Cepat, Akurat dan terpercaya

Jumat, 31 Juli 2026

Brigadir Renita Rismayanti Raih Hoegeng Awards 2026 Kategori Polisi Inovatif Berkat Inovasi Digitalisasi Data Kriminal Misi PBB*

 *

Jakarta, 31 Juli 2026 – Anggota Divisi Hubungan Internasional Polri Brigadir Renita Rismayanti meraih Hoegeng Awards 2026 kategori Polisi Inovatif atas kontribusinya menghadirkan inovasi digitalisasi pendataan kriminal saat bertugas sebagai personel United Nations Police (UNPOL) dalam Misi Stabilisasi Terintegrasi Multidimensi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Republik Afrika Tengah (MINUSCA).


Penghargaan tersebut diberikan pada malam puncak Hoegeng Awards 2026 yang berlangsung di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta, Jumat (31/7). Acara tersebut dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., jajaran pejabat negara, serta tokoh masyarakat.


Brigadir Renita menjalankan penugasan dalam misi MINUSCA pada 2023–2024 sebagai Crime Database Officer. Dalam penugasannya, ia melihat proses pendataan tindak pidana di Republik Afrika Tengah masih dilakukan secara manual. Melalui inovasi yang dikembangkannya, sistem pendataan kemudian dimigrasikan ke platform digital sehingga pencatatan kasus kriminal menjadi lebih efektif, terintegrasi, dan terhubung langsung dengan Markas UNPOL.


Atas inovasi tersebut, Brigadir Renita memperoleh apresiasi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa karena dinilai mampu meningkatkan kualitas pengelolaan data kriminal dalam mendukung pelaksanaan misi perdamaian internasional.


Hoegeng Awards merupakan bentuk penghargaan kepada anggota Polri yang mampu menghadirkan inovasi dan memberikan kontribusi nyata, baik di tingkat nasional maupun internasional.


Dalam keterangannya, Brigadir Renita Rismayanti mengaku tantangan terbesar saat menjalankan misi di Republik Afrika Tengah adalah kondisi negara yang masih dilanda konflik serta sistem pendataan kriminal yang masih dilakukan secara manual.


“Sebagai officer di unit database kriminal, pekerjaan saya sehari-hari melakukan registrasi seluruh tindak pidana kriminal yang ada di negara tersebut. Saat melihat proses pendataan masih manual, saya berupaya melakukan migrasi data ke sistem digital agar lebih efektif dan dapat terhubung langsung dengan Markas UNPOL,” ujar Brigadir Renita Rismayanti.


Hoegeng Awards merupakan ajang penghargaan bagi anggota Polri yang dinilai memiliki integritas, dedikasi, inovasi, dan kepedulian tinggi dalam menjalankan tugas. Penghargaan ini diharapkan dapat menginspirasi seluruh personel Polri untuk terus memberikan pelayanan terbaik sekaligus menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan dunia internasional.

Polisi Tapal Batas dan Pedalaman Hoegeng Awards 2026 Diraih Iptu Motalip Litiloly, Bukti Pengabdian Humanis di Nduga*

 *

Jakarta, 31 Juli 2026 – Iptu Motalip Litiloly berhasil meraih Hoegeng Awards 2026 kategori Polisi Tapal Batas dan Pedalaman. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Motalip dalam menjaga keamanan serta membangun kepercayaan masyarakat di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, melalui pendekatan humanis dan kekeluargaan.


Iptu Motalip telah bertugas di Nduga sejak 2012, saat Pospol Kenyam mulai dibentuk. Di wilayah yang memiliki tantangan geografis dan dinamika keamanan yang kompleks, ia memilih mengedepankan pendekatan persuasif dengan mendatangi rumah-rumah warga, berdialog, hingga mengajak masyarakat berkumpul di pos polisi untuk membangun komunikasi dan kepercayaan.


Pendekatan tersebut perlahan mengubah hubungan antara polisi dan masyarakat. Sosok Motalip kini dikenal luas oleh warga Nduga dengan panggilan akrab “Pak Salib”, sebagai bentuk penghormatan atas kedekatan dan pengabdiannya kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang.


Selama bertugas, Iptu Motalip juga berulang kali hadir di tengah konflik antarkelompok masyarakat untuk mendorong perdamaian. Keberaniannya turun langsung ke lokasi konflik, serta konsistensinya menjalin komunikasi dengan tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat, menjadikan dirinya sebagai sosok yang dipercaya dan dihormati oleh berbagai kalangan di Nduga.


Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, penghargaan Hoegeng Awards merupakan bentuk apresiasi terhadap anggota Polri yang menunjukkan keteladanan, integritas, dan pengabdian nyata kepada masyarakat.


“Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi dan keteladanan anggota Polri yang bekerja dengan hati, mengedepankan pendekatan kemanusiaan, serta menghadirkan rasa aman bagi masyarakat, termasuk di wilayah tapal batas dan pedalaman. Sosok Iptu Motalip Litiloly menunjukkan bahwa kehadiran Polri dapat diterima melalui kepercayaan, kepedulian, dan pelayanan yang tulus,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.


Hoegeng Awards merupakan ajang penghargaan bagi anggota Polri yang dinilai memiliki integritas, dedikasi, inovasi, dan kepedulian tinggi dalam menjalankan tugasnya. Penghargaan ini diharapkan dapat menginspirasi seluruh personel Polri untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di daerah terpencil, perbatasan, dan pedalaman.

Polres Blitar Siapkan Personel Tanggap Bencana Cegah dan Tangani Karhutla

 *


BLITAR – Sejumlah personel Polres Blitar Polda Jawa Timur (Jatim) disiagakan dalam menghadapi fenomena El Nino dan puncak musim kemarau yang diperkirakan hingga September 2026.


Polres Blitar Polda Jatim juga memperkuat kesiapan personel, sarana dan prasarana untuk menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang rawan terjadi saat musim kemarau.


Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Blitar AKBP Ardy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H usai menghadiri Apel Tanggap Bencana di Blitar, Jumat (31/7/2026).


Kapolres Blitar menyampaikan bahwa Polri bersama pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan terus memperkuat kolaborasi dalam upaya pencegahan maupun penanganan bencana di Kabupaten Blitar.


"Sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam menghadapi potensi karhutla maupun bencana alam lainnya. Dengan kesiapsiagaan bersama, diharapkan masyarakat dapat terlindungi dan dampak bencana dapat diminimalkan," ujar AKBP Ardy.


Menurut Kapolres Blitar, dengan memperkuat langkah antisipatif melalui peningkatan kesiapan personel, penguatan patroli terpadu, pemanfaatan teknologi, hingga penyiapan sarana pendukung operasi di lapangan diharapkan Karhutla dapat diminimalisir.


"Kami juga mengimbau masyarakat agar proaktif dalam mencegah terjadinya Karhutla, dengan tidak membakar sampah sembarangan dan segera melaporkan kepada petugas atau dapat menghubungi layanan kepolisian 24 jam melalui Call Center 110 bebas pulsa," pungkas AKBP Ardy. (*)

Bhabinkamtibmas Kelurahan Kejuron Monitoring Perkembangan P2B Sawi Dukung Swasembada Pangan 2026

 


MADIUN KOTA – Menindaklanjuti arahan Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol Dwi Yanto Nugroho, S.I.K., M.Han. serta Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si. selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim, Kapolres Madiun Kota AKBP Rizki Pratama W.P. memerintahkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kejuron, Kecamatan Taman, untuk melaksanakan monitoring perkembangan Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) tanaman sawi di wilayah Kelurahan Kejuron, Kota Madiun.


Kegiatan monitoring dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman sawi sekaligus memberikan pendampingan dan motivasi kepada masyarakat agar terus memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif. Program P2B merupakan salah satu upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus mewujudkan swasembada pangan nasional tahun 2026.


Melalui kegiatan ini, Polri hadir bersama masyarakat dalam mendorong pemanfaatan lahan pekarangan menjadi sumber pangan bergizi, sehingga dapat meningkatkan kemandirian pangan keluarga dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kota Madiun.


#astacitapresiden

#astacitajatim

#swasembadapangan

#ketahananpanganpoldajatim

#ssdmpolri


@birosdmpoldajatim

@bidhumaspoldajatim

@poldajatim

@polresmadiunkota

Kapolri: Jaga Semangat Hoegeng, Lahirkan Hoegeng-Hoegeng Berikutnya

 



*Jakarta* – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh anggota Polri terus menjaga semangat keteladanan Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Pesan tersebut disampaikan Kapolri setelah menghadiri malam Penganugerahan Hoegeng Awards 2026 di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2026).


“Seluruh anggota Polri harus terus menjaga semangat Hoegeng, merawat institusi yang kita cintai, serta menjadi polisi yang benar-benar dicintai masyarakat,” kata Kapolri.


Kapolri juga mengajak seluruh jajaran menjadikan semangat Hoegeng sebagai pedoman dalam menjaga integritas dan profesionalisme, baik ketika menjalankan tugas di hadapan masyarakat maupun saat tidak berada dalam pengawasan.


Menurutnya, anggota Polri harus tetap bekerja sepenuh hati untuk institusi dan masyarakat dalam setiap situasi. Konsistensi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga marwah organisasi sekaligus memperkuat kepercayaan publik.


“Semangat tersebut harus terus kita jaga sebagai obor yang akan melahirkan Hoegeng-Hoegeng berikutnya,” ujar Kapolri.


Hoegeng Awards 2026 merupakan penyelenggaraan kelima sejak pertama kali digelar pada 2022. Tahun ini, sebanyak 9.125 anggota Polri diusulkan masyarakat dalam lima kategori penghargaan.


Ribuan usulan tersebut kemudian melalui proses verifikasi, seleksi Dewan Pakar, dan uji publik hingga terpilih lima anggota Polri sebagai penerima Hoegeng Awards 2026.


Kapolri menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar almarhum Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso, Detikcom, Dewan Pakar, panitia, serta seluruh pihak yang telah mendampingi dan berkontribusi dalam menghadirkan figur-figur polisi berdedikasi, inovatif, dan berintegritas.


“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendampingi dan berkontribusi dalam menghadirkan sosok-sosok polisi yang memiliki dedikasi, inovasi, dan integritas, baik saat diawasi maupun ketika menjalankan tugas tanpa pengawasan, dengan tetap bekerja sepenuh hati untuk institusi,” tutur Kapolri.


Kategori Polisi Berdedikasi dianugerahkan kepada Kombes Pol. Eko Budhi Purwono, S.I.K., Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Riau. Ia dikenal melalui program Green Policing yang memadukan edukasi lingkungan dengan pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan hutan.


Kategori Polisi Inovatif diberikan kepada Brigadir Polisi Renita Rismayanti, S.H., anggota Divisi Hubungan Internasional Polri. Renita mengembangkan sistem basis data kriminal saat menjalankan Misi MINUSCA di Republik Afrika Tengah dan menjadi Polwan Indonesia pertama yang menerima penghargaan *Women Police of the Year 2023* dari Perserikatan Bangsa-Bangsa.


Penghargaan Polisi Pelindung Perempuan, Anak, dan Kelompok Rentan diberikan kepada AKP Siti Elminawati, S.H., M.H., dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tengah. Ia telah mengabdi dalam penanganan perkara perempuan dan anak sejak 2002, termasuk mengawal perlindungan dan pemulihan korban kekerasan.


Kategori Polisi Tapal Batas dan Pedalaman diraih Iptu Motalip Litiloly, Kasat Samapta Polres Nduga, Polda Papua. Kedekatannya dengan masyarakat dan tokoh adat membuatnya dipercaya membantu menyelesaikan berbagai konflik melalui dialog serta pendekatan kekeluargaan.


Sementara itu, penghargaan Polisi Berintegritas diberikan kepada Kombes Pol. Norul Hidayat, S.I.K., Kepala Sekolah Polisi Negara Polda Kepulauan Bangka Belitung. Ia menertibkan praktik pungutan liar, menerapkan transparansi, menolak segala bentuk pemberian, serta memperkuat pendidikan karakter di lingkungan pendidikan kepolisian. 


Keteladanan para peraih Hoegeng Awards 2026 tidak berhenti sebagai capaian personal, tetapi menjadi rujukan nyata bagi seluruh jajaran Polri untuk meningkatkan kualitas pengabdian, memperbaiki pola kerja, dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat.


Praktik baik yang ditunjukkan para penerima juga menjadi contoh bahwa pembenahan institusi dapat tumbuh dari sikap dan tindakan setiap personel. Keberanian berinovasi, kepedulian terhadap kelompok rentan, kedekatan dengan masyarakat, serta keteguhan menolak penyimpangan menjadi nilai yang perlu diperkuat di seluruh jajaran.


Chairman CT Corp Chairul Tanjung menyebut semakin banyak anggota Polri berintegritas yang muncul dan mendapat pengakuan masyarakat. Hal tersebut tercermin dari meningkatnya jumlah personel yang diusulkan publik dalam Hoegeng Awards setiap tahunnya.


“Semoga Hoegeng Awards dapat menjadi penyemangat bagi seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan integritas, profesionalisme, dan pengabdian kepada masyarakat,” kata Chairul Tanjung.


Melalui Hoegeng Awards, semangat keteladanan Jenderal Hoegeng terus dirawat agar hidup dalam sikap, keputusan, dan cara kerja setiap anggota Polri. Nilai tersebut menjadi fondasi untuk menghadirkan polisi yang profesional, berintegritas, dan benar-benar dicintai masyarakat.

Polantas Menyapa, Satlantas Polres Madiun Kota Serahkan BPKB dan Edukasi Tertib Berlalu Lintas kepada Masyarakat

 


Madiun – Dalam rangka memberikan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat, Satlantas Polres Madiun Kota kembali melaksanakan kegiatan Polantas Menyapa pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata implementasi Polri Presisi dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.


Pada kegiatan tersebut, petugas Satlantas Polres Madiun Kota menyerahkan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) kepada para pemohon yang telah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penyerahan BPKB dilakukan secara langsung dengan mengedepankan pelayanan yang cepat, ramah, dan akuntabel sehingga masyarakat dapat menerima dokumen kendaraannya dengan aman dan nyaman.


Selain memberikan pelayanan administrasi kendaraan bermotor, petugas juga menyampaikan edukasi kepada para pemohon mengenai pentingnya tertib berlalu lintas. Masyarakat diimbau untuk selalu melengkapi administrasi kendaraan, mematuhi rambu-rambu dan marka jalan, menggunakan helm berstandar SNI maupun sabuk pengaman sesuai jenis kendaraan, serta menghindari penggunaan telepon genggam saat berkendara. Edukasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.


Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Polantas Menyapa merupakan salah satu bentuk pelayanan yang mengedepankan pendekatan humanis sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat.


"Melalui kegiatan Polantas Menyapa, kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas. Keselamatan di jalan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama. Dengan disiplin berlalu lintas, kita dapat menciptakan lingkungan berkendara yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat," ujar AKP Nanang Cahyono, S.Pd.


Melalui kegiatan Polantas Menyapa ini, Satlantas Polres Madiun Kota berharap pelayanan yang diberikan dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri serta menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas. Dengan sinergi yang baik antara Polri dan masyarakat, diharapkan tercipta situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang aman, tertib, serta kondusif di wilayah hukum Polres Madiun Kota.

Kamis, 30 Juli 2026

Bhabinkamtibmas Kelurahan Kejuron Monitoring Perkembangan P2B Sawi, Dukung Swasembada Pangan 2026

 




MADIUN KOTA – Dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan Tahun 2026, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kejuron, Kecamatan Taman, Kota Madiun melaksanakan monitoring perkembangan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) tanaman sawi di wilayah binaannya.Jumat 31 Juli 2026


Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas petunjuk dan arahan Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol Dwi Yanto Nugroho, S.I.K., M.Han. serta Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si. selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim.


Kapolres Madiun Kota AKBP Rizki Pratama W.P. memerintahkan seluruh Bhabinkamtibmas untuk terus melakukan pendampingan dan monitoring terhadap program ketahanan pangan di wilayah masing-masing, sebagai bentuk dukungan nyata Polri dalam menyukseskan program nasional swasembada pangan.


Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas melakukan pengecekan pertumbuhan tanaman sawi, memberikan motivasi kepada pengelola, serta mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif guna memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus meningkatkan ketahanan pangan di lingkungan sekitar.


Melalui kegiatan monitoring secara berkala, diharapkan perkembangan tanaman dapat terus terpantau dengan baik sehingga hasil panen nantinya mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.


Polres Madiun Kota berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengawal program ketahanan pangan sebagai bagian dari implementasi Asta Cita Presiden menuju Indonesia yang mandiri di bidang pangan.(hms).


#astacitapresiden

#astacitajatim

#swasembadapangan

#ketahananpanganpoldajatim

#ssdmpolri

Polantas Menyapa, Satlantas Polres Madiun Kota Serahkan BPKB dan Edukasi Tertib Berlalu Lintas kepada Masyarakat

 



Madiun – Dalam rangka memberikan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat, Satlantas Polres Madiun Kota kembali melaksanakan kegiatan Polantas Menyapa pada Jumat, 31 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata implementasi Polri Presisi dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.


Pada kegiatan tersebut, petugas Satlantas Polres Madiun Kota menyerahkan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) kepada para pemohon yang telah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penyerahan BPKB dilakukan secara langsung dengan mengedepankan pelayanan yang cepat, ramah, dan akuntabel sehingga masyarakat dapat menerima dokumen kendaraannya dengan aman dan nyaman.


Selain memberikan pelayanan administrasi kendaraan bermotor, petugas juga menyampaikan edukasi kepada para pemohon mengenai pentingnya tertib berlalu lintas. Masyarakat diimbau untuk selalu melengkapi administrasi kendaraan, mematuhi rambu-rambu dan marka jalan, menggunakan helm berstandar SNI maupun sabuk pengaman sesuai jenis kendaraan, serta menghindari penggunaan telepon genggam saat berkendara. Edukasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.


Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Polantas Menyapa merupakan salah satu bentuk pelayanan yang mengedepankan pendekatan humanis sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat.


"Melalui kegiatan Polantas Menyapa, kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas. Keselamatan di jalan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama. Dengan disiplin berlalu lintas, kita dapat menciptakan lingkungan berkendara yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat," ujar AKP Nanang Cahyono, S.Pd.


Melalui kegiatan Polantas Menyapa ini, Satlantas Polres Madiun Kota berharap pelayanan yang diberikan dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri serta menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas. Dengan sinergi yang baik antara Polri dan masyarakat, diharapkan tercipta situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang aman, tertib, serta kondusif di wilayah hukum Polres Madiun Kota.

Polri Siagakan Puluhan Ribu Personel dan Perkuat Sarana Operasional Hadapi Ancaman Karhutla 2026

 *


Jakarta, 30 Juli 2026 – Polri memperkuat kesiapan personel, sarana, dan prasarana untuk menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diperkirakan meningkat seiring dengan fenomena El Nino dan puncak musim kemarau pada Juli hingga September 2026.


Kesiapan tersebut menjadi salah satu fokus utama dalam Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanganan Karhutla yang dipimpin Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo di Ruang Pusdalsis Stamaops Polri, Lantai 5 Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (30/7). Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat utama Mabes Polri, para kapolda secara virtual, serta perwakilan dari Kementerian Kehutanan, BNPB, BMKG, Basarnas, dan Kementerian Lingkungan Hidup.


Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa Polri terus memperkuat langkah antisipatif melalui peningkatan kesiapan personel, penguatan patroli terpadu, pemanfaatan teknologi, hingga penyiapan sarana pendukung operasi di lapangan.


"Bapak Wakapolri menekankan bahwa seluruh jajaran harus memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung dalam menghadapi ancaman karhutla. Upaya pencegahan harus dilakukan secara maksimal melalui patroli terpadu, sistem peringatan dini, pemantauan titik panas, serta penguatan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan," ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.


Dalam rapat tersebut, Wakapolri menyampaikan bahwa Polri telah melaksanakan 151 kegiatan apel kesiapsiagaan, 29 rapat siaga tingkat polda, 180 kegiatan kesiapan lapangan, serta 2.850 kegiatan sosialisasi pencegahan yang melibatkan personel Bhabinkamtibmas dan Babinsa di berbagai daerah.


Selain itu, sebanyak 168.500 kegiatan patroli darat dan perairan telah dilakukan bersama berbagai unsur, mulai dari TNI, pemerintah daerah, Manggala Agni, hingga masyarakat setempat. Langkah tersebut diperkuat melalui pemanfaatan drone untuk mendeteksi dan memetakan titik api secara cepat dan akurat.


Pada aspek kekuatan personel, Polri menyiagakan 48.368 personel Sabhara dari total 58 ribu personel yang dimiliki secara nasional. Sementara itu, Korps Brimob Polri menyiagakan 23.360 personel dari total kekuatan sekitar 61 ribu personel untuk mempercepat respons terhadap situasi darurat di lapangan.


Polri juga menerapkan sistem rayonisasi antarsatuan kewilayahan sebagai langkah untuk mempercepat mobilisasi personel maupun peralatan apabila terjadi peningkatan eskalasi kebakaran di wilayah tertentu.


Di bidang teknologi, Polri mengoperasikan sejumlah command center yang berada di wilayah Riau, Jambi, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan. Fasilitas tersebut telah terhubung dengan sistem milik Kementerian Kehutanan, BNPB, dan Basarnas untuk memantau perkembangan titik panas secara real time.


Selain itu, Polri juga memanfaatkan kamera pengawas (closed-circuit television atau CCTV) yang terpasang di sejumlah pos pemantauan, serta mengembangkan penggunaan drone produksi dalam negeri guna mendukung pemetaan wilayah rawan kebakaran.


"Arahan Bapak Wakapolri sangat jelas, yaitu memastikan setiap personel yang bertugas memiliki perlengkapan yang memadai, mulai dari baju tahan api, sepatu tahan api, penutup kepala, masker, hingga peralatan pemadaman bergerak. Keselamatan personel harus menjadi prioritas utama dalam setiap operasi penanggulangan karhutla," kata Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.


Wakapolri juga memerintahkan seluruh jajaran untuk melakukan pendataan ulang terhadap embung, waduk, kanal, dan sumur bor yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber air ketika terjadi kebakaran. Mabes Polri telah menyiapkan dukungan anggaran yang dapat diajukan melalui kapolda maupun kapolres untuk mendukung pemenuhan kebutuhan tersebut.


Sementara itu, dari seluruh armada udara yang dimiliki Polri, saat ini terdapat empat helikopter yang memiliki kemampuan water bombing. Armada tersebut akan dioptimalkan untuk mendukung proses pemadaman di wilayah-wilayah prioritas yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.


Menurut data, luas lahan yang terdampak karhutla saat ini mencapai sekitar 107.465 hektare. Adapun lima wilayah dengan jumlah titik panas tertinggi berada di Kalimantan Barat, Riau, Papua Selatan, Aceh, dan Sulawesi Selatan.


"Bapak Wakapolri juga menekankan kepada seluruh jajaran agar terus memperkuat langkah mitigasi secara berkelanjutan melalui prinsip 5M, yakni man, money, method, material, dan machine. Dengan kesiapan personel, sarana, serta dukungan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis penanganan karhutla dapat berjalan secara lebih efektif," tutup Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

Sambut Hari Kemerdekaan RI ke - 81 Polresta Sidoarjo Hadirkan Layanan SIM Keliling 24 Jam Selama 17 Hari Non Stop

 


SIDOARJO - Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke - 81, Satlantas Polresta Sidoarjo Polda Jawa Timur menghadirkan inovasi pelayanan SIM Keliling 24 Jam selama 17 hari non stop.


Program pelayanan ini berlangsung mulai 30 Juli hingga 15 Agustus 2026 dengan sistem layanan selama 24 jam penuh. 


Layanan tersebut resmi dibuka oleh Wakapolresta Sidoarjo AKBP Mohammad Zainur Rofik didampingi Kasat Lantas Polresta Sidoarjo Kompol Yudhi Anugrah Putra di Pos Lantas Taman Pinang Indah pada Kamis (30/7/2026) .


Masyarakat dapat memanfaatkan layanan perpanjangan SIM sesuai lokasi yang telah dijadwalkan, yakni 30 Juli–5 Agustus 2026 di Pos Lantas Taman Pinang Indah, 5–10 Agustus 2026 di RSI Siti Hajar, dan 10–15 Agustus 2026 di Ramayana Mall Sidoarjo.


Selain memberikan kemudahan dalam pengurusan perpanjangan SIM, Satlantas Polresta Sidoarjo juga menyiapkan berbagai kupon undian dan hadiah menarik, termasuk doorprize satu unit sepeda motor, sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang memanfaatkan layanan tersebut.


Wakapolresta Sidoarjo AKBP Mohammad Zainur Rofik mengatakan, layanan SIM Keliling 24 jam merupakan wujud komitmen Polri untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah, cepat, dan dekat dengan masyarakat.


"Melalui momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 ini, kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, lebih mudah dijangkau, dan lebih fleksibel bagi masyarakat," ujar AKBP Rofik.


Menurut Wakapolresta Sidoarjo, layanan ini sekaligus merupakan implementasi semangat Polri untuk masyarakat, sejalan dengan tagline Sahabat Sidoarjo. 


"Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini dengan sebaik-baiknya tanpa harus terkendala waktu," tambah AKBP Rofik.


Wakapolresta Sidoarjo menyebut kehadiran layanan SIMANTAP pada malam hari menjadi solusi bagi masyarakat yang memiliki kesibukan bekerja pada pagi hingga sore hari.


"Tidak semua masyarakat memiliki waktu luang pada jam kerja. Karena itu kami menghadirkan layanan hingga malam bahkan 24 jam penuh, sehingga masyarakat dapat mengurus perpanjangan SIM sesuai waktu yang paling memungkinkan," ujar AKBP Rofik.


Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Sidoarjo Kompol Yudhi Anugrah Putra mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dan mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Sidoarjo.


"Mari kita budayakan tertib berlalu lintas dengan stop pelanggaran, stop kecelakaan dan utamakan keselamatan," pungkasnya. (*)


Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Wakapolri dan Wamen Kehutanan Konsolidasikan Langkah Nasional Hadapi El Nino dan Karhutla

 


Jakarta – Polri bergerak cepat menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia yang disampaikan dalam Rapat Terbatas di Istana Kepresidenan pada 28 Juli 2026 terkait antisipasi fenomena El Nino, cuaca ekstrem, serta kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Pencegahan dan Penanganan Karhutla yang dipimpin Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. bersama Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki, Kamis (30/7), di Ruang Pusdalsis Stamaops Polri, Mabes Polri.


Rapat dihadiri pejabat utama Mabes Polri, seluruh Kapolda dan Wakapolda dari wilayah rawan Karhutla secara virtual, serta kementerian dan lembaga terkait, di antaranya Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup, BMKG, BNPB, dan Basarnas. Forum tersebut menjadi langkah konsolidasi nasional untuk menyatukan strategi menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung pada Juli hingga September 2026.


Sebagai tindak lanjut arahan Presiden, Polri memperkuat langkah mitigasi sejak tahap prabencana melalui pendekatan pencegahan berbasis data, kolaborasi lintas sektor, dan kesiapsiagaan personel. Seluruh jajaran diperintahkan memperbarui pemetaan wilayah rawan Karhutla, memverifikasi hotspot di lapangan, memperkuat early warning system, serta mengoptimalkan patroli terpadu bersama TNI, Manggala Agni, pemerintah daerah, dan masyarakat.


Polri juga menginstruksikan Bhabinkamtibmas bersama Babinsa melakukan pendataan langsung terhadap kondisi masyarakat di wilayah rawan, meliputi ketersediaan sumber air, potensi kekeringan, kondisi lahan pertanian, hingga kebutuhan bantuan sosial adaptif apabila dampak El Nino meningkat.


Upaya tersebut diperkuat dengan pemanfaatan command center yang telah terintegrasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk memantau hotspot secara real time. Penggunaan drone, CCTV di pos-pos pantau, serta sistem informasi kebakaran menjadi bagian dari penguatan deteksi dini sehingga setiap potensi kebakaran dapat segera diverifikasi dan ditangani sebelum meluas.


Di lapangan, Polri telah menggelar 151 apel kesiapsiagaan, 29 rapat siaga tingkat Polda, 180 kegiatan kesiapan aksi, serta 2.850 kegiatan sosialisasi pencegahan kepada masyarakat melalui Bhabinkamtibmas bersama Babinsa. Selain itu, telah dilaksanakan lebih dari 168.500 patroli terpadu darat dan perairan di wilayah rawan Karhutla sebagai langkah preventif untuk menekan potensi kebakaran.


Kesiapan personel juga terus diperkuat. Polri menyiagakan 48.368 personel Sabhara dan 23.360 personel Brimob untuk mendukung operasi penanganan Karhutla, disertai penerapan sistem rayonisasi antar-Polres dan antar-Polda agar dukungan personel maupun peralatan dapat digerakkan secara cepat sesuai perkembangan situasi.


Dalam aspek penegakan hukum, Polri terus meningkatkan pengawasan terhadap praktik pembakaran lahan. Hingga Juni 2026 tercatat 118 penyelidikan, 30 penyidikan, dan 115 tersangka telah diproses. Penegakan hukum tidak hanya menyasar pelaku lapangan, tetapi juga pihak yang memerintahkan, membiayai, atau memperoleh keuntungan dari pembakaran hutan dan lahan, termasuk korporasi yang terbukti melanggar ketentuan.


Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan rapat tersebut merupakan bentuk respons cepat Polri dalam menerjemahkan arahan Presiden menjadi langkah operasional yang terukur dan terintegrasi.


“Arahan Bapak Presiden menjadi pedoman bagi Polri untuk memperkuat mitigasi sejak dini. Seluruh jajaran telah bergerak melalui patroli terpadu, penguatan deteksi dini, kesiapsiagaan personel, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya adalah mencegah kebakaran sebelum meluas sekaligus mengurangi dampak El Nino terhadap masyarakat,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.


Ia menambahkan bahwa Polri akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar setiap kebijakan yang telah diarahkan Presiden dapat diterjemahkan menjadi langkah nyata di lapangan, mulai dari pencegahan, penanganan saat terjadi kebakaran, penegakan hukum, hingga pemulihan pascabencana.


Melalui konsolidasi nasional ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan pencegahan sebagai strategi utama dalam menghadapi El Nino dan Karhutla, guna melindungi masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan, serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Rabu, 29 Juli 2026

Ketua Komisi II DPRD Dukung Polres Pacitan Razia Balap Liar Demi Keselamatan Masyarakat

 *


PACITAN - Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pacitan, Rudi Handoko, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Polres Pacitan Polda Jatim yang menggalakkan razia balap liar dan penggunaan knalpot bising (tidak sesuai spesifikasi teknik).


Rudi mengaskan penertiban lalu lintas yang dilakukan oleh Polres Pacitan Polda Jatim tersebut merupakan bentuk perlindungan terhadap keselamatan anak-anak sekolah yang merupakan aset dan generasi penerus bangsa.


Selain itu masih menurut Rudi, tindakan tegas oleh Polres Pacitan Polda Jatim dalam menertibkan pengendara dalam berlalu lintas adalah bukti kepedulian Polisi terhadap keselamatan masyarakat.


"Semua itu demi keselamatan bersama," tegas Rudi, Kamis (30/7/2026).


Ketua Komisi II yang membidangi pendidikan tersebut menyatakan sangat sepakat dan setuju sekali dengan arahan Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar yang menegaskan keselamatan masyarakat termasuk pelajar adalah hal yang utama.


"Saya sangat sepakat dan setuju sekali dengan arahan Pak Kapolres Pacitan yang menyatakan para pelajar ini adalah aset generasi muda yang harus kita jaga kesalamatan dan masa depannya," kata Rudi Handoko.


Rudi juga menyoroti maraknya anak usia sekolah tingkat SD hingga SMP yang sudah mengendarai sepeda motor sendiri tanpa pengawasan orang tua. 


Banyak di antaranya berkendara tanpa menggunakan helm, belum memiliki SIM, tidak mematuhi aturan lalu lintas, hingga mengendarai motor berknalpot brong yang secara fisik belum sesuai dengan proporsi tubuh mereka.


"Kalau alat elektronik rusak masih bisa diperbaiki, tapi kalau sudah menyangkut keselamatan dan nyawa anak, tidak ada gantinya. Jika belum waktunya dan melanggar aturan, itu sangat berisiko dan bukan hanya membahayakan diri sendiri, tapi juga orang lain," tegas Rudi.


Sementara itu Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar menegaskan bahwa selain melakukan tindakan tegas, Polres Pacitan juga terus memaksimalkan edukasi kepada pelajar untuk menanamkan disiplin sejak dini tentang disiplin berlalu lintas sebagai langkah preventif.


"Edukasi ke sekolah melalui program Police Go to School dan sosialisasi ke masyarakat melalui program Polantas Menyapa maupun program lainnya terus kami lakukan," ujar AKBP Ayub.


Namun demikian, AKBP Ayub juga menegaskan,  penindakan terhadap pelanggaran juga tetap berjalan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat.


Kapolres Pacitan juga mengimbau kepada para orang tua untuk melakukan pengawasan terhadap anaknya masing - masing baik dalam pergaulan termasuk dalam hal memberikan fasilitas berupa kendaraan bermotor.


AKBP Ayub mengungkapkan, sinergi dan kolaborasi yang kuat antara pihak kepolisian, sekolah, tokoh masyarakat, serta pengawasan melekat dari para orang tua diharapkan dapat mencegah terjadinya pelanggaran hukum yang dilakukan oleh anak - anak.


"Edukasi dan penertiban lalu lintas ini dari sisi positif demi kebaikan bersama, keselamatan, serta masa depan anak-anak kita di Kabupaten Pacitan," pungkas AKBP Ayub. (*)

Polda Jatim Bongkar Peretasan 260 Website, Tersangka Jual Domain untuk Promosi Judi Online

 *


SURABAYA - Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Timur berhasil membongkar praktik peretasan terhadap 260 website milik sekolah, perguruan tinggi, instansi pemerintah hingga perusahaan swasta yang kemudian disalahgunakan untuk mempromosikan situs judi online. 


Dari hasil ungkap tersebut Polda Jatim mengamankan tersangka berinisial AAK, warga Kabupaten Demak, Jawa Tengah.


Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Jules Abraham Abast mengatakan pengungkapan kasus ini menjadi bukti komitmen Polda Jatim dalam memberantas kejahatan siber yang merugikan masyarakat dan mengganggu keamanan ruang digital.


Kombes Pol Abast menegaskan, dengan pengungkapan kasus ini menjadi pengingat bahwa setiap akses tanpa hak terhadap sistem elektronik memiliki konsekuensi hukum. 


"Kami mengajak masyarakat memanfaatkan ruang digital secara aman, bertanggung jawab, beretika, serta mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Kombes Pol Abast saat konferensi pers di Mapolda Jatim, Kamis (30/7/2026).


Menurut Kombes Abast, publik juga perlu memahami modus operandi yang digunakan pelaku agar dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan siber, khususnya penyalahgunaan website yang berpotensi dimanfaatkan untuk aktivitas ilegal.


Pada kesempatan yang sama, Direktur Reserse Siber Polda Jatim Kombes Pol. Bimo Ariyanto, S.H., S.I.K. mengatakan tersangka menjalankan aksinya dengan memanfaatkan celah keamanan pada website milik korban untuk mengambil alih pengelolaan domain.


“Setelah berhasil masuk ke sistem, tersangka menyisipkan file yang merusak sistem keamanan sehingga lalu lintas data internet dapat dikuasai, lalu menjual akses domain tersebut melalui akun Telegram bernama S-X MARKETS, ” kata Kombes Pol. Bimo Ariyanto.


Domain yang telah berpindah tangan itu kemudian digunakan untuk menampilkan subdomain berisi promosi perjudian online, sehingga ketika website korban diakses masyarakat, yang muncul justru subdomain berisi promosi judi online. 


"Ini yang sangat merugikan institusi pendidikan maupun pemilik website,” ujar Kombes Bimo.


Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi tersangka menyasar berbagai website di sejumlah provinsi termasuk website sekolah di Jawa Tengah dan Jawa Barat


"Di Jawa Timur, korban di antaranya berasal dari sekolah dan perguruan tinggi, termasuk Universitas PGRI Madiun," ungkap Kombes Bimo.


Secara keseluruhan, penyidik mengidentifikasi 80 website sekolah, 20 website perguruan tinggi, 13 website instansi pemerintah, serta 147 website perusahaan swasta yang telah diretas dan diperjualbelikan oleh tersangka. 


"Total terdapat 260 website yang menjadi korban,"kata Kombes Bimo.


Dalam pengungkapan kasus tersebut, penyidik menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit telepon genggam, akun dompet digital Dana, rekening Bank Danamon dan Bank Mandiri, akun Facebook, WhatsApp, serta tiga akun Telegram yang diduga digunakan sebagai sarana menjalankan aksi kejahatan siber.


Kombes Bimo menegaskan Ditressiber Polda Jatim terus mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang menggunakan modus serupa.


“Saat ini tersangka sudah kami lakukan penahanan. Penyidikan masih terus kami kembangkan untuk mengungkap kemungkinan adanya kelompok lain maupun pihak yang memanfaatkan website hasil peretasan sebagai media promosi judi online,” tegas Kombes Bimo.


Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan dengan pasal-pasal terkait akses ilegal terhadap sistem elektronik sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Sementara itu Bambang Eko Nugroho, S.H., selaku Biro Hukum Universitas PGRI Madiun yang menjadi salah satu korban dalam perkara tersebut sangat mengapresiasi kinerja Polda Jatim dalam hal ini Direktorat Reserse Siber.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polda Jawa Timur, khususnya Ditressiber Polda Jatim, atas keberhasilan mengungkap kasus ini. Peretasan website ini sangat merugikan karena nama baik institusi pendidikan ikut terdampak akibat website disalahgunakan untuk promosi perjudian online,” ujar Bambang. (*)

Dalam Forum Internasional, Prof. Yusril dan Wakapolri Serukan Penguatan Kerangka Hukum Global untuk Lindungi Perempuan dan Anak dari TPPO

 *


Semarang – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc. dan Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. tampil sebagai Pembicara Utama (Keynote Speaker) pada Legal International Conference and Studies (LICS) ke-9 dan Call for Paper bertema “Strengthening the Legal Framework for Combating Human Trafficking and Enhancing the Protection of Women and Children” yang diselenggarakan Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Semarang, Kamis (30/7/2026).


Konferensi internasional tersebut diikuti akademisi, peneliti, praktisi hukum, serta pembuat kebijakan dari 18 negara, antara lain Hanoi Law University (Vietnam), Istanbul University (Turki), UNICAF University (Siprus), Al-Azhar University (Mesir), Nagoya University (Jepang), Ibn Zohr University (Maroko), Thammasat University (Thailand), Applied Science Private University (Yordania), Comillas Pontifical University (Spanyol), University of Sydney (Australia), bersama sivitas akademika UNISSULA.


Sebagai Pembicara Utama, Prof. Yusril Ihza Mahendra menyampaikan materi “Melampaui Ancaman Pidana: Membangun Sistem Hukum yang Memutus Rantai Perdagangan Orang.” Ia menegaskan bahwa pemberantasan TPPO harus dibangun melalui sistem hukum yang terintegrasi, tidak hanya bertumpu pada pemidanaan pelaku, tetapi juga mengedepankan pencegahan, perlindungan korban, serta penguatan kerja sama lintas negara.


“Kita harus melampaui ancaman pidana. Yang harus dibangun adalah sistem hukum yang mampu memutus mata rantai perdagangan orang, mulai dari pencegahan, perlindungan korban, hingga penindakan terhadap seluruh jaringan pelaku,” ujar Prof. Yusril.


Pada kesempatan yang sama, Wakapolri menyampaikan pidato keynote speaker melalui tayangan yang diperdengarkan kepada seluruh peserta konferensi. Dalam paparannya, Wakapolri menegaskan bahwa perdagangan orang telah berkembang menjadi kejahatan transnasional yang memanfaatkan ekosistem digital sehingga membutuhkan transformasi penegakan hukum yang adaptif.


“Perkembangan teknologi telah memperluas modus operandi perdagangan orang. Karena itu, penguatan kerangka hukum harus diikuti transformasi cara kerja aparat penegak hukum, penguatan kerja sama internasional, dan perlindungan korban yang lebih komprehensif,” kata Wakapolri.


Wakapolri menjelaskan bahwa Polri mengimplementasikan penguatan pemberantasan TPPO melalui empat strategi utama, yakni menerapkan pendekatan victim-centric dalam penanganan perkara, memperkuat Direktorat dan Satuan PPA-PPO di seluruh tingkatan, meningkatkan kapasitas penyidik melalui digital forensic dan Scientific Crime Investigation, serta memperluas kerja sama internasional. Hingga saat ini, Polri telah menjalin 14 perjanjian kerja sama dengan kepolisian, kementerian, dan lembaga di dalam maupun luar negeri dalam penanganan TPPO.


Rektor UNISSULA Prof. Dr. H. Gunarto, S.H., M.Hum. mengatakan konferensi ini menjadi wadah kolaborasi global untuk menghasilkan gagasan dan rekomendasi kebijakan yang mampu menjawab tantangan hukum internasional.


“Partisipasi akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara akan memperkaya pertukaran perspektif, memperkuat kerja sama internasional, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu hukum dan kebijakan publik yang berkeadilan,” ujar Prof. Gunarto.


Konferensi ini menegaskan komitmen bersama pemerintah, aparat penegak hukum, perguruan tinggi, dan komunitas internasional untuk memperkuat kerangka hukum global dalam pemberantasan perdagangan orang serta meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak. Sinergi pemikiran yang disampaikan Prof. Yusril mengenai penguatan sistem hukum dan strategi implementatif yang dipaparkan Wakapolri menjadi bagian penting dalam memperkuat respons Indonesia terhadap kejahatan perdagangan orang yang semakin kompleks dan bersifat lintas negara.

Polres Bondowoso Amankan Tersangka Percobaan Pembobolan ATM dan Pencurian di Tiga Lokasi

 *


BONDOWOSO - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bondowoso Polda Jatim mengamankan seorang pemuda berinisial AF (18) yang diduga terlibat dalam serangkaian tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan percobaan pencurian pada Selasa (28/7/2026) dini hari.


Kapolres Bondowoso, AKBP Aryo Dwi Wibowo mengatakan, tersangka melakukan aksinya di tiga lokasi berbeda, yakni Kantor Kelurahan Sekar Putih, ATM BRI Unit Tegalampel, dan DRK Cafe & Resto di Kabupaten Bondowoso.


AKBP Aryo mengungkapkan, peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 01.00 WIB di Kantor Kelurahan Sekar Putih, Kecamatan Tegalampel. 


"Berdasarkan hasil penyelidikan, tersangka merusak gembok dan silinder kunci pintu menggunakan obeng hingga berhasil masuk ke dalam kantor," ujar AKBP Aryo, Rabu (29/7/2026).


Setelah memeriksa sejumlah ruangan dan lemari, terduga pelaku tidak menemukan barang yang dapat diambil sehingga meninggalkan lokasi tanpa membawa barang apa pun.


Selanjutnya, sekitar pukul 01.39 WIB, tersangka melakukan percobaan pencurian di ATM BRI Unit Tegalampel. 


Saat itu, petugas keamanan mendengar suara seseorang yang diduga mencoba membuka pintu belakang kantor. Karena tidak berhasil, terduga pelaku kemudian berupaya mencongkel brankas mesin ATM. 


Petugas keamanan yang berada di dalam kantor memilih menghubungi teknisi mesin ATM untuk meminta bantuan.


Tak lama berselang, sekitar pukul 02.30 WIB, terduga pelaku kembali diduga melakukan pencurian di DRK Cafe & Resto yang berada di Jalan Ki Ronggo, Kelurahan Blindungan, Bondowoso hingga akhirnya berhasil diamankan Polisi.


Dari ungkap kasus ini, Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor Yamaha NMAX 155, helm, jaket hitam, celana pendek hitam, gembok, serta uang tunai sebesar Rp250.000. 


Polisi juga meluruskan informasi yang sebelumnya beredar di masyarakat bahwa pelaku berjumlah dua orang dan sempat terlibat duel dengan petugas keamanan Bank BRI. 


Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka dan konfrontasi dengan pihak terkait, tidak ditemukan adanya perkelahian maupun keterlibatan pelaku lain.


"Pelaku beraksi seorang diri. Saat mencoba membobol mesin ATM, ia mengalami kesulitan sehingga meninggalkan lokasi tanpa berhasil mengambil uang. Tidak ada perkelahian dengan petugas keamanan sebagaimana informasi yang sempat beredar," jelas AKBP Aryo.


Atas perbuatan tersangka, Polisi menjerat dengan Pasal 477 ayat (1) huruf f subsider Pasal 521 ayat (1) dan ayat (2) juncto Pasal 17 ayat (1) dan ayat (2) KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun penjara. (*)

Polres Magetan dan Perhutani Perkuat Mitigasi Karhutla di Cemorosewu, Bangun Ilaran Api Sejauh 1,8 Km

 *


MAGETAN – Sebagai langkah nyata menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada musim kemarau, Polres Magetan Polda Jatim bersama Perhutani KPH Lawu membuat ilaran api (sekat bakar) sejauh 1,8 km di kawasan hutan Cemorosewu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan.


Kegiatan yang dipusatkan di kawasan hutan Petak 73B6 wilayah Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan yang sebagian masuk Kelurahan Sarangan tersebut melibatkan sekitar 100 personel dengan melibatkan instansi lintas sektor termasuk relawan Basecamp Cemorosewu, serta masyarakat Desa Ngancar.


Kasi Humas Polres Magetan, Ipda Indra Suprihatin mengatakan, pembuatan ilaran api (sekat bakar) tersebut sebagai jalur pemisah vegetasi yang berfungsi menghambat, memperlambat, dan melokalisasi penyebaran api apabila terjadi kebakaran hutan.


"Pembuatan ilaran api ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi kesiapsiagaan kekeringan dan penanganan Karhutla yang sebelumnya digelar Forkopimda Kabupaten Magetan," terang Ipda Indra, Kamis (30/7/2026).


Menurut Ipda Indra, pembuatan ilaran api di kawasan hutan sebagai langkah preventif yang menjadi bagian dari strategi mitigasi untuk meminimalkan risiko meluasnya kebakaran selama musim kemarau.


"Tujuannya adalah sebagai langkah mitigasi agar apabila terjadi kebakaran, api dapat dihambat, diperlambat, dan dilokalisasi sehingga tidak mudah merambat ke kawasan hutan lainnya," terang Ipda Indra.


Selain pembuatan jalur sekat bakar, seluruh unsur yang terlibat juga berkomitmen melakukan perawatan ilaran api secara berkala dengan membersihkan vegetasi maupun material yang mudah terbakar sehingga jalur tersebut tetap efektif apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.


Sementara itu, Kapolsek Plaosan AKP Agus Budi Witarno mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan seluruh unsur dalam mengantisipasi ancaman kebakaran hutan yang setiap tahun berpotensi terjadi saat musim kemarau.


Ia menambahkan bahwa keberhasilan pencegahan Karhutla sangat bergantung pada sinergi seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait.


"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan hutan, tidak melakukan pembakaran lahan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani secara cepat sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar,"kata AKP Agus. 


Sinergi lintas sektor yang terus diperkuat ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga kelestarian hutan, melindungi ekosistem, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat dan kawasan wisata di lereng Gunung Lawu. (*)

Baharkam Polri Audit Resertifikasi Sistem Manajemen Pengamanan di Obvitnas PT TPPI Tuban Jatim

 

TUBAN – Tim Audit Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri resmi memulai kegiatan Audit Resertifikasi Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di Objek Vital Nasional (Obvitnas) PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), Tuban - Jawa Timur (Jatim), Selasa (28/07/2026). 


Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung intensif guna memastikan seluruh aspek pengamanan di kawasan industri strategis tersebut berjalan sesuai dengan regulasi negara.


Rangkaian hari pertama diawali dengan sesi pembukaan (opening meeting) di Ruang Rapat PT TPPI. Acara diisi dengan pemutaran profil perusahaan, safety induction, hingga prosesi penyerahan cinderamata dan foto bersama sebagai bentuk sinergi yang kuat antara kepolisian dan sektor industri nasional.


General Manager PT TPPI, Hendra Kurniawan Wijaya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa implementasi SMP bukan lagi sekadar pemenuhan kewajiban regulasi, melainkan kebutuhan dasar operasional perusahaan.


"Bagi kami di PT TPPI, keamanan adalah pilar utama kelancaran produksi. Kami sangat menyambut baik audit resertifikasi ini sebagai sarana evaluasi objektif. Melalui bimbingan Tim Baharkam Polri, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan standar keamanan demi menjaga kelancaran operasional perusahaan yang memegang peran penting dalam menjaga ketahanan energi nasional," ujar Hendra Kurniawan Wijaya saat membuka acara.


Sementara itu, Ketua Tim Audit Resertifikasi SMP, Kombes Pol. Aditya Surya Dharma, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa audit ini bertujuan untuk memastikan sistem pengamanan di lapangan mampu beradaptasi dengan perkembangan potensi ancaman modern.


"Sistem manajemen pengamanan pada objek vital nasional harus selalu diuji, dievaluasi, dan diperbarui secara berkala. Hal ini sangat krusial untuk memastikan seluruh instrumen pengamanan, baik personel maupun teknologi, siap mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan keamanan yang dinamis di kawasan industri strategis ini," tegas Kombes Pol. Aditya yang juga menjabat sebagai Kasubdit Pam VIP Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri.


Usai pembukaan, Tim Audit langsung bergerak cepat melakukan tinjauan lapangan (field check) ke sejumlah area vital di dalam kompleks PT TPPI. 


Fokus peninjauan hari pertama meliputi area Command Center, kawasan Pelabuhan (Dermaga) PT TPPI, hingga Central Control Building (CCB) yang menjadi jantung operasional pabrik.


Pada sesi siang hingga malam hari, Tim Audit melanjutkan tahapan dengan melakukan wawancara mendalam serta pemeriksaan dokumen secara ketat. 


Pemeriksaan hari pertama ini difokuskan pada dua poin utama, yaitu Elemen 1 terkait Komitmen dan Kebijakan, serta Elemen 2 mengenai Pola Pengamanan yang diterapkan oleh perusahaan.


Kegiatan audit hari pertama yang berlangsung dari pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan tim internal Polri, di antaranya AKP Kustiwinarsih, M.H. (Observer), Ipda Arief Wahyudi Wibowo, S.H. (Sekretaris), serta Ir. Mangasa Ritonga, M.M., dan Drs. Haryadi Fitri, M.M. selaku Anggota Tim. Sementara dari pihak eksternal, hadir Deputy MR SMP PT TPPI Sudarmanto, Katim SMP PT TPPI Kolonel Yuana Budi, S.H., serta perwakilan dari PT Pertamina (Persero) dan PT Pertamina Patra Niaga. (*)

Polantas Menyapa, Satlantas Polres Madiun Kota Serahkan BPKB dan Edukasi Tertib Berlalu Lintas kepada Masyarakat

 


Madiun – Dalam rangka memberikan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat, Satlantas Polres Madiun Kota kembali melaksanakan kegiatan Polantas Menyapa pada Kamis, 30 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata implementasi Polri Presisi dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.


Pada kegiatan tersebut, petugas Satlantas Polres Madiun Kota menyerahkan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) kepada para pemohon yang telah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penyerahan BPKB dilakukan secara langsung dengan mengedepankan pelayanan yang cepat, ramah, dan akuntabel sehingga masyarakat dapat menerima dokumen kendaraannya dengan aman dan nyaman.


Selain memberikan pelayanan administrasi kendaraan bermotor, petugas juga menyampaikan edukasi kepada para pemohon mengenai pentingnya tertib berlalu lintas. Masyarakat diimbau untuk selalu melengkapi administrasi kendaraan, mematuhi rambu-rambu dan marka jalan, menggunakan helm berstandar SNI maupun sabuk pengaman sesuai jenis kendaraan, serta menghindari penggunaan telepon genggam saat berkendara. Edukasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.


Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Polantas Menyapa merupakan salah satu bentuk pelayanan yang mengedepankan pendekatan humanis sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat.


"Melalui kegiatan Polantas Menyapa, kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas. Keselamatan di jalan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama. Dengan disiplin berlalu lintas, kita dapat menciptakan lingkungan berkendara yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat," ujar AKP Nanang Cahyono, S.Pd.


Melalui kegiatan Polantas Menyapa ini, Satlantas Polres Madiun Kota berharap pelayanan yang diberikan dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri serta menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas. Dengan sinergi yang baik antara Polri dan masyarakat, diharapkan tercipta situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang aman, tertib, serta kondusif di wilayah hukum Polres Madiun Kota.

Wakapolri Lantik Pengurus Pusat KBPP Polri 2026–2031, Awali Konsolidasi Organisasi Nasional*

 *

Jakarta – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., selaku Pembina Harian Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri, melantik Pengurus Pimpinan Pusat KBPP Polri Masa Bakti 2026–2031 di Gedung Bhakti Dharma Waspada, STIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/7).


Pelantikan tersebut menjadi momentum konsolidasi nasional KBPP Polri yang diikuti jajaran 36 Polda serta pengurus hingga tingkat Polres secara daring. Momentum ini menandai dimulainya kepemimpinan baru untuk memperkuat soliditas organisasi, menyelaraskan program kerja, serta memperluas kontribusi KBPP Polri sebagai wadah pemersatu keluarga besar Polri dalam mendukung pembangunan nasional dan pengabdian kepada masyarakat.


Dalam arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, melainkan amanah untuk membawa organisasi semakin profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman. Ia mengajak seluruh pengurus menjadikan momentum ini sebagai awal memperkuat sinergi, menjaga integritas, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi keluarga besar Polri dan masyarakat.


“Jadikan pelantikan ini sebagai awal kerja bersama untuk memperkuat organisasi dan memperbesar kontribusi kepada masyarakat. Bangun kolaborasi, jaga soliditas, dan hadirkan karya nyata yang memberi manfaat bagi bangsa,” tegas Wakapolri.


Sementara itu, Ketua Umum KBPP Polri AH Bimo Suryono, S.E., S.H., menyampaikan bahwa kepengurusan baru telah memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum sehingga memiliki landasan yang kuat dalam menjalankan organisasi secara profesional, transparan, dan akuntabel.


Menurut Bimo, kepengurusan baru akan memprioritaskan konsolidasi organisasi dari tingkat pusat hingga daerah melalui penguatan tata kelola organisasi, pembaruan basis data keluarga besar Polri, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pelaksanaan program di bidang pendidikan, pemberdayaan UMKM, pembinaan generasi muda, kegiatan sosial, dan kemanusiaan.


Dengan kepengurusan baru yang didukung konsolidasi organisasi secara nasional, KBPP Polri diharapkan semakin solid sebagai organisasi keluarga besar Polri yang modern, inklusif, dan mampu menjadi mitra strategis Polri dalam memperluas pengabdian kepada masyarakat.

Selasa, 28 Juli 2026

Dukung Program Swasembada Pangan 2026, Bhabinkamtibmas Polsek Sawahan Monitoring Lahan Jagung di Desa Pucangrejo

 





MADIUN KOTA — Polri kembali menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Menindaklanjuti petunjuk dan arahan *Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H.* serta *Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim AKBP Jazuli Dani Irawan, S.I.K., M.Tr.Opsla.* selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim, *Kapolres Madiun Kota AKBP Riski Pratama Wida, S.H., S.I.K.,M.Si.* memerintahkan jajaran Bhabinkamtibmas untuk turun langsung ke lapangan.




Salah satunya dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Pucangrejo Polsek Sawahan Aiptu Tamat Sopan Riyadi yang melaksanakan monitoring lahan jagung milik warga di Desa Pucangrejo, Kecamatan Sawahan. Rabu 29 Juli 2026




Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program Swasembada Pangan Tahun 2026.




Dalam kegiatan tersebut nampak personil Bhabinkamtibmas berdialog dengan para petani untuk mengetahui perkembangan tanaman jagung, kendala di lapangan, serta ketersediaan sarana pertanian. 




Selain monitoring, personel juga memberikan motivasi agar warga terus semangat bertani guna meningkatkan produktivitas.




“Ini bentuk nyata Polri hadir untuk masyarakat. Kami tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga mendukung program pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan dari desa,” ungkap Bhabinkamtibmas Polsek Sawahan.




Langkah ini sejalan dengan *Asta Cita Presiden* dan *Asta Cita Jawa Timur* untuk memperkuat ketahanan pangan daerah. Dengan adanya pendampingan langsung dari kepolisian, diharapkan hasil panen jagung di Desa Pucangrejo dapat meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan pangan warga.



Kegiatan monitoring ini juga menjadi wujud sinergitas antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam menyukseskan program ketahanan pangan Polda Jatim.




#astacitapresiden  

#astacitajatim  

#swasembadapangan  

#ketahananpanganpoldajatim  

#ssdmpolri  

@birosdmpoldajatim  

@bidhumaspoldajatim  

@poldajatim  

@polresmadiunkota

Polantas Menyapa, Satlantas Polres Madiun Kota Serahkan BPKB dan Edukasi Tertib Berlalu Lintas kepada Masyarakat



Madiun – Dalam rangka memberikan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat, Satlantas Polres Madiun Kota kembali melaksanakan kegiatan Polantas Menyapa pada Rabu, 29 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata implementasi Polri Presisi dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.


Pada kegiatan tersebut, petugas Satlantas Polres Madiun Kota menyerahkan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) kepada para pemohon yang telah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penyerahan BPKB dilakukan secara langsung dengan mengedepankan pelayanan yang cepat, ramah, dan akuntabel sehingga masyarakat dapat menerima dokumen kendaraannya dengan aman dan nyaman.


Selain memberikan pelayanan administrasi kendaraan bermotor, petugas juga menyampaikan edukasi kepada para pemohon mengenai pentingnya tertib berlalu lintas. Masyarakat diimbau untuk selalu melengkapi administrasi kendaraan, mematuhi rambu-rambu dan marka jalan, menggunakan helm berstandar SNI maupun sabuk pengaman sesuai jenis kendaraan, serta menghindari penggunaan telepon genggam saat berkendara. Edukasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.


Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Polantas Menyapa merupakan salah satu bentuk pelayanan yang mengedepankan pendekatan humanis sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat.


"Melalui kegiatan Polantas Menyapa, kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas. Keselamatan di jalan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama. Dengan disiplin berlalu lintas, kita dapat menciptakan lingkungan berkendara yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat," ujar AKP Nanang Cahyono, S.Pd.


Melalui kegiatan Polantas Menyapa ini, Satlantas Polres Madiun Kota berharap pelayanan yang diberikan dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri serta menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas. Dengan sinergi yang baik antara Polri dan masyarakat, diharapkan tercipta situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang aman, tertib, serta kondusif di wilayah hukum Polres Madiun Kota.

Gotong Royong Bersama Satgas Ops Damai Cartenz, Warga Mimika Rasakan Manfaat Akses Pemakaman yang Lebih Baik



Mimika, Papua Tengah – Personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama masyarakat melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pembersihan lingkungan dan pembangunan akses jalan di Tempat Pemakaman Muslim (TPM) SP 2, Kelurahan Karang Senang (SP 3), Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Senin (27/7/2026). Kegiatan gotong royong tersebut dipimpin oleh Kasatgas Ban Ops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Bambang Widiatmoko, S.H., M.H., sebagai wujud kepedulian Polri dalam membantu masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan pemakaman yang lebih bersih, tertata, dan mudah diakses.


Kegiatan tersebut melibatkan personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama warga sekitar. Secara bersama-sama mereka membersihkan rumput liar, mengangkat sampah, serta merapikan area pemakaman agar lebih nyaman bagi masyarakat yang berziarah maupun saat pelaksanaan prosesi pemakaman. Kehadiran Kombes Pol. Bambang Widyatmoko di tengah-tengah personel dan masyarakat turut memberikan semangat serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik.


Usai pembersihan, kegiatan dilanjutkan dengan pembangunan akses jalan menuju area pemakaman. Pembangunan tersebut dilakukan secara gotong royong untuk mempermudah mobilitas masyarakat, khususnya ketika kondisi cuaca kurang bersahabat maupun saat berlangsung prosesi pemakaman.


Selain memberikan manfaat terhadap fasilitas umum, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 dengan masyarakat. Suasana kebersamaan tampak selama kegiatan berlangsung, di mana warga dan personel saling bekerja sama serta berdiskusi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan melestarikan budaya gotong royong sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat.


Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


“Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin hadir bersama masyarakat dalam kegiatan yang memberikan manfaat nyata. Gotong royong seperti ini menjadi salah satu cara membangun kebersamaan sekaligus menjaga lingkungan agar tetap bersih, nyaman, dan bermanfaat bagi semua,” ujar Kaops.


Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa kolaborasi antara personel dan masyarakat menjadi modal penting dalam membangun kepercayaan serta memperkuat hubungan yang harmonis.


“Kegiatan ini bukan hanya tentang membersihkan lingkungan atau membangun akses jalan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan budaya gotong royong. Kami berharap sinergi seperti ini terus terjalin sehingga kehadiran Polri benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Wakaops.


Pelaksanaan bakti sosial tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Perwakilan ibu-ibu yang turut membantu menyediakan konsumsi, Fatimah, menyampaikan apresiasi kepada Polri, khususnya personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026, atas kepedulian yang diwujudkan melalui kegiatan tersebut.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolri, khususnya Bapak Kaops Damai Cartenz dan seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia yang telah membantu pembangunan akses jalan menuju makam SP 2 di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut karena manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.


Hal senada disampaikan salah seorang warga yang turut bergotong royong, Muhammad Saleh. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat langsung sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat dan aparat.


“Kami merasa senang karena area pemakaman menjadi lebih bersih dan akses jalannya juga semakin baik. Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat. Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan karena mampu mempererat kebersamaan antara warga dan personel di lapangan,” ujarnya.


Melalui kegiatan bakti sosial ini, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 berharap semangat gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, dan kebersamaan dengan masyarakat terus tumbuh. Sinergi yang terjalin diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi fasilitas umum, tetapi juga memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Mimika.

Dukungan Penuh Komisi III DPR RI untuk Polda Metro Jaya Usut Tuntas Kematian Sutrimo

 

JAKARTA - Anggota Panja Kasus Dugaan Tipikor FA DPR RI, Hasbiallah Ilyas meminta Polri dalam hal ini Polda Metro Jaya mengusut tuntas terkait meninggalnya Sutrimo penjaga rumah mantan Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.


"Saya mendukung penuh langkah Polda Metro Jaya untuk bergerak cepat mengusut tuntas kematian Sutrimo secara profesional, transparan, dan akuntabel, melihat kondisi jenazah yang mengeluarkan busa dari mulut dan hidung, secara kasatmata terdapat indikasi kuat yang mengarah pada dugaan keracunan," ujar Hasbi di Jakarta, Senin (27/7/2025).


Menurut Hasbi, temuan medis awal ini tentu tidak bisa dipandang sebelah mata dan membutuhkan hasil uji laboratorium forensik serta otopsi yang mendalam.


Apalagi, almarhum diketahui meru

pakan penjaga rumah mantan Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah. 


Keterkaitan latar belakang ini menurut Hasbi membuat spekulasi di tengah masyarakat berkembang semakin liar ke berbagai arah jika tidak segera ditangani secara transparan.


"Oleh karena itu, tidak ada jalan lain bagi Polri selain mengusut kasus ini secara sangat serius melalui scientific crime investigation. Hanya ketegasan dan keterbukaan kepolisian yang bisa menjawab kesimpangsiuran publik serta menuntaskan teka-teki kematian almarhum,"tegasnya. (*)

Pojok Kamtibmas Polres Ngawi Hadir di Pasar Krompol Ajak Warga Jaga Kamtibmas

 



NGAWI – Satbinmas Polres Ngawi Polda Jatim terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui program Pojok Kamtibmas. 


Kali ini, kegiatan digelar di Pasar Krompol, Desa Mojo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para pedagang dan pengunjung pasar.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama melalui Kasat Binmas Polres Ngawi AKP Agus Purwanto mengatakan bahwa kegiatan Pojok Kamtibmas merupakan salah satu upaya membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.


"Dengan hadir langsung di tengah masyarakat, kami ingin mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, " ujar AKP Agus, Rabu (29/7/2026).


Ia juga mengumbau masyarakat agar memanfaatkan layanan call center 110 bebas pulsa apa bila dalam kondisi darurat dan memerlukan bantuan kepolisian.


"Dalam kegiatan Pojok Kamtibmas ini kami juga sosialisasikan layanan 24 jam kepolisian melalui Call Center 110 bebas pulsa bagi masyarakat," kata AKP Agus.


Melalui Pojok Kamtibmas ini pula, Polres Ngawi mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas, serta memperkuat kepedulian terhadap situasi di sekitarnya. 


Yang menarik, pada kegiatan Pojok Kamtibmas ini Satbinmas Polres Ngawi juga menyediakan kopi dan makanan ringan gratis bagi warga. (*)

Senin, 27 Juli 2026

Polantas Menyapa, Satlantas Polres Madiun Kota Serahkan BPKB dan Edukasi Tertib Berlalu Lintas kepada Masyarakat

 



Madiun – Dalam rangka memberikan pelayanan publik yang optimal sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, Satlantas Polres Madiun Kota kembali melaksanakan kegiatan Polantas Menyapa pada Selasa, 28 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri Presisi dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, cepat, dan transparan.


Pada kegiatan tersebut, petugas Satlantas Polres Madiun Kota menyerahkan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) kepada para pemohon yang telah menyelesaikan seluruh proses administrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penyerahan BPKB dilakukan secara langsung dengan mengedepankan pelayanan yang ramah, cepat, dan akuntabel sehingga masyarakat dapat menerima dokumen kendaraan dengan mudah dan nyaman.


Selain memberikan pelayanan administrasi kendaraan bermotor, petugas juga memberikan edukasi kepada para pemohon mengenai pentingnya tertib berlalu lintas. Masyarakat diimbau untuk selalu melengkapi administrasi kendaraan, mematuhi rambu-rambu dan marka jalan, menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara, serta senantiasa mengutamakan sikap disiplin dan etika berlalu lintas sebagai upaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.


Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Polantas Menyapa tidak hanya menjadi sarana pelayanan administrasi kendaraan bermotor, tetapi juga sebagai media edukasi untuk menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.


"Melalui kegiatan Polantas Menyapa, kami berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan humanis kepada masyarakat. Kami juga mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, melengkapi dokumen kendaraan, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita bersama," ujar AKP Nanang Cahyono, S.Pd.


Melalui kegiatan Polantas Menyapa ini, Satlantas Polres Madiun Kota berharap pelayanan yang diberikan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri serta mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas. Dengan sinergi yang baik antara Polri dan masyarakat, diharapkan tercipta situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang aman, tertib, serta kondusif di wilayah hukum Polres Madiun Kota.

Satlantas Polres Madiun Kota Bedah Rumah Warga, Wujud Kepedulian Polri kepada Masyarakat

 


Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Satlantas Polres Madiun Kota melaksanakan kegiatan bedah rumah sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan, Senin (27/7/2026).


Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd., ini dilaksanakan di rumah milik Suprijadi, seorang karyawan swasta yang beralamat di Jalan Dadali, Kota Madiun. Turut hadir KBO Satlantas, Kaurmintu, Kanit Kamsel, anggota Satlantas Polres Madiun Kota, perwakilan Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Madiun, serta kelompok masyarakat.


Melalui kegiatan bedah rumah ini, Satlantas Polres Madiun Kota bersama seluruh pihak yang terlibat bergotong royong membantu mewujudkan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi penerima manfaat. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat, sekaligus mempererat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.


Kasatlantas Polres Madiun Kota AKP Nanang Cahyono, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini merupakan implementasi semangat Hari Bhayangkara, di mana Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan.


Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Diharapkan, bantuan bedah rumah ini dapat meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat serta menjadi wujud nyata hadirnya Polri yang Presisi, humanis, dan selalu dekat dengan masyarakat.

Polda Jatim Gelar Latkatpuan Fotografi dan Videografi, Tingkatkan Kompetensi Personel di Era Digital

 *


SURABAYA – Bidang Humas (Bidhumas) Polda Jawa Timur menggelar pelatihan peningkatan kemampuan (Latkatpuan) fotografi dan videografi di Surabaya. Selasa (28/7/2026)


Pelatihan tersebut diikuti personel Bidhumas Polda Jatim, Sihumas Polres jajaran, serta personel satuan kerja Polda Jatim guna memperkuat kualitas dokumentasi dan publikasi kehumasan Polri.


Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast, S.I.K., Kasubbid PID Bidhumas Polda Jatim AKBP Gunawan Wibosono mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia personel Humas Polri dan PPID satker Polda Jatim agar mampu menghasilkan produk jurnalistik yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.


Menurut AKBP Gunawan, perkembangan teknologi informasi dan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang cepat membuat Humas Polri harus terus meningkatkan kompetensi. 


"Dokumentasi visual kini menjadi salah satu instrumen penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri," kata AKBP Gunawan.


Melalui pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi teknik fotografi jurnalistik, videografi, komposisi gambar, pencahayaan, pengambilan momen bernilai berita, hingga proses produksi konten digital yang efektif untuk berbagai platform media.


AKBP Gunawan menjelaskan pelatihan difokuskan pada tiga sasaran utama, yakni meningkatkan kemampuan fotografi dan videografi jurnalistik personel Humas, menyamakan standar kualitas dokumentasi di seluruh jajaran Polda Jatim, serta menghasilkan konten digital yang kreatif, humanis, dan informatif.


“Kami ingin seluruh personel Humas memiliki standar yang sama dalam menghasilkan foto dan video jurnalistik yang berkualitas, informatif, dan memiliki nilai berita sehingga publik memperoleh informasi yang utuh mengenai berbagai kegiatan Polri,”kata AKBP Gunawan.


Selain peningkatan kemampuan teknis, peserta juga dibekali manajemen peliputan di lapangan, mulai dari persiapan sebelum kegiatan, pemilihan sudut pengambilan gambar, hingga percepatan alur pengiriman file kepada tim editor agar produk kehumasan dapat dipublikasikan secara cepat tanpa mengurangi kualitas.


“Kecepatan menjadi salah satu kunci dalam publikasi. Dokumentasi yang baik harus segera diproses dan dipublikasikan agar informasi tetap aktual dan dapat diterima masyarakat pada waktu yang tepat,” tegas AKBP Gunawan.


Ia menambahkan, kemampuan personel Humas tidak hanya diukur dari kualitas visual yang dihasilkan, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan narasi yang objektif, humanis, dan mampu menggambarkan kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta pengayoman kepada masyarakat.


Melalui pelatihan tersebut, Bidhumas Polda Jatim berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam setiap peliputan kegiatan kepolisian sehingga menghasilkan produk kehumasan yang lebih profesional, modern, dan berkualitas sebagai wujud dukungan terhadap transformasi Polri Presisi. (*)

Bulutangkis Kapolri Cup 2026 Resmi Dibuka, Diikuti 1.219 Peserta dari Kategori Umum, Polri, dan Difabel

 *


Jakarta – Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026 resmi dibuka di GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Senin (27/7). Turnamen yang menjadi rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini mengusung tema “Membangun Prestasi untuk Negeri” sebagai wujud semangat “Polri untuk Masyarakat” melalui pembinaan olahraga yang inklusif dan berprestasi.


Dalam keterangannya, Irjen Pol. Mardiyono selaku ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026 diselenggarakan di tiga lokasi, yakni GOR Universitas Negeri Jakarta, GOR Duren Sawit, dan GOR Kecamatan Pondok Bambu. Pembukaan dan penutupan dipusatkan di GOR UNJ, sementara pertandingan berlangsung di ketiga venue tersebut pada 27 Juli hingga 1 Agustus 2026.


“Bulutangkis Kapolri Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah membangun sportivitas, kebersamaan, dan mempererat sinergi antara Polri dengan masyarakat serta berbagai stakeholder lainnya,” ujar Irjen Pol. Mardiyono.


Ia menjelaskan, turnamen tahun ini diikuti sebanyak 1.219 peserta, terdiri dari 591 peserta kategori umum, 558 peserta kategori Polri, dan 70 peserta kategori difabel. Kategori yang dipertandingkan meliputi U-15 Pemula, U-17 Remaja, U-19 Taruna, kategori Polri, serta kategori difabel dengan pembagian berdasarkan klasifikasi disabilitas guna menjamin kompetisi yang adil dan setara.


Menurutnya, penyelenggaraan kejuaraan merupakan hasil kolaborasi Polri bersama PBSI dalam mendukung pembinaan olahraga nasional sekaligus menggandeng NPCI sebagai bentuk komitmen menghadirkan olahraga yang inklusif bagi atlet penyandang disabilitas.


“Harapannya, Bulutangkis Kapolri Cup 2026 tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat pembinaan olahraga, menumbuhkan sportivitas, dan mempererat hubungan Polri dengan masyarakat. Ini menjadi bagian dari semangat Polri Untuk Masyarakat,” ungkapnya.


Sementara itu, Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky Soebagdja mengapresiasi konsistensi Polri dalam mendukung pembinaan atlet bulutangkis melalui penyelenggaraan kejuaraan yang masuk dalam kalender resmi PBSI tahun 2026.


“Kami berterima kasih kepada institusi Polri atas komitmennya menyelenggarakan kejuaraan ini. Atlet-atlet yang tampil di kategori pembinaan akan kami pantau sebagai calon atlet potensial untuk mengikuti seleksi nasional hingga pemusatan latihan nasional,” kata Ricky.


Di sisi lain, Ketua Umum NPCI Provinsi DKI Jakarta Yasin Onasie menyampaikan apresiasi atas keterlibatan atlet difabel dalam Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026.


“Terima kasih kepada Kapolri dan PBSI yang telah melibatkan NPCI untuk pertama kalinya. Ini merupakan wujud bahwa atlet penyandang disabilitas juga diberikan ruang untuk berkarya dan berprestasi bagi negeri,” ujarnya.


Selain memperebutkan gelar juara, para pemenang akan memperoleh sertifikat, medali, piala, serta uang pembinaan. Kejuaraan juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya Polri mendekatkan diri kepada masyarakat melalui olahraga dan pembinaan generasi muda.

Polres Mojokerto Resmi Alihkan Pelayanan SKCK Menjadi Full Online Melalui POLRI SuperApp

 *


MOJOKERTO – Menindaklanjuti Surat Telegram Kapolri Nomor: STR/1469/VI/YAN.2.3./2026 tertanggal 15 Juni 2026 terkait implementasi Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 1 Tahun 2026, Polres Mojokerto Polda Jatim  resmi mengumumkan transisi total mekanisme pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). 


Pelayanan yang semula memadukan metode luring (offline) dan daring (online), kini sepenuhnya dialihkan menjadi sistem Full Online.


Langkah strategis ini diambil sebagai wujud komitmen Polri dalam memotong birokrasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, transparan, dan akuntabel bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah hukum Polres Mojokerto.


Melalui kebijakan baru ini seluruh proses permohonan SKCK, mulai dari pendaftaran, pengunggahan dokumen persyaratan, hingga pembayaran PNBP kini dilakukan secara mandiri oleh pemohon melalui aplikasi POLRI SuperApp (tersedia di Google Play Store dan App Store). 


Setelah dokumen terverifikasi oleh sistem, pemohon cukup datang ke lokasi pelayanan dengan menunjukkan bukti transfer dan bukti pendaftaran online untuk mengambil fisik SKCK.


Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Mojokerto Ipda Suyanto mengatakan, saat ini, pelayanan SKCK Full Online masih dipusatkan di Mapolres Mojokerto. 


Namun demikian, Polres Mojokerto Polda Jatim juga tengah mempersiapkan perluasan jangkauan layanan ke tingkat sektor. 


"Kedepannya, layanan ini akan diaktivasi di 4 (empat) Polsek jajaran, yaitu Polsek Ngoro, Polsek Kutorejo, Polsek Mojosari, dan Polsek Trowulan, yang saat ini sedang menunggu proses integrasi perangkat lunak oleh Baintelkam Polri," kata Ipda Suyanto, Selasa (28/7/2026).


Polres Mojokerto Polda Jatim juga akan menarik seluruh blangko administrasi SKCK lama yang dijadwalkan berlangsung serentak pada 31 Juli 2026.


Kasi Humas Polres Mojokerto mengimbau kepada seluruh warga Kabupaten Mojokerto untuk mulai mengunduh aplikasi POLRI SuperApp dan memanfaatkan inovasi digital ini demi efisiensi waktu, biaya, serta kenyamanan bersama dalam pengurusan dokumen administratif kepolisian. (*)

Satgas Pangan Polri Perkuat Swasembada Bawang Putih, Lahan Tanam di Sembalun Capai 534 Hektare

 


Lombok Timur – Satgas Pangan Polri terus memperkuat upaya mendukung program swasembada pangan nasional melalui pengembangan budidaya bawang putih di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pada Minggu (26/7/2026), Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf melakukan kunjungan ke Kelompok Tani Pusuk Pujata untuk memberikan dukungan secara langsung terhadap pengembangan varietas dan peningkatan produksi bawang putih nasional.


Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang sejak dilantik pada Oktober 2024 menetapkan swasembada pangan sebagai target nasional pada berbagai komoditas bahan pokok penting. Menyikapi kebijakan tersebut, Satgas Pangan Polri mengambil langkah strategis dengan mengembangkan budidaya bawang putih sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.


Saat menjabat sebagai Kasatgas Pangan Polri, Irjen Pol. Helfi Assegaf menginisiasi kerja sama penanaman bawang putih bersama Kelompok Tani Pusuk Pujata di Kecamatan Sembalun. Program yang dimulai pada 2025 dengan lahan seluas 15 hektare tersebut terus berkembang secara signifikan. Hingga Juli 2026, luas pertanaman bawang putih telah mencapai 534 hektare dengan varietas Sangga Sembalun dan Lumbu Putih yang memiliki produktivitas rata-rata 20–25 ton per hektare.


Pada Juli 2026, Satgas Pangan Polri juga melaksanakan panen raya di lahan seluas 105 hektare. Hingga saat ini, progres panen telah mencapai 76 persen atau sekitar 73,5 hektare dengan total produksi sebanyak 1.470 ton. Seluruh hasil panen kemudian diproses melalui dua lantai jemur utama serta sejumlah lantai jemur milik mitra Kelompok Tani Pusuk Pujata untuk menjaga kualitas hasil produksi.


Kapolda Lampung selaku Kasatgas Pangan Daerah, Irjen Pol. Helfi Assegaf, mengatakan keberhasilan pengembangan bawang putih di Sembalun menjadi bukti nyata sinergi antara Polri dan para petani dalam mendukung program swasembada pangan nasional.


“Arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia mampu mewujudkan swasembada pangan menjadi semangat kami untuk terus bergerak. Di tengah dinamika geopolitik dunia yang penuh tantangan, ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi ketahanan bangsa. Karena itu, Satgas Pangan Polri bersama Kelompok Tani Pusuk Pujata terus meningkatkan luas tanam, produktivitas, dan kualitas bawang putih agar Indonesia semakin mandiri dan tidak bergantung pada impor,” ujar Irjen Pol. Helfi Assegaf.


Ia menambahkan, Satgas Pangan Polri bersama Kelompok Tani Pusuk Pujata akan terus memperkuat inovasi di sektor pertanian. Dalam waktu dekat, akan diperkenalkan varietas baru hasil uji genetik bernama HAAS yang memiliki keunggulan dapat ditanam di berbagai ketinggian, lebih adaptif, serta menghasilkan umbi yang lebih besar dibandingkan varietas sebelumnya.


“Varietas HAAS diharapkan menjadi terobosan baru dalam meningkatkan produktivitas bawang putih nasional. Dengan inovasi ini, kami optimistis pengembangan bawang putih dapat menjangkau lebih banyak wilayah di Indonesia dan semakin memperkuat kemandirian pangan nasional,” tutup Irjen Pol. Helfi Assegaf.