Cepat, Akurat dan terpercaya

Rabu, 01 Juli 2026

Polantas Menyapa, Satlantas Polres Madiun Kota Serahkan BPKB dan Edukasi Tertib Berlalu Lintas kepada Masyarakat



**Madiun** – Sebagai wujud komitmen dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, Satlantas Polres Madiun Kota kembali melaksanakan kegiatan *Polantas Menyapa* pada Kamis, 2 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri Presisi dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, humanis, dan profesional.


Dalam kegiatan tersebut, petugas Satlantas Polres Madiun Kota menyerahkan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) kepada para pemohon yang telah menyelesaikan seluruh tahapan administrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pelayanan diberikan dengan mengedepankan sikap ramah, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat sebagai bentuk nyata pelayanan prima.


Selain penyerahan BPKB, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas. Edukasi yang disampaikan meliputi kewajiban membawa kelengkapan administrasi kendaraan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara, serta mengutamakan etika dan disiplin di jalan demi menciptakan keamanan dan keselamatan bersama.


Kasat Lantas Polres Madiun Kota, **AKP Nanang Cahyono, S.Pd.**, menyampaikan bahwa kegiatan *Polantas Menyapa* merupakan salah satu inovasi pelayanan yang tidak hanya memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam pengurusan administrasi kendaraan, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.


*"Kami akan terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan sikap humanis, profesional, dan responsif. Melalui kegiatan ini, kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan selalu mematuhi peraturan yang berlaku. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab kita bersama,"* ujar AKP Nanang Cahyono, S.Pd.


Melalui kegiatan *Polantas Menyapa* ini, Satlantas Polres Madiun Kota berharap masyarakat semakin merasakan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Dengan sinergi yang baik antara Polri dan masyarakat, diharapkan tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kota Madiun.

Hari Bhayangkara ke-80, Polri Libatkan Ribuan Masyarakat sebagai Wujud Sinergi Polri dan Rakyat

 


Bogor – Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Satlat Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7), tidak hanya dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan jajaran pejabat negara, tetapi juga melibatkan ribuan masyarakat dari berbagai elemen. Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu ciri utama peringatan Hari Bhayangkara tahun ini yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”.


Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, pelibatan masyarakat dalam peringatan Hari Bhayangkara merupakan wujud nyata bahwa keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama.


“Pelibatan berbagai elemen masyarakat menegaskan bahwa Polri berorientasi kepada masyarakat. Masyarakat adalah kekuatan sejati Polri, dan keamanan serta rasa aman merupakan tugas bersama. Karena itu, kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat kepada Polri menjadi prioritas kami,” ujar Johnny.


Dalam rangkaian upacara, Polri menampilkan berbagai atraksi kemampuan personel, mulai dari demonstrasi keterampilan Korps Brimob, penerjunan personel, simulasi pembebasan sandera, parade kendaraan operasional, hingga defile yang melibatkan 32 elemen masyarakat, di antaranya pengemudi ojek online, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, konfederasi buruh, Pramuka, serta berbagai komunitas lainnya.


Menurut Johnny, keterlibatan masyarakat tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara Polri dan seluruh komponen bangsa dalam menjaga keamanan nasional.


“Kami ingin memperkuat sinergi dan kolaborasi, karena keamanan dan rasa aman tidak mungkin diwujudkan sendiri oleh Polri. Semua elemen bangsa harus bersama-sama membangun keamanan sebagai fondasi pembangunan Indonesia yang maju,” katanya.


Selain upacara, rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 juga diisi berbagai kegiatan sosial yang telah dilaksanakan sejak beberapa pekan terakhir, seperti bakti kesehatan, bakti sosial, bedah rumah, operasi bibir sumbing, khitanan massal, turnamen olahraga, hingga Kapolri Cup Esports yang melibatkan generasi muda.


Johnny menambahkan, transformasi Polri juga terus diperkuat melalui pemanfaatan teknologi digital, antara lain melalui Super Apps Polri, layanan SKCK Online, SIM Digital, kanal pengawasan berbasis teknologi, serta layanan darurat 110 yang memungkinkan masyarakat memperoleh bantuan kepolisian secara cepat, mudah, dan gratis.


“Semua inovasi tersebut merupakan wujud komitmen Polri untuk terus bertransformasi dan menghadirkan pelayanan yang semakin mudah diakses, cepat, transparan, serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutup Johnny.

Hari Bhayangkara ke-80, Polri Tegaskan Transformasi Berkelanjutan untuk Hadir dan Mengabdi kepada Masyarakat

 



Bogor – Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi refleksi perjalanan panjang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. Selama delapan dekade, Polri terus bertransformasi menjadi institusi yang profesional, modern, dan adaptif dengan tetap menjadikan masyarakat sebagai orientasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas.


Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko di sela-sela Upacara Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Lapangan Satlat Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7).


Brigjen Pol. Trunoyudo mengatakan, usia ke-80 Polri memiliki makna historis, konstitusional, dan institusional yang menunjukkan perjalanan panjang Polri tumbuh bersama rakyat.


“Hari Bhayangkara ke-80 merupakan perjalanan yang sangat panjang. Ada pendekatan historis, konstitusional, dan institusional yang menunjukkan bagaimana Polri terus berkembang bersama rakyat. Makna dari semua itu adalah bahwa Polri benar-benar untuk masyarakat,” ujar Trunoyudo.


Menurutnya, sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Polri memiliki tugas sebagai pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, serta penegak hukum. Karena itu, keamanan menjadi fondasi utama bagi keberlangsungan pembangunan nasional.


“Presiden juga menyampaikan bahwa keamanan merupakan modal utama pembangunan, baik dalam konteks sosial, ekonomi, maupun program pembangunan pemerintah. Oleh karena itu, Polri akan selalu berada di tengah-tengah masyarakat, melindungi ketika masyarakat membutuhkan perlindungan, melayani, membantu, serta melakukan penegakan hukum dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat,” jelasnya.


Ia menambahkan, semangat “Polri untuk Masyarakat” tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan yang telah digelar sejak rangkaian Bulan Bakti Bhayangkara.


“Makna Bulan Bakti Bhayangkara adalah Polri hadir di tengah masyarakat. Berbagai kegiatan seperti bakti kesehatan, bakti sosial, pasar murah, bazar UMKM, hingga program-program sosial lainnya menunjukkan bahwa Polri hadir ketika masyarakat membutuhkan,” katanya.


Dalam kesempatan tersebut, Trunoyudo juga menegaskan bahwa transformasi Polri terus berjalan secara berkelanjutan melalui empat bidang utama yang digagas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yakni transformasi operasional, organisasi, pelayanan publik, dan pengawasan. Transformasi tersebut diperkuat melalui digitalisasi layanan seperti Super Apps Polri, layanan darurat Polisi 110, hingga penguatan respons cepat terhadap pengaduan masyarakat.


Selain memperkuat pelayanan publik, Polri juga terus mendukung berbagai program strategis nasional, seperti ketahanan pangan, pemenuhan gizi bagi anak-anak, peningkatan kualitas pendidikan melalui Yayasan Kemala Bhayangkari, serta penguatan kerja sama internasional dalam penanganan kejahatan transnasional.


Menurut Trunoyudo, seluruh upaya tersebut bermuara pada satu tujuan, yakni meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.


“Kapolri selalu menegaskan bahwa Polri adalah bagian dari masyarakat dan Polri untuk masyarakat. Walaupun Polri dituntut semakin modern dan adaptif, hakikatnya Polri harus tetap berada di tengah-tengah masyarakat. Integritas dan prestasi Polri diukur dari kepercayaan publik. Oleh karena itu, Polri akan terus meningkatkan profesionalisme, kualitas sumber daya manusia, serta berpegang teguh pada nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya sebagai kompas moral setiap insan Bhayangkara,” tutupnya.


Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi penegasan komitmen Polri untuk terus bertransformasi dan memperkuat sinergi dengan seluruh elemen bangsa, sehingga mampu menghadirkan rasa aman, memberikan pelayanan terbaik, serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Hari Bhayangkara Ke-80, Polresta Sidoarjo Salurkan Bantuan 3 ton Beras untuk Masyarakat



SIDOARJO - Sebagai wujud pengabdian Polri untuk masyarakat, di peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Polresta Sidoarjo Polda Jatim bersama Forkopimda Sidoarjo membagikan Tiga ton beras kepada masyarakat, Rabu (1/7/2026).


Kegiatan yang dipimpin oleh Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing usai upacara hari Bhayangkara tersebut dilaksanakan di depan Mapolresta Sidoarjo.


Kombes. Pol. Christian Tobing menjelaskan, bahwa kegiatan sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri bersama Pemerintah dan stake holder terkait untuk masyarakat,sekaligus sebagai rangkaian rasa syukur Polri 80 tahun mengabdi untuk masyarakat.


"Pada momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami bersama Forkopimda Kabupaten Sidoarjo menyalurkan bantuan sosial berupa 3 ton beras kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan, termasuk rekan-rekan pengemudi ojek online," kata Kombes. Pol. Christian Tobing.


Ia berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan kebutuhan masyarakat.


Kombes. Pol. Christian Tobing mengaku, Polresta Sidoarjo terus berkomitmen membangun kedekatan dengan masyarakat melalui komunikasi yang baik, peningkatan pelayanan publik dan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat.


"Kami juga mensolidkan sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi lintas sektor lainnya serta seluruh elemen masyarakat yang menjadi modal penting dalam menjaga situasi Kabupaten Sidoarjo tetap aman dan kondusif," pungkasnya.


Sementara itu beberapa pengemudi ojek online, tukang becak,sopir angkot mengaku sangat terbantu dengan pemberian beras oleh Polresta Sidoarjo bersama forkopimda ini.


"Alhamdulillah, tadi saya pikir ada operasi, ternyata diberi beras sama pak Polisi. Selamat hari Bhayangkara semoga Polisi semakin dicintai masyarakat dan tetap jaya," ungkap pengemudi ojol yang mengaku bernama Rustam. (*)

Kapolres Probolinggo Resmikan Renovasi Polsek Bantaran dan Besuk,Tekankan Optimalisasi Pelayanan Publik



PROBOLINGGO - Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif terus menggelorakan optimalisasi pelayanan publik untuk mewujudkan hadirnya Polri untuk masyarakat.


Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui penyediaan sarana dan prasarana yang lebih representatif tersebut juga dilakukan dengan meresmikan renovasi gedung Polsek Bantaran dan Polsek Besuk pada Senin (29/6/2026) yang lalu.


Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Polres Probolinggo Polda Jatim dalam menghadirkan fasilitas yang memadai guna mendukung pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.


Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif mengatakan, keberadaan Polsek memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pelayanan kepolisian kepada masyarakat.


"Polsek merupakan ujung tombak pelayanan kepolisian, diharapkan seluruh personel semakin semangat dalam menjalankan tugas serta mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, cepat, dan humanis kepada masyarakat," ujar AKBP Latif, Rabu (1/7/2026).


Kapolres Probolinggo menegaskan, pelayanan publik yang prima harus didukung oleh sarana yang memadai sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran Polri yang profesional, modern, dan terpercaya.


"Renovasi ini bukan sekadar memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga harus diiringi dengan peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik, sehingga masyarakat dapat benar-benar merasakan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat," tegas AKBP Latif.


Selain meresmikan bangunan yang telah direnovasi, Kapolres Probolinggo juga meninjau sejumlah fasilitas di Polsek Bantaran dan Polsek Besuk untuk memastikan seluruh sarana dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari.


Kapolres Probolinggo berharap, dengan wajah baru kedua Polsek tersebut, kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat serta sinergitas antara kepolisian dan masyarakat terus terjalin dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Probolinggo.


Peresmian renovasi ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan tumpeng sebagai simbol dimulainya penggunaan gedung yang telah selesai direnovasi. (*)

Personel Bag SDM Polres Madiun Kota Monitoring Lahan Jagung, Dukung Program Swasembada Pangan 2026

 



KOTA MADIUN – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Personel Bag SDM Polres Madiun Kota melaksanakan kegiatan monitoring lahan jagung di Jalan Serayu, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Kamis (2/7/2026).



Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Karo SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H. dan Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim AKBP Jazuli Dani Irawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim. Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, S.I.K. kemudian memerintahkan Personel Bag SDM untuk melaksanakan monitoring secara berkala terhadap lahan pertanian jagung.

Monitoring dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman, memastikan kondisi lahan tetap produktif, serta memberikan dukungan kepada para petani dalam rangka menyukseskan program swasembada pangan tahun 2026.




Kapolres Madiun Kota menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif mendukung program strategis pemerintah, termasuk di bidang ketahanan pangan. Melalui sinergi bersama masyarakat dan instansi terkait, diharapkan produktivitas pertanian terus meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan nasional.




Kegiatan monitoring berlangsung dengan aman, lancar, dan mendapat respons positif dari masyarakat setempat sebagai wujud nyata kehadiran Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.

#AstaCitaPresiden #AstaCitaJatim #SwasembadaPangan #KetahananPanganPoldaJatim #SSDMPolri