihadapi warga setempat. 


Merespons kondisi tersebut, Polres Pasuruan Polda Jatim segera bergerak cepat melalui Program 'Polres Pasuruan Peduli dan Berbagi'.


Dalam sambutannya, AKBP Harto Agung Cahyono menegaskan bahwa air bersih merupakan hajat hidup utama yang wajib dipenuhi. Pembangunan fasilitas ini menjadi bukti kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat.


“Pembangunan dan peresmian fasilitas sumur bor ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk selalu hadir dan membantu memenuhi kebutuhan mendasar masyarakat, khususnya air bersih," ujar AKBP Harto Agung Cahyono.


Kapolres Pasuruan juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah bersinergi menyukseskan pembangunan ini. Ia berharap sarana ini dapat dirawat dengan baik agar memberikan dampak positif jangka panjang.


“Kami berharap keberadaan sumur bor ini dapat memberikan manfaat luas dan keberkahan yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar serta jamaah Masjid Al-Mubarok,”pungkasnya.


Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti, pemotongan pita, serta penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada warga setempat.


Turut hadir menyaksikan peresmian sumur bor tersebut Ketua Bhayangkari Cabang Pasuruan Ny. Abel Harto Agung, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Pasuruan, Forkopimka Kejayan, Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Kepala Desa Randugong H. Mujammil dan perwakilan PT Tirta Fresindo Jaya Pasuruan (Mayora Group), serta tokoh agama setempat, KH. Karim. (*)

Polri Sukses Gelar Dua Kejuaraan Indoor Skydiving Internasional di Wind Tunnel Brimob

 *


*


CIKEAS, BOGOR — Indonesia sukses menjadi tuan rumah dua kejuaraan indoor skydiving tingkat internasional yang digelar di Gedung Soemardhi Wind Tunnel Korps Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, yakni International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II Tahun 2026 dan 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championship (AISC) 2026. Rangkaian kejuaraan tersebut resmi ditutup pada Minggu (20/9/2026).


International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II Tahun 2026 berlangsung 17–20 September 2026 dan diikuti total 382 peserta yang terdiri dari 156 peserta tim serta peserta luar negeri dari 9 negara, yaitu Singapura, China, Malaysia, Korea Selatan, Thailand, Rusia, Jepang, Polandia dan Jerman.


Kejuaraan tersebut merupakan kolaborasi Korps Brimob Polri, Komite Olahraga Polri, Persatuan Terjun Payung Polri, serta Komite Terjun Payung FASI. Penutupan dilakukan oleh Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat yang mewakili Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.


Dalam sambutannya, Dankorbrimob menyampaikan apresiasi kepada seluruh juri, panitia, pelatih, ofisial dan peserta dari Indonesia maupun mancanegara. Ia menyebut peningkatan jumlah peserta dari sekitar 200 orang pada tahun sebelumnya menjadi lebih dari 300 peserta menunjukkan perkembangan olahraga indoor skydiving sekaligus munculnya atlet dan generasi baru.


“Ke depan, khususnya tim Indonesia, kita berharap dapat meningkatkan kemampuan dan menjadi pesaing yang lebih kuat bagi atlet-atlet internasional. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh dewan juri, baik nasional maupun internasional, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Apabila masih terdapat kekurangan, kami mohon maaf dan akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan yang lebih baik ke depan,” ujar Dankorbrimob.


Sementara itu, 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championship 2026 juga resmi ditutup di fasilitas Wind Tunnel Brimob, Bogor. Kejuaraan tersebut diikuti lebih dari 200 atlet dari 9 negara Asia dan berlangsung aman serta lancar tanpa kecelakaan (zero accident).


Ketua Pelaksana Ardya Rifiantara menyampaikan apresiasi kepada FAI, IAC, FASI, para juri, FAI Control Room, Presiden Juri, serta seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan kejuaraan. Ia menyebut pengembangan indoor skydiving di Indonesia telah dimulai sejak kompetisi nasional pada 2022 hingga akhirnya mampu menyelenggarakan event Category 1 FAI, dengan dukungan Wind Tunnel Brimob dan Korps Brimob Polri.


Ketua Komite Terjun Payung FASI Irvan Zuladry juga menyampaikan apresiasi kepada PB FASI, Korps Brimob Polri, delegasi dan juri FAI, serta para atlet dan ofisial dari berbagai negara Asia, seperti China, Korea, Malaysia, Singapura, Jepang dan Thailand. Ia mendorong negara-negara Asia terus berkolaborasi dalam mengembangkan olahraga indoor skydiving melalui penyelenggaraan kejuaraan yang berkelanjutan.


Mewakili Ketua PB FASI Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono yang berhalangan hadir, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto menyampaikan bahwa kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari dan diikuti lebih dari 200 atlet dari 9 negara Asia tersebut sukses berjalan aman dan lancar. Kejuaraan dinilai menunjukkan perkembangan olahraga indoor skydiving di Asia serta potensinya melahirkan atlet berkaliber dunia.


Berikut daftar juara International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II 2026:


Kelas Nasional


2 Way VFS Open: Juara I Tim Lebang Satbrimob Polda Sulteng, Juara II Tim Renal Korbrimob Polri, Juara III Tim Synaero Korbrimob Polri.

2 Way FS Female: Juara I Polwan Satbrimob Polda Metro Jaya B, Juara II Polwan Pas Pelopor Korbrimob Polri, Juara III Polwan Satbrimob Polda Metro Jaya A.

2 Way FS Open: Juara I Tim Batis Satbrimob Polda Sulteng, Juara II Tim Orion Satbrimob Polda Sulteng, Juara III Tim Huricane Satbrimob Polda Sulteng.

4 Way FS Female: Juara I Polwan Pas Pelopor Korbrimob, Juara II Polwan Polda Metro Jaya, Juara III Polwan Korbrimob Polri.

4 Way FS Open: Juara I Tim Batis Satbrimob Polda Sulteng, Juara II Tim Tadulako Satbrimob Polda Sulteng, Juara III Tim Anoa Satbrimob Polda Sulteng.


Kelas Asia Tenggara


- Dynamic Solo Speed Open: Juara I Tim Singapore 1, Juara II Tim Malaysia, Juara III Tim Indonesia.

- Dynamic 2 Way Open: Juara I Tim Singapore 1, Juara II Tim Malaysia, Juara III Tim Indonesia.

- 2 Way FS Female: Juara I Tim Polwan Indonesia, Juara II Tim Singapore 1, Juara III Tim Brigade 10 Para A Malaysia.

- 4 Way FS Female: Juara I Indonesia, Juara II Singapore, Juara III Malaysia.

- 4 Way FS Open: Juara I Indonesia, Juara II Singapore, Juara III Thailand.


Kelas Internasional


- Solo Freestyle Open: Juara I Singapore, Juara II Singapore, Juara III Korea.

- Dynamic Solo Speed Open: Juara I Singapore, Juara II Singapore, Juara III China.

- Dynamic 2 Way Open: Juara I Singapore, Juara II Singapore, Juara III Korea Selatan.

- Dynamic 4 Way Open: Juara I Singapore, Juara II China, Juara III Korea Selatan.

- 2 Way VFS Open: Juara I Singapore, Juara II Singapore, Juara III Singapore.

- 4 Way VFS Open: Juara I China, Juara II Indonesia, Juara III Singapore.

- 2 Way FS Junior: Juara I Mario & Aufa Indonesia, Juara II Altitude x Singapore Junior, Juara III Naya & Fildza.

- 2 Way FS Female: Juara I Polwan Korbrimob Polri, Juara II Singapore, Juara III Wara TNI AU.

- 2 Way FS Open: Juara I Tim TB Korbrimob Polri, Juara II Tim BS Korbrimob Polri, Juara III Tim Singapore 1.

- 4 Way FS Female: Juara I China, Juara II Indonesia, Juara III Singapore.

- 4 Way FS Open: Juara I Tim Black Shadow Pas Pelopor Korbrimob Polri, Juara II Tim Orion Satbrimob Polda Sulteng, Juara III Tim Citraka Sarbrimob Polda Banten A.


Adapun daftar peraih penghargaan 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championship 2026 meliputi 4-Way Formation Skydive Open (Indonesia, Singapore, Thailand), 4-Way Formation Skydive Female (China, Indonesia, Singapore), 4-Way Vertical Formation Skydive Open (China, Indonesia, Singapore), Dynamic Solo Junior (Singapore, Korea Selatan, Thailand), Dynamic Solo Open (Singapore 1, Singapore 2, Korea Selatan), Dynamic 2-Way Open (Singapore 1, Singapore 2, Korea Selatan), Dynamic 4-Way Open (Singapore, Korea Selatan, China), Solo Freestyle Junior (Thailand, China, Japan), serta Solo Freestyle Open (Singapore, Singapore, Korea Selatan).


Prosesi penutupan 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championship 2026 diakhiri dengan penurunan bendera FAI yang diiringi FAI Anthem. Ketua Pelaksana Ardya Rifiantara menyerahkan bendera FAI kepada President Jury Sandy Nieuwenhoven, dilanjutkan deklarasi resmi berakhirnya kejuaraan.


Dua kejuaraan tersebut sekaligus menjadi wadah kompetisi, pembinaan atlet, serta silaturahmi bagi komunitas indoor skydiving Indonesia dan mancanegara dalam semangat sportivitas dan persahabatan internasional.

Minggu, 20 September 2026

Sinergi Tiga Pilar dan Bhabinkamtibmas Polsek Taman Bersihkan Saluran Jelang Musim Hujan

 




MADIUN KOTA – Wujud sinergitas tiga pilar bersama masyarakat terus diperkuat jajaran Polsek Taman Polres Madiun Kota. Salah satunya melalui kegiatan kerja bakti bersama Linmas dan masyarakat untuk membersihkan saluran air di sejumlah wilayah Kelurahan Taman, Kota Madiun, Sabtu (19/9/2026).



Dimulai pada pukul 07.00 WIB dan diikuti sekitar 65 orang, melibatkan Lurah Taman, Ketua LPMK, Babinsa, Bhabinkamtibmas Kelurahan Taman Aiptu Tony Hartoyo, Linmas, Perkim serta warga. Kerja bakti difokuskan pada pembersihan saluran yang terdapat banyak sampah, yakni di Jalan Asahan RT 06/RW 02, Jalan Mundu RT 33/RW 10, dan saluran RT 42/RW 13.




Kapolsek Taman AKP Yulis Hary M., S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan sinergi bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengantisipasi potensi genangan maupun banjir saat musim penghujan.




“Melalui kerja bakti bersama ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan. Saluran air yang bersih dan lancar diharapkan dapat meminimalkan potensi genangan saat musim hujan,” ujar AKP Yulis.




Selain menjaga kebersihan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara TNI-Polri, pemerintah kelurahan, Linmas dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, aman dan nyaman.(hms).

Polres Madiun Kota Intensifkan Monitoring Lahan P2L di Oro Oro Ombo, Dukung Program Ketahanan Pangan 2026

 



Madiun Kota – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Tahun 2026, Polres Madiun Kota terus mengintensifkan kegiatan monitoring dan pendampingan terhadap lahan pertanian dan tanaman Pangan di wilayah hukum Polres Madiun Kota.


Menindaklanjuti petunjuk dan arahan Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol. Heru Budi Prasetyo, S.I.K., serta Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim, Kapolres Madiun Kota AKBP Rizky Pratama W.P., S.H., S.I.K., M.Si., memerintahkan jajaran Bhabinkamtibmas untuk aktif melakukan pemantauan di wilayah binaannya.


Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Bakur Aipda Taufik bertempat di lahan tanaman P2L di Kelurahan Oro Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun.


Dalam kegiatan monitoring tersebut, Aipda Taufik melakukan pemantauan perkembangan tanaman sekaligus memastikan kegiatan pemanfaatan lahan berjalan dengan baik sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan di wilayah.


Kegiatan monitoring ini juga menjadi bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan pendampingan serta mendorong pemanfaatan lahan secara produktif guna mendukung program ketahanan pangan.


Polres Madiun Kota berkomitmen untuk terus bersinergi dengan masyarakat dan seluruh pihak terkait dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.


#astacitapresiden

#astacitajatim

#swasembadapangan

#ketahananpanganpoldajatim

#ssdmpolri

@birosdmpoldajatim

@bidhumaspoldajatim

@poldajatim

@polresmadiunkota

450 Polisi Wanita dari 43 Negara Berkumpul di Bali, Indonesia Jadi Tuan Rumah IAWP 2026

 *



Badung - Indonesia kembali menjadi tuan rumah konferensi polisi perempuan dunia. Sebanyak 450 peserta dari 43 negara berkumpul di Bali dalam The 63rd International Association of Women Police (IAWP) Annual Training Conference 2026 pada 20-24 September. Forum internasional ini membahas berbagai tantangan kepolisian modern, mulai dari kepemimpinan perempuan, perdagangan orang dan kekerasan berbasis teknologi hingga kontra-terorisme serta kejahatan transnasional.


Pembukaan konferensi digelar di The Westin Resort Nusa Dua, Badung, Bali, Minggu (20/9/2026). Kapolri hadir dan memberikan sambutan sebelum seremoni pemukulan gong sebagai tanda resmi dibukanya konferensi.


Bagi Indonesia, penyelenggaraan tahun ini menjadi kali kedua mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah konferensi IAWP. Sebelumnya, Indonesia menjadi tuan rumah konferensi ke-58 di Labuan Bajo pada 2021 dengan tema “Women at the Centerstage of Policing”.


Tahun ini, IAWP mengusung tema “Women Leading Global Change”.


“Such an honor for Indonesia to once again be entrusted with hosting the IAWP Conference for the second time, following Labuan Bajo in 2021,” kata Kapolri.


Delegasi yang hadir berasal dari berbagai kawasan dunia. Selain 164 peserta Indonesia, konferensi diikuti 48 peserta Tanzania, 36 Kanada, 19 Amerika Serikat, 18 Inggris, 16 Australia, 14 Korea Selatan, serta delegasi dari puluhan negara lainnya.


Sejumlah tokoh kepolisian internasional juga hadir, antara lain Presiden IAWP Julia Jaeger, Commissioner of the Australian Federal Police Krissy Barrett, serta Wakil Menteri Dalam Negeri Ukraina Kateryna Pavlichenko.


Konferensi selama lima hari tersebut tidak hanya berbicara soal representasi dan kepemimpinan perempuan. Agenda pelatihan disusun untuk membahas persoalan konkret yang kini dihadapi kepolisian dunia.


Topik yang dibahas antara lain kepemimpinan perempuan, investigasi kompleks, identifikasi korban bencana, perdagangan orang, kontra-terorisme, kekerasan berbasis teknologi, transformasi teknologi kepolisian, hingga kejahatan transnasional terorganisasi.


Kapolri menilai kerja sama semacam itu semakin penting ketika modus kejahatan terus berkembang melintasi batas negara dan memanfaatkan kemajuan teknologi, termasuk AI.


Karena itu, IAWP 2026 diharapkan menjadi ruang bagi polisi perempuan dunia untuk bertukar pengalaman dan praktik terbaik sekaligus membangun jejaring serta kerja sama internasional yang berkelanjutan.


“Together, we empower women. Together, we strengthen policing. Together, we uphold peace. And together, we lead global change,” kata Kapolri.

Parade 450 Polwan dari 43 Negara Meriahkan IAWP 2026 di Bali

 *


BALI – Sebanyak 450 Polisi Wanita (Polwan) dari 43 negara mengikuti parade dalam rangkaian International Association of Women Police (IAWP) Training Conference 2026 di Lapangan Puputan Renon, Denpasar, Bali, Minggu (20/9/2026).


Parade tersebut menampilkan barisan Polwan dari berbagai negara dengan seragam kepolisian masing-masing serta atraksi dan tradisi khas negara peserta. Kegiatan ini disaksikan antusias oleh masyarakat yang memadati kawasan Jl. Raya Puputan Renon hingga Monumen Bajra Sandhi.


Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pelaksanaan IAWP 2026 tidak hanya menjadi ajang pertemuan Polwan dari berbagai negara, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi, berbagi pengalaman, dan membangun kerja sama kepolisian internasional.


“IAWP ini tidak hanya menjadi parade, tetapi juga momentum bagi Polwan dari berbagai negara untuk memperkuat komunikasi, berbagi pengalaman, dan membangun kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan kepolisian yang semakin kompleks,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya, Senin (21/9/2026).


Ia menjelaskan, sejumlah isu kepolisian menjadi pembahasan dalam rangkaian konferensi selama lima hari, di antaranya kepemimpinan perempuan, investigasi kompleks, identifikasi korban bencana, perdagangan orang, kontra-terorisme, kekerasan berbasis teknologi, transformasi teknologi kepolisian, hingga kejahatan transnasional terorganisasi.


Menurut Trunoyudo, kehadiran ratusan Polwan dari berbagai negara di Bali juga memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata sekaligus menunjukkan kesiapan Bali sebagai destinasi penyelenggaraan kegiatan berskala internasional.


“Kita berharap pertemuan ini dapat menghasilkan pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik yang bisa diterapkan di masing-masing negara. Kehadiran ratusan Polwan dari berbagai negara di Bali juga menunjukkan bahwa kerja sama kepolisian tidak mengenal batas negara, terutama dalam menghadapi kejahatan yang terus berkembang,” katanya.


Kelancaran parade dan rangkaian IAWP 2026 tidak terlepas dari pengamanan personel Polda Bali dan jajaran, dukungan masyarakat, serta koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait.


Pelaksanaan IAWP 2026 di Bali menjadi penyelenggaraan kedua konferensi tersebut di Indonesia. Rangkaian kegiatan kali ini dipusatkan di Nusa Dua, Bali.

Cegah Karhutla, Polres Kediri Siagakan Ratusan Personel Gabungan di Lereng Kelud*

 *

KEDIRI — Guna mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat cuaca ekstrem di musim kemarau, Kepolisian Resor (Polres) Kediri Polda Jatim menggelar apel kesiapsiagaan tanggap bencana di kawasan lereng Gunung Kelud, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). 


Ratusan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Perhutani, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta kelompok relawan dikerahkan untuk memperketat pengawasan di titik-titik rawan.


Kapolres Kediri AKBP Dr. Muhammad Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa langkah preventif ini mutlak dilakukan meskipun status vulkanik Gunung Kelud saat ini berada pada Level 1 (Normal). 


Menurut AKBP Latif, kondisi vegetasi yang mengering di lereng gunung dinilai sangat rentan memicu kebakaran jika terkena percikan api sekecil apa pun.


"Kami mengingatkan dan mengimbau seluruh masyarakat serta pengunjung agar tidak melakukan pembakaran lahan secara liar, karena dampaknya bisa fatal bagi kelestarian lingkungan dan keselamatan warga," ujar AKBP Wahyudin Latif saat memimpin apel.


Sebagai langkah nyata, jajaran Polres Kediri Polda Jatim  bersama instansi terkait langsung melaksanakan patroli bermotor menyusuri kawasan hutan terpencil. 


Petugas memasang spanduk imbauan dan memberikan edukasi langsung kepada masyarakat setempat. Selain itu, koordinasi intensif juga dilakukan dengan mendatangi Pos Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Gunung Kelud.


Sementara itu, kesiapsiagaan di garis depan juga ditunjukkan oleh 20 relawan Desa Tanggap Bencana (Destana) Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar. 


Ketua Destana Sugihwaras, Anang Wianto, mengungkapkan bahwa kendala utama dalam penanganan karhutla di kawasan ini adalah sulitnya akses sumber air di medan berbukit. 


Sinergi yang kuat antara Polres Kediri bersama instansi terkait dan relawan tapak diharapkan mampu melokalisir potensi bencana sejak dini. (*)

IAWP Diikuti 43 Negara, Kapolri Dorong Polwan RI Makin Kompetitif di Tingkat Internasional

 *

Bali — Kapolri menyampaikan kegiatan International Association of Women Police (IAWP) yang diikuti perwakilan dari 43 negara menjadi momentum penting bagi polisi wanita dari berbagai negara untuk saling bertukar informasi, pengetahuan, dan pengalaman.


“Baru saja kami melaksanakan pembukaan kegiatan IAWP yang diikuti oleh perwakilan dari 43 negara. Rangkaian kegiatan akan berlangsung mulai hari ini hingga Kamis mendatang,” ujar Kapolri.


Kapolri berharap forum tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan semangat, kapasitas, serta kompetensi polisi wanita, termasuk dalam mendukung pengembangan karier.


Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan pandangan Presiden IAWP mengenai pentingnya kesetaraan gender serta pengembangan peran dan karier polisi wanita.


Kapolri juga berharap keikutsertaan Polwan Indonesia dalam forum internasional tersebut dapat menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan sekaligus menyerap berbagai pengetahuan dan pengalaman dari polisi wanita negara lain.


“Kami berharap kemampuan dan kapasitas Polwan Indonesia terus meningkat, mampu bersaing di tingkat internasional, serta saling bertukar pengetahuan dan pengalaman dengan polisi wanita dari berbagai negara,” ungkapnya.


Dengan peningkatan kapasitas tersebut, Kapolri berharap Polwan Indonesia dapat terus menunjukkan profesionalisme dan kompetensi sehingga mampu sejajar dengan polisi wanita dari negara lain.


Kapolri turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan IAWP. Ia berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kapasitas dan profesionalisme polisi wanita.


“Semoga IAWP menjadi forum yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan profesionalisme polisi wanita,” pungkasnya.

Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri: Sebuah Kehormatan

 *

Badung - Kapolri menyampaikan kebanggaan atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada Indonesia untuk menjadi tuan rumah International Association of Women Police (IAWP) Annual Training Conference. Tahun ini menjadi kali kedua Indonesia menjadi tuan rumah konferensi internasional tersebut setelah sebelumnya digelar di Labuan Bajo pada 2021.


Kepercayaan itu disampaikan Kapolri saat membuka The 63rd International Association of Women Police (IAWP) Annual Training Conference 2026 di Bali, Minggu (20/9/2026).


“Such an honor for Indonesia to once again be entrusted with hosting the IAWP Conference for the second time, following Labuan Bajo in 2021,” ujar Kapolri.


Kapolri menyambut para delegasi yang datang dari berbagai negara ke Bali. Ia berharap suasana dan keramahan Bali dapat memberikan pengalaman positif sekaligus mempererat hubungan antarinstitusi kepolisian.


Menurut Kapolri, para peserta hadir tidak hanya sebagai perwakilan dari berbagai negara, tetapi juga dalam semangat persahabatan dan kebersamaan untuk saling mendukung serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Pertemuan tersebut juga menjadi ruang bagi polisi wanita dari berbagai negara untuk bertukar pengalaman, saling belajar, berbagi praktik terbaik, memperluas jejaring, serta membangun persahabatan dan kerja sama yang berkelanjutan.


Forum internasional itu dinilai semakin relevan di tengah perkembangan tantangan penegakan hukum yang terus berubah. Melalui jejaring yang semakin kuat, pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki masing-masing negara dapat dibagikan untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.


Kapolri pun mengajak seluruh peserta menjadikan perbedaan negara, pengalaman, dan latar belakang sebagai kekuatan untuk membawa perubahan yang bermakna.


“Together, we empower women. Together, we strengthen policing. Together, we uphold peace. And together, we lead global change,” kata Kapolri.


Kapolri berharap konferensi IAWP 2026 tidak hanya memperkuat hubungan antarpersonel, tetapi juga semakin mendekatkan kerja sama di antara institusi kepolisian dari berbagai negara.

Respon Laporan Warga, Polresta Sidoarjo Bongkar Arena Sabung Ayam di Dua Lokasi

 *


Sidoarjo – Polresta Sidoarjo Polda Jatim bersama jajarannya terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas segala bentuk perjudian di wilayah hukumnya. 


Langkah nyata ini dibuktikan oleh Polsek Candi dan Polsek Krian yang bergerak cepat menindaklanjuti pengaduan masyarakat (Dumas) terkait dugaan aktivitas judi sabung ayam di dua lokasi berbeda secara hampir bersamaan pada Sabtu (19/9/2026).


Di wilayah Kecamatan Candi, petugas Polsek Candi Polresta Sidoarjo Polda Jatim mendatangi sebuah lokasi di Desa Klurak sekitar pukul 21.00 WIB setelah menerima laporan melalui layanan Call Center 110 bebas pulsa.


Dalam operasi yang melibatkan personel Perwira Pengendali (Padal), piket patroli, piket lalu lintas, hingga Unit Opsnal Reskrim tersebut, Polisi menemukan sarana yang digunakan sebagai tempat aduan ayam dan langsung melakukan pembongkaran.


Kapolsek Candi AKP Inda Purwati menyampaikan bahwa tindakan tegas ini merupakan respons langsung atas laporan dari warga. 


"Kami mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas, masyarakat dapat segera melaporkannya kepada kepolisian," tegas AKP Inda.


Langkah serupa juga dilakukan oleh Polsek Krian Polresta Sidoarjo di Desa Gagang Panjang, Tropodo, Kecamatan Krian. 


Menanggapi dumas yang masuk, tim personel Polsek Krian yang terdiri dari Aiptu Iswandi, Aiptu Niko, Aipda Iwan, Aipda Dedi, dan Aipda Gopoer langsung diterjunkan untuk memeriksa lokasi.


Meskipun petugas tidak menemukan adanya aktivitas perjudian yang sedang berlangsung saat tiba di tempat kejadian, mereka tetap mengambil tindakan preventif yang tegas.


Fasilitas bangunan yang diindikasikan sebagai arena sabung ayam tersebut langsung ditertibkan dengan cara dibakar agar tidak dapat digunakan kembali untuk kegiatan serupa di kemudian hari.


Kapolsek Krian Kompol Galih P. Samodra menegaskan bahwa respons cepat ini adalah wujud nyata pelayanan Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


“Setiap pengaduan masyarakat kami tindak lanjuti dengan pengecekan langsung ke lokasi. Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya kegiatan yang berpotensi mengganggu kamtibmas,” ujar Kompol Galih.


Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membentengi lingkungan dari segala bentuk perjudian. (*)

Sabtu, 19 September 2026

DVI Polri Berhasil Identifikasi 9 Korban KM Virgo Transport 8, Seluruhnya Telah Diserahkan Kepada Keluarga

 


JAKARTA – Polri terus memberikan pelayanan identifikasi korban KM Virgo Transport 8 melalui tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri. Hingga 19 September 2026, sebanyak 9 korban meninggal dunia telah berhasil diidentifikasi dan seluruhnya telah diserahkan kepada keluarga.


Proses identifikasi dilakukan melalui tahapan DVI dengan menggabungkan data ante mortem (AM), yakni data yang dikumpulkan dari keluarga korban sebelum korban ditemukan, dengan data post mortem (PM) yang diperoleh dari pemeriksaan terhadap korban.


Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pelayanan identifikasi merupakan bagian penting dalam penanganan korban dan pemberian kepastian kepada keluarga.


“Polri melalui DVI terus memberikan pelayanan identifikasi kepada korban KM Virgo Transport 8. Setiap korban yang ditemukan dilakukan proses identifikasi dengan mengacu pada data ante mortem dan post mortem. Setelah identitas korban dipastikan, korban segera diserahkan kepada keluarga.”


9 KORBAN TELAH DISERAHKAN KEPADA KELUARGA


Berdasarkan rekap operasi DVI per 19 September 2026, dari 117 korban yang telah ditemukan, terdapat 9 korban meninggal dunia dan seluruhnya telah diserahkan kepada keluarga.


Kesembilan korban tersebut yaitu:

1. Reyner Fausta Yosilianto, 22 tahun, laki-laki – Jawa Timur.

2. Nurul Rian Hidayat, 33 tahun, laki-laki – Jawa Timur.

3. Imam Soeparno, 66 tahun, laki-laki – Jawa Timur.

4. Denny Ridzal Saputra, 30 tahun, laki-laki – Jawa Timur.

5. Erik Maousul Latip, 37 tahun, laki-laki – Jawa Barat.

6. Risyan Kurnia Putra, 28 tahun, laki-laki – Jawa Barat.

7. Muhammad Abdianoor, 30 tahun, laki-laki – Kalimantan Selatan.

8. Surya, 59 tahun, laki-laki – Kalimantan Selatan.

9. Yuli, 29 tahun, perempuan – Kalimantan Selatan.


Sementara itu, dari 108 korban hidup yang telah ditemukan, seluruhnya telah dipulangkan dan tidak terdapat korban hidup yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.


153 DATA ANTE MORTEM TERKUMPUL

Untuk mendukung proses identifikasi, Polri terus mengumpulkan data ante mortem (AM) dari keluarga korban. AM merupakan data korban yang diperoleh sebelum korban ditemukan, termasuk informasi identitas dan data pembanding dari keluarga.


Hingga 19 September 2026, telah terkumpul 153 data AM, dengan rincian:

* Kalimantan Selatan: 74 AM

* Jawa Timur: 63 AM

* Sulawesi Selatan: 1 AM

* Jawa Tengah: 2 AM

* Jawa Barat: 13 AM


Dari 153 data tersebut terdapat 18 data AM yang terduplikasi. Setelah dikurangi data duplikasi, terdapat 135 data AM.


Dari 135 data AM tersebut, sebanyak 9 AM telah direkonsiliasi, sedangkan 126 AM masih belum direkonsiliasi.


Data AM tersebut menjadi salah satu data pembanding dalam proses pencocokan dengan data PM korban.


POLRI SIAPKAN 140 PERSONEL DVI


Untuk memperkuat pelayanan identifikasi, Polri menyiapkan 140 personel DVI yang terdiri dari:


* Tim DVI Polda Kalimantan Selatan: 66 personel.

* Tim DVI Polda Jawa Timur: 56 personel.

* Tim DVI Pusdokkes Polri: 18 personel.


Personel tersebut terdiri dari dokter/dokter gigi spesialis, dokter umum, dokter gigi umum, perawat, tenaga kesehatan lainnya, serta personel umum.


Selain tim yang telah disiapkan di posko tersebut, Biddokkes Polda Jawa Barat turut memberikan dukungan pengumpulan data AM dan sampel DNA keluarga korban di Garut.


Pada 15 September 2026, Biddokkes Polda Jabar mengambil sampel DNA dari 13 keluarga korban, terdiri dari 2 keluarga korban meninggal dunia dan 11 keluarga korban yang masih dalam pencarian. Pengambilan dilakukan menggunakan metode Buccal Swab.


Sampel tersebut kemudian dikirimkan ke Pusdokkes Mabes Polri pada 16 September 2026 pukul 06.30 WIB untuk pemeriksaan lebih lanjut.


“Data ante mortem yang dikumpulkan dari keluarga menjadi bagian penting dalam proses rekonsiliasi. Polri terus memastikan setiap data diperiksa dan dicocokkan secara cermat sehingga identitas korban dapat dipastikan sebelum diserahkan kepada keluarga,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.


Hingga 19 September 2026, dari total 243 orang dalam manifes, sebanyak 117 korban telah ditemukan, terdiri dari 108 korban hidup dan 9 korban meninggal dunia. Sementara 126 orang masih dalam pencarian.


Polri bersama Basarnas dan seluruh unsur SAR terus melanjutkan pencarian, sementara jajaran DVI dan Dokkes Polri tetap memberikan pelayanan identifikasi dan pendampingan kepada keluarga korban.

Kapolri Ajak Jawara Banten Jadi Sabuk Kamtibmas


 *

BANTEN – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak para jawara dan perguruan silat di Banten untuk menjadi bagian dari sabuk kamtibmas dengan bersinergi bersama Polri menjaga keamanan, memberantas penyakit masyarakat, dan melindungi warga.


Ajakan tersebut disampaikan Kapolri saat meresmikan Balai Latihan Seni Silat sekaligus memperingati Milad ke-3 Pesanggrahan Tjimande Banten Indonesia (PTBI), Jumat (18/9/2026).


Kapolri menegaskan, jawara dan pendekar memiliki peran penting di tengah masyarakat. Kemampuan bela diri yang dimiliki harus digunakan untuk membela kebenaran, melindungi kelompok yang lemah, serta menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.


“Yang namanya pendekar, yang namanya jawara selalu membela kebenaran, membela yang lemah, dan tentunya bersama-sama dengan Polri kita titip untuk sama-sama menjaga kamtibmas, sama-sama memberantas penyakit masyarakat, dan sama-sama kita jaga wilayah Banten,” ujar Kapolri.


Menurut Kapolri, sinergi antara Polri dan para jawara menjadi kekuatan penting untuk menjaga Banten tetap aman dan kondusif. Kebersamaan tersebut juga harus didukung dengan kekompakan serta soliditas seluruh perguruan silat.


Kapolri mengingatkan, pencak silat Tjimande dan seni budaya debus merupakan kekhasan Banten yang harus terus dijaga, dikembangkan, dan diwariskan. Pelestarian tersebut menjadi tanggung jawab bersama para pimpinan perguruan dan seluruh pesilat agar nilainya tidak hilang di tengah perkembangan zaman.


Ia juga mendorong agar keberadaan padepokan dan balai latihan tidak hanya terpusat di satu tempat. Ke depan, Kapolri meminta agar setiap kabupaten di Banten memiliki tempat pembinaan serupa sehingga seni budaya, kearifan lokal, serta tradisi pencak silat dapat terus dilatih dan dikembangkan.


“Jadi saya minta nanti di setiap kabupaten didirikan hal seperti ini sehingga kemudian semua budaya yang ada di Banten bisa dijaga, dilatih, dan dilestarikan,” kata Kapolri.


Kapolri menjelaskan, pesanggrahan bukan hanya tempat latihan bela diri. Tempat tersebut harus menjadi ruang belajar, berdiskusi, mempererat silaturahmi, serta menyelesaikan persoalan bersama melalui semangat kebersamaan.


Balai Latihan Seni Silat PTBI pun diharapkan terbuka tidak hanya bagi anggota PTBI, tetapi juga seluruh perguruan silat dan masyarakat. Selain sebagai tempat pembinaan pencak silat, balai tersebut dapat dimanfaatkan untuk kegiatan seni budaya dan pelestarian berbagai kearifan lokal Banten.


Kapolri berharap para jawara dan perguruan silat terus menjaga semangat persatuan dalam mengembangkan pencak silat Tjimande dan debus hingga ke tingkat nasional. Jika dikelola dengan baik, kekayaan budaya tersebut tidak hanya memperkuat identitas Banten, tetapi juga dapat memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.


“Ini menjadi sumber kekuatan yang tentunya apabila kita kelola dengan baik, tidak hanya sekadar budaya saja, tetapi juga bisa kita kembangkan dan perkenalkan,” pungkas Kapolri.

Polres Trenggalek Distribusikan Air Bersih ke Pelosok Desa Melalui Patroli Gentong dan Kendil

 *


TRENGGALEK – Kemarau panjang yang masih melanda Kabupaten Trenggalek Jawa Timur mengakibatkan puluhan desa mengalami krisis air bersih.


Kondisi ini memicu kepedulian berbagai pihak untuk turun tangan, salah satunya jajaran Polres Trenggalek Polda Jatim yang bergerak aktif menyalurkan bantuan air hingga ke kawasan dataran tinggi.


Kapolres Trenggalek, AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya, menegaskan bahwa seluruh Polsek jajaran wajib mengambil peran aktif untuk membantu masyarakat mengatasi dampak kekeringan ini. Salah satu inovasi taktis yang dijalankan adalah gerakan "Patroli Gentong".


"Inisiatif ini kami lakukan sebagai langkah pemeliharaan Kamtibmas, sekaligus wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat guna meringankan kesulitan warga dalam memenuhi kebutuhan air baku sehari-hari," ujar AKBP Rizky, Sabtu (19/9/2026).


Menindaklanjuti arahan tersebut, jajaran Polsek Bendungan langsung bergerak cepat mengerahkan armada patroli ke desa-desa pelosok. Langkah ini diprioritaskan bagi wilayah yang mengalami kekeringan ekstrem dan lokasinya sangat jauh dari sumber mata air.


"Hari ini sasaran patroli kami arahkan ke Desa Masaran dengan mengerahkan dua kendaraan dinas," jelas AKBP Rizky.


Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa kedua kendaraan tersebut memiliki tugas spesifik. Mobil pertama menjalankan fungsi Patroli Gentong dengan mengangkut tandon air berkapasitas 1.200 liter yang langsung dibagikan kepada warga.


Sementara itu, kendaraan kedua membawa muatan unik berupa 50 galon air yang diberi nama "Patroli Kendil". 


"Strategi ini sengaja diterapkan untuk menjangkau pemukiman warga yang posisinya berada di gang sempit atau lereng bukit yang jauh dari akses jalan raya utama,"jelas AKBP Rizky.


Ukuran wadah yang lebih kecil membuat distribusi air bersih menjadi lebih lincah dan bisa langsung diantarkan hingga ke depan pintu rumah warga.


Di samping fokus membantu suplai air bersih, AKBP Rizky juga memberikan imbauan tegas kepada masyarakat mengenai potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang meningkat drastis selama musim kemarau.


"Kami meminta seluruh masyarakat Trenggalek, khususnya yang tinggal di dekat kawasan hutan, untuk tidak melakukan pembakaran lahan atau membuang puntung rokok sembarangan," ujar AKBP Rizky.


Menurut AKBP Rizky, cuaca kering dan angin kencang seperti sekarang membuat api sangat mudah meluas dan sulit dikendalikan. 


"Mari bersama-sama kita jaga lingkungan dan laporkan segera jika melihat titik api," pungkasnya. (*)

Jumat, 18 September 2026

Polsek Taman Monitoring P2L Peternakan Ikan di Banjarejo, Dukung Program Ketahanan Pangan 2026

 


MADIUN KOTA – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Tahun 2026, Polsek Taman Polres Madiun Kota melaksanakan kegiatan monitoring lahan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang berada di Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Sabtu (19/9/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan menindaklanjuti petunjuk dan arahan Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol. Heru Budi Prasetyo, S.I.K., serta Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim.


Kapolres Madiun Kota AKBP Rizky Pratama W.P., S.H., S.I.K., M.Si., memerintahkan jajaran untuk secara aktif melakukan pendampingan dan monitoring terhadap berbagai kegiatan yang mendukung program ketahanan pangan di wilayah hukum Polres Madiun Kota.


Dalam pelaksanaannya, Kanit Binmas Polsek Taman AKP Winarno bersama anggota dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Banjarejo Aipda Sugiono melaksanakan monitoring di lokasi peternakan ikan yang merupakan bagian dari kegiatan P2L Kelurahan Banjarejo.


Monitoring dilakukan untuk memastikan kegiatan budidaya ikan berjalan dengan baik sekaligus memberikan dukungan dan motivasi kepada masyarakat agar terus mengembangkan potensi pangan di lingkungan sekitar.


Melalui kegiatan tersebut, Polri hadir di tengah masyarakat dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan sekaligus mendorong pemanfaatan lahan secara produktif dan berkelanjutan.


Polsek Taman akan terus melakukan pendampingan serta monitoring kegiatan ketahanan pangan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dan upaya memperkuat kemandirian pangan di wilayah Kota Madiun.


#astacitapresiden

#astacitajatim

#swasembadapangan

#ketahananpanganpoldajatim

#ssdmpolri

@birosdmpoldajatim

@bidhumaspoldajatim

@poldajatim

@polresmadiunkota

Kapolri Dorong Silat dan Debus Banten Jadi Sumber Devisa Daerah

 *


BANTEN – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mendorong pencak silat Tjimande dan seni budaya debus dikembangkan menjadi kekuatan budaya yang dapat memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat Banten.


Kapolri menilai kekayaan budaya tersebut tidak hanya perlu dijaga sebagai tradisi, tetapi juga dikelola secara baik agar dapat diperkenalkan lebih luas hingga menjadi sumber devisa bagi daerah.


Pesan tersebut disampaikan Kapolri dalam Peresmian Balai Latihan Seni Silat sekaligus Milad ke-3 Pesanggrahan Tjimande Banten Indonesia (PTBI), Jumat (18/9/2026).


Menurut Kapolri, pencak silat Tjimande dan debus merupakan kekhasan Banten yang perlu terus dilestarikan. Pengembangan kedua seni budaya tersebut menjadi tanggung jawab bersama seluruh perguruan, para pimpinan perguruan, serta masyarakat Banten.


“Ini menjadi sumber kekuatan yang tentunya apabila kita kelola dengan baik, tidak hanya sekadar budaya saja, tetapi ini juga bisa kemudian kita kembangkan untuk menjadi budaya yang bisa kita perkenalkan dan menjadi salah satu sumber devisa bagi wilayah, bagi provinsi, bagi kabupaten, bagi kecamatan, dan juga bagi desa-desa yang ada,” ujar Kapolri.


Kapolri mengajak seluruh pihak untuk membangun, menjaga, dan meningkatkan potensi tersebut secara bersama-sama. Pelestarian budaya harus dilakukan melalui pembinaan yang berkelanjutan agar pencak silat dan debus tetap hidup, dikenal, serta diminati generasi muda.


Dalam kesempatan itu, Kapolri juga mendorong pembangunan padepokan atau balai latihan serupa di setiap kabupaten di Banten. Keberadaan tempat pembinaan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang untuk melatih pencak silat, menjaga kearifan lokal, serta mengembangkan berbagai seni budaya daerah.


“Jadi saya minta nanti di setiap kabupaten didirikan hal seperti ini sehingga kemudian semua budaya yang ada di Banten bisa dijaga, dilatih, dan dilestarikan,” kata Kapolri.


Kapolri menjelaskan, pesanggrahan tidak semata-mata menjadi tempat berlatih bela diri. Pesanggrahan harus menjadi ruang belajar, tempat berdiskusi, dan wadah masyarakat untuk berkumpul serta mencari solusi atas berbagai persoalan melalui semangat kebersamaan.


Balai Latihan Seni Silat PTBI juga diharapkan terbuka bagi seluruh perguruan silat dan masyarakat. Dengan demikian, tempat tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan seni, budaya, serta penguatan silaturahmi antarwarga.


Kapolri menekankan, pengembangan kebudayaan harus berjalan seiring dengan penguatan nilai luhur pencak silat. Para pesilat dan jawara harus senantiasa menjunjung semangat membela kebenaran, melindungi yang lemah, menjaga kekompakan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.


Melalui langkah tersebut, Kapolri berharap pencak silat Tjimande dan debus dapat menjadi identitas budaya Banten yang semakin kuat, sekaligus membuka peluang kemajuan bagi masyarakat dan daerah.

Polres Blitar dan Tim Gabungan Dirikan Posko Darurat Tangani Karhutla Gunung Butak*

 *


BLITAR – Polres Blitar Polda Jawa Timur bersama tim gabungan lintas instansi bergerak cepat mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Gunung Butak, Kabupaten Blitar, pada Jumat (18/9/2026).


Langkah taktis ini diambil setelah satelit mendeteksi adanya titik api (hotspot) di kawasan hutan lindung BKPH Ampelgading. 


Titik api tersebut tepatnya berada di sisi lereng selatan Puncak Pitrang dari arah Puncak Langit, Desa Tunggorono, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar.


Merespons situasi tersebut, Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H., bersama Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar dan pihak Perhutani turun langsung ke lapangan. Mereka menyisir sejumlah titik rawan yang memiliki tingkat kepercayaan (confidence level) medium.


Saat menyisir Petak 38 RPH Puncak Langit, petugas menemukan kepulan asap dan indikasi rambatan api. Tim gabungan yang terdiri dari personel Polres Blitar, instansi terkait, relawan, serta komunitas pecinta alam langsung melakukan pemadaman manual menggunakan alat seadanya. 


Namun, medan yang ekstrem dan lokasi api yang berada di dalam hutan lebat menjadi kendala besar di lapangan.

Menyadari sulitnya akses jalur darat, BPBD Kabupaten Blitar langsung berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Timur untuk meminta bantuan pengeboman air dari udara.


"Tadi tim telah berkoordinasi untuk meminta dukungan pemadaman udara menggunakan Helikopter Water Bombing PK-DAP/AS350B3e agar penanganan bisa lebih cepat dan efektif," ujar AKBP Ardhy.


Di sisi lain, tim gabungan membawa kabar baik bahwa kebakaran di wilayah Sirah Kencong, Kecamatan Wlingi, kini telah berhasil dipadamkan total. Fokus petugas saat ini sepenuhnya dialihkan ke kawasan Puncak Langit, Kecamatan Doko.


Kapolres Blitar mengatakan, sebagai pusat kendali dan upaya memperkuat mitigasi, tim gabungan juga mendirikan Posko Darurat Karhutla di kawasan Puncak Langit. 


"Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi, pemantauan berkala, dan penanganan taktis di lapangan," ujar AKBP Ardhy.


Pihak kepolisian mengimbau masyarakat dan para pendaki untuk tidak melakukan aktivitas yang memicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membuat api unggun di area hutan.


"Warga yang melihat kepulan asap baru diminta segera melapor ke petugas terdekat atau menghubungi Call Center 110 Polri secara gratis," pungkas AKBP Ardhy. (*)

Komjen Pol. (P) Prof. Dr. Chrysnanda Dwilaksana, Dorong Penguatan Ilmu Kepolisian Bidang Lingkungan di Universitas Riau

 



PEKANBARU – Pengembangan ilmu kepolisian tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan kajian terhadap persoalan lingkungan yang semakin kompleks. Hal tersebut menjadi salah satu fokus dalam kuliah umum sekaligus peresmian Posko Pusat Studi Kepolisian Bidang Lingkungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Riau (UNRI), Jum'at (18/9/2026).


Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian, Komjen Pol. Prof. Dr. Chrysnanda Dwilaksana, M.Si., hadir menjadi narasumber utama dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Integrated Classroom Universitas Riau tersebut.


Kegiatan ini menjadi ruang akademik untuk mempertemukan perspektif kepolisian dan perguruan tinggi dalam mengkaji berbagai persoalan yang berkaitan dengan lingkungan, keamanan serta ketertiban sosial.


Chrysnanda dalam kesempatan tersebut, memberikan kuliah umum yang dilanjutkan dengan sesi dialog dan tanya jawab bersama peserta dari lingkungan Universitas Riau.


Peresmian Posko Pusat Studi Kepolisian Bidang Lingkungan kemudian dilakukan melalui pemotongan pita. Setelah itu, rombongan meninjau langsung fasilitas posko yang berada di lantai 2 Gedung LPPM Universitas Riau.


Selain Chrysnanda, kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat kepolisian, antara lain: Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si, selaku Kasatgas Pembentukan Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Irjen Pol. Gatot Repli Handoko, S.I.K, selaku Dosen Kepolisian Utama Tingkat I STIK Lemdiklat Polri, serta Irjen Pol. Dr. Barito Mulyo Ratmono, S.I.K, M.Si, selaku Analis Kebijakan Utama Bidang Sespimti Lemdiklat Polri.


Kapolda Riau beserta jajaran pejabat utama Polda Riau juga hadir dalam kegiatan tersebut. Sementara dari Universitas Riau, hadir Rektor Prof. Dr. Sri Indarti, S.E, M.Si, bersama para wakil rektor, dekan, ketua lembaga, kepala biro, kepala UPA dan civitas akademika.


Dalam rangkaian kegiatan itu, dilakukan pula penyerahan Surat Tugas Kapolda Riau sebagai Kepala Pusat Studi Kepolisian Bidang Lingkungan, penyerahan plakat serta sesi doorstop dengan awak media.


Pembentukan pusat studi tersebut diarahkan sebagai wadah untuk memperkuat dialog, pengkajian dan pengembangan ilmu kepolisian, terutama yang berkaitan dengan isu lingkungan.


Kolaborasi Polri dan Universitas Riau, juga diharapkan dapat melahirkan kajian akademik yang mendukung terwujudnya ketertiban sosial, keamanan dan perlindungan lingkungan.


Di sisi lain, keberadaan pusat studi menjadi bagian dari upaya pengembangan sumber daya manusia Polri melalui pendekatan akademik, penelitian dan pengkajian ilmu kepolisian.


Dengan keterlibatan perguruan tinggi, kajian mengenai kepolisian diharapkan tidak berhenti pada aspek praktis, tetapi berkembang menjadi pengetahuan yang dapat digunakan sebagai salah satu dasar dalam merespons persoalan keamanan dan lingkungan secara lebih komprehensif. (Red).

Kamis, 17 September 2026

Kapolri Minta Personel Berprestasi Dapat Pengembangan Karier



Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta jajarannya menindaklanjuti capaian para penerima Kompolnas Awards 2026 melalui pemberian penghargaan yang mendukung pengembangan karier dan pelaksanaan tugas.


Arahan tersebut disampaikan Kapolri dalam acara Kompolnas Awards 2026, Kamis (17/9/2026). Penghargaan itu diberikan kepada satuan dan personel Polri yang menunjukkan prestasi serta kontribusi nyata dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.


Kapolri menegaskan bahwa penghargaan tersebut tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Prestasi yang telah ditunjukkan harus memperoleh perhatian dan tindak lanjut dari institusi agar para penerima dapat mempertahankan sekaligus meningkatkan capaiannya.


“Penghargaan ini tentunya tidak boleh berhenti pada seremoni. Prestasi yang telah ditunjukkan perlu mendapatkan perhatian dan tindak lanjut dari institusi, sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan untuk mempertahankan dan meningkatkan capaian yang telah diraih,” ujar Kapolri.


Kapolri memerintahkan Astamarena, Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, dan Asisten Kapolri Bidang Logistik segera membahas bentuk penghargaan yang dapat diberikan kepada para penerima Kompolnas Awards 2026.


Bagi personel berprestasi, penghargaan dapat diwujudkan melalui pengembangan karier, baik dalam bentuk pendidikan maupun penugasan jabatan yang sesuai. Sementara itu, satuan kewilayahan berprestasi dapat dipertimbangkan memperoleh dukungan anggaran dan peralatan berdasarkan kebutuhan.


“Bagi personel berprestasi, agar dipertimbangkan pengembangan karier melalui pendidikan maupun penugasan jabatan yang sesuai,” kata Kapolri.


Kompolnas Awards 2026 dilaksanakan melalui sejumlah tahapan, mulai dari penilaian awal, penetapan nominator, pendalaman dan visitasi, hingga penilaian akhir oleh Dewan Juri. Rangkaian tersebut dilakukan untuk memastikan proses penilaian berlangsung objektif dan berbasis bukti.


Pada penyelenggaraan tahun ini, penghargaan tidak hanya diberikan kepada satuan kerja Mabes Polri dan satuan kewilayahan, tetapi juga kepada personel yang menunjukkan kinerja, inovasi, integritas, kepemimpinan, serta kontribusi nyata.


Penilaian terhadap personel mencakup pendekatan People, Planet, Prosperity, Peace, dan Partnership atau 5P. Penghargaan juga mencakup kategori Peacekeeper, personel Satuan Tugas Operasi Daerah Konflik, serta personel Densus 88 Antiteror Polri.


Kapolri berharap inovasi dan praktik terbaik yang melahirkan prestasi tersebut didokumentasikan, dikembangkan, serta diterapkan secara adaptif oleh jajaran lain sesuai karakteristik dan kebutuhan masing-masing wilayah.


“Para penerima penghargaan diharapkan menjadi teladan bagi satuan kewilayahan maupun personel Polri lainnya, dengan membagikan pengalaman, inovasi, serta praktik terbaik yang telah diterapkan,” tutur Kapolri.


Bagi satuan dan personel yang belum menerima penghargaan, Kapolri meminta momentum tersebut dijadikan bahan evaluasi dan motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme, kualitas pelaksanaan tugas, serta integritas.


Kapolri menegaskan bahwa keberhasilan Polri pada akhirnya tidak hanya diukur dari penghargaan maupun berbagai capaian yang diperoleh, tetapi dari kemampuan institusi memberikan rasa aman, kepastian, dan pelayanan yang semakin baik serta menjaga kepercayaan masyarakat.

Kompolnas Awards 2026: Kapolri Minta Penghargaan Tak Berhenti di Seremoni

 *


Jakarta - Kompolnas Awards 2026 bukan sekadar ajang pemberian penghargaan bagi polisi dan satuan kerja berprestasi. Kapolri menegaskan capaian tersebut harus ditindaklanjuti menjadi bagian dari pengembangan karier, dukungan organisasi, hingga replikasi inovasi di lingkungan Polri.


Hal itu disampaikan Kapolri dalam acara Kompolnas Awards 2026 di Ballroom Istana, Sari Pacific Hotel Jakarta, Kamis (17/9/2026). Kapolri mengatakan penghargaan harus menjadi pemicu bagi anggota dan satuan untuk terus meningkatkan kinerja serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.


“Penghargaan ini tentunya tidak boleh berhenti pada seremoni,” kata Kapolri dalam sambutannya.


Kapolri kemudian meminta Astamarena, As SDM, dan Aslog untuk segera merumuskan bentuk penghargaan lanjutan bagi para penerima Kompolnas Awards 2026. Bagi personel berprestasi, apresiasi dapat diwujudkan melalui pengembangan karier, baik lewat pendidikan maupun penugasan pada jabatan yang sesuai.


Sedangkan bagi satuan wilayah yang meraih penghargaan, Kapolri meminta dipertimbangkan dukungan anggaran maupun peralatan sesuai kebutuhan. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat satuan dalam menjalankan tugas kepolisian.


Kompolnas Awards tahun ini juga memiliki cakupan penilaian yang lebih luas. Penghargaan tidak hanya diberikan kepada Satker Mabes Polri dan satuan kewilayahan, tetapi juga kepada personel yang dinilai memiliki kinerja, inovasi, integritas, kepemimpinan, dan kontribusi nyata dalam pelayanan kepada masyarakat.


Untuk kategori perseorangan, terdapat pendekatan 5P, yakni People, Planet, Prosperity, Peace, dan Partnership. Selain itu, penghargaan diberikan untuk kategori Peacekeeper, personel Satgas Operasi Daerah Konflik, serta personel Densus 88 AT.


Sementara untuk kategori satuan, nominasi mencakup tingkat Polsek, Polres, Polda, hingga Satker Mabes Polri. Pada tingkat Polsek, misalnya, peserta dibagi dalam kelompok Metro/Urban dan Rural/Prarural. Sedangkan tingkat Polres terbagi dalam kelompok A, B, dan C.


Penilaian dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari penilaian awal, penetapan nominator, pendalaman, visitasi, hingga penilaian akhir oleh Dewan Juri. Mekanisme ini dirancang agar proses penghargaan berlangsung objektif dan berbasis bukti.


Di sisi lain, Kapolri menilai pengawasan terhadap Polri semakin penting di tengah perkembangan media sosial dan citizen journalism. Informasi serta aspirasi masyarakat kini berkembang cepat, sementara ekspektasi terhadap pelayanan Polri semakin tinggi.


Karena itu, Kapolri menekankan pentingnya kemitraan strategis dengan Kompolnas sebagai lembaga pengawas eksternal. Keluhan dan aspirasi masyarakat diharapkan tidak hanya diselesaikan, tetapi juga dianalisis untuk menemukan pola persoalan yang berulang dan menjadi sistem peringatan dini bagi institusi.


Kapolri juga meminta agar praktik-praktik terbaik yang muncul dari para penerima penghargaan tidak berhenti di satuan masing-masing. Inovasi tersebut perlu didokumentasikan, dikembangkan, dan direplikasi secara adaptif sesuai karakteristik wilayah.


Dengan demikian, Kompolnas Awards diharapkan tidak hanya melahirkan penerima penghargaan, tetapi juga memperkuat budaya kerja yang menjunjung prestasi, integritas, inovasi, profesionalisme, dan kualitas pelayanan publik.


Pada akhirnya, Kapolri mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan Polri bukan semata-mata banyaknya penghargaan yang diraih. Keberhasilan harus terlihat dari kemampuan Polri menghadirkan rasa aman, memberikan kepastian dan pelayanan yang semakin baik, serta menjaga kepercayaan masyarakat.

Sentuh Hati! Aksi Cepat Polres Gresik Selamatkan Ekonomi Keluarga Driver Ojol Korban Kecelakaan


GRESIK — Ruang tengah rumah Hasim (54) mendadak penuh haru pada Rabu (16/9/2026) siang. Pria yang sehari-harinya mengais rezeki sebagai driver ojek online (ojol) itu kini hanya bisa terduduk. 


Impiannya untuk kembali mengaspal dan mencari nafkah terenggut sementara akibat kecelakaan tragis di Exit Tol Dahanrejo, Kebomas, pertengahan Agustus lalu. 


Kaki dan tangan kanannya terluka parah. Tim medis memprediksi butuh waktu sedikitnya tiga bulan bagi Hasim untuk sekadar bisa melangkah lagi. 


Di tengah bayang-bayang pemulihan yang panjang, beban pikiran Hasim kian berat. Sebagai satu-satunya tulang punggung, ada istri, anak yang baru lulus kuliah, dan si bungsu di pesantren, Hasim kini hanya bisa berharap kesehatannya pulih.


Saat ini Hasim hanya bisa duduk dan tak dapat penghasilan. Untuk bergerak di dalam rumah saja ia harus menyewa kursi roda. 


Namun, solidaritas jalanan dan respons cepat Polres Gresik Polda Jatim mengubah mendung di rumah Hasim menjadi secercah harapan. 


Berawal dari cerita dua rekan ojolnya kepada Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, pintu rumah Hasim tiba-tiba diketuk oleh rombongan para pejabat Polres Gresik Polda Jatim.


Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution bersama Kasat Lantas AKP Muhammad Hariyazie Syakhranie datang membawa senyuman. 


Sebuah kursi roda baru dipasangkan untuk Hasim agar ia tak perlu lagi menyewa. Kejutan tidak berhenti di sana. Sebuah mobil van polisi datang membawa tumpukan barang dagangan, mengisi kembali rak-rak toko kelontong di rumah Hasim yang sudah lama kosong melompong karena kehabisan modal.


"Kami ingin memastikan Pak Hasim tetap memiliki kegiatan produktif dan berpenghasilan dari rumah demi keluarganya, meski sedang dalam masa pemulihan," tutur AKBP Ramadhan Nasution dengan hangat.


Bagi Hasim, bantuan ini bukan sekadar materi, melainkan nafas sambungan hidup. Di balik momen menjelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 ini, Polres Gresik Polda Jatim menunjukkan bahwa tugas Polisi bukan hanya menjaga ketertiban di aspal jalan raya, tetapi juga hadir membalut luka dan menghadirkan kemanusiaan yang nyata di tengah kesulitan warganya. (*)

Bhabinkamtibmas Polsek Kartoharjo Monitoring Lahan P2L, Dukung Program Ketahanan Pangan 2026

 


KOTA MADIUN – Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan Tahun 2026, Bhabinkamtibmas Polsek Kartoharjo Polres Madiun Kota melaksanakan kegiatan monitoring lahan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun.


Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas petunjuk dan arahan Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol. Heru Budi Prasetyo, S.I.K. serta Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim.


Kapolres Madiun Kota AKBP Rizky Pratama W.P., S.H., S.I.K., M.Si. memerintahkan jajaran Bhabinkamtibmas untuk turut berperan aktif dalam mendukung dan mengawal program ketahanan pangan di wilayah binaannya.


Monitoring dilakukan dengan melihat secara langsung kondisi serta perkembangan tanaman di lahan P2L. Selain sebagai bentuk pendampingan kepada masyarakat, kegiatan tersebut juga bertujuan mendorong pemanfaatan lahan secara produktif untuk mendukung ketersediaan pangan.


Melalui kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat, diharapkan terjalin sinergi antara Polri dan warga dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan serta meningkatkan kemandirian pangan di wilayah Kota Madiun.


“Polri hadir mendukung masyarakat melalui sinergi dan pendampingan dalam mewujudkan ketahanan pangan.”


#astacitapresiden

#astacitajatim

#swasembadapangan

#ketahananpanganpoldajatim

#ssdmpolri

@birosdmpoldajatim

@bidhumaspoldajatim

@poldajatim

@polresmadiunkota

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Jiwan Hadiri Gerakan Tanam Padi Serentak

 




MADIUN KOTA – Polsek Jiwan Polres Madiun Kota turut mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan sosialisasi dan Gerakan Tanam Padi Serentak yang digelar di area persawahan Poktan Dadi Tani II, Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Kamis (17/9/2026).




Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00 hingga 09.00 WIB tersebut diikuti sekitar 50 peserta. Hadir di antaranya perwakilan Camat Jiwan, Danramil Jiwan, Kapolsek Jiwan AKP Bambang Wahyu Jati, Katimker CWS Madiun Bambang Rian Winarso, S.P., Magr., Plt. Kadis Pertanian Kabupaten Madiun Ndaru Kendariyanto, Kepala Desa Kincang Wetan Ety Soekilasmini, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kincang Wetan, serta para ketua kelompok tani.




Kapolsek Jiwan AKP Bambang Wahyu Jati menegaskan bahwa Polri siap mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan.




 “Polsek Jiwan siap bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani untuk mendukung percepatan program swasembada pangan. 




Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga sinergi dan kolaborasi seluruh pihak perlu terus diperkuat,” ujarnya.




Gerakan Tanam Padi Serentak merupakan program nasional yang diinisiasi Kementerian Pertanian untuk mempercepat masa tanam sekaligus memperkuat swasembada pangan.




Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu fondasi perekonomian masyarakat.




Polsek Jiwan berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan serta membangun sinergi bersama masyarakat guna mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan yang berkelanjutan.(hms).

FASI Apresiasi Polri: Dari Cikeas, Indoor Skydiving Asia Makin Melesat

 


BOGOR – Dari sebuah wind tunnel di Cikeas, Kabupaten Bogor, olahraga indoor skydiving Indonesia tengah membangun koneksi dengan dunia.


Sebanyak 382 peserta dalam 156 tim hadir dalam International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II 2026, yang digelar pada 17–20 September 2026 di Wind Tunnel Korps Brimob Polri.


Kejuaraan ini menghadirkan 89 atlet dan official mancanegara dari 9 negara, serta 20 juri internasional dari 12 negara. Secara keseluruhan, terdapat 20 negara yang terlibat dalam penyelenggaraan berdasarkan negara asal atlet, official, dan juri.


Bagi Ketua Komite Terjun Payung Indonesia Irvan Zuladry, S.H., M.M., kejuaraan tersebut memiliki arti lebih dari sekadar perebutan podium.


Irvan melihat kompetisi internasional sebagai salah satu instrumen penting untuk memperluas pengalaman atlet sekaligus membangun ekosistem indoor skydiving yang lebih kuat.


“Upaya pembinaan atlet sekaligus peningkatan kualitas pertandingan harus dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan.”


Menurut Irvan, organisasi olahraga terjun payung terus membangun kerja sama dengan organisasi peminat terjun payung di berbagai negara kawasan Asia. Bersama dukungan organisasi terjun payung internasional, upaya tersebut diarahkan untuk mendorong terselenggaranya kejuaraan single event indoor skydiving secara rutin di kawasan Asia.


“Sehingga setiap negara akan lebih memperhatikan lagi pembinaan dan pengembangan atlet.”


Atas dukungan Polri terhadap penyelenggaraan kejuaraan tersebut, Irvan menyampaikan apresiasi.


“Kami, pengurus olahraga Federasi Terjun Payung Indonesia, mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Polri atas terselenggaranya kejuaraan ini.”


Pesan yang sama juga disampaikan Wakapolri Komjen Pol. Prof Dr Dedi Prasetyo SH.,Mhum.,MSi MM, menurutnya, kompetisi internasional harus dimanfaatkan untuk memperkuat pembinaan sekaligus memperluas jejaring olahraga dirgantara Indonesia.


Wakapolri mengatakan prestasi atlet Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menjadi modal untuk terus meningkatkan kualitas.


Pada FAI Indoor Skydiving 2024 di Macau, atlet Brimob Polri yang memperkuat tim Indonesia berhasil meraih medali perak dan perunggu pada Kejuaraan Asia serta menempati peringkat kelima pada FAI World Cup.


Prestasi tersebut kemudian berlanjut pada Kapolri Cup I 2024 di Cikeas, ketika tim Korps Brimob dan tim Polwan Pasukan Gegana berhasil meraih prestasi pada kelas internasional.


“Dengan rekam jejak prestasi dan perluasan jejaring kompetisi ini, Kapolri Cup II diharapkan menjadi akselerator pembinaan atlet, pemecahan rekor-rekor baru, serta penguat daya saing dirgantara Indonesia di kancah global.”


Wakapolri juga menekankan bahwa keberhasilan kejuaraan tidak hanya ditentukan oleh hasil pertandingan.


“Keberhasilan penyelenggaraan tidak hanya diukur dari kelancaran pertandingan, tetapi juga dari kemampuan kita menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat pembinaan, memperluas jejaring, dan meningkatkan kualitas olahraga dirgantara Indonesia ke depan.”


Bagi Irvan, ada satu pesan yang tidak boleh kalah penting dari target prestasi, yakni keselamatan.


“Kepada para atlet saya ucapkan selamat bertanding, kepada panitia dan para wasit selamat bertugas. Dan agar kita semua selalu dan senantiasa mengutamakan faktor keselamatan. Safety, safety, and safety.”


Setelah Kapolri Cup II, kompetisi di Cikeas dilanjutkan dengan 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championships 2026.


Dengan demikian, Wind Tunnel Korps Brimob Polri bukan hanya menjadi tempat atlet mengejar podium. Cikeas menjadi ruang bertemunya atlet dunia, tempat pengalaman dipertukarkan, jejaring diperluas, dan masa depan indoor skydiving Asia dibangun.

382 Peserta, 20 Negara, Cikeas Mendunia! Wakapolri Buka Kapolri Cup II



BOGOR – Wind Tunnel Korps Brimob Polri di Gedung Soemardhi, Cikeas, Kabupaten Bogor, berubah menjadi panggung olahraga dirgantara dunia. Sebanyak 382 peserta yang tergabung dalam 156 tim ambil bagian dalam International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II 2026 yang berlangsung 17–20 September 2026.


Kejuaraan tersebut dibuka Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, mewakili Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo selaku Pembina Komite Olahraga Polri, Kamis (17/9/2026).


Kapolri Cup II tidak hanya diikuti atlet Indonesia. Sebanyak 89 atlet dan official mancanegara dari 9 negara turut ambil bagian, yakni China, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Malaysia, Polandia, Rusia, Singapura, dan Thailand.


Atmosfer internasional semakin terasa dengan kehadiran 20 juri internasional dari 12 negara. Jika digabungkan berdasarkan negara asal atlet, official, dan juri, 20 negara terlibat dalam keseluruhan penyelenggaraan.


Kompetisi mempertandingkan Formation Skydiving (FS), Vertical Formation Skydiving (VFS), Dynamic, dan Freestyle.


Dalam sambutannya, Wakapolri mengatakan perkembangan indoor skydiving Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan capaian yang membanggakan.


Pada rangkaian FAI Indoor Skydiving 2024 di Macau, atlet Brimob Polri yang memperkuat tim Indonesia berhasil meraih medali perak dan perunggu pada Kejuaraan Asia, serta menempati peringkat kelima pada FAI World Cup.


“Capaian ini menunjukkan kontribusi nyata atlet-atlet Polri dalam prestasi indoor skydiving Indonesia di tingkat Asia maupun dunia.”


Semangat tersebut kemudian berlanjut pada Kapolri Cup I 2024. Tim Korps Brimob dan tim Polwan Pasukan Gegana berhasil meraih prestasi pada kelas internasional.


Menurut Wakapolri, Kapolri Cup II diharapkan tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga menjadi penggerak pembinaan atlet dan peningkatan daya saing olahraga dirgantara Indonesia.


“Kapolri Cup II diharapkan menjadi akselerator pembinaan atlet, pemecahan rekor-rekor baru, serta penguat daya saing dirgantara Indonesia di kancah global.”


Wakapolri juga meminta seluruh atlet menjunjung sportivitas dan saling menghormati. Kepada panitia dan personel pengamanan, ia menekankan pentingnya memastikan seluruh kegiatan berlangsung profesional, aman, tertib, dan lancar.


Sementara kepada seluruh pihak yang terlibat, Wakapolri meminta semangat kolaborasi terus dijaga.


“Keberhasilan penyelenggaraan tidak hanya diukur dari kelancaran pertandingan, tetapi juga dari kemampuan kita menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat pembinaan, memperluas jejaring, dan meningkatkan kualitas olahraga dirgantara Indonesia ke depan.”


Senada dengan hal tersebut, Ketua Komite Terjun Payung Indonesia Irvan Zuladry, S.H., M.M., mengapresiasi dukungan Polri dalam penyelenggaraan kejuaraan internasional tersebut.


Menurut Irvan, perkembangan indoor skydiving membutuhkan ruang kompetisi yang semakin luas agar pembinaan atlet dapat berjalan secara konsisten.


“Perkembangan olahraga terjun payung, termasuk nomor indoor skydiving, menunjukkan bahwa minat masyarakat dan kompetisinya perlu terus mendapatkan ruang untuk berkembang.”


Ia berharap Kapolri Cup dapat menjadi bagian dari upaya membangun kompetisi yang rutin dan berkesinambungan di kawasan Asia.


“Kami berharap Kejuaraan International Open Indoor Skydiving Kapolri Cup dapat menjadi momentum mengangkat dan mendorong tercapainya target-target pengembangan olahraga yang telah kami sampaikan.”


Rangkaian kompetisi internasional tersebut kemudian dilanjutkan dengan 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championships 2026.


Keberadaan Wind Tunnel Korps Brimob Polri di Cikeas diharapkan semakin memperkuat ekosistem olahraga indoor skydiving Indonesia, baik sebagai tempat latihan, pembinaan maupun kompetisi bertaraf internasional.

Rabu, 16 September 2026

Polres Tanjung Perak Amankan Tersangka Pengedar Sabu asal Madura, 65,51 Gram Narkoba Disita

 *

SURABAYA – Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim menggagalkan peredaran 65,51 gram sabu siap edar di Surabaya. 


Seorang pemuda berinisial FI (26), asal Sampang, Madura, diringkus di sebuah rumah di Jalan Kedinding Lor, Kenjeran, Surabaya, Jumat (14/8/2026) siang.


Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Adik Agus Putrawan, mengungkapkan bahwa penangkapan ini merupakan hasil penyelidikan atas keresahan warga. 


Dari tangan tersangka, petugas menyita 10 klip plastik sabu siap edar seberat 65,51 gram bruto yang disimpan dalam tas selempang hitam.


"Tersangka mengaku mendapatkan sabu tersebut dari seorang bandar berinisial ADT yang kini berstatus DPO. Transaksi dilakukan langsung di sebuah warung kopi kawasan Jalan Kunti, Surabaya," ujar AKP Adik, Kamis (17/9/2026).


FI mengambil barang haram itu dengan sistem konsinyasi (bayar setelah laku) seharga Rp750 ribu per gram. Oleh tersangka, sabu dipecah menjadi paket hemat (pahe) dan kemasan satu gram. 


Dari bisnis haram yang diakuinya sudah berjalan tujuh bulan ini, FI meraup untung Rp50 ribu hingga Rp500 ribu per gram, dengan total potensi keuntungan mencapai Rp30 juta.


AKP Adik mengungkapkan, dari catatan kepolisian menunjukkan tersangka FI sudah tiga kali menerima pasokan dari ADT sepanjang Juli-Agustus 2026 dengan total pasokan mencapai 120 gram.


Selain narkoba, Polisi menyita dua unit timbangan digital dan satu ponsel milik tersangka. 


Atas perbuatannya, FI dijerat Pasal 114 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau Pasal 609 ayat (2) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPjunctoUU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. (*)

Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71,Polres Mojokerto Berbagi Sembako Hingga SIM Gratis untuk Driver Ojol

 *Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71,Polres Mojokerto Berbagi Sembako Hingga SIM Gratis untuk Driver Ojol*



MOJOKERTO — Menyambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres Mojokerto Polda Jatim menggelar serangkaian kegiatan sosial dan olahraga bersama komunitas ojek online (ojol) se-Wilayah Mojokerto. 


Acara yang berlangsung hangat ini dipusatkan di Gedung AN Badminton Hall Mojokerto, Rabu (16/9/2026).


Agenda ini dihadiri langsung oleh Kapolres Mojokerto, AKBP Andi Yudha Pranata didampingi Wakapolres Mojokerto dan Kasat Lantas AKP Bernardus Bagas Simarmata yang diikuti jajaran perwira dan personel Satlantas Polres Mojokerto. 


Dalam sambutannya, Kapolres Mojokerto, AKBP Andi Yudha Pranata menyebut keberadaan pengemudi ojek online (ojol) memiliki peran penting dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). 


Mobilitas mereka yang tinggi membuat para driver kerap menjadi pihak pertama yang mengetahui berbagai dinamika di lapangan.


“Karena rekan-rekan driver online ini posisinya selalu di lapangan. Artinya, beliau-beliau ini bisa menjadi perpanjangan tangan kita, mata dan telinga kita di lapangan,”ungkap AKBP Andi.


Kapolres Mojokerto juga mengapresiasi kepada komunitas Ojol yang selama ini telah membantu menjaga Mojokerto sehingga Kamtibmas tetap kondusif.


Hal senada juga disampaikan oleh Kasatlantas Polres Mojokerto, AKP Bernardus Bagas Simarmata yang menyatakan bahwa para driver ojol adalah mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas.


Sebagai wujud apresiasi kepada para pengemudi ojol, Satlantas Polres Mojokerto membagikan reward berupa fasilitas pembuatan SIM C gratis serta penyaluran bantuan paket sembako.


Tidak hanya itu, para pengemudi ojol juga mendapatkan fasilitas bakti kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis (rikkes). 


"Melalui momentum ini, Satlantas Polres Mojokerto berharap hubungan kemitraan dengan komunitas ojol dapat berjalan kian erat," pungkas AKP Bagas.


Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana efektif untuk memperkuat silaturahmi, menumbuhkan kepedulian sosial, serta mengampanyekan pentingnya budaya tertib dan aman berlalu lintas bagi seluruh pengguna jalan. (*)

Musim Kemarau, Polres Jember Perkuat Patroli Kawasan Hutan Cegah Karhutla

 *


JEMBER — Jajaran Polres Jember Polda Jatim terus mengintensifkan mitigasi dan patroli di kawasan hutan guna meminimalisir risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). 


Langkah preventif ini kembali ditegaskan melalui aksi patroli gabungan yang digelar Polsek Jelbuk bersama Perhutani di kawasan hutan Petak 73 dan 74, Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, pada Rabu (16/9/2026).


Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian dan pihak Perhutani tidak hanya memantau titik-titik rawan, tetapi juga berdialog langsung dengan masyarakat serta petani kebun yang beraktivitas di sekitar lokasi. 


Petugas mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap segala aktivitas yang berpotensi memicu api, mengingat kondisi kemarau panjang telah membuat vegetasi hutan mengering sehingga sangat mudah terbakar.


Sebagai pengingat visual, petugas juga memasang banner imbauan di sejumlah titik strategis yang berisi peringatan tegas agar masyarakat tidak sembarangan menyalakan atau meninggalkan sumber api di dalam kawasan hutan.


Patroli gabungan ini diikuti oleh Kanit Reskrim Polsek Jelbuk Aiptu Arip Sugiarto, Kanit Samapta Aipda Hendro Prasetyo, serta jajaran KRPH Perhutani yang meliputi Budi S. (Jelbuk), Sugeng Hs (Arjasa), dan pihak KRPH Sumbercandi.


Kapolres Jember AKBP Alaiddin, melalui Kapolsek Jelbuk Iptu Irfan Ansori, S.H., menegaskan bahwa keberhasilan pencegahan Karhutla sangat bergantung pada kepedulian dan keterlibatan aktif semua elemen masyarakat.


“Patroli ini merupakan langkah preventif nyata untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan. Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan, untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan menghindari tindakan yang memicu kebakaran,” ujar Iptu Irfan Ansori.


Ia menambahkan, sinergi yang kuat antara kepolisian, Perhutani, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam memastikan kawasan hutan tetap aman dan kondusif sepanjang musim kemarau ini. (*)

Selasa, 15 September 2026

Polres Madiun Kota Intensifkan Monitoring Lahan P2L di Sukosari Dukung Ketahanan Pangan 2026

 



MADIUN KOTA – Polres Madiun Kota terus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan melalui optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan dan lingkungan sekitar.


Menindaklanjuti petunjuk dan arahan Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol. Heru Budi Prasetyo, S.I.K., serta Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim, Kapolres Madiun Kota AKBP Rizky Pratama W.P., S.H., S.I.K., M.Si., memerintahkan jajaran Bhabinkamtibmas untuk terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program ketahanan pangan di wilayah binaannya.


Salah satunya dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Kartoharjo dengan melaksanakan kegiatan monitoring lahan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang berada di Kelurahan Sukosari, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun.


Kegiatan monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan pemanfaatan lahan P2L berjalan secara optimal sekaligus mendorong masyarakat agar terus mengembangkan berbagai potensi lahan yang tersedia untuk mendukung ketersediaan pangan.


Melalui kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga berperan aktif dalam memberikan pendampingan dan motivasi kepada masyarakat sehingga program ketahanan pangan dapat terlaksana secara berkelanjutan.


Kapolres Madiun Kota menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan terus bersinergi dengan masyarakat dan berbagai pihak dalam mendukung program ketahanan pangan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan di wilayah Kota Madiun.


“Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut mendukung program pemerintah yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.


Kegiatan monitoring lahan P2L di Kelurahan Sukosari diharapkan dapat memberikan dampak positif serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan lahan secara produktif guna mendukung kemandirian dan ketahanan pangan.


(hms)


#astacitapresiden

#astacitajatim

#swasembadapangan

#ketahananpanganpoldajatim

#ssdmpolri

@birosdmpoldajatim

@bidhumaspoldajatim

@poldajatim

@polresmadiunkota

Ditpolairud Polda Jatim Kerahkan 4 Kapal Sisir Perairan Sumenep dan Masalembu Cari Korban KM Virgo Transport 8



SURABAYA – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jatim bergerak cepat membantu pencarian korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa. 


Sebanyak empat kapal patroli dan puluhan personel dikerahkan ke titik pencarian strategis, Kapal rute Surabaya–Banjarmasin yang mengangkut 243 orang tersebut. 


Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Jatim, Kombes Pol Arman Asmara mengatakan pihaknya langsung menyiapkan satu tim SAR setelah mendapat informasi kecelakaan KM Virgo Transport 8 pada Minggu (13/9) dini hari.


Tim tersebut dilengkapi berbagai peralatan SAR, mulai dari alat selam, masker, pelampung hingga armada.


Hingga Selasa (15/9/2026), tim gabungan telah

 mengevakuasi 114 korban. Rinciannya, 108 orang selamat dan 6 orang meninggal dunia. Saat ini, petugas masih fokus mencari 129 penumpang yang masih hilang.


Menurut Kombes Pol Arman, petugas gabungan kini memperluas radius penyisiran untuk mengantisipasi pergerakan arus laut. 


"Penyisiran diperluas hingga perairan Sumenep dan Masalembu demi mengantisipasi korban yang terbawa arus ke arah Jawa Timur," ujar Kombes Pol Arman, Selasa (15/9/2026).


Untuk membantu pihak keluarga, Polda Jatim juga membuka Posko Pengaduan dan DVI (Disaster Victim Identification) di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.


Posko ini berfungsi untuk mengumpulkan data antemortem (ciri fisik, pakaian terakhir, dan dokumen korban), mencocokkan data secara real-time dengan posko utama Banjarmasin dan memberikan informasi terintegrasi bagi keluarga korban.


Bagi warga yang menduga anggota keluarganya menjadi penumpang KM Virgo Transport 8, diimbau segera mendatangi posko terpadu di Tanjung Perak dengan membawa kartu identitas atau dokumen pengenal korban guna mempercepat proses identifikasi. (*)

Tembus Ketinggian 1.800 MDPL, Tim Gabungan Polres Blitar Jinakkan Api di Gunung Buthak

 **


BLITAR – Aksi cepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digencarkan oleh Polres Blitar Polda Jatim bersama instansi terkait dan relawan serta masyarakat setempat di kawasan Gunung Buthak, Kabupaten Blitar, Selasa (15/9/2026).


Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H. menyatakan, kurang lebih 300 personel gabungan telah diterjunkan langsung ke lereng gunung. 


Ratusan personel gabungan ini disiagakan untuk melokalisir pergerakan api sekaligus memadamkan sisa-sisa kobaran di titik rawan.


Di bawah komando langsung AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution, tim gabungan menembus medan ekstrem dengan melakukan penyisiran hingga mencapai ketinggian sekitar 1.800 meter di atas permukaan laut (mdpl). Di titik vegetasi lebat tersebut, petugas masih mendeteksi sejumlah bara dan titik api aktif.


Proses pemadaman berlangsung dramatis lantaran petugas harus berkejaran dengan hembusan angin kencang yang memicu potensi lompatan api. 


Mengingat medan lereng gunung yang sangat curam dan tidak dapat diakses oleh kendaraan, pemadaman terpaksa dilakukan secara manual (gepyok) dengan mengandalkan peralatan taktis seadanya yang dibawa personel.


"Fokus utama kami saat ini adalah memutus jalur api (membuat sekat bakar) agar kebakaran tidak meluas ke area hutan produksi maupun mengarah ke pemukiman warga," ujar AKBP Ardhy di lokasi operasi.


Guna memastikan kondisi tetap terkendali serta memantau pergerakan titik api selama 24 jam penuh, manajemen operasi penanggulangan karhutla ini diperkuat dengan pendirian posko taktis. 


Petugas mendirikan Pos Pengamanan di kawasan Wukir Negoro serta Pos Tanggap Bencana di Perkebunan Sirah Kencong sebagai pusat kendali operasi, komunikasi, dan suplai logistik pasukan.


Kapolres Blitar menegaskan, keselamatan tim di lapangan serta kecepatan dalam melokalisir titik api tetap menjadi prioritas paling utama dalam misi kemanusiaan ini.


"Kami menekankan pentingnya sinergi kokoh dan ketahanan fisik seluruh unsur di lapangan. Dengan kerja sama yang solid, kami optimistis kebakaran di Gunung Buthak dapat segera diatasi sepenuhnya hingga situasi kembali aman kondusif," pungkas AKBP Ardhy. (*)

Polres Trenggalek Pasok Ribuan Liter Air Bersih Pakai Mobil Patroli Modifikasi

 *


TRENGGALEK — Polres Trenggalek Polda Jatim bergerak cepat mengerahkan "Patroli Gentong" merespon dampak musim kemarau panjang kian meluas yang mengakibatkan mengeringnya sungai dan sumur warga, ditambah jauhnya akses ke sumber mata air yang membuat masyarakat di sejumlah wilayah mulai krisis air bersih.


Melalui Polsek Dongko, Patroli Gentong yang merupakan aksi sosial ini memanfaatkan kendaraan patroli Polisi yang telah dimodifikasi khusus untuk mengangkut tandon air.


Di wilayah Kecamatan Dongko, armada Patroli Gentong Polsek Dongko bergerak menyisir Desa Petung dengan membawa tandon berkapasitas 1.100 liter yang didistribusikan untuk warga terdampak kemarau panjang.


Kapolres Trenggalek, AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya melalui Kapolsek Dongko, AKP Jotomo mengatakan air bersih tersebut diambil langsung dari mata air Sumber Kucur.


"Karena kapasitas kendaraan terbatas, kami melakukan dua kali perjalanan untuk menjangkau beberapa titik. Total hari ini ada 2.200 liter air bersih yang didistribusikan," kata AKP Jotomo, Selasa (15/9/2026).


Selain wilayah Kecamatan Dongko, Patroli Gentong juga dilaksanakan di kawasan pesisir Desa Ngulungwetan masuk Kecamatan Munjungan dipimpin Kapolsek Munjungan, AKP Cikini.


Di wilayah ini petugas membagikan 1.250 liter air bersih kepada warga yang telah mengantre sejak pagi di sepanjang jalur distribusi.


"Kami datang membawa bantuan air bersih dan langsung membagikannya secara merata kepada masyarakat Desa Ngulungwetan yang terdampak," ujar AKP Cikini.


Polres Trenggalek Polda Jatim menegaskan bahwa program Patroli Gentong ini akan terus bergulir setiap hari secara bergiliran, dengan memprioritaskan wilayah-wilayah terpencil yang sejauh ini belum tersentuh bantuan air bersih sama sekali. (*)

Polres Madiun Kota Evakuasi Korban Meninggal Dunia Di Duga Akibat Kesetrum Jebakan Tikus di Area Persawahan

 



MADIUN – Polres Madiun Kota melalui Polsek Sawahan dan Warga mengevakuasi seorang warga yang meninggal dunia diduga akibat tersengat aliran listrik dari jebakan tikus di area persawahan yang masuk wilayah Dusun Titang, Desa Bakur, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, Selasa (15/9/2026) pagi.




Korban mempunyai ciri ciri berjenis kelamin laki laki umur -+ 35 Thn (mr X), tidak menggunakan pakaian dan hanya menggunakan kain bekas tempat beras untuk menutupi tubuh bagian bawah, ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB oleh seorang warga yang saat itu melintas di pematang sawah.



Saksi melihat tubuh korban tergeletak di area persawahan dan kemudian meminta bantuan warga sekitar sebelum melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas Desa Bakur.




Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Sawahan bersama personel Polres Madiun Kota segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan awal di tempat kejadian perkara (TKP).




Dari hasil pemeriksaan awal, Kasihumas Ipda Aris Yunandi mengatakan korban diduga meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik dari jebakan tikus yang berada di area persawahan. Petugas juga tidak menemukan tanda-tanda luka yang diduga akibat penganiayaan pada tubuh korban.




Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah selanjutnya dievakuasi ke RSUD dr. Soedono Madiun untuk dilakukan pemeriksaan medis/visum jenazah.




Sementara itu Kapolsek Sawahan AKP YOYOK SUROYO EKO ADI SAPUTRO, S.H., M.H. mengimbau masyarakat, khususnya para petani, agar tidak menggunakan jebakan tikus dengan aliran listrik karena sangat berbahaya dan berpotensi menyebabkan korban jiwa,"imbuhnya.



Penggunaan aliran listrik sebagai jebakan tikus juga dapat membahayakan warga lain yang berada di sekitar area persawahan, sehingga masyarakat diharapkan memilih metode pengendalian hama yang lebih aman dan tidak membahayakan keselamatan manusia.



Polres Madiun Kota bersama jajaran Polsek terus melakukan penanganan dan pendalaman terhadap kejadian tersebut. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah proses pemeriksaan selesai.(hms).