Cepat, Akurat dan terpercaya

Selasa, 28 Oktober 2025

*Semangat Sumpah Pemuda Polresta Banyuwangi Komitmen Berantas Narkoba : Ungkap 22 Kasus Amankan 25 Tersangka*



BANYUWANGI – Semangat Sumpah Pemuda yang menjadi simbol persatuan dan kebangkitan generasi muda direspons nyata oleh Polresta Banyuwangi Polda Jatim melalui komitmen kuat dalam pemberantasan narkoba. 


Dalam kurun waktu satu bulan, sejak 19 September 2025 hingga 27 Oktober 2025, Polresta Banyuwangi Polda Jatim berhasil mengungkap 22 kasus tindak pidana narkotika dan obat keras berbahaya (Okerbaya) dengan total 25 orang tersangka.


Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., menjelaskan bahwa dari total kasus tersebut, 19 merupakan kasus narkotika, sementara 3 lainnya adalah kasus Okerbaya.


Dari hasil pengungkapan ini, Polresta Banyuwangi Polda Jatim berhasil mengamankan berbagai barang bukti antara lain sabu seberat 223,74 gram, pil daftar G sebanyak 39.264 butir, 9 butir ekstasi, uang tunai Rp 2.013.000, 14 unit sepeda motor, 32 unit handphone, serta 9 buah timbangan elektrik.


Dari seluruh pengungkapan, terdapat Tiga kasus menonjol yang menjadi perhatian utama, yaitu tersangka AR alias K, dengan barang bukti 16.000 butir pil Trihexyphenidyl di Muncar.


Tersangka WU, dengan barang bukti 96,59 gram sabu di Giri, Banyuwangi dan tersangka I alias G, dengan barang bukti 33,02 gram sabu di Sempu, Banyuwangi.


"Seluruh tersangka akan dijerat sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegas Kombes Pol. Rama, Selasa (28/10).


Kapolresta Banyuwangi menutup dengan pesan bahwa perjuangan melawan narkoba sejalan dengan semangat Sumpah Pemuda.


“Momentum ini menjadi pengingat bahwa menjaga generasi muda dari narkoba adalah bagian dari menjaga masa depan bangsa,” pungkas Kombes Pol. Rama Samtama Putra.


Sementara itu, Kasat Narkoba Polresta Banyuwangi Kompol Nanang Sugiyono mengatakan untuk kasus narkotika, penyidik menerapkan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.


"Ancaman pidana seumur hidup atau penjara antara 5 hingga 20 tahun," jelasnya.


Sedangkan untuk kasus Okerbaya, para pelaku dijerat dengan Pasal 435 jo Pasal 138 ayat (2) dan (3) subsider Pasal 436 ayat (2) jo Pasal 145 ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun atau denda hingga Rp 5 miliar.


Kasat Narkoba Polresta Banyuwangi Kompol Nanang Sugiyono, S.H., M.H., menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras tim di lapangan serta dukungan masyarakat dalam memberikan informasi.


“Kami terus memperkuat pola pengawasan dan penindakan berbasis informasi masyarakat. Sinergi ini sangat penting karena banyak kasus terungkap berkat laporan dan kepekaan lingkungan sekitar,” ujar Kompol Nanang.


Kasat Narkoba juga menegaskan, jajaran Satresnarkoba akan terus melakukan langkah-langkah preventif dan edukatif.


“Selain penegakan hukum, kami juga rutin melakukan penyuluhan ke sekolah, kampus, dan komunitas pemuda agar mereka tidak menjadi korban atau pelaku. Generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam perang melawan narkoba,” tegasnya.(***)

*Semangat Sumpah Pemuda, SPN Polda Jatim dan Bhayangkari Beri Apresiasi Pelajar Berprestasi*




MOJOKERTO – Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim mengimplementasikan semangat Hari Sumpah Pemuda ke-97 melalui aksi nyata yang menyentuh langsung masyarakat. 


Selain upacara seremonial, peringatan yang mengusung tema “Pemuda-Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu” ini diwujudkan dengan aksi sosial berupa pemberian apresiasi kepada siswi berprestasi, Selasa (28/10/2025).


Aksi sosial kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Ketua Bhayangkari Cabang SPN Daerah Jawa Timur, Ny. Anna Agus Wibowo. 


Bantuan sosial diserahkan secara simbolis kepada Kayla Afifah Shahirah, seorang siswi SDN Sidomulyo Bangsal, Mojokerto, yang menorehkan prestasi gemilang di bidang akademik.


Kegiatan pemberian apresiasi ini, yang juga merupakan bagian dari rangkaian Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-73 tahun 2025, menjadi penutup rangkaian peringatan Sumpah Pemuda di SPN Polda Jatim. 


Ny. Anna Agus Wibowo menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian Bhayangkari dalam mendukung generasi muda untuk terus berprestasi.


Sebelumnya, di Lapangan Tribrata, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, telah dilaksanakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda yang berlangsung khidmat. 


Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K., bertindak sebagai inspektur upacara.


Prosesi ini diikuti oleh seluruh jajaran pejabat utama, personel SPN dari tingkat Bintara hingga Perwira, ASN, serta 247 Siswa Batalyon Satria Yana Anucasana Diktukba Polri T.A. 2025.


Dalam amanatnya, Kombes Pol Agus Wibowo menyatakan bahwa Sumpah Pemuda harus dijadikan momentum untuk meneguhkan semangat kebangsaan, merawat kebhinekaan, dan memperkuat komitmen pengabdian. 


Menurutnya, aksi sosial adalah salah satu bentuk implementasi nilai patriotik, gigih, dan penuh empati.


Kombes Pol Agus menegaskan semangat para pemuda-pemudi di masa perjuangan agar menjadi contoh generasi penerus bangsa dalam mencintai Republik Indonesia. 


"Hal ini harus diimplementasikan dalam tugas Kepolisian Republik Indonesia sebagai pengayom, pelindung, dan pelayan masyarakat,” pungkas Kombes Pol Agus Wibowo. (*)

*Hari Jadi ke-74 Humas Polri, Polda Jatim Anjangsana ke Purnawirawan*



SURABAYA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-74 Humas Polri yang mengusung tema “Polisi Humanis Harapan Masyarakat”, Bidang Humas Polda Jawa Timur melaksanakan kegiatan anjangsana sebagai bentuk silaturahmi dan penghargaan kepada para purnawirawan Humas Polri, Selasa (28/11/2025).


Kegiatan anjangsana ini diawali dengan kunjungan ke kediaman Pengatur (Purn) Heru Andwi Purnomo, kemudian dilanjutkan ke rumah Kombes Pol (Purn) Dra. Hj. Puji Astuti, M.M. di Surabaya. 


Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kunjungan tersebut, di mana para personel Humas Polda Jatim menyerahkan tali asih sebagai wujud rasa hormat atas dedikasi para senior selama berdinas.


Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi momen penting untuk mempererat tali silaturahmi antara generasi aktif dan purnawirawan Humas Polri.


“Kegiatan ini menegaskan bahwa keluarga besar Humas Polri tetap solid dan menjunjung tinggi nilai kekeluargaan,” ujar Kombes Pol Abast.


Ia menambahkan, semangat humanis yang diangkat dalam tema hari jadi ke-74 menjadi pengingat bagi seluruh personel agar terus menghadirkan pelayanan yang penuh empati dan memberikan harapan bagi masyarakat.


“Tema ‘Polisi Humanis Harapan Masyarakat’ menjadi pedoman bagi kami untuk terus berbenah dan menjadi garda terdepan dalam membangun citra positif Polri,” tegas Kombes Pol Abast.


Kegiatan anjangsana ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi ke-74 Humas Polri di jajaran Polda Jatim, yang sebelumnya diisi dengan kegiatan sosial dan kemanusiaan. 


Melalui momen ini, diharapkan semangat kebersamaan dan pengabdian Humas Polri semakin kuat dalam mendukung tugas-tugas kepolisian di tengah masyarakat. (*)

*Polres Bojonegoro Bersama Pemkab Lakukan Sidak Gabungan, Pastikan HET Beras Tetap Terkendali*


 

BOJONEGORO — Petugas gabungan dari Polres Bojonegoro Polda Jatim bersama sejumlah instansi terkait melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah toko tradisional, toko modern, dan produsen beras di wilayah hukum Polres Bojonegoro, Senin (27/10/2025).


Sidak ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan harga eceran tertinggi (HET) beras medium dan premium tetap stabil di pasaran serta mencegah terjadinya lonjakan harga menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).  


Kegiatan pengecekan dipimpin oleh Kanit Pidsus Satreskrim Polres Bojonegoro, Ipda A. Zaenan Na’im, bersama sejumlah anggota Unit II Pidsus lainnya. 


Turut mendampingi tim dari Bagian Perekonomian Kabupaten Bojonegoro, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bulog Bojonegoro, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).


Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dan aparat kepolisian dalam menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok, khususnya beras, yang menjadi komoditas utama masyarakat Bojonegoro.


Sidak dilakukan di beberapa lokasi strategis, antara lain Swalayan Samudera, Indomaret, Pasar Tradisional Banjarejo, Toko Modern Nurul Mart, serta UD Fajar Fortuna Mandiri selaku produsen beras lokal. 


Lokasi tersebut dipilih sebagai representasi rantai distribusi beras dari tingkat produsen hingga konsumen.


Hasil pengecekan menunjukkan bahwa stok beras di Bojonegoro berada dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. 


Di seluruh titik pemantauan, tidak ditemukan adanya kelangkaan barang maupun praktik penimbunan oleh pelaku usaha.


Harga beras di pasaran juga terpantau stabil. Untuk beras medium, harga dijual sekitar Rp13.500 per kilogram, sedangkan beras premium berkisar Rp14.900 per kilogram. 


Harga tersebut sesuai dengan HET yang ditetapkan pemerintah dan belum mengalami kenaikan.


Ipda A. Zaenan Na’im menegaskan, kegiatan sidak akan terus dilakukan secara berkala hingga akhir tahun 2025 guna menjaga stabilitas harga dan mencegah pelanggaran ketentuan HET. 


“Kami ingin memastikan harga beras tetap terjaga dan tidak memberatkan masyarakat. Kestabilan harga pangan merupakan bagian penting dari keamanan ekonomi daerah,” ujarnya.


Petugas juga memberikan imbauan kepada para pelaku usaha agar tetap mematuhi aturan yang berlaku. 


Bila ditemukan toko atau agen yang menjual beras di atas harga HET, maka Dinas Perdagangan akan menjatuhkan sanksi tegas, mulai dari teguran tertulis hingga pencabutan izin usaha.


Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap sinergi antara aparat penegak hukum, instansi pemerintah, dan pelaku usaha dapat terus terjalin erat. 


Dengan begitu, harga beras tetap stabil, pasokan aman, dan masyarakat Bojonegoro diimbau tetap tenang serta bijak dalam berbelanja kebutuhan pokok. (***)

*Polres Tuban Bersama Diskopumdag Cek SPBU Respon Keluhan Masyarakat terkait BBM*



TUBAN - Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Tuban Polda Jatim dipimpin Kanit Tipidter Iptu I Made Riandika Darsana melaksanakan inspeksi mendadak di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di wilayah Kabupaten Tuban, Senin (27/10/2015) sore.


Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas informasi dan keluhan masyarakat yang viral di media sosial mengenai dugaan adanya praktik pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite.


Dilaporkan oleh masyarakat sejumlah kendaraan ngadat usai diisi bahan bakar jenis pertalite.


"Ini kami laksanakan karena ada isu yang berkembang di masyarakat adanya pertalite yang bermasalah" ucap Iptu Riandika.


Lebih lanjut ia menambahkan bahwa hingga sore ini baru dua lokasi yang dilakukan pengecekan yakni SPBU Patung di Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban serta SPBU Dasin di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu.


"Sesuai petunjuk Bapak Kapolres Tuban kedepan akan dilakukan pengecekan kembali ke sejumlah lokasi lain,"terangnya.


Dalam kegiatan tersebut, petugas gabungan dari Polres Tuban Polda Jatim bersama Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan (Diskopumdag) melakukan pemeriksaan menyeluruh.


Pengecekan dimulai dari kondisi tangki penyimpanan, proses distribusi hingga melakukan pengambilan sampel BBM untuk kemudian dilakukan pengecekan di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM).


"Setelah pengambilan sampel, nanti akan kita cek di TBBM. Dari situ akan terlihat benang merahnya, apakah penyimpangan di SPBU atau di jalur pengiriman" ujar Iptu Riandika.


Menurut Iptu Riandika berdasarkan hasil pengecekan akurasi dispenser yang ia lakukan untuk takaran BBM yang dikeluarkan sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan dan tidak ditemukan adanya indikasi kecurangan pada alat ukur.


"Untuk yang kita cek hari ini ya sesuai takaran dan sekilas warna dan baunya juga masih bagus, tapi tetap akan kita cek," terangnya.


Dalam kesempatan itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tidak resah dan khawatir karena dari Polres Tuban Polda Jatim maupun Diskomundag selalu melakukan pemantauan terhadap pendistribusian BBM yang ada di kabupaten Tuban.


Dikomfirmasi terpisah,Kapolres Tuban AKBP William Cornelis Tanasale mengatakan kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal serta menjaga ketersediaan BBM sesuai ketentuan pemerintah.


"Sementara baru dua SPBU yang kami lakukan pengecekan, nanti mungkin akan berkembang,"pungkas AKBP William. (*)

*Akademi Kader Bangsa Dukung Pembukaan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara: Sinergi Membangun Ekosistem Sekolah Unggul Indonesia.*


 

Jakarta, 28 Oktober 2025-“Membangun manusia unggul tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan sinergi antar lembaga negara, yayasan pendidikan, dan masyarakat sipil agar setiap anak cerdas Indonesia memiliki akses, dukungan, dan masa depan yang layak.”

Demikian disampaikan Miftah Sabri, Pendiri Akademi Kader Bangsa (AKB), saat pembukaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) tahun ajaran 2026/2027 yang digelar di Gedung Utama Mabes Polri, Senin (28/10).


Kolaborasi antara AKB dan Yayasan Pendidikan Kemala Taruna Bhayangkara (YPKTB) ini menjadi langkah nyata dalam menjabarkan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjaring anak-anak cerdas dari seluruh penjuru negeri dan menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.


Miftah Sabri menjelaskan bahwa kerja sama antara Polri dan AKB merupakan bagian dari pembangunan ekosistem sekolah unggul yang selaras dengan visi Presiden.

“Memasuki tahun kedua bekerja sama dengan Polri melalui SMA KTB, kami siap untuk selalu mendukung pelaksanaan operasional sekolah ini. Melalui kurikulum International Baccalaureate (IB) yang diperkaya dengan nilai kebhayangkaraan, kami ingin menyeimbangkan kecerdasan akademik dengan Indonesian values. Sekolah ini menjadi fondasi awal pembentukan calon pemimpin masa depan Indonesia,” ujarnya.


AKB berperan aktif mendampingi Polri dalam pengembangan kurikulum, pelatihan guru, serta model pembelajaran berbasis nilai kebhayangkaraan. Kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan dapat menjadi pilar utama dalam memperkuat karakter, kecerdasan, dan semangat kebangsaan generasi muda.


Polri secara resmi meluncurkan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) tahun ajaran 2026/2027. Acara tersebut diresmikan oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., bersama Ketua YPKBI Dirgayuza Setiawan, M.Sc., Wakil Ketua Pembina YKB Ibu Martha Dedi Prasetyo, serta As SDM Kapolri Irjen Pol. Anwar.


Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan bahwa SMA KTB merupakan wujud nyata peran Polri dalam mendukung pembangunan SDM unggul sebagaimana tercantum dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Sekali lagi, ini merupakan komitmen Polri. Dari pimpinan hingga Bhabinkamtibmas, kami akan selalu hadir bersama masyarakat untuk membangun negeri yang kita cintai. Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.


SMA KTB yang berlokasi di Gunung Sindur, Jawa Barat, adalah sekolah berasrama dengan kurikulum International Baccalaureate (IB) yang dipadukan dengan 12 karakter kebhayangkaraan. Sekolah ini berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Kemala Taruna Bhayangkara dan menjadi bagian dari ekosistem sekolah unggulan Garuda yang dirancang untuk mencetak lulusan berdaya saing global, berkarakter kuat, dan berjiwa kebangsaan.


Antusiasme masyarakat terhadap SMA KTB terus meningkat. Pada tahun ajaran 2025, lebih dari 11.765 calon siswa dari 38 provinsi mendaftar melalui sistem blind admission yang menjamin kesempatan setara bagi setiap anak berprestasi. Dari jumlah tersebut, 120 siswa terbaik diterima dengan beasiswa penuh. Meski baru setahun berdiri, SMA KTB telah mencatat prestasi nasional, termasuk di bidang olahraga basket, menandakan keberhasilan awal program pendidikan Polri yang berorientasi pada keunggulan menyeluruh.


Dengan fasilitas berstandar internasional seperti gedung ramah lingkungan, asrama nyaman, sarana olahraga modern, amphitheater, perpustakaan, dan rumah ibadah, SMA KTB memastikan proses pendidikan berlangsung optimal. Para pendidik berasal dari universitas terbaik nasional dan internasional, serta berpengalaman di sekolah global.


Polri juga terus memperkuat sistem seleksi siswa dengan menambahkan instrumen seperti Tes Potensi Akademik (TPA), IELTS, Forum Group Discussion (FGD), psikotes, tes kesehatan, dan tes jasmani, sehingga hanya siswa dengan keseimbangan akademik, karakter, dan fisik terbaik yang lolos.


Menutup acara, Wakapolri menegaskan bahwa investasi pendidikan adalah kunci kemajuan bangsa. Ia mencontohkan Jepang dan Singapura yang mampu melesat berkat keseriusan menanamkan investasi jangka panjang di sektor pendidikan.

“Tidak ada negara hebat tanpa investasi SDM unggul. Indonesia mampu mengejar ketertinggalan negara maju dengan kerja sama, kolaborasi, dan komitmen kita semua,” pungkasnya.


Melalui SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Polri berkomitmen melahirkan generasi unggul yang siap menjadi pemimpin masa depan dan membawa Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.

Penarik Becak Ditemukan Meninggal di Gang Merah Putih, Kapolres Madiun Kota Imbau Warga Peduli Lingkungan Sekitar


 

Kota Madiun - Kehadiran Polri di tengah masyarakat adalah wujud negara hadir melalui respons cepat dari Bhabinkamtibmas Kel. Madiun Lor Aiptu Haris Dwi S bersama piket Pamapta Jajaran Polres Madiun Kota . 



Personel kepolisian ini sigap merespons laporan warga terkait adanya seorang tukang becak yang meninggal dunia di Jl.Nias Gang Merah Putih. Selasa (28/10/2025). Selasa (28/10/2025) siang.



Korban diketahui bernama Soleman (73), warga Dusun 02, Desa Kwangsen, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun. Berdasarkan keterangan saksi, korban ditemukan oleh Paeran (65), seorang petugas kebersihan, sekitar pukul 11.00 WIB saat melintas di lokasi membawa gerobak sampah.


“Saya lihat beliau (korban) tergeletak dalam posisi terlentang. Saat didekati, sudah tidak ada tanda-tanda kehidupan, jadi saya langsung melapor ke warga sekitar dan Bhabinkamtibmas,” ujar Paeran.


Menindaklanjuti laporan tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Madiun Lor, Aiptu Haris Dwi S., segera berkoordinasi dengan Polsek Manguharjo dan Polres Madiun Kota untuk melakukan penanganan di lokasi kejadian. Tim Inafis Polres Madiun Kota kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi awal.


Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diduga meninggal dunia akibat sakit, karena diketahui memiliki riwayat asam urat dan kolesterol. Jenazah selanjutnya dievakuasi ke RSUP dr. Soedono Madiun untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.


Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, S.I.K., menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya almarhum Soleman dan mengapresiasi langkah cepat aparat di lapangan.


 “Kami turut berduka cita atas meninggalnya almarhum. Terima kasih kepada warga yang cepat tanggap melapor kepada kepolisian. Hal seperti ini menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi antarwarga,” ujar AKBP Wiwin.


Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar, terutama terhadap warga lanjut usia atau pekerja sektor informal yang beraktivitas sendirian.


 “Kami harap masyarakat selalu waspada dan tidak ragu melapor jika ada kejadian mencurigakan atau membutuhkan pertolongan. Kepedulian kecil bisa menyelamatkan nyawa,” tambahnya.


Sementara itu, Kapolsek Manguharjo Kompol Lilik Sulastri, S.H., M.H., memastikan penanganan kasus telah dilakukan sesuai prosedur dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.(hms).

Senin, 27 Oktober 2025

Polri Launching SPMB SMA Kemala Taruna Bayangkara: Komitmen Bangun SDM Unggul Sejalan Asta Cita Presiden Prabowo


 

Jakarta – Polri meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Kemala Taruna Bayangkara (KTB) tahun ajaran 2026/2027 di Gedung Utama Mabes Polri, Senin (27/10). Acara ini berlangsung khidmat dengan rangkaian kegiatan mulai dari menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars SMA KTB, pembacaan doa, penayangan video selayang pandang, hingga sambutan sejumlah pejabat. Prosesi peresmian ditandai dengan penekanan tombol oleh Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo bersama Ketua Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) Dirgayuza Setiawan, M.Sc., Wakil Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Ibu Martha Dedi Prasetyo, serta As SDM Kapolri Irjen Pol Anwar.


Sejumlah pejabat utama Mabes Polri turut hadir, di antaranya Aslog Kapolri Irjen Pol Suwondo Nainggolan, Kadivpropam Polri Irjen Pol Abdul Karim, Kadivhumas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho, Kadivkum Polri Irjen Pol Viktor Theodorus Sihombing, Koorsahli Kapolri Irjen Pol Herry Nahak, serta jajaran pengurus YKB. Kehadiran para pejabat ini menjadi bukti dukungan penuh Polri dalam mengawal pembangunan sumber daya manusia unggul melalui jalur pendidikan.


Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa SMA KTB merupakan salah satu wujud nyata peran Polri dalam mendukung program pembangunan SDM unggul yang menjadi fokus Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. “Sekali lagi, ini merupakan komitmen dari Polri, dari pimpinan Polri, bahwa kami akan selalu hadir dalam rangka mendukung program Asta Cita Bapak Presiden. Kami akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, dari mulai Bhabinkamtibmas, para Kapolsek, Kapolres, Kapolda, hingga seluruh staf Polri, bersama-sama masyarakat untuk membangun negeri yang kita cintai,” tegasnya.


SMA KTB sendiri hadir di kawasan Gunung Sindur, Jawa Barat, sebagai sekolah berasrama dengan kurikulum International Baccalaureate (IB). Konsep pendidikannya tidak hanya menekankan aspek akademis, tetapi juga mengembangkan potensi siswa secara holistik, baik intelektual, sosial, maupun emosional, dengan penanaman 12 karakter kebhayangkaraan. Sekolah ini berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Kemala Taruna Bayangkara yang berkolaborasi dengan YPKBI, dan menjadi bagian dari ekosistem sekolah unggulan Garuda yang siap mencetak lulusan berdaya saing global dengan keterampilan abad 21.


Antusiasme masyarakat terhadap SMA KTB terlihat jelas sejak tahun ajaran 2025. Lebih dari 11.765 calon siswa dari 38 provinsi mendaftar secara daring melalui sistem blind admission yang menjamin kesempatan setara bagi setiap anak berprestasi. Dari jumlah itu, 120 siswa terbaik terpilih untuk menempuh pendidikan dengan beasiswa penuh. Meski baru satu tahun berjalan, SMA KTB telah menorehkan prestasi di tingkat nasional, termasuk di bidang olahraga basket, yang menegaskan komitmen Polri menghadirkan pendidikan unggulan yang menyeluruh.


Dengan dukungan fasilitas berstandar internasional, seperti gedung modern ramah lingkungan, asrama nyaman, sarana olahraga indoor dan outdoor, amphitheater, perpustakaan, hingga rumah ibadah, SMA KTB memastikan proses pendidikan berjalan optimal. Para tenaga pendidik pun dipilih dari lulusan universitas terbaik nasional dan internasional, berpengalaman mengajar di sekolah global, serta berkomitmen mendidik generasi penerus dengan kualitas terbaik.


Polri juga terus memperkuat sistem seleksi siswa dengan menambahkan sejumlah instrumen baru pada penerimaan tahun ini, seperti Tes Potensi Akademik (TPA), IELTS, Forum Group Discussion (FGD), psikotes, tes kesehatan, dan tes jasmani, sehingga siswa yang terpilih benar-benar memiliki kombinasi kemampuan akademik, kesehatan prima, fisik kuat, serta karakter unggul.


Wakapolri menegaskan, investasi pendidikan adalah kunci kemajuan bangsa. Ia mencontohkan Jepang dan Singapura yang mampu melakukan lompatan pembangunan berkat keseriusan dalam menanamkan investasi jangka panjang pada sektor pendidikan. “Tidak ada negara yang hebat tanpa investasi SDM yang unggul. Indonesia mampu mengejar ketertinggalan negara maju dengan kerja sama, kolaborasi, dan komitmen kita semua,” pungkasnya.


Melalui SMA Kemala Taruna Bayangkara, Polri berharap dapat mencetak generasi unggul yang tidak hanya siap menjadi calon pemimpin bangsa 30 tahun mendatang, tetapi juga berperan aktif membawa Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.

Kick Off Seleksi Masuk SMA Kemala Taruna Bhayangkara Angkatan Kedua


 

Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru SMA Kemala Taruna Bhayangkara segera digelar. Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia bersama Yayasan Kemala Bhayangkari dan Polri merilis informasi seputar pendaftaran pada pagi ini.


Kick off Seleksi Penerimaan Murid Baru SMA Kemala Taruna Bhayangkara dipimpin Wakapolri Komjen Profesor Dedi Prasetyo, Chairman sekaligus Co-founder Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia Dirgayuza Setiawan dan jajaran.


Kick off digelar di Puldasis Gedung Rupattama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (28/10/2025) pukul 10.00 WIB. Mendiktisaintek Brian Yuliarto turut memberikan sambutan melalui rekaman video.


Diketahui SMA Kemala Taruna Bhayangkara memiliki misi mendidik dan mempersiapkan calon pemimpin berkualitas global. Sekolah ini menerapkan kurikulum International Baccalaureate (IB) serta seleksi masuk yang ketat. 


Dalam proses pendirian, SMA KTB dibangun di atas lahan seluas sekitar 13,5 hektar di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Namun, pada angkatan pertama pembelajaran akan dilakukan sementara di kampus mitra, yaitu Global Darussalam Academy di Yogyakarta, hingga bangunan utama selesai. 


Soal latar belakang berdirinya SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bercerita beberapa waktu lalu terpikir untuk membuat sekolah unggulan tepat dengan rencana Presiden Prabowo Subianto membangun sekolah unggulan. Kemudian Kapolri bertemu Dirgayuza dan Romahurmuziy, akhirnya progres berjalan.


"Gayung bersambut, ternyata Bapak Presiden sedang mendesain untuk membangun sekolah-sekolah unggulan yang ada di Indonesia. Kemudian semuanya jadi dipermudah," ujarn saat membuka angkatan pertama Akademi Kader Bangsa yakni SMA Kemala Taruna Bhayangkara pada Minggu (20/7)


Seleksi siswa dilakukan secara bertahap melalui tes tingkat daerah lalu pusat, mata pelajar IPA, matematika, hingga Bahasa Inggris minimal harus 80. Tes kesehatan, psikologi, dan jasmani juga dilakukan terhadap calon siswa.


"Kalian adalah mutiara-mutiara yang tersebar dan saat ini bisa kita temukan. Ibarat emas, kalian akan dididik, digembleng, menjadi emas 24 karat. Oleh karena itu saya titip kepada seluruh guru, pembina, yang di akademik mau pun pengasuhan, tolong bentuk mereka, siapkan mereka, sehingga betul-betul menjadi emas 24 karat," ujar Jenderal Sigit kepada para murid angkatan pertama SMA Kemala Taruna Bhayangkara.

*Polantas Menyapa, Polres Bondowoso Beri Layanan BPKB Delivery*



BONDOWOSO - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bondowoso Polda Jatim meluncurkan program inovasi dalam pelayanan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) kepada masyarakat. 


Program inovasi layanan tersebut dikemas dalam BPKB Delivery Samsat Bondowoso.


Kanit Regident Satlantas Polres Bondowoso, Iptu Charles Rio Valentine Pardede, S.Tr.K, M.Si, menyampaikan, program BPKB Delivery adalah salah satu upaya terwujudnya Polisi yang Profesional dan humanis dalam rangka meningkatkan pelayanan prima Kepolisian di bidang penerbitan BPKB maupun balik nama BPKB kepada masyarakat.


“BPKB Delivery ini, yakni material BPKB yang telah dicetak dan belum diambil pemiliknya, kemudian petugas mengkonfirmasi kepada pemilik, dan apabila masih belum diambil akan diserahkan oleh petugas BPKB ke alamat pemilik kendaraan, seluruh proses ini secara gratis tanpa biaya,” kata Iptu Charles, Selasa (28/10).


Kanit Regident menambahkan, program inovasi tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk mempercepat pelayanan penyerahan BPKB, sehingga masyarakat atau pemohon lebih mudah dan nyaman dalam pengurusannya.


"Polantas menyapa akan terus digencarkan dengan sejumlah program layanan kepada masyarakat, diantaranya memberikan kemudahan pengurusan pajak, surat kendaraan, serta sosialisasi yang humanis," tambahnya.


Kepada masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan layanan kemudahan yang diberikan. Dengan harapan kesadaran membayar pajak dan taat kelengkapan surat kendaraan bisa terwujud.


"Warga atau pemohon diharapkan dapat memanfaatkan kemudahan layanan BPKB Delivery dan program lainnya," pungkas Kanit Regident. (*)

Kapolres Madiun Kota Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di Balai Kota Madiun


 

MADIUN – Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, S.I.K. menghadiri upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025 yang digelar di halaman Balai Kota Madiun, Selasa (28/10/2025). 



Upacara berlangsung khidmat dengan tema nasional “Bersatu, Bangun Bangsa” dan diikuti oleh unsur Forkopimda, pelajar, mahasiswa, serta berbagai organisasi kepemudaan.



Bertindak sebagai inspektur upacara yakni Wali Kota Madiun Dr. H. Maidi, S.H., M.M., M.Pd., yang dalam amanatnya mengajak seluruh pemuda untuk terus menjaga semangat persatuan dan menjadi motor penggerak pembangunan daerah menuju Madiun yang maju, aman, dan berdaya saing.




Kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk mengenang kembali semangat perjuangan para pemuda Indonesia yang pada 28 Oktober 1928 telah berikrar satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa — Indonesia.




Usai upacara, Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, S.I.K. menyampaikan apresiasi terhadap semangat para pemuda yang hadir, serta menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga persatuan bangsa di tengah perkembangan zaman.



“Semangat Sumpah Pemuda harus terus kita hidupkan, terutama di kalangan generasi muda. Pemuda hari ini bukan hanya penerus bangsa, tetapi juga garda terdepan dalam menjaga persatuan dan ketertiban di era digital. Polri siap mendukung setiap langkah positif pemuda untuk kemajuan bangsa,” ujar Kapolres.




Kapolres juga menambahkan bahwa semangat kolaborasi antara pemerintah, Polri, dan generasi muda sangat penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kota Madiun.




Upacara ditutup dengan penampilan paduan suara pelajar yang membawakan lagu-lagu perjuangan, serta sesi foto bersama Forkopimda dan peserta upacara. Momen ini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai Sumpah Pemuda tetap relevan dan menjadi fondasi kuat bagi persatuan Indonesia hingga kini.(hms).

Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu: Polres Madiun Kota Gelar Upacara Peringatan Sumpah Pemuda ke-97


 

MADIUN - Polres Madiun Kota menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025 dengan tema “Pemuda-Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”, di halaman Mapolres Madiun Kota, Selasa (28/10/2025) pagi.


Upacara berlangsung khidmat dengan Wakapolres Madiun Kota Kompol Dr. I Gusti AG Ananta P., S.H., S.I.K., M.H. bertindak sebagai inspektur upacara, mewakili Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, S.I.K. yang menghadiri kegiatan serupa di Pemerintah Kota Madiun.


Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personel Polres Madiun Kota, mulai dari pejabat utama, para perwira, bintara, hingga ASN.


Rangkaian upacara diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih dan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa. Acara dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila, pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, serta teks keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928 yang melahirkan ikrar bersejarah Sumpah Pemuda.


Secara historis, Sumpah Pemuda lahir dari Kongres Pemuda II yang digelar pada 27–28 Oktober 1928 di Jakarta. Kongres tersebut menjadi tonggak penting perjuangan kemerdekaan Indonesia, saat para pemuda dari berbagai daerah berikrar: bertumpah darah satu, tanah air Indonesia; berbangsa satu, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Ikrar itu menjadi simbol lahirnya semangat persatuan nasional dan kebangsaan yang terus menginspirasi perjalanan bangsa hingga kini.


Momentum bersejarah tersebut kembali dihidupkan melalui upacara di Polres Madiun Kota. Setelah pembacaan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia serta doa bersama, seluruh peserta menyanyikan lagu “Bangun Pemudi Pemuda” dengan penuh semangat dan kebanggaan.


“Peringatan Sumpah Pemuda bukan hanya seremonial tahunan, tetapi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan. Semangat persatuan yang lahir dari para pemuda tahun 1928 harus terus kita rawat dalam pengabdian kepada masyarakat dan negara,” ujar Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, S.I.K., melalui Wakapolres Kompol Dr. I Gusti AG Ananta P.

*Cegah Konflik Antar Nelayan Satpolairud Polres Gresik Bongkar Dua Rumpon di Perairan Utara*



GRESIK - Langkah tegas diambil Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Gresik Polda Jatim bersama Dinas Perikanan Kabupaten Gresik untuk mencegah terjadinya konflik antarnelayan di wilayah perairan utara. 


Pada Rabu (22/10/2025) pagi, tim gabungan melaksanakan pengamanan dan pendampingan pembongkaran dua unit rumpon di perairan Kali Pandian, Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, yang diduga melanggar batas wilayah tangkap nelayan Ujung Pangkah Wetan.


Kegiatan itu merupakan respons terhadap meningkatnya tensi di antara dua kelompok nelayan akibat dugaan pelanggaran batas wilayah penangkapan ikan. 


Dua rumpon milik nelayan Randuboto Sidayu dinilai telah melewati area perairan yang menjadi hak tangkap nelayan Ujung Pangkah Wetan.


Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan fokus pada tiga sasaran utama, yakni : Pembongkaran Rumpon, Penertiban dilakukan terhadap dua unit rumpon milik nelayan Randuboto Sidayu yang dipasang melebihi batas wilayah perairan Ujung Pangkah Wetan.


Pencegahan Konflik, Upaya meredam potensi bentrok antara kedua kelompok nelayan agar stabilitas dan keamanan laut tetap terjaga. 


Terakhir, Verifikasi Batas Wilayah, Pengecekan dan klarifikasi terhadap patok batas wilayah tangkap ikan guna menghindari kesalahpahaman di masa mendatang.


Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak untuk memastikan proses berjalan aman dan sesuai prosedur. 


Hadir dalam kegiatan tersebut dua anggota ABK Kapal X-1017 Satpolairud Polres Gresik Polda Jatim yang bertugas melakukan pengamanan dan Dinas Perikanan Gresik yang memberikan pendampingan teknis, serta Ketua Rukun Nelayan Randuboto Sidayu, Bapak Safi’i, yang mendampingi pelaksanaan pembongkaran bersama lima perahu nelayan lokal.


Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, melalui Kasatpolairud Polres Gresik Iptu Arifin, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk pencegahan dini agar konflik horizontal tidak terjadi di kalangan nelayan.


Aksi pembongkaran ini diharapkan menjadi solusi konkret untuk mengatasi sengketa batas wilayah tangkap ikan. 


"Kami ingin memastikan seluruh nelayan dapat beraktivitas dalam koridor hukum yang berlaku, sehingga potensi konflik di perairan Gresik dapat diminimalisir,” ujar Iptu Arifin.


Dengan langkah kolaboratif antara instansi dan nelayan, pemerintah daerah berharap perairan Gresik tetap menjadi wilayah tangkap yang produktif, tertib, dan damai, tanpa gesekan antar komunitas nelayan. (*)

*Polres Lamongan Kukuhkan Pamapta: Wujud Komitmen Polri Tingkatkan Pelayanan dan Kepercayaan Publik*


 


LAMONGAN - Polres Lamongan Polda Jatim menggelar Upacara Pengukuhan Pamapta yang berlangsung khidmat di halaman Mapolres Lamongan, Senin pagi, (27/10).


Bertindak selaku Inspektur Upacara, Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H. memimpin langsung jalannya kegiatan.


Dalam amanatnya, Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto menegaskan bahwa pembentukan Pamapta merupakan langkah strategis dalam memperkuat kehadiran polisi di tengah masyarakat.


AKBP Agus menegaskan upacara pengukuhan Pamapta ini bukan sekadar seremonial semata, melainkan bukti keseriusan Polri dalam berbenah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, agar Polri semakin dipercaya dan dirasakan kehadirannya dalam memberikan rasa aman dan tentram.


"Perubahan ini bukan hanya bersifat administratif, namun menjadi langkah awal dalam memperkuat pelayanan publik," tegas AKBP Agus.


Menurut AKBP Agus Polri harus hadir lebih cepat, tanggap, dan profesional dalam setiap laporan masyarakat.


"Dengan pengukuhan ini, Polres Lamongan Polda Jatim berkomitmen menjalankan transformasi menuju Polri Presisi yang profesional, adaptif, dan dipercaya masyarakat,” pungkas AKBP Agus. (*)

*Polres Kediri Beri Pembakalan Pelajar Duta Kamtibmas Tumbuhkan Budaya Tertib Sejak Dini*



KEDIRI - Para pelajar yang terpilih menjadi Pelajar Duta Kamtibmas (PDK) mengikuti pembekalan yang digelar Polres Kediri di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Kediri, Senin (27/10/2025).


Kegiatan dibuka langsung oleh Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., dan menghadirkan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Kediri sebagai pemateri, mulai dari Kasatreskrim, Kasatresnarkoba, hingga Kasatlantas.


Dalam sambutannya, Kapolres Kediri mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi respon nyata terhadap berbagai situasi kamtibmas yang melibatkan generasi muda, termasuk aksi unjuk rasa yang sempat diikuti pelajar di bawah umur.


“Kita semua berharap kegiatan ini bisa menumbuhkan kesadaran pelajar untuk ikut menjaga ketertiban dan keamanan, bukan hanya tahu aturan, tapi juga punya rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungannya,”ungkap AKBP Agus.


Lebih lanjut ditambahkan, apa yang disampaikan dalam pembekalan ini diharapkan bisa menjadi bekal moral dan wawasan bagi para pelajar.


“Kami ingin apa yang mereka pelajari hari ini bisa diterapkan di sekolah dan kehidupan sehari-hari. Sekolah harus menjadi tempat yang aman, tertib, dan membangun karakter positif,” imbuh Kapolres Kediri.


Pada sesi pembekalan, Kasatreskrim membahas etika bermedia sosial dan bahaya penyebaran hoaks, Kasatresnarkoba menyoroti ancaman narkotika yang kini menyasar usia pelajar, sementara Kasatlantas mengingatkan pentingnya tertib berlalu lintas dan keselamatan di jalan.


Menutup kegiatan, para Duta Kamtibmas diajak berdiskusi ringan dan menyusun rencana kecil untuk membuat program sosialisasi di sekolah masing-masing. 


Dari sinilah, Polres Kediri  Polda Jatim berharap semangat menjaga kamtibmas tumbuh sejak bangku pelajar, dengan cara yang edukatif dan menyenangkan. (*)

Wujud Peduli Sesama, Humas Polri Berikan Tali Asih Kepada 100 Anak Yatim pada Khatanan HUT Ke-74


Jakarta. Divisi Humas Polri memberikan tali kasih kepada sejumlah anak yatim dalam rangka Hari Jadi ke-74. Kegiatan ini diselenggarakan usai khataman Al-Qur’an yang melibatkan 74 orang Tahfiz Quran dari sejumlah pesantren beserta personel anggota Divhumas Polri.


Pendamping Yatim dari Yayasan BSC Al Futuwwah Cipete, Ust. Achmad Suluki, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini. Dia bersyukur peringatan hari jadi dirayakan dengan kegiatan positif.


“Alhamdulillah hari jadi Divisi Humas Polri yang ke-74 ini dawali dengan kegiatan yakg sangat positif dengan diadakannya khotmul Qur’an serra  santunan yatim sebanyak 100 anak,” ujarnya, Senin (27/10/25).


Ia menilai, kegiatan ini menunjukan Divisi Humas Polri yang relegius serta humanis adalah bentuk nyata dari Divisi Humas Polri. Ucapan terima kasih pun disampaikan kepada Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho atas kepeduliannya kepada anak yatim dengan cara berbagi kebahagiaan.


“Semoga ke depannya Divisi Humas yang dipimpin oleh bapak Irjen Pol. Sandi Nugroho lebih baik lagi dan semakin maju, sukses doa kami semoga dalam menjalankan tugasnya selalu dalam lindungan Allah SWT serta dalam bimbingan dan taufiq hidayahnya serta diberikan keselamatan,” ungkapnya.


Diketahui, dalam kegiatan ini juga diisi ceramah oleh Ust. H. Taufiqurrahman S.Q. Ust. Taufiqurrahman pun mengucapkan selamat kepada Divisihumas Polri atas hari jadi yang ke-74.


“Selamat Milad Humas Polri yang ke-74, sebagai ungkapan tanda bersyukurnya di hari ini mengundang 74 para hafidz dan hafidzah quran 30 juz dan menyantuni sampe 74 anak-anak Yatim,


Ia bersyukur bahwa peringatan hari jadi ini diperingati dengan cara khatam Al-Qur’an. Diyakini dengan kegiatan ini, ke depan pasti akan menambah keberkahan, Istiqomah, dan mendatkan ridho Allah SWT.

Minggu, 26 Oktober 2025

*Polisi Amankan Pria Diduga Preman Bawa Sajam Jenis Belati Cundrik di Kota Pasuruan*


KOTA PASURUAN – Unit Reskrim Polsek Purworejo berhasil mengungkap kasus kepemilikan senjata tajam tanpa izin yang dilakukan oleh seorang pria di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.


Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Davis Busin Siswara melalui Kapolsek Purworejo Kompol Muljono, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (24/10/2025) sekitar pukul 11.30 WIB di Jl. KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.


Pelaku diketahui bernama MA (48), warga Dusun Semendi, Desa Pulokerto, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. 


Pria yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan swasta itu dikenal sebagai preman di salah satu pangkalan halte angkutan dan bus.


Perlu diketahui sebelumnya bahwa MA pernah melakukan pemukulan kepada salah satu pedagang dan dilaporkan ke Polsek Purworejo Polres Pasuruan Kota dan berakhir dengan Restoratif Justice (RJ) pada tanggal 17 September 2025.


Kapolsek Purworejo Kompol Muljono menjelaskan, penangkapan tersebut bermula saat pihaknya bersama anggota Unit Reskrim, tengah melaksanakan patroli kringserse dalam rangka Operasi Sikat Semeru 2025.


Operasi tersebut menyasar pelaku tindak pidana seperti curat, curas, curanmor, serta penyalahgunaan bahan peledak dan senjata tajam.


Saat melintas di Jalan KH Ahmad Dahlan, anggota kami melihat seseorang dengan gerak-gerik mencurigakan. 


"Setelah dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan, ditemukan satu bilah senjata tajam jenis belati cundrik di dalam tas warna abu-abu yang dibawa pelaku,” ujar Kompol Muljono, kepada media di Mapolsek Purworejo, Senin (27/10/2025).


Dari hasil pemeriksaan, petugas mengamankan barang bukti berupa: Satu buah tas warna abu-abu yang berisi satu bilah senjata tajam jenis belati cundrik dengan panjang sekitar 32 cm, gagang kayu cokelat, serta sarung kayu warna cokelat dan Satu potong kaos lengan pendek warna hitam.


Setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi, pelaku beserta barang bukti langsung diamankan ke Mapolsek Purworejo untuk proses penyelidikan lebih lanjut.


Kompol Muljono menegaskan, pihaknya telah melakukan beberapa langkah tindak lanjut, antara lain memeriksa pelaku dan memeriksa saksi-saksi.


“Kasus ini masih dalam tahap penyidikan oleh Unit Reskrim Polsek Purworejo,”pungkasnya. (*)


Atas perbuatannya, pelaku terancam dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. (*)

*Kapolres Madiun Kota Tinjau Kesiapan SPPG Kanigoro, Dukung Program Pemenuhan Gizi Nasional*



KOTA MADIUN – Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, S.I.K., bersama Kabag Log meninjau langsung kesiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, pada Jumat siang (24/10/2025).


Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung program Pemenuhan Gizi Nasional, yang menjadi bagian dari implementasi kebijakan pemerintah pusat di wilayah Kota Madiun.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Madiun Kota melihat langsung kondisi fasilitas, ketersediaan logistik, serta kesiapan personel yang akan mendukung pelaksanaan program di lapangan.


“Kesiapan fasilitas seperti SPPG ini penting agar pelayanan berjalan optimal dan tepat sasaran,” ujar AKBP Wiwin Junianto.


Ia menegaskan Polres Madiun Kota Polda Jatim berkomitmen untuk mendukung penuh program pemerintah, termasuk upaya pemenuhan gizi masyarakat. 


Selain memastikan kesiapan teknis, AKBP Wiwin juga menekankan pentingnya sinergi antar instansi, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga unsur masyarakat, dalam menyukseskan program tersebut.


“Kami terus mendorong koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan program ini bisa berjalan lancar dan membawa manfaat nyata bagi penerima manfaat nantinya, khususnya kelompok rentan gizi,” tambahnya.


Kapolres Madiun Kota juga berpesan agar seluruh elemen pelaksana tetap menjaga kebersihan, ketertiban, serta memastikan keamanan di area pelayanan.


Melalui langkah ini, Polres Madiun Kota Polda Jatim menunjukkan dukungan aktif terhadap program-program sosial pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.


“Kami berharap program SPPG dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas gizi dan kesehatan warga Kota Madiun,” tutup AKBP Wiwin. (*)

*Kapolresta Banyuwangi Buka Kejurprov Bola Voli U-19 Jawa Timur 2025 di GOR Tawang Alun*


 



BANYUWANGI  – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli U-19 Jawa Timur resmi dibuka di GOR Tawang Alun Banyuwangi, Senin (27/10/2025).


Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., selaku Ketua Umum PBVSI Kabupaten Banyuwangi, yang membuka kegiatan secara resmi.


Hadir pula dalam kesempatan tersebut jajaran Forkopimda Banyuwangi, antara lain Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani, S.Pd., M.KP., Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) M. Puji Santosa, M.Sc., Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Arm) Triyadi Indra Wijaya, S.H., M.I., para pejabat utama Polresta Banyuwangi, para Kapolsek jajaran, pelajar dan stakeholder terkait lainnya.


Kejurprov tahun ini diikuti 22 tim putra dan 16 tim putri dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. 


Para atlet muda akan bertanding selama sepekan, hingga 3 November 2025, untuk memperebutkan gelar juara dan mengasah kemampuan di tingkat provinsi.


Dalam sambutannya, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si.  M.H, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya karena Banyuwangi kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga bergengsi ini.


“Melalui ajang Kejurprov ini, kita tidak hanya mencari juara, tetapi juga membangun semangat persaudaraan, memperkuat pembinaan atlet, dan melahirkan bibit-bibit unggul bola voli di Jawa Timur yang kelak bisa membawa nama daerah di tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Kombes Pol Rama.


Kapolresta Banyuwangi juga menegaskan bahwa kehadiran atlet, official, dan suporter dari berbagai daerah di Jawa Timur akan memberikan dampak positif bagi dunia olahraga, pariwisata, dan perekonomian Banyuwangi.


“Mari kita junjung tinggi sportivitas, raih prestasi untuk Jawa Timur yang berprestasi dan Banyuwangi yang membanggakan,” imbuhnya.


Sementara itu, Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani, S.Pd., M.KP., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Kejurprov di Banyuwangi. 


Bupati Banyuwangi  menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mendukung penuh kegiatan olahraga, kesenian, dan budaya sebagai bagian dari pembangunan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.


“Atlet muda adalah aset bangsa. Mereka adalah bintang masa depan yang akan mengharumkan nama Jawa Timur di kancah nasional maupun internasional. Teruslah berkarya dan jadikan momentum ini sebagai ajang sportivitas,” pesan Bupati Ipuk.


Kehadiran Forkopimda dalam pembukaan Kejurprov menjadi simbol sinergi dan komitmen bersama dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat, memperkuat karakter generasi muda, serta menjadikan Banyuwangi sebagai tuan rumah yang berprestasi dan berdaya saing.(***)

*Aipda Rahmad Muhajirin Sosok Bhabinkamtibmas Inspiratif Polres Bojonegoro Terima Anugerah di Forum Internasional Kepolisian*


 


BOJONEGORO – Wujud nyata loyalitas dalam menjalankan tugas kepolisian di garda paling depan, Bhabinkamtibmas dari Polres Bojonegoro Polda Jatim terpilih sebagai Bhabinkamtibmas inspiratif.


Ia adalah Aipda Rahmad Muhajirin, seorang Bhabinkamtibmas yang bertugas di Polsek Kota Bojonegoro.


Berkat dedikasi dan inovasinya dalam pembinaan serta pelayanan masyarakat di wilayah binaannya, Aipda Rahmad Muhajirin menerima penghargaan dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.


Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakapolri, Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo dalam Seminar Internasional yang digelar di Gedung Aula Ragil Poejono Pusdik Binmas Lemdiklat Polri, Banyubiru, Kabupaten Semarang, Rabu (22/10/2025) pekan lalu.


Penyerahan penghargaan juga disaksikan oleh sejumlah pejabat tinggi Polri, antara lain Asisten Kapolri Bidang Operasi Komjen Pol Dr. M. Fadil Imran, M.Si., serta Kalemdiklat Polri Komjen Pol Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si.


Turut hadir pula Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Edy Murbowo, S.I.K., M.Si., bersama perwakilan lembaga internasional seperti JICA, KOICA, JCLEC, ICITAP, dan IOM. 


Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi mengatakan, penghargaan yang diterima oleh anggotanya tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Polres Bojonegoro Polda Jatim.


Ia berharap hal itu dapat memotivasi bagi anggota Polres Bojonegoro yang lainnya untuk lebih meningkatkan kinerja dengan loyalitas penuh.


"Bangga meraih prestasi itu pasti, namun yang lebih penting adalah menjadikan penghargaan itu sebagai cambuk untuk lebih baik lagi dalam menjalankan tugas fungsi kepolisian," ujarnya, Senin (27/10).


Kapolres Bojonegoro berharap semakin banyak lahir sosok-sosok inspiratif seperti Aipda Rahmad Muhajirin yang tidak hanya profesional dalam tugas, tetapi juga memiliki kepedulian sosial tinggi demi memperkuat citra positif Polri di tengah masyarakat. 



Sementara itu, Aipda Rahmad Muhajirin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada jajaran pimpinan mulai dari Mabes Polri, Polda Jawa Timur, hingga Polres Bojonegoro, serta masyarakat yang telah mendukung berbagai kegiatan sosial yang ia gagas. 


Aipda Rahmad menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh pihak yang peduli terhadap keamanan lingkungan.


“Penghargaan ini bukan semata-mata untuk saya pribadi, melainkan untuk seluruh masyarakat yang telah bekerja sama menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis,” ujar Aipda Rahmad.


Diketahui, sebelumnya Aipda Rahmad Muhajirin juga telah menerima Hoegeng Awards 2025 yang diserahkan langsung oleh Kapolri atas keteladanan dan kontribusinya di lapangan. (*)