Cepat, Akurat dan terpercaya

Rabu, 03 Desember 2025

Polrestabes Surabaya Amankan Komplotan Pelaku Pencurian Kabel Telkom dan PJU



SURABAYA - Polrestabes Surabaya Polda Jatim akhirnya berhasil mengungkap pencurian kabel yang merugikan infrastruktur kota Surabaya dan viral di beberapa media sosial. 


Dua tersangka ditangkap Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Surabaya Polda Jatim setelah melakukan pencurian kabel jaringan PJU (Penerangan Jalan Umum) di Surabaya.


Dua tersangka yang diamankan adalah: MI, (43), Kos Tambak Dalam, Asemrowo, Surabaya dan MD, (52), warga Simorejo Sari B, Sukomanunggal, Surabaya.


Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, menjelaskan bahwa pencurian kabel PJU dilakukan pada 1–2 Desember 2025 sekitar pukul 22.30–05.00 WIB. 


Pelaku beraksi di Jalan Bubutan, tepatnya di depan Kampung Maspati, dengan memanfaatkan kondisi jalan yang sepi.


Menurut Kapolrestabes Surabaya kedua tersangka masuk ke dalam gorong-gorong untuk menemukan titik kabel. 


"Tersangka terlebih dahulu membuka penutup gorong-gorong secara manual, lalu menyusuri jalur kabel PJU dan Telkom," kata Kombes Luthfi, Rabu (3/12).


Dikatakan oleh Kombes Luthfi, para pelaku menggunakan peralatan sederhana seperti gergaji besi, tang pemotong, dan katrol untuk menarik kabel ke permukaan. 


"Cara mereka rapi tetapi membahayakan keselamatan dan merusak fasilitas umum,” tutur Kombes Pol Luthfi.


Selain mengungkap pencurian kabel PJU, Polrestabes Surabaya Polda Jatim juga berhasil mengungkap pencurian kabel Telkom.


Pencurian Kabel Telkom dilakukan oleh Tiga tersangka pada tanggal 9, 11, dan 14 Oktober 2025, berlokasi di kawasan Padat Pacar Kembang Gang 5, Surabaya,


"Tiga tersangka utama pencurian kabel Telkom kami amankan pada Kamis (13/11/2025) pukul 16.30 WIB di Jalan Gubeng Kertajaya Surabaya," kata Kombes Pol Lutfhfi.


Tiga orang pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka, sementara satu orang lainnya, berinisial A.G yang berperan sebagai pendana kegiatan pencurian, masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).


Tersangka pencurian kabel Telkom yang diringkus memiliki peran masing-masing dalam melancarkan kejahatan.


Tersangka C.A (47), warga Kecamatan Gubeng, berperan sebagai koordinator pengawasan dan pengamanan saat proses penggalian serta penarikan kabel di lokasi.


Kemudian J.M (30), warga Kecamatan Tambaksari, bertugas sebagai petugas pengamanan lapangan dan bertanggung jawab merapikan bekas galian 


Sementara itu tersangka B.S (49), warga Kecamatan Gubeng, bertugas mengondisikan lokasi dan penutupan kembali sisa galian.


Menurut Kapolrestabes Surabaya, kasus ini bermula dari komunikasi antara B.S dengan C.A untuk melaksanakan penggalian kabel atas arahan dari A.G (DPO). 


Pada 8 Oktober 2025, ketiganya melakukan survei lokasi dan berupaya mengurus perizinan palsu kepada perangkat RT/RW setempat.


Dalam penangkapan tersebut, Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu flashdisk berisi rekaman CCTV, tiga unit ponsel, satu jaket biru, rompi hitam, serta satu set seragam polmas yang diduga digunakan untuk mengelabui warga.


Kapolrestabes Surabaya mengungkapkan kasus pencurian kabel ini menjadi perhatian serius karena berdampak langsung pada penerangan jalan, layanan telekomunikasi, serta keselamatan masyarakat. 


Polrestabes Surabaya Polda Jatim menegaskan komitmen untuk memperketat patroli dan pengawasan di titik-titik rawan.


Kombes Pol Luthfi menambahkan bahwa setiap tindakan yang merusak fasilitas publik tidak hanya merugikan negara, tetapi juga membahayakan masyarakat luas. 


Ia memastikan proses hukum terhadap kedua tersangka akan dilakukan secara profesional dan transparan.


Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal Tujuh hingga Sembilan tahun penjara. (*)

Polres Magetan Sholat Ghoib dan Donasi Kemanusiaan untuk Korban Bencana Aceh Sumatera

 



MAGETAN – Wujud kepedulian terhadap sesama, Polres Magetan Polda Jatim menggelar Sholat Ghoib dan doa bersama untuk para korban bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. 


Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (3/12/2025) di Masjid Shiratal Mustaqim Polres Magetan Polda Jatim dipimpin langsung oleh Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa dan diikuti seluruh anggota Polres Magetan Polda Jatim.


Ratusan personel tampak khusyuk melaksanakan Sholat Ghoib untuk mendoakan para korban yang meninggal dunia akibat bencana tersebut. 


Berdasarkan informasi terkini, tercatat sekitar 750 orang meninggal dunia, sementara ratusan lainnya masih dinyatakan hilang.


Usai pelaksanaan Sholat Ghoib, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kyai Marsono, Wakil Ketua MUI Kabupaten Magetan. 


Doa dipanjatkan agar para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.


Sebagai bentuk empati dan solidaritas, Polres Magetan Polda Jatim juga menggelar penggalangan donasi dari keluarga besar Polres Magetan Polda Jatim.


Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan langsung kepada para korban bencana di wilayah Sumatra melalui jalur resmi kemanusiaan.


Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.


“Sholat Ghoib dan penggalangan donasi ini adalah ikhtiar kami untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatra. Musibah ini menjadi duka kita bersama,” ungkap AKBP Erik.


Ia juga menambahkan bahwa kebersamaan dan kepedulian menjadi kunci dalam menghadapi musibah besar seperti ini.


“Kami berharap bantuan yang terkumpul bisa memberikan manfaat dan sedikit menguatkan para korban. Solidaritas harus terus kita tumbuhkan sebagai wujud persatuan dan kemanusiaan,” tegasnya.


Melalui kegiatan ini, Polres Magetan Polda Jatim juga berharap dapat memberikan dukungan moral maupun materiil bagi masyarakat di wilayah terdampak bencana, sekaligus menjadi pengingat pentingnya empati terhadap sesama. (*)

Polantas Menyapa Satlantas Polres Madiun Kota

 


Polisi Lalu Lintas (Polantas) Satlantas Polres Madiun Kota kembali menggelar kegiatan Polantas Menyapa pada Kamis, 4 Desember 2025. Dalam kegiatan yang berlangsung di halaman Satlantas tersebut, petugas berinteraksi langsung dengan masyarakat yang tengah mengurus administrasi kendaraan maupun surat izin mengemudi (SIM).


Pada agenda hari ini, petugas melakukan penyerahan SIM kepada pemohon yang telah dinyatakan lulus uji. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya tertib administrasi berkendara, mulai dari kelengkapan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Surat Izin Mengemudi (SIM), hingga perlengkapan keselamatan lainnya yang wajib dibawa saat berkendara.


Kasatlantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya tertib berlalu lintas.


“Edukasi seperti ini sangat penting agar masyarakat memahami bahwa administrasi kendaraan bukan sekadar kelengkapan, tetapi bagian dari keselamatan berkendara. Kami ingin pelayanan yang ramah, cepat, dan humanis dapat dirasakan langsung oleh warga,” ujarnya.


Kegiatan Polantas Menyapa ini diharapkan dapat terus meningkatkan hubungan baik antara kepolisian dan masyarakat serta menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di Kota Madiun.

Wakapolri Tinjau Aceh Tamiang dan Salurkan Bantuan Kemanusiaan dari Batalyon Dhira Brata Akpol 1990



Aceh Tamiang — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., meninjau langsung kondisi wilayah Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang dan longsor, Rabu (3/12/2025). 


Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat, mendata kebutuhan paling mendesak, serta mempercepat penyaluran bantuan kemanusiaan yang baru tiba di wilayah tersebut. 


Komjen Dedi bertolak dari Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara menggunakan helikopter AW milik Korps Polairud Baharkam Polri dan setibanya di Aceh Tamiang disambut oleh Bupati Armia Fahmi sebelum langsung bergerak menuju posko bantuan Kemensos. 


Di lokasi tersebut, Wakapolri mencatat kebutuhan yang sangat mendesak bagi warga, seperti air bersih, air minum, pakaian, serta armada truk untuk mengangkut logistik dari pelabuhan ke titik-titik pengungsian.


Dalam dialognya dengan Kapolres dan Kapolsek setempat, Komjen Dedi memastikan kondisi jajaran yang juga terdampak bencana, dan ketika mengetahui adanya kebutuhan pakaian dinas lapangan, beliau menegaskan Polri akan segera mengirimkan 600 stel PDL untuk seluruh personel Polres Aceh Tamiang. 


Wakapolri juga memberikan arahan taktis mengenai pemanfaatan kendaraan taktis Brimob, termasuk Water Treatment, untuk mendukung penanganan kebutuhan air bersih bagi warga. 


Selanjutnya, Wakapolri bersama Bupati meninjau kompleks Pendopo Bupati Aceh Tamiang yang sebelumnya terendam hingga lebih dari dua meter saat puncak banjir. 


Dalam kesempatan tersebut, sejumlah warga menyampaikan ucapan terima kasih dan berharap bantuan terus ditingkatkan mengingat kondisi beberapa wilayah yang masih terisolasi. 


Momen haru terjadi ketika istri Bupati, yang tengah membersihkan bangunan pendopo, menghampiri Wakapolri sambil menahan haru. 


Kepadanya, Komjen Dedi menegaskan bahwa Polri akan membantu Aceh Tamiang pulih semaksimal mungkin.


Wakapolri kemudian menyerahkan sejumlah logistik di area Pendopo untuk didistribusikan kepada warga melalui Bupati dan para kepala dusun. 


Setelah itu, beliau meninjau gudang logistik, di mana seorang Bhayangkari mendatanginya sambil menangis dan menceritakan bahwa Asrama Polisi hancur akibat bencana serta dirinya tidak memiliki keluarga di Aceh Tamiang. 


Komjen Dedi memastikan bahwa bantuan akan segera datang dan Polri akan memberikan dukungan penuh kepada keluarga Polri yang terdampak. 


Usai seluruh rangkaian kegiatan, Wakapolri bergerak menuju titik heli Polri dan kembali ke Kualanamu untuk melanjutkan peninjauan bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatera Barat.


Dalam kesempatan yang sama, Wakapolri juga memastikan distribusi bantuan kemanusiaan dari Batalyon Dhira Brata Akpol 1990 untuk korban banjir bandang dan longsor di Aceh Tamiang. 


Bantuan tersebut tiba sehari sebelumnya menggunakan Kapal KN Berhala milik Navigasi Ditjen Perhubungan Laut. 


Bantuan yang disalurkan meliputi beras sebanyak total ±32 ton dalam kemasan 5 kg dan 10 kg, mie instan ±1.100 kardus ditambah 200 kardus tambahan, minyak makan 310 dus (kemasan 1 liter), serta air mineral 300 dus. 


Selain itu, Batalyon Dhira Brata juga menyalurkan bantuan dari warga Aceh Tamiang di Medan berupa popok anak, air mineral ±30 dus, kue roti Unibis 5 kardus, biskuit 30 kardus, dan minyak makan 50 kardus. 


Seluruh bantuan diangkut bersama bantuan dari berbagai instansi di wilayah Medan dan ditinjau langsung oleh Menteri Perhubungan serta para Dirjen Kemenhub. 


Menteri Perhubungan memberikan apresiasi khusus kepada Alumni Akpol 1990 karena bantuan yang diinisiasi oleh Wakapolri selaku Ketua Umum Alumni Akpol ’90 ini merupakan salah satu yang terbesar jumlahnya.


Batalyon Dhira Brata Akpol 1990 menegaskan komitmennya untuk terus hadir bagi masyarakat yang membutuhkan serta memastikan bantuan menjangkau wilayah-wilayah yang masih terisolasi akibat bencana besar di Aceh Tamiang. 


Dengan sinergi Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, pemulihan Aceh Tamiang diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan menyeluruh.

Tim DVI Polri Berhasil Identifikasi 290 Korban di Sumatera Utara, Operasi Dilanjutkan Hingga Akhir Masa Tanggap Darurat

 


Medan – Pelaksanaan Operasi Disaster Victim Identification (DVI) dalam penanganan bencana alam di Sumatera Utara terus berlangsung secara intensif. Kepala Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan, Kombes Pol dr. Taufik Ismail, Sp.OG., MARS, menegaskan bahwa tim telah digerakkan secara menyeluruh di tiap kabupaten/kota dengan total 30 personel, terdiri dari 10 personel DVI Mabes Polri dan 20 personel DVI Polda Sumut.


“Kami telah menggelar operasi DVI yang tersebar di seluruh kabupaten di Sumatera Utara dengan kekuatan 30 personel. Terdiri dari 10 personel DVI Mabes Polri dan selebihnya dari Polda Sumut,” ujar Kombes Pol Taufik Ismail.


“Per hari Selasa, 2 Desember 2025, kami telah mengidentifikasi sebanyak 290 korban yang tersebar di 12 kabupaten/kota wilayah Polda Sumut.”


Karumkit menjelaskan bahwa seluruh korban hingga saat ini berhasil diidentifikasi menggunakan data sekunder seperti ciri fisik, sidik jari, maupun properti yang melekat, karena mayoritas jenazah masih dalam kondisi relatif utuh pada fase awal.


Namun pekerjaan tim ke depan akan semakin menantang. Saat ini masih terdapat 122 korban yang tercatat hilang, dan banyak di antaranya diperkirakan sudah mulai mengalami pembusukan.


“Ini mungkin seminggu ke depan akan lebih sulit untuk identifikasi karena jenazah yang masih tertimbun mengalami proses pembusukan. Untuk itu kami menyiapkan langkah identifikasi menggunakan data primer, yaitu sampel DNA,” jelasnya.


“Jika jenazah tidak teridentifikasi dan karena keterbatasan tempat penyimpanan, kami akan makamkan dengan penandaan khusus. Jika di kemudian hari ada kecocokan DNA, kami bisa menunjukkan lokasi pemakaman kepada keluarga.”


Hingga hari ini, seluruh 290 jenazah yang sudah teridentifikasi telah dikembalikan kepada keluarga untuk dimakamkan.


Berdasarkan pendataan terkini, Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi wilayah dengan dampak paling berat, disusul beberapa daerah lain. Adapun rinciannya:

- Kab. Tapanuli Tengah: 86 orang meninggal dunia, 104 orang hilang

- Kab. Tapanuli Selatan: 84 orang MD, 4 orang hilang

- Kota Sibolga: 47 orang MD, 9 orang hilang

- Kab. Tapanuli Utara: 34 orang MD, 12 orang hilang

- Kota Medan: 12 orang MD

- Kab. Langkat: 14 orang MD

- Kab. Humbang Hasundutan: 8 orang MD, 1 orang hilang

- Kab. Pakpak Bharat: 2 orang MD

- Nias Selatan: 1 orang MD

- Kota Padang Sidempuan: 1 orang MD

- Kota Binjai: 1 orang MD


Dalam penanganan korban luka, seluruh pasien dirawat di rumah sakit setempat, termasuk RS Bhayangkara Batangtoru.


“Kalau nanti memerlukan perawatan ataupun rujukan, kita kirim ke Kota Medan,” jelas Karumkit.


“Persediaan obat sejauh ini sudah kita terima dari Mabes Polri, dan sudah didistribusikan ke kabupaten/kota yang paling memerlukan, terutama Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Sibolga,” ujarnya.


Karumkit menjelaskan bahwa saat ini belum ditemukan kendala yang signifikan, namun minggu berikutnya menjadi fase paling krusial.


“Sementara ini kendala belum ada, tapi seminggu ke depan kemungkinan besar kita akan menghadapi kesulitan karena jenazah yang belum ditemukan sudah mengalami pembusukan. Sidik jari atau wajah mungkin sudah rusak, sehingga metode DNA menjadi cara terakhir yang paling akurat.”


Operasi DVI akan terus berlangsung mengikuti masa tanggap darurat yang ditetapkan pemerintah. Seluruh elemen kesehatan dan identifikasi Polda Sumut dan Mabes Polri tetap disiagakan di lapangan.

Polres Kediri Galang Donasi Dari Anggota Untuk Korban Bencana Aceh Sumatera




KEDIRI - Tak seperti biasanya, usai pelaksanaan apel jam pimpinan, seluruh jajaran Polres Kediri Polda Jatim tidak segera meninggalkan lapangan.


Kali ini seluruh peserta apel kompak mengulurkan tangan untuk membantu korban bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.


Penggalangan donasi usai apel tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian sekaligus respons cepat atas musibah yang menimpa tiga wilayah di Pulau Sumatera.


Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji menginstruksikan seluruh personel untuk berpartisipasi memberikan donasi sebagai wujud empati dan solidaritas. 


Arahan tersebut disambut antusias oleh seluruh anggota yang secara bergiliran memberikan sumbangan.


Kepedulian ini menjadi bagian dari nilai pengabdian yang harus tertanam dalam setiap anggota Polri.


"Bencana yang terjadi di Aceh, Sumut, dan Sumbar adalah duka kita bersama. Inilah saatnya kita hadir, bukan hanya melalui tugas, tetapi juga melalui kepedulian yang bisa meringankan beban mereka," kata AKBP Bramastyo Priaji, Rabu (3/12/2025).


Ia juga mengajak seluruh personel menjaga semangat empati tersebut, karena Polri bukan hanya bertugas menegakkan hukum, tetapi juga menjadi bagian dari kekuatan sosial yang hadir ketika masyarakat membutuhkan.


"Setiap bantuan, sekecil apa pun, sangat berarti. Semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat menjadi penguat bagi saudara-saudara kita yang sedang bangkit dari bencana," pungkas AKBP Bramastyo. (*)

Astamaops Kapolri Tinjau dan Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang



Aceh Tamiang, 2 Desember 2025 — Astamaops Kapolri Komjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si. melakukan asistensi penanganan bencana alam di Provinsi Aceh sekaligus meninjau langsung wilayah terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (2/12).


Dalam kunjungannya, Astamaops Kapolri menyalurkan bantuan kemanusiaan yang diberikan langsung oleh Kapolri untuk masyarakat yang terdampak bencana. Bantuan tersebut dikirim menggunakan pesawat Poludara CN 295/P-4501 via Bandara Kualanamu Medan, sebelum dipindahkan ke dua helikopter Poludara AW 169/P-3308 dan Dauphin AS365N3/P-3102. Setibanya di Lapangan Desa Paya Bedi, Kecamatan Kejuruan Muda, bantuan diterima oleh Bupati, Dandim, BKO Brimob, dan BPBD Kabupaten Aceh Tamiang.


Adapun bantuan yang disalurkan terdiri dari:


1. Beras 5 kg: 40 karung

2. Mi instan: 40 kotak

3. Air mineral: 40 kotak

4. Biskuit: 40 kotak

5. Starling: 2 unit

6. Wontech Tactical Backpack: 1 unit


Selain menyerahkan bantuan, Astamaops Kapolri juga mengunjungi seluruh personel yang tengah bertugas untuk memberikan dukungan dan motivasi langsung di lapangan. Ia juga meninjau kendala serta kebutuhan masyarakat sebagai bahan laporan yang akan ditindaklanjuti oleh Mabes Polri. Kunjungan ditutup dengan pengecekan Posko bantuan utama di lokasi.


Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan bahwa kehadiran Astamaops Kapolri merupakan bentuk komitmen Polri dalam memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan tepat sasaran.


“Bapak Kapolri melalui Astamaops ingin memastikan bahwa seluruh bantuan kemanusiaan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan, tepat waktu dan tepat guna. Selain itu, Polri juga ingin memberi semangat kepada personel di lapangan agar tetap sigap membantu warga,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.

“Setiap masukan dan kendala yang ditemukan di lokasi akan segera dilaporkan untuk ditindaklanjuti, sehingga penanganan bencana dapat berlangsung lebih optimal,” tambahnya.


Kunjungan dan distribusi bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat Aceh Tamiang sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Den K9 Ditpolsatwa Baharkam Polri Berhasil Temukan Satu Korban Bencana Alam di Batang Toru, Sumatera Utara

 


Batang Toru – Detasemen K9 Unit SAR Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korps Sabhara Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri memberikan perbantuan dalam operasi pencarian korban bencana alam di wilayah hukum Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara. 


Operasi yang fokus pada pencarian jenazah ini berhasil menemukan satu korban di bantaran Sungai Desa Huta Raja Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, digelar pada Selasa, 2 Desember 2025, pukul 18.06 WIB, 


Operasi pencarian korban (mayat/cadaver) bencana alam, dilakukan 10 Personel Den K9 Ditpolsatwa Baharkam Polri terdiri dari Kompol Kadarman (perwira pengawas), dengan

ketua tim (katim) Iptu Erasmus, dan anggota terdiri dari Aipda Hasan (handler), Aipda Trio (Veteriner), Briptu Reno (Pelindung), Briptu Gilbert (Handler), Briptu Jhona (Handler), Briptu Kotel, Bripdaa Ayen (Pelindung), dan Bripda Brayen (Pelindung).


Tim ini didukung oleh 4 Satwa K9 dengan keahlian Cadaver (pencarian mayat) yang siap siaga, yaitu Walet, Ari, Rubin dan Dasa.


Hasil Kegiatan

Kegiatan Tim SAR Gabungan, termasuk Den K9 Polri, dalam upaya pencarian korban yang belum ditemukan di Desa Huta Raja berjalan dengan aman dan lancar.


Pada pukul 18.06 WIB, Satwa K9 berhasil mengindikasikan satu titik di bantaran sungai Desa Huta Raja.


Setelah dilakukan penggalian oleh warga dan Tim SAR Gabungan, ditemukan 1 (satu) jenazah korban berjenis kelamin perempuan.


Korban ditemukan dalam kondisi MD (Meninggal Dunia). Identitas korban belum dapat dikenali karena kondisi jenazah yang sudah hancur.


Proses evakuasi (eksekusi) jenazah direncanakan akan dilanjutkan pada hari berikutnya.


Keberhasilan penemuan ini merupakan hasil dari sinergi dan kerja keras seluruh Tim SAR Gabungan serta kemampuan optimal Satwa K9 Polri dalam menjalankan tugas pencarian. 


Den K9 Polri akan terus bersiaga untuk memberikan perbantuan hingga seluruh operasi SAR selesai. (***)

Wakapolri Tinjau Lokasi Banjir Aceh Tamiang, Pastikan Bantuan Logistik Hingga Peralatan Khusus Segera Dikirim



ACEH TAMIANG — Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo meninjau langsung wilayah terdampak banjir di Aceh Tamiang, Rabu (3/12/2025), untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal sekaligus mendata kebutuhan mendesak masyarakat. Komjen Dedi bertolak dari Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, menggunakan helikopter AW milik Korps Polairud Baharkam Polri menuju Aceh Tamiang.


Setibanya di Aceh Tamiang, Komjen Dedi disambut Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi dan langsung menuju posko bantuan Kementerian Sosial. Di lokasi tersebut, ia mendata sejumlah kebutuhan prioritas bagi warga, mulai dari air bersih, air minum, pakaian, hingga truk pengangkut logistik dari pelabuhan menuju titik-titik pengungsian.


Komjen Dedi kemudian berdialog dengan Kapolres dan Kapolsek setempat untuk memastikan kondisi jajaran Polri di wilayah terdampak. Mengetahui personel membutuhkan pakaian dinas lapangan (PDL), ia berjanji segera mengirimkan 600 stel untuk mencukupi kebutuhan anggota Polres Aceh Tamiang.


Selain itu, Wakapolri memberikan arahan terkait pengoperasian kendaraan taktis Brimob, termasuk unit water treatment dan water jet, yang akan membantu memenuhi kebutuhan air layak pakai bagi warga.


Setelah mengecek posko bantuan, Komjen Dedi bersama Bupati Aceh Tamiang meninjau kompleks Pendopo Bupati yang sebelumnya terendam lebih dari dua meter. Di lokasi tersebut, istri Bupati Aceh Tamiang yang sedang membersihkan bangunan mendatangi Komjen Dedi sambil menahan haru. Kepadanya, Wakapolri menegaskan komitmen Polri untuk membantu pemulihan daerah semaksimal mungkin.


Di area pendopo, Komjen Dedi menurunkan sejumlah bantuan logistik untuk didistribusikan kepada warga melalui perangkat desa. Beberapa warga yang hadir menyampaikan terima kasih sambil berharap lebih banyak bantuan dapat segera dikirim.


Perjalanan kemudian dilanjutkan ke gudang logistik. Di sana, seorang Bhayangkari mendatangi Komjen Dedi sambil menangis karena asrama polisi tempatnya tinggal rusak parah, sementara ia tidak memiliki keluarga di Aceh Tamiang. Komjen Dedi menenangkannya dan memastikan bantuan untuk anggota Polri serta keluarganya akan segera datang.


Usai rangkaian pengecekan, Wakapolri kembali menuju titik heli Polri dan bertolak ke Kualanamu untuk melanjutkan peninjauan ke wilayah terdampak banjir dan longsor di Sumatera Barat.


Dalam kesempatan itu, Komjen Dedi menyampaikan sejumlah langkah konkret yang akan segera dilakukan Polri untuk membantu pemulihan Aceh Tamiang.


“Kalau untuk logistik, setiap hari tetap akan dikirim. Besok kami akan mengirim 16 ton logistik untuk kebutuhan masyarakat di Aceh Tangguh,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa koordinasi distribusi bantuan akan melibatkan pemerintah daerah.

“Pak Bupati nanti sebagai leading sector terdepan dalam penyaluran distribusi. Pak Bupati juga tadi meminta tambahan alat transportasi berupa truk. Insya Allah, akan saya komunikasikan dengan Kapolda Sumut. Kapolda Sumut memiliki beberapa truk yang bisa kita dorong ke Aceh Tangguh,” kata Komjen Dedi.


Bantuan nanti akan difokuskan kepada wilayah-wilayah yang masih terisolasi.

“Nantinya, dari gudang logistik milik Pak Bupati, bantuan tersebut akan didistribusikan kepada masyarakat, khususnya masyarakat Tugiran yang saat ini masih sangat sulit dan terisolir,” tambahnya.


Terkait peralatan khusus yang akan dikirim, Komjen Dedi menyampaikan dua alat utama yang sangat dibutuhkan.

“Alat khusus yang akan dikirim ada dua. Pertama water treatment. Kedua adalah water jet. Untuk water treatment, kita akan mengelola sumber-sumber air yang ada, kemudian diolah sehingga bisa langsung disalurkan kepada masyarakat. Sedangkan water jet, itu menggunakan metode dari udara untuk menghasilkan air yang siap digunakan,” jelasnya.

Selasa, 02 Desember 2025

Batalyon Dhira Brata Akpol 1990 Salurkan Bantuan Besar untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor di Aceh Tamiang



Batalyon Dhira Brata Alumni Akpol 1990 yang diwakili Brigadir Jenderal Polisi Mashudi, S.I.K., S.H., M.Hum. (Kepala Pusat Inafis Bareskrim Polri), bersama Brigjen Pol (Purn) Purwoko Y., Brigjen Pol (Purn) Fajarudin, dan Kombes Pol Ponadi, menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang yang saat ini terdampak parah banjir bandang dan longsor.


Aceh Tamiang menjadi salah satu wilayah paling parah terdampak bencana. Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi dan Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muliadi melaporkan bahwa 90 persen wilayah setempat terendam banjir, menyebabkan aktivitas sosial serta ekonomi lumpuh total. Bahkan kantor pemerintahan, Kodim, hingga Polres pun ikut terdampak. Banyak daerah masih terisolir dan sebagian warga belum menerima bantuan.


Bantuan dari Batalyon Dhira Brata Akpol ’90 diserahkan kepada Perwakilan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, yakni Kadis Sosial Safii, anggota DPRD Saiful Bahri, dan tokoh masyarakat Popon. Penyerahan dilakukan di atas Kapal KN Berhala milik Navigasi Ditjen Perhubungan Laut.


Adapun bantuan yang disalurkan meliputi:


A. Bantuan Pembelian

 1. Beras @5 kg dan @10 kg dengan total ± 32 ton

 2. Mie instan ± 1.100 kardus

 3. Minyak makan 310 dus kemasan 1 liter (12 botol/dus)

 4. Tambahan mie instan 200 dus

 5. Air mineral 300 dus


B. Bantuan dari Warga Aceh Tamiang di Medan

 1. Popok anak

 2. Air mineral ± 30 dus

 3. Kue roti Unibis 5 kardus

 4. Biskuit 30 kardus

 5. Minyak makan 50 kardus


Pengangkutan seluruh bantuan tersebut dilakukan bersamaan dengan bantuan dari berbagai instansi di wilayah Medan, dan langsung ditinjau oleh Menteri Perhubungan serta para Dirjen di lingkungan Kementerian Perhubungan. Secara khusus, Menteri Perhubungan memberikan apresiasi kepada Alumni Akpol 1990, karena bantuan yang diinisiasi oleh Wakapolri selaku Ketua Umum Alumni Akpol ’90 ini menjadi salah satu yang terbesar jumlahnya di antara seluruh bantuan yang diberangkatkan hari ini.


Batalyon Dhira Brata Akpol 1990 menegaskan komitmennya untuk terus hadir bagi masyarakat yang membutuhkan, serta memastikan bantuan menjangkau wilayah-wilayah yang masih terisolir akibat bencana besar di Aceh Tamiang.

Polres Madiun Luncurkan Mobil SIGAPP dan PESILAT untuk Pelayanan Masyarakat




MADIUN – Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara secara resmi melaunching dua inovasi pelayanan publik unggulan Polres Madiun, Polda Jatim pada Senin (1/12).


Dua inovasi itu adalah Mobil SIGAPP (SIM, SKCK, SPKT Gerak Aktif Pelayanan Polri) dan PESILAT (Pelayanan Pemeriksaan Saksi Lebih Cepat ) Satreskrim Polres Madiun.


Inovasi tersebut sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan humanis kepada masyarakat.


Kapolres mengatakan bahwa Inovasi Mobil SIGAPP Keliling Polres Madiun Polda Jatim merupakan layanan publik yang menghadirkan pelayanan perpanjangan SIM A/C, penerbitan SKCK baru maupun perpanjangan, serta layanan SPKT (laporan/pengaduan) secara mobile dengan mendatangi lokasi-lokasi tertentu. 


“Kehadiran SIGAPP diharapkan mampu mempermudah masyarakat, terutama di wilayah yang jauh dari kantor kepolisian, untuk memperoleh pelayanan Polri tanpa harus datang ke kantor Polres,” kata AKBP Kemas.


Selain itu, Kapolres Madiun juga memperkenalkan inovasi PESILAT Satreskrim Polres Madiun, yaitu Pelayanan Pemeriksaan Saksi Lebih Cepat. 


“Program ini memberikan kemudahan kepada masyarakat yang berstatus saksi, baik pelapor/korban maupun saksi ahli, untuk dilakukan pemeriksaan di rumah atau lokasi yang memungkinkan," terang AKBP Kemas.


Inovasi ini ditujukan khusus bagi kelompok rentan seperti korban bencana, anak-anak, lansia, ibu hamil/menyusui, disabilitas, serta kondisi tertentu yang menyulitkan kehadiran di kantor Polisi.


Kapolres Madiun menyampaikan bahwa kedua inovasi ini merupakan wujud nyata implementasi pelayanan prima Polri yang Presisi dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.


“Dengan diresmikannya Mobil SIGAPP dan PESILAT Satreskrim, semoga pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, mudah, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga wilayah terpencil,” pungkasnya. (*)

Polantas Menyapa Satlantas Polres Madiun Kota, Sampaikan Alur Pelayanan Pajak dengan Pendekatan Humanis

 


Madiun – Rabu, 3 Desember 2025, jajaran Polisi Lalu Lintas (Polantas) menggelar kegiatan “Polantas Menyapa” di lingkungan Satlantas Polres Madiun Kota. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi dan pemahaman kepada para wajib pajak mengenai alur pelayanan pajak kendaraan bermotor yang kini dibuat semakin mudah, cepat, dan transparan.


Dalam kesempatan tersebut, AKP Nanang Cahyono, S.Pd selaku pejabat yang bertugas menyampaikan informasi secara langsung kepada masyarakat. Ia menjelaskan langkah demi langkah proses pembayaran pajak, mulai dari tahap pendaftaran berkas, verifikasi data, hingga proses pembayaran dan pengambilan bukti lunas. Melalui penjelasan yang lugas dan ramah, AKP Nanang berupaya memastikan masyarakat tidak lagi kebingungan saat mengurus kewajibannya.


“Kami ingin memberikan pemahaman yang sederhana dan mudah diikuti. Pelayanan pajak tidak perlu membuat masyarakat merasa rumit. Polisi harus humanis, dekat dengan warga, dan memberikan rasa nyaman dalam setiap layanan,” ujar AKP Nanang Cahyono, S.Pd.


Selain edukasi, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara petugas kepolisian dan masyarakat. Para wajib pajak yang hadir terlihat antusias, bahkan beberapa menyampaikan apresiasi terhadap pendekatan komunikatif yang diberikan oleh jajaran Polantas.


Dengan terlaksananya kegiatan “Polantas Menyapa”, Satlantas Polres Madiun Kota berharap ke depannya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan semakin meningkat, seiring dengan pelayanan yang semakin humanis, profesional, dan berintegritas.

Polres Sumenep Amankan Buronan Kasus Pencurian Dua Ekor Sapi




SUMENEP - Satreskrim Polres Sumenep Polda Jatim kembali menunjukkan komitmennya dalam menindak tegas pelaku kejahatan.


Kali ini, Satreskrim Polres Sumenep Polda Jatim berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian hewan berupa sapi di wilayah Kecamatan Ganding. 


Kasus ini bermula dari laporan seorang warga Dusun Mandala Barat, Desa Gadu Barat, yang kehilangan Dua ekor sapi miliknya pada 8 Maret 2023 tahun lalu.


Berdasarkan hasil penyelidikan, Unit Resmob Polres Sumenep Polda Jatim sebelumnya telah menangkap seorang tersangka inisisial SUP.


Dari keterangan SUP, terungkap bahwa aksi pencurian tersebut dilakukan bersama seorang pelaku lain bernama RUK warga Desa Daramista, Kecamatan Lenteng. 


Namun setelah kejadian, tersangka RUK melarikan diri dan keberadaannya tidak diketahui.


Polisi terus melakukan serangkaian penyelidikan mendalam hingga akhirnya Unit Resmob Polres Sumenep Polda Jatim mendapatkan informasi mengenai persembunyian tersangka. 


Pada Sabtu, 29 November 2025 sekira pukul 19.00 WIB, petugas berhasil melakukan penangkapan terhadap RUK di wilayah Kabupaten Kediri.


Dalam proses pemeriksaan, tersangka mengakui keterlibatannya dan menjelaskan bahwa aksi pencurian dilakukan dengan cara masuk ke kandang, memotong tali pengikat dua ekor sapi, dan membawa hewan tersebut keluar dari kandang.


Dari ungkap kasus ini, petugas turut mengamankan barang bukti berupa Dua ekor sapi hasil kejahatan. 


Akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-1, 3, 4, 5 dan ayat (2) junto Pasal 55 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.


Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, S.I.K melalui Kasi Humas, AKP Widiarti menegaskan, Polres Sumenep Polda Jatim terus berkomitmen penuh dalam memberantas kejahatan yang meresahkan masyarakat, termasuk pencurian hewan yang seringkali menjadi keresahan di wilayah pedesaan. 


"Kami mengimbau masyarakat untuk terus bekerja sama dengan kepolisian dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan,” ujarnya, Selasa (2/12).


Dengan keberhasilan ini, Polres Sumenep menegaskan bahwa setiap bentuk tindak kriminal akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku demi menjaga rasa aman dan nyaman masyarakat. (*)

Kapolri dan Ketua Umum Bhayangkari Tinjau Udara Dampak Banjir Longsor Sumut, Pastikan Percepatan Bantuan untuk Warga

 


Sumatera Utara – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Umum Bhayangkari melakukan patroli udara menggunakan helikopter untuk memantau langsung situasi bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatera Utara, Senin (1/12/2025). Dalam peninjauan tersebut, Kapolri melihat secara menyeluruh dampak kerusakan akibat bencana, termasuk infrastruktur vital yang tampak terputus total dan tergerus derasnya arus.


Patroli udara yang melibatkan tiga helikopter ini juga diikuti Menko PMK, Kapolda Sumut hingga Ketua Umum Bhayangkari. Dari udara, Kapolri memastikan bahwa sejumlah wilayah masih terendam banjir dan beberapa jalur utama tidak dapat dilalui.


Usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau korban bencana sebelumnya, Kapolri menyampaikan bahwa ada beberapa instruksi langsung yang harus segera dilaksanakan. Presiden meminta agar perbaikan jalur terputus dipercepat serta seluruh kebutuhan dasar masyarakat, termasuk bahan makanan, pakaian, hingga kebutuhan penting seperti BBM subsidi dapat segera dipenuhi.


"Ada beberapa hal menjadi perhatian, kaitannya dengan jalur-jalur yang terputus. Tadi arahan beliau untuk segera dilakukan perbaikan," ujar Sigit. Ia menegaskan bahwa instruksi Presiden sudah diteruskan kepada seluruh instansi terkait, mulai dari kementerian, lembaga, TNI-Polri hingga jajaran forkopimda untuk memastikan penanganan bencana berjalan terpadu dan maksimal.


Dalam kesempatan itu, Kapolri menegaskan bahwa distribusi bantuan logistik tidak boleh terhambat, terutama untuk daerah yang kini terisolasi. Polri memastikan seluruh proses penyaluran dilakukan dengan sigap dan penuh kepedulian.


Sebagai bentuk kehadiran negara, Kapolri juga menyerahkan secara simbolik delapan truk bantuan ‘Polri untuk Masyarakat’ yang berisi bahan makanan, pakaian dan kebutuhan sehari-hari kepada Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu. Bantuan tersebut langsung didistribusikan ke posko pengungsian warga terdampak banjir di GOR Pandan, Tapanuli Tengah.


"Intinya beliau memerintahkan agar seluruh kegiatan yang dilakukan untuk membantu masyarakat terdampak bencana ini betul-betul dimaksimalkan sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik," ungkap Kapolri.


Melalui pantauan udara dan penyaluran bantuan ini, Polri memastikan seluruh upaya penanganan bencana di Sumatera Utara berjalan cepat, terkoordinasi, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat yang paling terdampak. Kapolri menegaskan komitmen bahwa Polri akan terus berada di garis depan untuk membantu warga hingga situasi kembali pulih.

Polri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional: Wakapolri Bersama Menko Pangan Tanam Jagung di Lampung Selatan



Lampung Selatan — Upaya nyata Polri dalam memperkuat ketahanan pangan nasional kembali mendapat perhatian publik setelah Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo bersama Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam kegiatan Penanaman Jagung Menuju Swasembada Pangan di Lampung Selatan, Selasa (2/12/2025). Kehadiran Polri dalam agenda ini menegaskan peran strategis lembaga kepolisian yang kini tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga menjadi motor penggerak ketahanan pangan melalui program penanaman jagung berskala nasional.


Menko Pangan Zulkifli Hasan mengapresiasi sinergi Polri yang selama ini memainkan peran signifikan dalam percepatan produksi jagung. “Lampung memiliki potensi luar biasa. Penanaman jagung harus menjadi gerakan bersama agar Indonesia mencapai swasembada pangan. Polri telah memberi contoh bagaimana institusi negara dapat terlibat langsung dalam memperkuat produksi nasional,” ujarnya.


Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan Polri merupakan wujud komitmen nyata institusi dalam mendukung kebijakan pemerintah. “Polri siap mendukung seluruh kebijakan pemerintah, termasuk menjaga stabilitas keamanan agar proses produksi dan distribusi pangan berjalan lancar. Ketahanan pangan ini bukan hanya program, tetapi kerja bersama yang terus kami akselerasi,” ungkapnya.


POLRI JADI PENDORONG UTAMA PRODUKSI JAGUNG NASIONAL


Keberhasilan Polri dalam program penanaman jagung kini menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan cadangan pangan nasional. Hingga saat ini Polri telah memetakan potensi lahan seluas 1.378.608,67 hektare, terdiri dari 881.743,02 hektare lahan produktif dan 496.865,65 hektare lahan baku sawah (LBS). Potensi yang besar ini menjadi modal utama dalam memperluas cakupan produksi pangan nasional.


Dari total potensi tersebut, Polri sudah mengelola dan menanam di lahan seluas 633.945,06 hektare — terdiri dari 518.994,39 hektare lahan produktif dan 114.950,67 hektare lahan baku sawah. Program ini tidak hanya memperluas area tanam, tetapi juga memberdayakan masyarakat. Polri telah membina 30.548 kelompok tani yang melibatkan 602.208 petani di seluruh Indonesia, menjadikan program ini sebagai gerakan besar yang menyentuh langsung rakyat di tingkat desa.


Hasilnya terlihat nyata. Pada Kuartal I–III Tahun 2025, Polri mencatat hasil panen mencapai 2.835.173 ton jagung. Sementara penanaman Kuartal IV yang tengah berlangsung di lahan seluas 412.898,32 hektare memiliki estimasi panen antara 1,65 hingga 4,12 juta ton. Dengan capaian tersebut, kontribusi Polri terhadap produksi pangan nasional semakin kokoh dan strategis.


KONTRIBUSI KHUSUS DI LAMPUNG DAN AGENDA HARI INI


Di Provinsi Lampung, penanaman jagung Kuartal IV dilaksanakan pada lahan seluas 1.054,10 hektare di 15 kabupaten/kota dengan estimasi hasil 4.216,40 ton. Khusus hari ini, penanaman dilakukan di lahan seluas 89 hektare di Desa Ruguk dan Desa Pisang, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, dengan estimasi panen 267 ton.


Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyebutkan bahwa kondisi harga jagung saat ini sangat menguntungkan petani, bahkan bisa menghasilkan pendapatan hingga Rp5 juta per bulan. Ia memastikan serapan hasil panen terjamin karena kebutuhan industri pakan ayam di Lampung sangat besar. “Petani tidak perlu khawatir, serapan jagung di Lampung kuat dan stabil,” ujarnya.


HASIL PANEN POLRI PERKUAT STOK BULOG NASIONAL


Kontribusi Polri tidak hanya berhenti di produksi, tetapi juga pada penguatan cadangan pangan pemerintah. Hingga 1 Desember 2025, Perum Bulog telah menyerap 99.185 ton jagung dari lahan binaan Polri, atau 67,3% dari kapasitas total gudang nasional sebesar 147.483 ton. Untuk Provinsi Lampung, penyerapan mencapai 19.724 ton, atau 84,8% dari target 23.250 ton.


Untuk memastikan kualitas dan penyerapan optimal, Polri telah membangun 18 gudang ketahanan pangan di 12 provinsi, masing-masing berkapasitas 1.000 ton. Salah satunya terletak di Desa Purwotani, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan. Gudang tersebut dilengkapi mobil mesin pipil jagung, vertical dryer, dan traktor tangan untuk mendukung proses pengeringan serta penyiapan pascapanen sebelum distribusi.


POLRI MENDORONG SWASEMBADA PANGAN SEBAGAI GERAKAN NASIONAL


Keikutsertaan Wakapolri dalam kegiatan penanaman jagung hari ini menjadi penegasan bahwa Polri memandang ketahanan pangan sebagai bagian dari misi nasional yang harus dicapai bersama. Melalui pengelolaan lahan luas, pembinaan kelompok tani, peningkatan hasil produksi, hingga dukungan penyerapan oleh Bulog, Polri menunjukkan bahwa institusi keamanan dapat mengambil peran besar dalam mendukung swasembada pangan secara berkelanjutan.


Dengan capaian yang terus meningkat, Polri siap melanjutkan kontribusi strategisnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan memastikan masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari program ini.

SLOG Polri Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Aceh, Proses Pengiriman Melalui Bandara Soekarno-Hatta Dimulai Hari Ini

 


Jakarta – Polri kembali mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Aceh yang masih terdampak bencana. Paket bantuan dalam jumlah besar tersebut diberangkatkan melalui Bandara Soekarno-Hatta menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 190, pukul 16.35 – 19.00 WIB, tujuan Kuala Namu (KNO).


Bantuan berasal dari Satuan Logistik (SLOG) Polri dan saat ini seluruh barang telah berada di RA Rawa Bokor – PT Adhia Avia Prima untuk proses booking dan loading sebelum diterbangkan.


Adapun rincian barang bantuan kemanusiaan yang dikirimkan antara lain:


1. Pakaian sekolah 500 pcs (5 karung)


2. Tas sekolah 500 pcs (2 karung)


3. Obat-obatan 800 pcs (4 koli)


4. Minyak angin 300 pcs (3 koli)


5. Minyak telon 300 pcs (4 koli)


6. Kasur lipat 100 pcs


7. Selimut 2.000 pcs (11 karung)


8. Perahu karet 2 set


9. Tenda pleton 10 set


10. Velbed 250 pcs (62 dos + 2 eceran)


11. MTP FT 30 dos


12. Pemanas 65 dos


13. Ponco 500 pcs (16 dos + 20 eceran)


14. Makanan cepat saji 281 dos


15. Lampu penerangan 20 pcs


16. Wontech WiFi 1 unit (tidak diberangkatkan karena kategori DG)


17. Genset portabel + solar panel 1 set (tidak diberangkatkan karena kategori DG)


18. Aneka makanan bayi 3.000 pcs (96 dus)


Untuk barang nomor 16 dan 17, pihak maskapai menolak pengiriman karena termasuk kategori Dangerous Goods (DG). Kedua barang tersebut akan dikembalikan ke gudang cargo Rimbun dan dijadwalkan untuk dikirim bersama barang lainnya pada pengiriman berikutnya.


Karo Penmas Divhumas Polri menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan arahan langsung dari Kapolri agar kebutuhan mendesak masyarakat Aceh dapat segera dipenuhi.


“Bapak Kapolri memerintahkan agar distribusi bantuan dilakukan secepat mungkin. SLOG Polri bergerak cepat memastikan seluruh logistik bisa terangkut hari ini menuju Aceh untuk membantu masyarakat yang masih terdampak bencana,” ujar Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen. Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko 


Beliau juga menegaskan bahwa Polri akan terus memonitor proses pengiriman hingga bantuan benar-benar tiba di lokasi.


“Polri memastikan setiap bantuan yang dikirimkan tepat guna dan tepat sasaran. Barang yang belum dapat diterbangkan karena kategori DG akan segera dijadwalkan ulang. Prinsipnya, semua kebutuhan masyarakat harus terpenuhi tanpa hambatan,” tambahnya.


Dengan proses ini, Polri berharap dukungan logistik dapat segera memperkuat penanganan bencana dan membantu meringankan beban masyarakat Aceh.

Senin, 01 Desember 2025

Kapolri Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Aceh Tamiang Melalui Airdrop Akibat Lokasi Masih Terisolir

 



Aceh Tamiang – Kapolri kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah Aceh Tamiang. Kondisi lokasi yang masih terisolir dan tidak memungkinkan helikopter Polri untuk melakukan pendaratan, membuat distribusi bantuan dilakukan melalui metode airdrop agar dapat segera diterima oleh warga yang sangat membutuhkan, Selasa (2/12).


Astamaops Kapolri menjelaskan bahwa penggunaan metode airdrop merupakan instruksi langsung Kapolri agar penyaluran bantuan tidak terhambat kondisi geografis.


“Bapak Kapolri menegaskan bahwa tidak boleh ada hambatan dalam penyaluran bantuan. Jika helikopter tidak bisa landing karena medan terdampak bencana, maka airdrop menjadi pilihan agar masyarakat tetap mendapatkan bantuan tepat waktu,” ujar Komjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran.


Beliau menambahkan bahwa Kapolri memberikan perhatian penuh terhadap kondisi warga dan petugas di lapangan yang terus bekerja menangani situasi darurat tersebut.


“Pesan Bapak Kapolri jelas: pastikan masyarakat yang terisolir tetap mendapatkan bantuan, apapun tantangannya. Polri hadir untuk membantu negara, terutama dalam masa-masa kritis seperti ini,” tambahnya.


Bantuan kemanusiaan tersebut meliputi kebutuhan mendesak seperti logistik, makanan siap saji, perlengkapan darurat, serta dukungan operasional bagi petugas di lapangan. Pengiriman melalui airdrop diharapkan dapat mempercepat akses bantuan ke titik-titik yang tidak bisa dijangkau melalui jalur darat maupun udara.


Dengan metode distribusi khusus ini, Kapolri berharap dukungan bagi masyarakat Aceh Tamiang dapat berjalan efektif dan membantu mempercepat penanganan pascabencana di wilayah tersebut.

HUT KORPRI ke-54, Wakapolda Jatim Tegaskan Peran Strategis ASN Polri

 




SURABAYA – Polda Jawa Timur menggelar tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tahun 2025, yang dilaksanakan di Gedung Mahameru Polda Jatim, Selasa (2/12/2025). 


Kegiatan ini dihadiri Wakapolda Jatim Brigjen Pol Pasma Royce, yang mewakili Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto. 


Acara diikuti para pejabat utama, ASN Polri jajaran Polda Jatim, serta para purnawirawan ASN Polri. 


Dalam sambutannya, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Pasma Royce membacakan amanat Kapolda Jatim.


Pada amanat tersebut, Kapolda Jatim mengajak seluruh keluarga besar KORPRI Polda Jawa Timur untuk menjadikan momentum HUT ke-54 sebagai penguatan komitmen pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. 


Peringatan HUT KORPRI ke-54 tahun ini mengusung tema ‘Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI Mewujudkan Indonesia Maju.'


"Tema ini bukan hanya semboyan, tetapi ajakan moral untuk meneguhkan komitmen kita sebagai aparatur negara yang setia kepada Pancasila dan UUD 1945,” kata Brigjen Pol Pasma.


Ia menjelaskan, bahwa KORPRI bukan sekadar organisasi profesi, melainkan simbol sinergi antara profesionalisme dan pengabdian. 


Brigjen Pasma juga menekankan bahwa ASN Polri memiliki peran besar dalam mendukung reformasi Polri dan membangun kepercayaan publik. 


“Peran ASN Polri tidak boleh lagi dipandang hanya sebatas urusan administrasi. Di tengah gelombang reformasi Polri, saudara memiliki tanggung jawab penting dalam membantu membangun citra positif dan kepercayaan publik,” tutur Wakapolda Jatim. 


Brigjen Pol Pasma menambahkan, komitmen Polda Jawa Timur untuk terus mendukung peran ASN Polri sebagai mitra strategis dalam mewujudkan tata kelola pelayanan publik yang bersih, akuntabel, dan profesional. 


"ASN Polri adalah bagian penting dari institusi. Kami berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga untuk mendukung Polda Jawa Timur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pungkas Wakapolda Jatim. 


Acara tasyakuran ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk syukur atas perjalanan panjang KORPRI dan harapan agar organisasi ini terus memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan bangsa. (*)

Polresta Malang Kota Bongkar Arena Judi Sabung Ayam




KOTA MALANG — Polresta Malang Kota Polda Jatim bergerak cepat dan tegas membongkar arena yang diduga digunakan perjudian sabung ayam di wilayah Baran Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang pada Minggu ( 30/11/2025).


Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono menegaskan tindakan tegas kepolisian tersebut demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Malang.


“Perjudian sabung ayam tidak hanya melanggar hukum, tapi bisa memicu kerawanan sosial," tegas Kombes Nanang.


Masih kata Kapolresta Malang Kota, perjudian sabung ayam memiliki dampak luas yang merugikan masyarakat. 


Selain menyiksa hewan dipaksa bertarung hingga cedera atau mati,sabung juga merusak tatanan sosial dan moral.


"Para pelaku perjudian bisa mengalami kerugian besar dan dari sisi psikologis, kekalahan taruhan sering membuat mereka nekat melakukan tindakan yang merugikan orang lain,”jelas Kombes Nanang.


Ia menambahkan, aktivitas perjudian juga berdampak pada ekonomi keluarga, memicu konflik, hingga menciptakan lingkungan yang tidak kondusif bagi masyarakat sekitar.


Segala bentuk perjudian, termasuk sabung ayam, merupakan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 303 KUHP tentang Perjudian, dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun. 


Selain itu juga bisa dikenakan sangsi melanggar Pasal 302 KUHP terkait penganiayaan hewan, jika terbukti ada unsur penyiksaan terhadap ayam aduan.


“Kami pastikan akan menindak tegas segala bentuk perjudian di Kota Malang. Penegakan hukum ini demi menjaga ketertiban, keamanan, serta melindungi masyarakat dari dampak buruk kegiatan ilegal,” pungkas Kombes Nanang. (*)

Polri Kerahkan 3 Pesawat, 5 Helikopter, dan 9 Kapal untuk Percepatan Bantuan Bencana Aceh–Sumut–Sumbar



Polri mengerahkan kekuatan besar dalam penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melalui operasi udara dan laut secara terintegrasi. Armada yang diterjunkan terdiri dari 3 pesawat angkut logistik, 5 helikopter, dan 9 kapal patroli Polair, seluruhnya telah memasuki rute operasi bantuan kemanusiaan untuk memastikan suplai logistik tiba lebih cepat terutama di daerah terisolir pascabencana. Langkah ini menjadi bukti percepatan pemulihan dan jaminan bahwa kebutuhan mendesak masyarakat tidak tertunda.


Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa percepatan pendistribusian bantuan dilakukan dengan mengutamakan jalur udara.


“Saat ini Polri mengerahkan pesawat dan helikopter untuk memastikan bantuan segera tiba di lokasi terdampak. Akses darat di banyak titik masih terputus, sehingga percepatan melalui udara menjadi kunci agar masyarakat dapat segera menerima logistik,” ujarnya.


Lebih lanjut disampaikan bahwa operasional penerbangan telah menjangkau wilayah terdampak sejak beberapa hari lalu secara bertahap.


“Sejak tiga hari terakhir helikopter telah melakukan airdrop bahan pokok di beberapa titik Tapanuli dan wilayah terisolir lainnya. Fokus kami adalah memastikan suplai tidak berhenti dan kebutuhan dasar masyarakat terjamin,” jelas Trunoyudo.



Operasi Helikopter – Fokus Wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar (5 Unit)

 1. AW169/P-3303 – PIC AKBP Dian Didik, 4 crew – rute distribusi logistik Aceh

 2. Dauphin AS365 N3/P-3103 – PIC AKP Asep Saepudin, 4 crew – rute bantuan ke wilayah Sumbar

 3. NBO-105/P-1112 – PIC AKP Doni, 4 crew – mobilisasi bantuan udara Sumut

 4. Bell 429/P-3203 – PIC Kompol Ali Hasbi, 4 crew – pengiriman bantuan cepat dan evakuasi

 5. Bell 412EP/P-3002 – PIC Kompol Asran Koto, 5 crew – operasi inspeksi dan distribusi terpadu



9 Kapal Polair – Sumber Suplai Logistik dari Jalur Laut

 • KP Wisanggeni–8005 (A2) – 75 m, 29 ABK, 2 RIB → rute Aceh (labuh: CT-1 BPKS Sabang)

 • KP Antareja–7007 (A3) – 48,69 m, 23 ABK, 1 perahu karet → rute Sumut–Sumbar (Pelabuhan Perikanan Sibolga)

 • KP Anis Kembang–4001 (B3) – 28,5 m, 17 ABK, 1 perahu karet → rute Sumut (Pelindo Belawan)

 • KP Lory–3018 (C1) – 22,72 m, 11 ABK + perahu karet → rute Sumut (Dermaga Panton Bagan Asahan)

 • Dukungan tambahan oleh kapal Polda Kepri dan Polda Riau memperkuat jalur suplai dari sisi pantai.



3 Pesawat Udara untuk Akselerasi Bantuan

 • CN295/P-4501 – PIC Kompol Rahman A (7 crew) → logistik Aceh–Sumbar

 • Fokker 27 MK50/P-4401 – PIC AKBP Stefanus (7 crew) → logistik Jambi–Sumut

 • Boeing 737-800NG/P-7301 – PIC AKBP Troy Adam (19 crew) → dukungan giat koordinasi penanganan di Sumut



Mobilisasi besar dengan total 3 pesawat, 5 helikopter, dan 9 kapal ini memastikan jalur suplai logistik tidak berhenti, wilayah terisolir dapat kembali terbuka, dan operasi tanggap darurat berlangsung lebih cepat serta tepat sasaran. Polri memastikan pengiriman bantuan akan terus berlangsung sampai kebutuhan kritis masyarakat terpenuhi.

Kapolda Jatim Menekankan Pentingnya Peningkatan Kemampuan Personel




SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto,M.Si menekankan pentingnya peningkatan kemampuan personel dan modernisasi sarana prasarana dalam menghadapi tantangan penegakan hukum dan dinamika keamanan di wilayah maritim serta udara. 


Hal itu disampaikan oleh Irjen Pol Nanang saat memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Polisi Air dan Udara (Polairud) yang digelar di Mako Ditpolairud Polda Jatim, Senin (1/12/2025). 


"Ke depan, Polairud diharapkan terus meningkatkan kapasitas, memperkuat sinergi dengan stakeholder terkait, dan responsif terhadap perkembangan teknologi agar mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," ujar Irjen Pol Nanang. 


Upacara HUT Polairud yang mengambil tema 'Polairud Presisi, Menuju Indonesia Maju' ini berlangsung khidmat.


Upacara juga dihadiri Wakapolda Jatim Brigjen Pol Pasma Royce, Pejabat Utama, Kapolres jajaran Polda Jatim, serta tamu undangan. 


Dalam amanatnya Kapolda Jatim membacakan pesan Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Karyoto. 


Melalui amanat tersebut, Kabaharkam Polri menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian personel Polairud dalam menjaga keamanan wilayah perairan dan udara Indonesia. 


Dalam amanat tersebut disampaiakan selama 75 tahun, Polairud telah menunjukkan profesionalisme dan komitmen tinggi dalam menjaga keselamatan masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan di wilayah perairan dan udara. 


Selain itu Polairud juga hadir dalam pengiriman bantuan logistik dari udara ke lokasi bencana yang terisolir.


Upacara peringatan HUT Polairud ke-75 ini sekaligus menjadi momentum bagi seluruh personel untuk terus memperkuat integritas, profesionalisme, dan soliditas dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian, khususnya pada fungsi kepolisian perairan dan udara. (*)

Polrestabes Surabaya Amankan Tersangka Penganiayaan Berujung Maut di Simpang Dukuh



SURABAYA – Terduga pelaku penganiayaan hingga meninggal dunia terhadap seorang pemuda M.R. (24) warga Taman, Sidoarjo saat berada di Ibiza Club, Jalan Simpang Dukuh Surabaya, kini telah diamankan oleh Polrestabes Surabaya Polda Jatim.


Korban MR meninggal dunia setelah dianiaya menggunakan pecahan botol minuman keras oleh rekannya sendiri saat berada di tempat hiburan malam Jalan Simpang Dukuh Surabaya.


Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfi Sulistiawan menjelaskan berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa bermula pada Rabu malam (26/11/2025) sekitar pukul 23.00 WIB. 


Pelaku A.K. (40) bersama korban dan Lima rekannya menenggak miras di tempat kos pelaku yang berada di kawasan Bungurasih, Sidoarjo. 


Dalam keadaan terpengaruh alkohol, mereka sepakat melanjutkan pesta ke Ibiza Club Surabaya.


Sekitar pukul 00.30 WIB rombongan tiba di lokasi hiburan malam tersebut dan memesan ruang Hall VIP 2. 


"Mereka kemudian kembali memesan beberapa botol minuman beralkohol,"kata Kombes Luthfi, Senin (01/12/2025).


Lebih lanjut Kombes Pol Luthfi menerangkan, kejadian berawal dari ketegangan hingga menyulut emosi pelaku sekitar pukul 02.00 WIB.


"Korban tak sengaja menjatuhkan botol minuman hingga pecah," kata Kombes Luthfi.


Pelaku yang sudah dalam kondisi mabuk tersulut emosi dan menegur korban dengan nada keras. 


Korban balik tersinggung hingga keduanya terlibat perkelahian.


Dengan amarah memuncak dan kendali diri hilang, pelaku mengambil pecahan botol kaca dan memukulkannya ke kepala korban sebanyak Tiga kali. 


"Korban pun terjatuh bersimbah darah dan tak sadarkan diri," tandasnya.


Sementara itu rekan–rekan korban berupaya memberikan pertolongan, namun kondisi korban makin kritis hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia. 


Polisi yang menerima laporan segera melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti.


“Pelaku mengaku spontan melakukan pemukulan karena emosi dipukul lebih dulu oleh korban. Namun tindakan itu tetap tidak dapat dibenarkan karena telah menyebabkan korban meninggal dunia,” ujar Kombes Luthfi.


Pelaku dijerat dengan Pasal 351 Ayat (3) KUHP tentang Penganiayaan yang mengakibatkan Kematian. 


"Ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara membayangi pelaku atas tindak kekerasan fatal tersebut," jelas Kombes Luthfi.


Kasus ini kembali menegaskan bahwa konsumsi alkohol tidak jarang membuka pintu pada konflik dan hilangnya nyawa manusia. 


"Kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam berkegiatan dan menghindari miras yang dapat memicu tindakan kriminal," pungkas Kombes Luthfi. (*)

Polantas Menyapa, Polres Madiun Kota Hadirkan Pelayanan Unggulan Samsat Keliling

 



Selasa 02 Desember 2025, Polres Madiun Kota kembali menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat melalui program “Polantas Menyapa” yang kali ini berfokus pada optimalisasi layanan Samsat Keliling (Samsat Mobile). 


Layanan unggulan ini menjadi solusi praktis bagi wajib pajak yang ingin membayar pajak kendaraan bermotor tanpa harus datang ke kantor Samsat.


Kasatlantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd, menyampaikan bahwa layanan Samsat Keliling merupakan wujud komitmen Polantas dalam memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan humanis kepada masyarakat.


“Dengan hadirnya Samsat Keliling di berbagai titik wilayah Madiun Kota, kami berharap masyarakat dapat semakin terbantu dalam memenuhi kewajiban pajaknya. 


Pelayanan ini kami buat senyaman dan seefisien mungkin agar masyarakat tidak perlu antre panjang atau menempuh jarak jauh,” ujar AKP Nanang Cahyono.


Program layanan bergerak ini disambut antusias oleh warga, terutama para wajib pajak yang memiliki mobilitas tinggi. Selain mempercepat proses pelayanan, Samsat Keliling juga diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam tertib administrasi kendaraan.


Melalui inovasi ini, Satuan Lalu Lintas Polres Madiun Kota menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang unggul, modern, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Polri Hadir dan Mendengarkan: Polres Madiun Kota Serap Keluhan Warga di Pos Kamling Jiwan

 



Madiun – Dalam upaya memperkuat sinergi dengan masyarakat serta memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif, Polres Madiun Kota melaksanakan kegiatan Polri Melayani dengan menyambangi pos kamling di wilayah Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun. Kegiatan berlangsung pada Senin malam ( 1/12/2025) pukul 21.00 WIB sampai selesai.



Kunjungan tersebut dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, Iptu Agus, bersama Ipda Suryono, serta Kanit Kamsel Satlantas Polres Madiun Kota Ipda Toni. Mereka mendatangi dua lokasi, yakni Pos Kamling Desa Kincang Wetan dan Desa Kwangsen.



Dalam kegiatan ini, jajaran Polres Madiun Kota berdialog langsung dengan warga yang sedang melaksanakan ronda malam. 



Mereka mendengarkan berbagai masukan dan keluhan masyarakat, mulai dari persoalan keamanan lingkungan, potensi kerawanan malam hari, hingga kebutuhan masyarakat terkait kehadiran polisi di lapangan.



Iptu Agus menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat.

“Kami datang tidak hanya untuk memantau kondisi kamtibmas, tetapi juga untuk mendengarkan langsung apa yang dirasakan warga. Semua masukan akan menjadi bahan evaluasi bagi kami dalam meningkatkan pelayanan keamanan,” ujarnya.



Warga di dua desa tersebut menyambut baik kehadiran jajaran Polres Madiun Kota, karena merasa diperhatikan dan diberikan ruang untuk menyampaikan kebutuhan serta saran terkait keamanan lingkungan.




Dengan adanya kegiatan Polri Melayani ini, Polres Madiun Kota berharap tercipta komunikasi yang semakin harmonis antara polisi dan masyarakat, sehingga upaya menjaga keamanan dapat dilakukan bersama secara lebih efektif dan berkelanjutan.(hms).

Polri Kerahkan Pasukan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar — Percepatan Tanggap Bencana & Dukungan Penanganan Lapangan


Jakarta — Polri mengerahkan kekuatan pasukan dalam skala besar sebagai respons cepat terhadap penanganan bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Langkah ini merupakan bagian dari percepatan dukungan strategis, perluasan area evakuasi, serta penambahan sumber daya identifikasi korban dan pemulihan psikologis masyarakat terdampak. Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menegaskan bahwa operasi kemanusiaan ini menuntut disiplin, kesigapan, dan koordinasi lintas fungsi. “Setiap personel harus memahami tugas dan tanggung jawabnya. Ini operasi kemanusiaan, maka harus dilakukan secara cepat, sinergis, dan gotong royong di semua lini,” ujarnya. Wakapolri juga menyampaikan bahwa percepatan pengiriman pasukan serta logistik akan terus dilakukan secara adaptif sesuai perkembangan situasi lapangan.


Total 497 personel diberangkatkan, terdiri dari 300 Brimob, 100 Sabhara, 26 operator K9 bersama 7 ekor anjing pelacak, 27 personel DVI, 20 tim trauma healing, 15 personel Inafis (masing-masing 5 disebar ke Sumut, Sumbar, dan Aceh pada gelombang berikutnya), serta 9 personel humas. Penugasan komando lapangan ditetapkan melalui penempatan Kombes Pol. Monang untuk sektor Sumatera Utara, AKBP Hendrick Situmorang untuk sektor Sumatera Barat, dan Kombes Pol. Aditya sebagai unsur cadangan strategi bila terjadi eskalasi. Sementara itu unsur pengendali Baharkam juga diperkuat dengan penempatan KBP Gattot Aris Purbaya di Sumut, KBP Gun Heriadi di Aceh, dan KBP Slamet Hernawan di Sumbar.


Pemberangkatan pasukan dilakukan melalui Terminal APK Bandara Soekarno–Hatta pada pukul 14.00 WIB. Rute penggelaran personel terbagi menjadi tiga sektor utama, yaitu Brimob 100 personel menuju Kuala Namu kemudian diarahkan ke Sibolga, Sabhara 100 personel juga melalui Kuala Namu dengan penugasan lanjutan menuju Silangit, dan Brimob 100 personel lainnya dialihkan menuju Sumatera Barat melalui Bandara Minangkabau dengan pengaturan teknis oleh Karoops. Sisa 100 Brimob ditempatkan sebagai pasukan rotasi dan cadangan untuk penguatan lanjutan tiga wilayah tersebut. Setelah tiba, pasukan di Silangit diproyeksikan bergerak meliputi Tapanuli Utara (dua unit) serta Tapanuli Selatan (tiga unit), sedangkan pasukan yang masuk melalui Sibolga akan mengarah ke Tapanuli Tengah sebagai sektor prioritas.


Penguatan logistik dalam operasi ini berasal dari Polda Jawa Barat, Polda Banten, dan Polda Metro Jaya, dilengkapi tambahan terbaru berupa 600 dus makanan siap saji serta penguatan tenda lapangan, alat kesehatan, thermal gear, dan perlengkapan portable lainnya yang sedang dalam proses manifesting. Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol. Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa seluruh pendistribusian logistik dilakukan secara berlapis untuk memastikan efektivitas penyaluran. “Seluruh logistik diperiksa satu per satu sebelum diberangkatkan. Kami memastikan distribusi dilakukan berkelanjutan agar seluruh daerah terdampak menerima dukungan yang memadai,” tegasnya. Ia melanjutkan bahwa percepatan aliran logistik menjadi prioritas utama guna memastikan bantuan dapat menjangkau wilayah yang sulit dilalui. “Tujuannya jelas—mempercepat penanganan, menembus wilayah terisolir, dan memastikan bantuan benar-benar sampai ke masyarakat,” tambahnya.


Dengan pengerahan ini, Polri menegaskan kesiapan penuh untuk memperluas operasi kemanusiaan, mempercepat proses evakuasi, serta meningkatkan dukungan logistik bagi wilayah terdampak. Polri juga menyampaikan bahwa perkembangan operasi akan dirilis secara rutin agar masyarakat menerima informasi secara cepat, akurat, dan dapat dipercaya.

Mabes Polri Berangkatkan 219 Personel dan Bantuan Logistik untuk Mitigasi Bencana Alam di Sumatera Utara



Bandara Soekarno–Hatta, 1 Desember 2025 — Mabes Polri kembali mengirimkan pasukan serta bantuan logistik untuk mendukung penanganan bencana alam di Sumatera Utara. Sebanyak 219 personel diberangkatkan sore ini melalui Bandara Soekarno–Hatta dalam rangka memperkuat upaya mitigasi dan respons pascabencana.


Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa pengiriman personel ini merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap penanganan bencana yang saat ini masih berlangsung di wilayah Sumatera Utara.


“Hari ini ada pergeseran personel Polri terkait mitigasi bencana alam. Khusus untuk Sumatera Utara, diberangkatkan 219 orang. Personel ini langsung menuju ke Sumatera Utara,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo dalam doorstop di Bandara Soekarno–Hatta.


Menurutnya, para personel yang dikirim terdiri dari berbagai satuan dengan kompetensi khusus, seperti Brimob, Sabhara, DVI, tenaga kesehatan, hingga layanan trauma healing dan unit K9.


“Polda Sumatera Utara nanti akan menerima personel-personel yang memiliki kompetensi dari Brimob, Sabhara, DVI, serta unsur lain yang dibutuhkan untuk memitigasi bencana. Harapannya, mereka dapat bermanfaat dalam pencarian korban, identifikasi oleh DVI, serta pemberian layanan kesehatan," jelasnya.


Selain kekuatan personel, bantuan logistik juga dikirim menggunakan dua pesawat dari Bandara Pondok Cabe dengan total muatan sekitar 3,8 ton pada masing-masing pesawat.


“Hari ini sudah diberangkatkan melalui Pondok Cabe, ada dua pesawat. Masing-masing membawa kurang lebih 3,8 ton muatan dengan personel sesuai manifest yang dibutuhkan,” tambah Brigjen Pol. Trunoyudo.


Ia menegaskan bahwa pengiriman ini merupakan instruksi langsung dari Kapolri untuk mempercepat penanganan bencana, termasuk menggantikan personel yang sudah bertugas sejak awal kejadian.


“Personel yang sudah berada di lokasi membutuhkan tambahan tenaga dari Mabes Polri. Atas perintah Bapak Kapolri, kami mengirimkan personel baru untuk membantu sekaligus menggantikan, sehingga proses penanganan bencana dapat dipercepat,” ungkapnya.


Brigjen Pol. Trunoyudo juga menyampaikan bahwa beberapa polda lain turut mendukung operasi penanganan bencana, seperti Polda Jawa Timur, Jawa Barat, Metro Jaya, Jambi, Bengkulu, Riau, Kepri, dan Bangka Belitung.


Selain Sumatera Utara, Polri juga menyiapkan penguatan untuk wilayah Sumatera Barat dan Aceh, yang turut terdampak bencana.


“Beberapa titik sudah ditentukan oleh Kapolda dalam operasi di Sumatera Utara, Aceh, maupun Sumatera Barat,” tutupnya.


Pengiriman pasukan dan logistik ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan serta memastikan penanganan bencana berjalan lebih optimal di wilayah terdampak.

Ketum Bhayangkari Beri Bantuan hingga Hibur Anak-anak Korban Bencana di Tapanuli Tengah


 

Jakarta - Ketum Bhayangkari Ny Juliati Sigit Prabowo mendampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan bantuan 'Polri untuk Masyarakat' kepada korban bencana di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Juliati juga meninjau kondisi para korban di pengungsian.

Pantauan detikcom, Senin (1/12/2025), Juliati datang langsung ke posko pengungsian warga terdampak banjir di GOR Pandan, Tapanuli Tengah. Di posko itu, dia melihat kondisi ibu-ibu dan anak-anak yang mengungsi akibat banjir besar di Tapanuli Tengah.


Juliati terlihat berinteraksi dengan para pengungsi. Dia bersalaman dan memeluk memeluk ibu-ibu yang menjadi korban bencana di Tapanuli Tengah. Juliati juga sempat mendengarkan curahan hati dari para pengungsi seraya memberikan kata-kata penguatan dan penghiburan kepada mereka.


Tak hanya itu, Juliati terlihat menghibur anak-anak di pengungsian tersebut. Juliati mengajak anak-anak bernyanyi dan memberikan hadiah untuk mereka.


Seperti diketahui, Kapolri juga menyerahkan 8 truk bantuan untuk masyarakat korban bencana di Tapanuli Tengah. Bantuan Polri itu secara simbolik diserahkan Jenderal Sigit kepada Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu.


Bantuan 'Polri untuk Masyarakat' ini langsung disalurkan untuk korban bencana di posko pengungsian warga terdampak banjir di GOR Pandan, Tapanuli Tengah. Bantuan ini berupa bahan makanan, pakaian, dan kebutuhan masyarakat sehari-hari lainnya.


Jenderal Sigit memastikan pemberian bantuan bantuan 'Polri untuk Masyarakat' sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar memaksimalkan pelayanan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.


"Tadi arahan beliau untuk segera dilakukan perbaikan, termasuk kebutuhan-kebutuhan yang terkait dengan kebutuhan dasar, kemudian kebutuhan masyarakat sehari-hari seperti BBM, tadi beliau cek jalur-jalurnya mana saja," ucap Kapolri.


"Intinya beliau memerintahkan untuk seluruh kegiatan yang dilakukan untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam ini untuk betul-betul dimaksimalkan, sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik," imbuhnya.

POLRI KEMBALI KIRIM 3,8 TON LOGISTIK OPERASIONAL PADA HARI KETIGA PENGIRIMAN, TERMASUK PERLENGKAPAN K9 DAN TENDA TAKTIS



Senin, 1 Desember 2025 — Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) kembali menerima kiriman logistik operasional dari Mabes Polri dengan total 3.851 kilogram. Pengiriman ini merupakan hari ketiga dari rangkaian distribusi logistik yang dialokasikan untuk memperkuat sarana dan prasarana kepolisian di wilayah Sumatera Utara.


Kabag penum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menjelaskan bahwa pengiriman logistik ini menjadi bagian dari komitmen Polri untuk memastikan optimalisasi dukungan operasional bagi seluruh jajaran.

“Hari ini memasuki pengiriman hari ketiga. Seluruh logistik yang tiba langsung dilakukan pengecekan dan pendataan sebelum nantinya didistribusikan sesuai kebutuhan satuan kerja di Polda Sumut,” ujarnya.


Beliau menambahkan bahwa kelengkapan yang dikirim merupakan kebutuhan penting untuk mendukung kegiatan operasional di lapangan.

“Kami memastikan bahwa setiap item dalam kondisi baik, termasuk perlengkapan K9 dan perangkat tenda taktis yang sangat diperlukan dalam berbagai operasi kepolisian,” kata Kombes Pol Erdi.


Adapun rincian logistik yang diterima hari ini sebagai berikut:

• MTP – FT: 1.190 kg (70 koli)

• Pemanas MTP: 81 kg (27 koli)

• Velbet: 600 kg (20 koli)

• Perlengkapan K9: 260 kg (7 koli)

• K9: 180 kg (4 ekor)

• Daun Tenda: 300 kg (4 koli)

• Konektor Tenda: 180 kg (4 koli)

• Tiang Tenda: 900 kg (20 koli)

• Goni Baju: 160 kg (4 koli)

• Kasur Palembang: 32 kg (20 koli)


Kombes Pol Erdi menegaskan bahwa pengiriman ini diharapkan semakin meningkatkan kesiapan personel dan perlengkapan taktis di wilayah Sumut.

“Dengan distribusi bertahap ini, kami ingin memastikan seluruh unit mendapatkan dukungan logistik yang memadai untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tutupnya.

Polri Gelar Apel Pergeseran Pasukan, Tegaskan Komitmen Percepatan Bantuan Bencana



Pondok Cabe, 1 Desember 2025 — Polri pada Senin pagi menggelar Apel Pergeseran Pasukan dan Pengiriman Bantuan Logistik sebagai langkah lanjutan penanganan bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Kegiatan berlangsung di Mako Polisi Udara Pondok Cabe dan dipimpin langsung oleh Wakapolri dengan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan personel dan pesawat pengangkut logistik.


Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa apel ini menjadi momentum penting memastikan seluruh dukungan operasional bergerak cepat dan terkoordinasi. “Kegiatan hari ini masih merupakan rangkaian penanganan bencana alam di beberapa daerah dengan dukungan Mabes Polri, baik berupa perlengkapan, peralatan maupun personel,” ujarnya saat doorstop.


Ia menjelaskan bahwa sejak pukul 06.00 WIB, seluruh unsur yang terlibat telah mengikuti rangkaian apel sebelum menyaksikan keberangkatan pesawat jenis CN dan Fokker. Apel ini juga menjadi tindak lanjut arahan Kapolri pada rapat evaluasi malam sebelumnya. “Logistik yang telah didistribusikan ke Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara sebagaimana dibahas dalam Anev tadi malam telah dilaksanakan melalui langkah-langkah konkret,” tegasnya.


Pada apel pagi ini juga dipastikan kesiapan gelombang lanjutan personel SAR, medis, serta pasukan pendukung kemanusiaan lainnya. Pesawat CN295 diberangkatkan pukul 06.30 WIB membawa kebutuhan mendesak seperti perlengkapan SAR, makanan, tenda, genset, panel surya, peralatan bayi, serta berbagai logistik kemanusiaan. Sementara pesawat Fokker Mk 27 dan Mk 50 diarahkan untuk pengiriman bantuan ke Sumatera Utara.


Brigjen Trunoyudo menegaskan bahwa apel ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk kesiapan nyata Polri. “Sejak bulan lalu, Polri telah menyiapkan 155 ribu personel dan kelengkapannya dalam pra-bencana. Saat ini memasuki masa pascabencana yang membutuhkan tindakan cepat,” jelasnya.


Ia menegaskan bahwa seluruh kekuatan polda sekitar juga telah bergerak mendukung, mulai dari Polda Riau, Jambi, Lampung, hingga Jawa Timur dan Banten, dengan bantuan yang didistribusikan baik melalui udara maupun darat.


Di akhir keterangannya, Trunoyudo kembali mengajak semua pihak untuk mendoakan para korban. “Kita masih berduka… Semoga para almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan keluarga korban diberikan kekuatan serta ketabahan,” tutupnya.

Ratusan Personel Brimob, Samapta, Medis, dan K9 Dikerahkan Polri Perkuat Penanganan Bencana




Pondok Cabe, 1 Desember 2025 - Polri resmi menggerakkan kekuatan personel besar-besaran untuk membantu penanganan bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Dalam doorstop pagi ini, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan bahwa penguatan personel menjadi salah satu fokus utama setelah wilayah terdampak memasuki fase pascabencana.


“Bapak Wakapolri melakukan pengecekan pasukan dalam rangka penguatan personel di lapangan,” ungkapnya. Dari Korps Brimob, sebanyak 300 personel diterjunkan, masing-masing 100 untuk tiga polda terdampak. Sabhara menurunkan 300 personel tambahan, serta Samapta mengirim 39 personel.


Unit anjing pelacak K9 dikerahkan khusus untuk memperkuat pencarian korban. “Sebanyak 11 anjing SAR dengan total 39 handler diterjunkan,” kata Trunoyudo.


Sementara itu, dari sisi medis, Pusdokkes mengirimkan 27 personel yang bertugas menangani kebutuhan kesehatan, identifikasi korban ante-mortem dan post-mortem, serta dukungan trauma healing dengan 20 personel khusus.


Di tengah mobilisasi besar ini, Polri tetap mengedepankan sinergi lintas lembaga. “Dengan kolaborasi BNPB/BPBD, pemerintah daerah, TNI, dan stakeholder lainnya, percepatan bantuan terus diupayakan,” tegas Trunoyudo.


Ia menutup pernyataan dengan doa bagi para korban. “Kita kembali mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak… Semoga para tenaga medis dan seluruh petugas diberikan kekuatan dalam menjalankan tugas kemanusiaan,” ujarnya.