Cepat, Akurat dan terpercaya

Sabtu, 27 September 2025

*Outbound Tupdasbhara: 247 Siswa Diktukba Polri SPN Polda Jatim Ditempa di Jalur 26 KM*



MOJOKERTO – Sebanyak 247 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri T.A. 2025 dari Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim memulai hari pertama kegiatan Outbound Penutupan Tahap Dasar Bhayangkara (Tupdasbhara) pada Kamis (25/9/2025) yang lalu.


Kegiatan yang berpusat di kawasan Bernah De Vallei, Pacet, Mojokerto ini dirancang untuk menguji batas ketahanan fisik dan mental para calon bhayangkara negara.


Kegiatan ini merupakan puncak dari tahap Dasar Bhayangkara, sebuah fase krusial dalam pendidikan pembentukan Bintara Polri. 


Tujuannya adalah untuk mengukur sejauh mana capaian pembentukan mental, kepribadian, dan kekuatan fisik siswa secara maksimal. 


Outbound ini sekaligus menjadi simulasi nyata dari tantangan yang akan dihadapi dalam tugas, di mana setiap individu dituntut untuk mampu mengendalikan diri dalam berbagai situasi dan kondisi.


Rangkaian kegiatan dimulai sejak fajar menyingsing. Usai melaksanakan ibadah Subuh, para siswa dengan sigap mempersiapkan perlengkapan perorangan. 


Puncak persiapan ditandai dengan apel pembukaan outbound yang digelar pada pagi hari.


Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol. Agus Wibowo, S.I.K., dalam keterangannya, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan ujian krusial bagi para calon Bintara.


"Outbound Tupdasbhara ini adalah puncak dari pembentukan dasar yang telah mereka lalui," kata Kombes Agus.


Menurut Ka SPN Polda Jatim, perjalanan sejauh 26 kilometer ini bukanlah sekadar aktivitas fisik, melainkan sebuah 'laboratorium' lapangan untuk menguji mentalitas, soliditas tim, dan kemampuan mengambil keputusan di bawah tekanan.


Kombes Pol Agus Wibowo menambahkan bahwa di sinilah karakter seorang Bhayangkara sejati ditempa. 


"Kelak di masyarakat, mereka akan menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks, jadi latihan ini adalah fondasinya," ujar Kombes Agus.


Sementara itu Wakil Kepala SPN Polda Jatim, AKBP Dody Indra Eka Putra yang memimpin upacara pembulaan secara simbolis menyematkan tanda latihan kepada perwakilan siswa.


Sesaat setelah apel, sesi pelepasan atau flag off dilaksanakan. Para siswa memulai perjalanan expedisi darat (long hiking) dari markas SPN Polda Jatim menuju lokasi utama di Bernah De Vallei. 


Rute sejauh 26 kilometer tersebut dibagi menjadi beberapa pos pemberhentian strategis untuk memastikan kondisi fisik siswa tetap terjaga.


Setelah menempuh perjalanan yang menguras tenaga, seluruh siswa tiba di Bernah De Vallei pada sore hari. 


Tanpa mengulur waktu, mereka langsung dihadapkan pada tugas berikutnya berupa mendirikan bivak atau tenda regu, menata perlengkapan, serta melaksanakan kurve kebersihan lingkungan.


Kegiatan Outbound Tupdasbhara ini mengadopsi metode pembelajaran modern Learning by Doing (belajar sambil mengerjakan) dan Experiential Learning (belajar dari pengalaman). 


Melalui metode ini, diharapkan dapat lahir Bintara Polri yang tidak hanya mahir, terpuji, dan patuh hukum, tetapi juga profesional serta memiliki fisik dan mental yang tangguh untuk mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (*)

*Polres Probolinggo Rekrut Pelajar Duta Kamtibmas, Wujudkan Pelajar Berkarakter Pancasila*


 


PROBOLINGGO,- Polres Probolinggo Polda Jatim menggandeng pelajar SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Probolinggo untuk menjadi Pelajar Duta Kamtibmas (PDK) 2025. 


Program ini resmi diluncurkan Satuan Binmas Polres Probolinggo Polda Jatim di Ruang Rupatama Polres Probolinggo, Jum'at (26/9/2025). 


Kapolres Probolinggo AKBP M Wahyudin Latif mengatakan, PDK dibentuk untuk mencetak generasi muda yang berkarakter, disiplin, sekaligus menjadi pelopor terciptanya sekolah yang aman, tertib, dan bebas pengaruh negatif. 


"Pelajar Duta Kamtibmas diharapkan bisa menjadi jembatan komunikasi antara sekolah dengan kepolisian, serta mengedukasi teman sebaya tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban," kata AKBP Latif. 


Sebelum dikukuhkan, para pelajar mendapat sejumlah materi dari pemateri mulai dari topik tentang pelajar berkarakter pancasila, modernisasi di kalangan muda beragama, menangkal anarkisme dan kenakalan remaja, pencegahan narkoba, serta etika berlalu lintas. 


Melalui program ini, Polres Probolinggo Polda Jatim berharap pelajar di Kabupaten Probolinggo bisa menjadi garda terdepan menjaga lingkungan sekolah tetap aman, bebas narkoba, dan menjauhi kenakalan remaja. 


"Kami harap para PDK yang terpilih ini dapat menjadi contoh bagi pelajar lainnya dalam upaya menjaga kamtibmas di lingkungan sekolahnya sehingga dapat menuntut ilum dengan baik dan meraih cita-cita yang diinginkan,"ujar AKBP Latif. (*)

*Polri Distribusikan 1.765 Ton Jagung ke Gudang Perum Bulog pada Panen Raya Kuartal III*


 

OKU Timur - Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III 2025 kembali menegaskan komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Tidak hanya mendampingi petani dalam proses budidaya, Polri juga memastikan hasil panen tersalurkan dengan baik ke gudang Bulog agar stok pangan terjaga dan distribusi lebih merata.


Sepanjang Juli hingga September, panen jagung dilakukan di lahan seluas 166.512 hektare di seluruh Indonesia. Hasilnya mencapai lebih dari 751 ribu ton, menambah akumulasi produksi jagung nasional yang sejak awal tahun sudah menembus 2,8 juta ton. 


Setelah pelaksanaan panen raya kuartal III yang terpusat di Kab. OKU Timur, Prov. Sumsel, Polri bersama Bulog melaksanakan flag off pendistribusian jagung hasil panen raya serentak. Secara nasional, potensi jagung yang disalurkan mencapai 1.765 ton. Dari jumlah tersebut, 614 ton berasal dari Sumatera Selatan dan 100 ton disalurkan langsung dari OKU Timur.


“Khususnya hari ini, kita akan memberangkatkan sebanyak 1.765 ton jagung untuk diserap Bulog dan khusus di Provinsi Sumsel sebanyak 614 ton dan 100 ton dari Oku akan kita prioritaskan ke Bulog,” ungkap Kapolri, Sabtu (27/9/25).


Gerakan ini menjadi wujud nyata sinergi Polri dengan Bulog untuk memperkuat cadangan pangan nasional. Dengan adanya aliran hasil panen ke gudang resmi, petani mendapat kepastian pasar, sementara masyarakat memperoleh jaminan ketersediaan jagung untuk kebutuhan konsumsi maupun industri.


“Oleh karena itu, kami terus berupaya mewujudkan hal tersebut dengan dukungan penuh dari kementerian terkait, kemudian juga mitra-mitra strategis, masyarakat, gapoktan, sehingga saat ini dengan kerjasama yang ada,” jelas Kapolri.


Dengan dukungan ini, target nasional pengadaan jagung sebesar 1 juta ton pada tahun 2025 diharapkan bisa tercapai. Langkah Polri melalui pendampingan petani, pengawalan panen, hingga distribusi ke Bulog menjadi bagian integral dari strategi menjaga stabilitas pangan.


“Tentunya tolong seluruh jajaran terus dukung teman-teman kelompok tani, teman-teman petani, mulai dari tahapan pemipitan, rawatan, panen, hingga bagaimana kita membantu mengoptimalkan peningkatan penyerapan bak jagung, sehingga petani betul-betul bisa optimal,” ujar Kapolri.

*Gerakan Pangan Murah Polri Salurkan 1.386 Ton Beras SPHP di Tengah Panen Raya Kuartal III*


OKU Timur - Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III 2025 tidak hanya menghadirkan optimisme pada sektor pertanian, tetapi juga membawa kabar baik bagi masyarakat luas melalui Gerakan Pangan Murah yang digelar Polri. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian institusi kepolisian dalam menjaga daya beli masyarakat dan memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau.


Pada panen raya kuartal III yang dihadiri oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Menko Pangan RI, Kepala Bapanas RI, Dirut Perum Bulog RI hingga Forkopimda Prov. Sumsel dan Kab. OKU Timur, Polri turut menyalurkan beras SPHP sebanyak 1.386 Ton. Sedangkan di Prov. Sumatera Selatan, target Beras SPHP yang disalurkan sebanyak 39 Ton. 


“Polri tentunya ikut menyalurkan beras SPHP melalui program Gerakan Panganan Murah. Kami laporkan bahwa mulai dari 6 Agustus sampai dengan 26 September 2025, Polri telah menyalurkan sebanyak 78.996 ton beras,” jelas Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, Sabtu (27/9/25).


Adapun penyaluran Beras SPHP di Kab. OKU Timur sebanyak 16,5 TON. Khusus lokasi Panen Raya yang menjadi pusat lokasi kegiatan, jumlah Beras SPHP yang disalurkan sebanyak 1,5 Ton. 


“Selanjutnya, hari ini target beras SPHP yang diselalurkan di seluruh Indonesia sebanyak 1.386 ton,” ungkap Kapolri.


Beras SPHP tidak disalurkan begitu saja, melainkan dikemas dalam bentuk paket murah seharga Rp60 ribu. Dalam satu paket, masyarakat memperoleh 5 kg beras SPHP, 1 kg minyak goreng, 1 kg tepung terigu, dan 1 kg gula pasir. 


Di pasaran, harga beras SPHP kemasan 5 kg berkisar antara Rp65 ribu hingga Rp75 ribu.


Sebelumnya sejak 6 Agustus hingga 26 September 2025, Polri telah menyalurkan 78.996 ton beras SPHP ke berbagai wilayah di Indonesia. Angka ini memperlihatkan skala besar intervensi yang dilakukan, di tengah situasi harga pangan yang fluktuatif. Gerakan pangan murah ini juga dirancang agar tepat sasaran, sehingga masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar.

*Panen Raya Kuartal III Polri Hasilkan 751 Ribu Ton Jagung, Bukti Nyata Dukung Swasembada Pangan*


 

Program Polri dalam mendukung ketahanan pangan kembali menunjukkan hasil signifikan. Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III 2025 yang terpusat di  Kab. OKU Timur, Prov. Sumsel, menorehkan capaian yang tak bisa dipandang sebelah mata. Dari ujung Sumatera hingga pelosok Nusantara, lahan-lahan yang ditanami jagung menghasilkan ratusan ribu ton komoditas strategis tersebut.


Kegiatan panen raya turut dihadiri oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Menko Pangan RI, Kepala Bapanas RI, Dirut Perum Bulog RI hingga Forkopimda Prov. Sumsel dan Kab. OKU Timur. Selain itu, Mentan RI juga menghadiri kegiatan tersebut secara virtual dari Prov. Sulsel.


Hingga 27 September 2025, Polri mencatat luas potensi lahan untuk jagung mencapai 819.080 hektare. Dari jumlah itu, 483.822 hektare sudah ditanami, sementara 335.258 hektare lainnya masih menunggu giliran.


Pada Kuartal I dan II, panen telah dilakukan di lahan seluas 360 ribu hektare dengan hasil mencapai 2,08 juta ton. Sementara untuk Kuartal III, panen raya menghasilkan 751 ribu ton jagung dari lahan seluas 166.512 hektare.


"Pada panen jagung kuartal ketiga ini kita akan laksanakan di luas lahan seluas 166.512 hektare, dengan estimasi hasil panen sebanyak 751.442 ton yang akan kita laksanakan sampai dengan akhir bulan September," jelas Jenderal Sigit dalam sambutannya di Oku Timur, Sumatera Selatan, Sabtu (27/9/25).


Pada panen raya serentak di seluruh Indonesia hari ini dihasilkan jagung dengan estimasi 7.153 ton pada lahan seluas 1.788 hektare. Khusus di Sumsel, panen dilakukan di lahan 52 hektare dengan hasil 271 ton. Sementara di OKU Timur, panen berlangsung di satu hamparan 25 hektare di Kecamatan Bunga Mayang, menghasilkan 150 ton jagung.


Tak hanya panen, kegiatan ini juga disertai dengan penyaluran 300 paket bantuan sembako kepada masyarakat serta 15 mesin pipil jagung portable untuk kelompok tani.

Dukung Generasi Muda Hebat Indonesia Kuat , Polres Madiun Kota Gelar Lomba Yel Yel


 

KOTA MADIUN - Polres Madiun Kota sukses menggelar Lomba Yel-Yel Piala Kapolres Madiun Kota 2025 yang berlangsung meriah dengan diikuti sebanyak 35 regu atau total 347 peserta dari berbagai sekolah di wilayah hukum Polres Madiun Kota.


Polres Madiun Kota mendukung generasi muda hebat , Indonesia kuat dan  kegiatan ini juga  menjadi wadah kreatif bagi para pelajar untuk menumbuhkan semangat kebangsaan, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap kepolisian.


Dalam ajang lomba yang dibuka langsung oleh Kapolres  tersebut, SMPN 9 Madiun berhasil menyabet Juara Pertama, disusul MTSN Kota Madiun di posisi kedua, dan SMP Mitra Harapan di posisi ketiga. Sementara untuk kategori Harapan, diraih oleh SMPN 5 Madiun (Harapan I), MTSN 6 Jiwan Madiun (Harapan II), dan SMPN 8 Madiun (Harapan III).


Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, S.I.K. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta atas semangat, kreativitas, dan sportivitas yang ditunjukkan selama perlombaan. Menurutnya, lomba yel-yel ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan juga sarana edukatif untuk membangun karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, dan berjiwa nasionalis.


“Kami sangat bangga melihat antusiasme para pelajar. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kedisiplinan, serta mempererat hubungan antara Polri dan pelajar. Kalian semua adalah calon pemimpin masa depan yang harus memiliki semangat juang dan cinta tanah air,” ujar AKBP Wiwin Junianto , Sabtu (27/09).


Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin tahunan yang tidak hanya menumbuhkan semangat kompetisi sehat, tetapi juga memperkuat kemitraan Polri dengan dunia pendidikan dalam membangun karakter generasi muda yang berintegritas dan berwawasan kebangsaan.(hms).

Polres Madiun Kota Gelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III, Luas Lahan Akan diperluas untuk Dukung Swasembada Pangan Nasional


 


Kota Madiun – Polres Madiun Kota bersama jajaran Forkopimda Kota Madiun melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III di lahan pertanian Jl. Tirta Raya, Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun,Sabtu (27/9/2025)



Panen raya jagung kuartal III tersebut dalam rangka mendukung program swasembada pangan tahun 2025. Kegiatan berlangsung pada  pukul 10.00–11.30 WIB  dan dihadiri sekitar 40 peserta.



Acara diawali dengan zoom meeting bersama jajaran Polri dari tingkat pusat hingga daerah yang secara serentak melaksanakan panen jagung.




Selanjutnya, panen jagung dilakukan oleh Wali Kota Madiun Dr. Drs. H. Maidi, S.H., M.M., M.Pd. bersama undangan yang hadir, kemudian hasil panen secara simbolis diberangkatkan menuju gudang Bulog Madiun oleh Wali Kota Madiun.




Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat turut hadir, di antaranya Wali Kota Madiun, Sekda Kota Madiun, Kasdim 0803 Madiun, Wakapolres Madiun Kota, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kapolsek jajaran, Camat Manguharjo, General Manager PG Rejo Agung, perwakilan Bulog Madiun, tokoh agama, paguyuban pencak silat, hingga mahasiswa.




Kompol Gusti menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan.




“Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III ini adalah langkah nyata Polri mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. 



Untuk  panen raya jagung  kali ini sekitar 5 Ton dari lahan sekitar 1.42 Hekar dari keseluruhan 4 Hektar di Jl.  Tirtaraya dan kedepan bersama Pemerintah Kota Madiun akan diperluas menjadi 17 Hektar dan akan uji coba juga bibit jagung yang super dimana 1 batang bisa menghasilkan 3 sampai 4 jagung, harapanya nanti Kota Madiun bisa menjadi barometer dalam ketahanan pangan,"pungkasnya.



Selain meningkatkan kesejahteraan petani, kegiatan ini juga menjadi simbol kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan,” ujar wakapolres.



Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan ketahanan pangan di Kota Madiun semakin kuat, serta mampu mendukung program nasional dalam mewujudkan kemandirian pangan berkelanjutan.(hms).

Polisi Berhasil Ungkap Curat di Tuban 2 Tersangka Mengaku Pernah Beraksi di 7 TKP


 


TUBAN - Satreskrim Polres Tuban Polda Jatim kembali berhasil melakukan pengungkapan tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang meresahkan masyarakat di wilayah kabupaten Tuban Jawa Timur.


Dalam pengungkapan itu Polisi mengamankan 2 (dua) pelaku yakni S (26) warga kecamatan Tambakboyo serta MN (23) warga kecamatan Semanding.


Kapolres Tuban AKBP William Cornelis Tanasale, S.I.K., melalui Kasatreskrim AKP Dimas Robin Alexander menyampaikan bahwa keduanya merupakan pelaku spesialis pencurian dengan pemberatan dengan sasaran rumah maupun kendaraan bermotor.


Dari hasil pemeriksaan sementara, Polisi mendapatkan keterangan bahwa para pelaku juga melakukan berbagai macam pencurian di 7 (tujuh) lokasi yang berbeda.


Pelaku berinisial S terpaksa diberikan hadiah timah panas di kakinya karena melakukan perlawanan dan menyerang petugas saat akan dilakukan penangkapan.


"Sehingga kami lakukan tindakan tegas terukur" ungkap AKP Dimas.


Dalam kesempatan itu Kasat Reskrim mengingatkan dan mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada karena para pelaku dalam melakukan aksinya selalu mencari rumah dan warung yang minim pengawasan.


"Karena pelaku ini sistemnya hunting mencari rumah dan warung yang kosong untuk melakukan aksinya" terang Kasat Reskrim.


Pelaku diamankan Polisi di wilayah kelurahan Gedongombo Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban saat mengendarai sepeda motor hasil curiannya.


"Kendaraan masih belum dijual, masih dikuasai oleh pelaku lalu kita amankan" Imbuhnya.


Selain sepeda motor, Polisi juga mengamankan 63 buah tabung gas elpiji kosong ukuran 3 kg yang sebelumnya sudah dijual sekitar 100 ribu per tabung pada seseorang yang saat ini masih berstatus menjadi saksi yang berdasarkan KUHP bisa dikenakan pasal 480 sebagai penadah.


"Namun kita lihat nanti hasil bagaimana, tentunya perkembangan akan didalami dari hasil pemeriksaan" tuturnya.


Menurut Kasat Reskrim selain pelaku yang sudah diamankan masih terdapat dua Pelaku lagi yang saat ini masih dalam pengejaran Polisi. 


Masing-masing pelaku memiliki peran berbeda diantaranya ada yang berperan mengawasi dan ada yang sebagai eksekutor .


"Masing-masing memiliki peran berbeda disetiap TKP" ucapnya.


Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya para pelaku terancam pasal 363 KHUP dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun.


Tujuh lokasi yang menjadi sasaran para pelaku diantaranya, pencurian sepeda motor di kecamatan Tambakboyo, pencurian handphone di area pasar kecamatan Plumpang.


TKP Ketiga pencurian di sebuah warung kopi diseputaran jembatan Kepet, pencurian tabung elpiji ukuran 3 kilogram di 2 TKP yaitu gudang wilayah kecamatan Plumpang dan Semanding.


Keenam pencurian Laptop dan TV di sebuah caffe di wilayah Semanding dan ketujuh pencurian speker aktif di wilayah Kecamatan Palang.


Barang bukti yang diamankan Polisi diantaranya 1 (satu) lembar STNK sepeda motor, 1 (satu) Unit sepeda motor merk Honda Vario Nopol S 2128 EL, 1 (satu) buah kunci remote asli, 63 (enam puluh tiga) buah tabung Elpiji 3 Kg, 1 (satu) buah Laptop Asus, 1 (satu) buah TV Cooca serta 1 (satu) set speaker aktif. (*)

Komitmen Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional, Kapolda Jatim Bersama Forkopimda Banyuwangi Gelar Panen Jagung Serentak 1.446 Ton


 


BANYUWANGI – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si., jajaran PJU Polda Jatim bersama Forkopimda Kabupaten Banyuwangi menggelar panen jagung serentak kuartal III di Kelurahan Sobo,Sabtu (27/9/2025).


Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rama Samtama Putra melaporkan capaian pendampingan Polresta Banyuwangi Polda Jatim terhadap petani yang mengelola lahan jagung seluas 1.772,30 hektare.


Lahan tersebut terdiri dari lahan produktif, perhutanan sosial, lahan baku sawah dan pesantren. 


Dari total luasan, 1.048 hektare yang sudah ditanami sementara 433 hektare berhasil panen dengan total produksi mencapai 1.445,46 ton jagung.


Hasil panen tersebut didistribusikan ke beberapa pihak, yakni Bulog sebanyak 67 ton, pengepul 957,8 ton, dan pengusaha maupun pihak lain sekitar 421 ton. 


"Khusus panen kali ini, secara simbolis sebanyak 15 ton jagung dari Tegalsari langsung diserap oleh Bulog,"kata Kombes Rama.


Hal ini pula menjadi catatan sejarah karena untuk pertama kalinya Bulog Banyuwangi melakukan penyerapan hasil panen jagung.


Selain mendukung ketahanan pangan jagung, Polresta Banyuwangi Polda Jatim juga berkolaborasi dengan Bulog dan Dinas Koperasi melalui pasar murah beras. 


"Hingga 24 September 2025, sebanyak 464 ton beras murah SPHP berhasil disalurkan kepada masyarakat, atau 97 persen dari target yang diberikan," jelas Kombes Rama.


Kapolresta Banyuwangi menegaskan bahwa keberhasilan panen ini merupakan wujud nyata dukungan Polresta Banyuwangi terhadap program ketahanan pangan nasional yang menjadi bagian penting dari astacita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.


“Panen jagung ini juga komitmen kita dalam mendukung program ketahanan pangan nasional bersama warga tani," kata Kombes Rama.


Menurut Kombes Rama, Jagung adalah komoditas strategis yang mampu menopang kebutuhan pangan bangsa.


Sementara itu, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto yang hadir bersama para pejabat utama Polda Jatim juga menyampaikan apresiasi kepada para petani atas kerja keras dan dedikasinya mewujudkan ketahanan pangan.


Ia juga  bangga atas komitmen Polresta Banyuwangi yang melakukan pendampingan kepada warga tani dan menggelorakan swasembada pangan.

 

“Semoga panen kali ini membawa berkah dan semakin memotivasi kita untuk terus meningkatkan produksi di masa depan,” pungkasnya. 


Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Banyuwangi, Danlanal, Dandim 0825 dan kelompok tani.(*)

Kunjungan Danpuspomal ke Divpropam Polri, Pererat Sinergi dan Kebersamaan


 

Jakarta – Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri menerima kunjungan silaturahmi dari Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal) Mayjen TNI (Mar) Harry Indarto, S.E., M.M. beserta rombongan, dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan doa sebagai ungkapan rasa syukur dan harapan agar seluruh acara berjalan lancar. Selanjutnya, Kepala Divisi Propam Polri menyampaikan sambutan dan menyambut hangat kedatangan Danpuspomal. Dalam sambutannya, Kadivpropam menegaskan pentingnya menjaga sinergi dan soliditas antara Divpropam Polri dengan Puspomal TNI AL dalam melaksanakan tugas pengamanan, penegakan disiplin, dan kehormatan institusi.


Danpuspomal Mayjen TNI (Mar) Harry Indarto, S.E., M.M. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas penerimaan yang hangat dari jajaran Divpropam Polri. Beliau juga menekankan komitmen untuk terus mempererat kerja sama dan koordinasi antara TNI AL dan Polri demi mendukung tugas dan tanggung jawab bersama.


Sebagai wujud persahabatan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata antara kedua pimpinan. Suasana semakin hangat saat acara ramah tamah, di mana jajaran dari kedua institusi saling berbincang dan bertukar pengalaman.


Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kekompakan dan kebersamaan. Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat hubungan baik dan soliditas antara Puspomal TNI AL dan Divpropam Polri.

Jumat, 26 September 2025

*Panen Raya Jagung Kuartal III, Kapolri Undang Pimpinan Kementerian-Lembaga ke OKU Timur*


 


OKU Timur - Kapolri beserta Ketua Komisi IV DPR RI, Menko Pangan, Kepala Badan Pangan Nasional, dan Dirut Bulog terpantau  tiba di Mahmud Badaruddin II dari Palembang dilanjutkan menaiki helikopter Polri menuju Kab. OKU Timur, Prov. Sumsel pada Sabtu, 27 September 2025. 


Perjalanan tersebut dilakukan dalam rangka pelaksanaan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III tahun 2025 yang merupakan Program Polri.


"Polri berkomitmen mendukung seluruh program Pemerintah, termasuk dalam menciptakan swasembada pangan nasional"


Diketahui, Polri telah dan sedang gencar melaksanakan Program Mendukung Ketahan Pangan. Sampai berita ini diterbitkan, terdapat 819.080 Ha lahan binaan Polri yang berpotensi ditanami jagung, dan 483.822 diantaranya telah ditanami.


Program penanaman Polri tersebut telah terasa hasilnya, dimana pada Kuartal I dan II tahun 2025, panen jagung berhasil dilakukan di lahan seluas 360.019 Ha dengan total produksi mencapai 2.083.740 ton jagung. Sementara pada Kuartal III, Panen Raya sedang berlangsung secara serentak di berbagai wilayah Indonesia dengan luasan 166.512,04 hektare dengan estimasi produksi sebesar 751.442,96 ton.


Puncaknya, pada 27 September 2025, Panen Raya digelar di seluruh Indonesia dengan luasan 1.788,26 hektare dengan estimasi hasil produksi sebesar  7.153,04 ton yang terpusatkan di Kabupaten OKU Timur.


Panen Raya ini sekaligus menjadi bukti bahwa program Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk memberikan kontribusi langsung terhadap kesejahteraan bangsa. Dengan capaian yang terus meningkat, program ini akan semakin memperkuat ketahanan pangan Indonesia di masa mendatang.

*Kapolri: Tausiah Ustaz Abdul Somad Jadi Spirit Pengabdian Polri*


Jakarta, 26 September 2025 – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar kegiatan keagamaan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, yang diawali dengan Salat Jumat berjemaah bersama Ustaz Abdul Somad (UAS) dan dilanjutkan dengan tausiah serta ceramah agama. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran Polda, Polres, Polsek.


“Kegiatan yang kita laksanakan hari ini merupakan bagian dari upaya kita untuk terus bersama-sama dengan umat Allah. Dalam kegiatan ini, kita bersama masyarakat dan para orang tua, bermunajat dan berdoa untuk menjaga amanah yang diberikan bangsa dan negara kepada kepolisian. Kita berdoa agar Negara Kesatuan Republik Indonesia, di tengah perbedaan yang ada, tetap terjaga sehingga toleransi dan keberagaman dapat terus kita pelihara dalam bingkai NKRI,” ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo.


Lebih lanjut, Kapolri menekankan pentingnya menjaga persatuan dan toleransi di tengah keberagaman bangsa. Menurutnya, doa dan tausiah yang disampaikan Ustadz Abdul Somad menjadi penyemangat moral dan spiritual bagi anggota Polri.


“Kita berdoa agar Negara Kesatuan Republik Indonesia, di tengah perbedaan yang ada, tetap terjaga sehingga toleransi dan keberagaman dapat terus kita pelihara dalam bingkai NKRI. Banyak hal yang tadi beliau sampaikan menjadi spirit bagi kami untuk terus memperkuat pengabdian seluruh anggota,” tegas Sigit.


Melalui kegiatan ini, Polri berharap pesan-pesan moral dari Ustadz Abdul Somad semakin memperkuat hubungan antara kepolisian, masyarakat, dan para tokoh agama, serta menjadi bekal spiritual bagi seluruh anggota dalam melaksanakan tugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.

*Polres Pasuruan Bersama BEM Gelar Gerakan Pangan Murah Salurkan 5 Ton Beras di Lereng Bromo*


 


PASURUAN – Polres Pasuruan Polda Jatim bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Pasuruan Raya menyalurkan 1.000 bungkus beras murah atau setara 5 ton dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, Kamis (25/9/2025).


Kasat Intelkam Polres Pasuruan, AKP Lubis Ibroril Chosam, mengatakan kegiatan ini berlangsung sejak pukul 13.30 hingga 17.15 WIB di lima titik.


“Beras SPHP yang kami distribusikan bersama BEM Pasuruan Raya ini untuk membantu perekonomian masyarakat agar bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ujarnya.


Adapun titik distribusi beras berada di Depan Masjid Sabilil Muttaqin Dusun Krajan Barat Desa Karangjati, Dusun Krajan Timur Desa Karangjati, Dusun Jatisari Desa Karangjati, Dusun Krajan I Desa Watu Lumbung, serta Desa Cukurguling.


Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah kepala desa, yakni Kepala Desa Karangjati Haris, Kepala Desa Watulumbung Ridwan, dan Kepala Desa Cukurguling Amali. 


Dari BEM Pasuruan Raya hadir Koordinator M. Ubaidillah Abdi, Sekjend Syahrul Firmansyah, Bendahara Muhammad Niko Ade Saputro, serta jajaran divisi.


Sementara itu Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Riawan, mengapresiasi langkah sinergi tersebut. 


“Kami menyambut baik kerja sama dengan BEM Pasuruan Raya. Kegiatan ini bukan hanya soal distribusi beras murah, tapi juga membangun kedekatan Polri dengan masyarakat dan mahasiswa. Ini contoh nyata sinergitas yang menyejukkan,” kata AKBP Jazuli.


Polres Pasuruan Polda Jatim juga merekomendasikan agar kegiatan pangan murah dapat terus diperluas, terutama di wilayah yang rawan inflasi atau masyarakat dengan ekonomi rendah. (*)

*Kapolda Jatim Kunjungi Kelompok Nelayan dan Sadar Wisata di Pantai Pasir Putih Situbondo, Beri Bantuan Alat Keselamatan dan Sembako*

 


SITUBONDO – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si.,bersama Wakapolda Jatim Brigjen Pol Pasma Royce, serta Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, dan Bhayangkari Polda Jatim kunjungi kelompok nelayan serta kelompok sadar wisata Pantai Pasir Putih, Kabupaten Situbondo, Jumat (26/9/2025). 


Dalam agenda tersebut, Kapolda Jatim menyampaikan apresiasi kepada masyarakat pesisir yang selama ini turut menjaga keamanan laut. 


Selain itu Kapolda Jatim juga menilai masyarakat pesisir di Situbondo juga telah mendukung sektor wisata, khususnya di kawasan Pantai Pasir Putih yang menjadi salah satu ikon destinasi unggulan di Situbondo.


Kapolda Jatim mengungkapkan, nelayan dan kelompok sadar wisata memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem pesisir serta menggerakkan perekonomian daerah.


"Kami berharap sinergi antara masyarakat dan Polri terus terjalin untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif,” ujar Irjen Pol Nanang di Situbondo.


Suasana silaturahmi berlangsung hangat, diwarnai dialog interaktif antara jajaran Polda Jatim dengan masyarakat pesisir. 


Kelompok nelayan dan penggiat wisata menyampaikan sejumlah harapan, termasuk dukungan keamanan dan pengembangan kawasan wisata agar semakin menarik minat wisatawan.


Kapolda Jatim juga memberikan rompi pelampung untuk keamanan serta bingkisan sembako untuk para nelayan.


Sementara itu, Kapolres Situbondo,AKBP Rezi Dharmawan yang menyambut   kehadiran Kapolda Jatim dan rombongan itu menyampaikan terimakasih atas perhatian Kapolda Jatim kepada warga masyarakat Situbondo khususnya di wilayah pesisir itu.


"Masyarakat pesisir selama ini juga turut berperan aktif dalam menjaga Kamtibmas dengan pam swakarsa yang kami bina," ujarnya.


Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Seluruh rangkaian berjalan aman, tertib, dan penuh keakraban. (*)

*Jogo Jatim Polres Lamongan Rekrut Pelajar Jadi Duta Kamtibmas*



LAMONGAN – Polres Lamongan Polda Jawa Timur melaksanakan kegiatan Pembentukan Pelajar Duta Kamtibmas (PDK) tahun 2025 di Ruang Tathya Dharaka Polres Lamongan,Kamis (25/9).


Kegiatan yang diprakarsai oleh Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Lamongan ini merupakan salah satu bentuk upaya mewujudkan kamtibmas kondusif untuk turut serta Jogo Jatim.


PDK dibentuk juga untuk mencetak generasi muda yang berkarakter, disiplin, sekaligus menjadi pelopor terciptanya sekolah yang aman, tertib, dan bebas pengaruh negatif.


Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Lamongan, AKBP Agus Dwi Suryanto yang juga hadir dalam pembentukan PDK 2025 didampingi Wakapolres Lamongan Kompol Made Prawira Wibawa.


"Pelajar Duta Kamtibmas diharapkan bisa menjadi jembatan komunikasi antara sekolah dengan kepolisian, serta mengedukasi teman sebaya tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban," ujar AKBP Agus Dwi Suryanto.


Sebelum dikukuhkan, para pelajar mendapat sejumlah materi dari Kasi SMA Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jatim, Drs. Sujito yang membawakan topik tentang Pelajar Berkarakter Pancasila.


Selain itu Polres Lamongan Polda Jatim juga membekali materi tentang kejahatan yang melibatkan anak, disampaikan oleh Ipda Wahyu Eko Afandi dari Satreskrim.


Selain itu peserta PDK juga dibekali materi tentang bijak bermedia sosial oleh Ipda Purnomo dan mengenai bahaya narkoba oleh Iptu Ridwan dari Satresnarkoba Polres Lamongan serta Ipda Gufron yang memaparkan wawasan kebangsaan.


Melalui program ini, Polres Lamongan Polda Jatim berharap pelajar di Lamongan bisa menjadi garda terdepan menjaga lingkungan sekolah tetap aman, bebas narkoba, dan menjauhi kenakalan remaja.


"Outputnya, pelajar juga akan berperan penting dalam menjaga Kamtibmas di lingkungan sekolah menjadi pelopor terciptanya lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan bebas dari pengaruh negatif seperti narkoba dan kenakalan remaja, " pungkas Kapolres Lamongan.


Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan pelajar dari SMA,SMK dan MA se - Kabupaten Lamongan Jawa Timur.


Hadir pada kegiatan tersebut Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, Wakapolres Lamongan Kompol Made Prawira Wibawa, Kasi SMA Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jatim Drs. Sujito, Kasatbinmas Polres Lamongan AKP Turkhan Badri, serta narasumber dari Satreskrim dan Satresnarkoba Polres Lamongan. (*)

*Jaga Kualitas MBG, Kapolres Bojonegoro Tekankan Food Security di SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari*


BOJONEGORO – Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi melakukan peninjauan langsung ke Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari yang berada di Desa Sumodikaran, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu (24/9/2025). 


Kunjungan ini difokuskan untuk memastikan kualitas makanan yang disajikan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap terjaga dan higienis.


Dalam kesempatan itu, Kapolres Bojonegoro menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap proses pengolahan makanan. 


Ia meminta seluruh pengawas dan pegawai yang bertugas di SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari meningkatkan sistem Quality Control melalui penerapan standar Food Security.


“Saya selalu sampaikan pesan ke pengawas dan pegawai SPPG agar proses masak, distribusi, sampai makanan tiba di tempat tujuan, selalu dilakukan dengan pengawasan ketat melalui uji Food Security,” ujar AKBP Afrian Satya Permadi.


Kapolres Bojonegoro menambahkan, pengawasan ini bertujuan untuk memastikan makanan yang dikonsumsi oleh para penerima manfaat, khususnya anak-anak sekolah, benar-benar aman dan layak dikonsumsi. 


Ia menyebut higienitas makanan merupakan prioritas utama dalam program MBG yang diinisiasi oleh kepolisian.


“Hal ini menjadi penekanan kita, khususnya di SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari, agar makanan yang sampai ke sekolah tetap dalam kondisi higienis dan aman untuk dikonsumsi,” tegasnya.


Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program unggulan yang didukung penuh oleh Polri dalam rangka membantu pemerintah meningkatkan gizi anak-anak usia sekolah. 


Melalui keberadaan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari, Polres Bojonegoro mengambil peran aktif dalam memastikan kualitas makanan tetap sesuai standar kesehatan.


Lebih lanjut, AKBP Afrian menyampaikan bahwa dukungan Polri terhadap program-program pemerintah bukan hanya dalam bentuk pengamanan, tetapi juga kontribusi nyata di bidang sosial dan kesehatan masyarakat.


“Polri berkomitmen untuk terus mendukung keberhasilan berbagai program pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagai modal utama menggapai visi bersama Indonesia maju menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.


Peninjauan ini juga menjadi bagian dari evaluasi rutin Polres Bojonegoro untuk memastikan bahwa semua fasilitas pelayanan masyarakat yang berada di bawah pengelolaan institusi kepolisian berjalan optimal dan sesuai standar yang ditetapkan. (*)

Momen Haru: Penyidik Dittipid PPA & PPO Satukan AMK dengan Ayah Kandung dan Kembarannya


 

Jakarta — Kasus AMK, anak perempuan berusia 9 tahun korban kekerasan dan penelantaran, menjadi bukti nyata keseriusan Polri dalam melindungi anak dan menegakkan hukum secara berkeadilan. Melalui Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dittipid PPA & PPO) Bareskrim Polri, penyidik berhasil mengungkap kasus penuh kebiadaban yang dilakukan oleh EF alias YA bersama SNK, sekaligus menemukan identitas keluarga korban dan mempertemukannya kembali dengan ayah kandung serta saudara kembarnya.


Pertemuan penuh haru tersebut berlangsung di sebuah panti sosial pada Jumat, 26 September 2025, dan difasilitasi langsung oleh penyidik Dittipid PPA & PPO bersama pendamping dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) serta Dinas Sosial.


“Ini bukan hanya perkara hukum, tapi juga soal kemanusiaan. Kami berkomitmen memberikan keadilan dan memastikan korban kembali ke lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang,” ujar Brigjen Pol Dr. Nurul Azizah, Dirtipid PPA & PPO Bareskrim Polri.


Penyidikan kasus AMK diawali dari kondisi anak yang menjadi korban kekerasan berat oleh pasangan pelaku EF alias YA dan SNK. Dari hasil penyelidikan, diketahui korban kerap disiksa dan bahkan dibakar di area kebun tebu Sidoarjo.


Dalam proses rekonstruksi, penyidik memperlihatkan bagaimana tindak kekerasan dilakukan secara berulang. Rekonstruksi ini dipimpin langsung oleh Kasubdit II Anak Dittipid PPA & PPO, Kombes Pol Ganis Setyaningrum, dengan pengawasan Dirtipid PPA & PPO sebagai bentuk transparansi penegakan hukum.


“Setiap langkah penyidikan kami pastikan akuntabel dan berpihak pada korban. Kami ingin menunjukkan bahwa tidak ada ruang bagi pelaku kekerasan terhadap anak,” tegas Kombes Pol Ganis Setyaningrum.


Penemuan identitas keluarga AMK bukan hal mudah. Berangkat hanya dari potongan ingatan sang anak tentang sekolah dan gurunya, penyidik melakukan penelusuran intensif lintas kota mulai dari Jakarta, Surabaya, hingga Sidoarjo.


Dari hasil penyelidikan mendalam, akhirnya diketahui bahwa AMK adalah anak kandung dari SG, dan memiliki saudara kembar bernama ASK yang masih tinggal bersama keluarga besar. Kedua pelaku kekerasan, EF alias YA dan SNK, kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Bareskrim Polri.


“Kerja keras penyidik ini adalah bukti nyata hadirnya negara dalam melindungi anak. Tidak hanya penegakan hukum, tetapi juga memastikan anak kembali ke keluarga yang benar,” tutur Brigjen Pol Dr. Nurul Azizah.


Selain proses hukum, AMK juga mendapat pendampingan psikologis, medis, dan sosial secara intensif. Pemerintah melalui KemenPPPA, Kemensos, dan Dinas Sosial menyiapkan berbagai bentuk dukungan seperti bantuan pendidikan, kebutuhan dasar (sandang, pangan, papan), serta pendampingan psikososial jangka panjang.


Langkah ini menjadi bagian dari pemulihan menyeluruh agar AMK dapat melanjutkan hidup dalam lingkungan yang sehat, aman, dan penuh kasih sayang.


Melalui kasus ini, Polri mengingatkan masyarakat untuk tidak abai terhadap tanda-tanda kekerasan di sekitar. Keterlibatan aktif masyarakat sangat penting untuk mencegah kekerasan serupa terjadi.


“Satu laporan Anda bisa menyelamatkan nyawa seorang anak. Jangan pernah diam. Anak adalah amanah bangsa, berhak tumbuh dalam kasih sayang, bukan dalam kekerasan,” pesan Brigjen Pol Dr. Nurul Azizah dengan tegas.


Kasus AMK menjadi potret nyata komitmen Dittipid PPA & PPO Bareskrim Polri dalam melaksanakan penegakan hukum yang berpihak pada korban serta menjunjung nilai kemanusiaan. Penegakan hukum tidak hanya berhenti pada penindakan pelaku, tetapi juga memastikan hak-hak korban terpenuhi, termasuk perlindungan, pemulihan, dan dukungan sosial.


Dengan kolaborasi lintas lembaga, Polri akan terus memperkuat sistem perlindungan anak di Indonesia agar setiap anak mendapatkan kesempatan tumbuh dalam lingkungan yang aman dan bermartabat.

*Cangkruakan Kamtibmas Polres Pelabuhan Tanjungperak Beri 200 Kunci Ganda Motor ke Warga*


 

TANJUNG PERAK - Polres Pelabuhan Tanjungperak terus menggencarkan upaya preventif terhadap tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukumnya. 


Salah satunya dilakukan melalui kegiatan “Cangkrukan Kamtibmas Bareng Kapolres” di lingkungan RW 06 Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan Surabaya, Selasa malam (23/9/) yang lalu.


Kegiatan yang berlangsung dari pukul 20.00 hingga 21.30 itu dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjungperak, AKBP Wahyu Hidayat didampingi jajaran pejabat utama Polres dan Polsek Krembangan. 


Momen tersebut dimanfaatkan untuk mendengar keluhan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung.


Kapolres Pelabuhan Tanjungperak AKBP Wahyu Hidayat melalui Kasi Humas Iptu Suroto menegaskan bahwa kejahatan curanmor masih menjadi perhatian serius kepolisian, terutama di lingkungan padat penduduk. 


"Jadi tadi disampaikan pentingnya kewaspadaan warga terhadap tindak curanmor. Salah satu upaya preventif yang kami lakukan adalah membagikan kunci ganda kepada warga secara simbolis. Ini bentuk nyata komitmen kami untuk melindungi masyarakat," ujar Iptu Suroto.


Lebih lanjut Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan membentuk sistem pengamanan swakarsa, seperti ronda malam dan penggunaan CCTV mandiri. 


"Kami juga menekankan bahwa mencegah lebih baik daripada menindak. Jika masyarakat proaktif, maka potensi pelaku kejahatan bisa diminimalisir," tambahnya.


Selain isu curanmor, dalam kegiatan cangkrukan ini warga juga menyampaikan berbagai keluhan, seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, hingga permintaan peningkatan patroli malam. 


Semua aspirasi tersebut ditanggapi langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjungperak dengan solusi yang aplikatif dan mengedepankan kemitraan antara Polisi dan warga.


Ia juga mempraktikkan cara memasang kunci ganda di sepeda motor. 


Diharapkan Kunci ganda ini bisa menghambat pelaku curanmor untuk mencuri kendaraan. 


"Kunci ganda ini penting, pelaku curanmor akan kesulitan saat beraksi sehingga butuh waktu yang lama," tuturnya sembari mempraktikkan cara memasang kunci ganda.(*)

*Mutasi Jabatan Strategis Polri : Ka BIK, Komandan Korps Brimob dan Kapolda serta 60 Personel di Mutasi*


 

Jakarta, 26 September 2025 — Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan promosi jabatan terhadap perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) di bulan September 2025. Dalam dua Surat Telegram Kapolri masing-masing bernomor ST/2134/IX/KEP./2025 tertanggal 19 September 2025 dan ST/2192/IX/KEP./2025 tertanggal 24 September 2025, tercatat 60 personel Polri mengalami mutasi.


Dalam keterangannya, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dalam rangka penyegaran, pengembangan karier, dan optimalisasi kinerja institusi.


“Mutasi dan rotasi jabatan ini adalah hal yang dinamis dalam tubuh Polri. Ini merupakan bagian dari proses pengembangan karier dan memperkuat organisasi untuk menjawab tantangan tugas kontemporer dan kedepannya yang semakin terus berkembang untuk memberikan perlindungan dan pelayanan serta mewujudkan Kamtibmas,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo, Jumat (26/9/2025).


Salah satu rangkaian mutasi penting adalah pergantian pucuk pimpinan Korps Brimob Polri. Dalam rotasi tersebut, Irjen Pol Ramdani Hidayat, S.H. yang sebelumnya menjabat Wadankorbrimob kini resmi mengemban amanah sebagai Dankorbrimob Polri. Jabatan Wadankorbrimob selanjutnya diisi oleh Brigjen Pol Reza Arief Dewanto, S.I.K.


Perubahan juga terjadi di jajaran Pasukan Gegana dan Satuan Intel Brimob, di antaranya:


* Kombes Pol Mulyadi, S.I.K., M.H. diangkat menjadi Danpasgegana,

* Kombes Pol Mokhamad Alfian Hidayat, S.I.K. menjadi Dansatintel Brimob, dan

* Kombes Pol Ronny Suseno, S.I.K., M.H. menduduki jabatan Dansatjibom Pasgegana.


Mutasi juga menyasar jabatan-jabatan strategis di bidang intelijen dan kewilayahan. Irjen Pol Yuda Gustawan, S.I.K., S.H., M.H. resmi dilantik sebagai Kabaintelkam Polri, menggantikan pejabat sebelumnya. Sementara itu, Brigjen Pol Nanang Rudi Supriatna, S.H., M.H. naik jabatan menjadi Wakabaintelkam Polri.


Tak kalah penting, terdapat rotasi di jajaran Kapolda, antara lain:


* Irjen Pol Dr. Endi Sutendi sebagai Kapolda Sulteng,

* Irjen Pol Djuhandhani R. Puro sebagai Kapolda Sulsel,

* Irjen Pol Helfi Assegaf sebagai Kapolda Lampung, dan

* Irjen Pol Dr. Viktor T. Sihombing yang kini menjabat Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, menggantikan Irjen Pol Dr. Agus Nugroho, yang sebelumnya menjabat sebagai Kadivkum Polri.

* Irjen Pol Dr. Agus Nugroho sebagai Kadivkum Polri.


Dalam mutasi kali ini, satu posisi strategis juga diisi oleh perwira polisi wanita (Polwan). Kombes Pol Dra. AA Sagung Dian Kartini, sebelumnya menjabat Kabaglemwil Rolemtala Stamarena Polri, kini mengemban tugas sebagai Karokerma KL Stamaops Polri.


“Keterlibatan Polwan dalam posisi strategis menunjukkan komitmen Polri terhadap prinsip kesetaraan dan profesionalitas. Polwan memiliki peran penting dalam menjawab berbagai tantangan tugas ke depan,” tambah Brigjen Pol Trunoyudo.


Dari dua surat telegram tersebut, berikut rincian lengkap personel yang dimutasi:


* ST/2134/IX/KEP./2025 (19 September 2025):

  Total 43 personel


  * Promosi/Flat: 35 personel

  * Pensiun: 6 personel

  * Gassus: 1 personel

  * Kembali Gassus: 1 personel


* ST/2192/IX/KEP./2025 (24 September 2025):

  Total 17 personel


  * Promosi/Flat: 14 personel

  * Gassus: 3 personel


Brigjen Trunoyudo menegaskan bahwa seluruh proses mutasi telah melalui pertimbangan matang dan analisis kebutuhan organisasi.


“Polri senantiasa melakukan pengembangan terhadap personel dan sesuai kebutuhan organisasi, Mutasi ini tidak hanya sebagai penyegaran, tetapi juga bagian dari transformasi organisasi, Operasional, pelayanan serta pengawasan untuk mewujudkan Polri yang Presisi,” tutupnya.

Kamis, 25 September 2025



Polres Magetan Berhasil Amankan Komplotan Perampok Spesialis Minimarket


MAGETAN – Polres Magetan Polda Jatim akhirnya berhasil mengungkap kasus perampokan minimarket 24 jam di wilayah Maospati, Kabupaten Magetan, yang terjadi pada Kamis (4/9/2025) pekan lalu.

Dari hasil ungkap tersebut, Polisi menangkap Dua pelaku utama komplotan spesialis perampok minimarket lintas kota.

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa di Gedung Pesat Gatra,Jumat (26/9/2025).

Dua tersangka yang diamankan yakni HK, warga Kabupaten Demak, dan SD, warga Kabupaten Cirebon. 

Dari tangan HK, petugas menyita barang bukti berupa Satu unit mobil Toyota Agya warna putih dengan cutting merah yang digunakan dalam aksi kejahatan. 

“Berkat kerja keras Satreskrim Polres Magetan, kolaborasi dengan Resmob, Jatanras, dan Ditreskrimum Polda Jawa Timur, kedua pelaku sudah kita amankan. Saat ini masih dalam pengembangan di Polda Jatim,” ungkap AKBP Raden Erik Bangun Prakasa.

Kapolres Magetan menjelaskan, penangkapan kedua tersangka dilakukan di wilayah Depok, Jawa Barat, setelah petugas menelusuri rekaman CCTV dan jejak kendaraan. 

Para pelaku sempat berusaha mengecoh petugas dengan mengubah identitas mobil yang digunakan untuk melarikan diri. 

“Kasus ini kami tangani di Polda Jatim mengingat jaringan pelaku lintas kabupaten dan provinsi,” tambahnya.

Dalam aksinya, para pelaku menggunakan senjata api untuk menakut-nakuti korban. 

Hingga kini, penyidik masih menyelidiki apakah senjata tersebut merupakan senjata api organik atau hanya airsoft gun.

Selain Dua pelaku yang sudah ditangkap, Polisi juga masih memburu dua orang lainnya yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), yakni IMS dan TT, keduanya beralamat di Jakarta Selatan. 

Aparat kepolisian terus melakukan pengejaran untuk menangkap kedua buronan tersebut.

Keberhasilan ini menjadi bukti kesigapan Polres Magetan bersama jajaran Polda Jatim dalam mengungkap kejahatan lintas wilayah, sekaligus memberi rasa aman kepada masyarakat Kabupaten Magetan dan sekitarnya. (*)