Cepat, Akurat dan terpercaya

Rabu, 31 Desember 2025

Polres Madiun Kota All Out Amankan Malam Tahun Baru 2026

 



Kota Madiun – Sebanyak 200 personel Polres Madiun Kota diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan malam pergantian Tahun Baru 2026, Rabu (31/12/2025). 




Pengamanan difokuskan pada sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, seperti kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Madiun, Alun-Alun Kota Madiun, serta bantaran Kali Madiun.




Sebelum diterjunkan ke lapangan, seluruh personel mengikuti apel kesiapan pengamanan yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Madiun Kota, Kompol Suprapto. 




Dalam apel tersebut, Kabag Ops menekankan pentingnya kesiapsiagaan, sinergi, serta pendekatan humanis kepada masyarakat guna menciptakan suasana yang aman dan kondusif selama perayaan malam tahun baru.




Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto, S.I.K., menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang merayakan pergantian tahun.



“Sebanyak 200 personel kami siagakan dan sebar di titik-titik keramaian untuk memastikan malam pergantian tahun berjalan aman, tertib, dan kondusif.



Kami juga mengedepankan pengamanan secara humanis serta mengimbau masyarakat agar merayakan tahun baru dengan tertib, tidak berlebihan, dan tetap menjaga keselamatan,” ujar Kapolres.




Kapolres juga menambahkan bahwa Polres Madiun Kota akan terus melakukan pemantauan dan patroli secara intensif hingga perayaan malam tahun baru selesai, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Madiun.(hms).

Pembunuhan Awal Tahun , Polres Madiun Kota Gerak cepat Olah TKP

 


KOTA MADIUN – Kepolisian Resor (Polres) Madiun Kota bergerak cepat menangani kasus dugaan pembunuhan yang mengakibatkan seorang remaja meninggal dunia di Jalan Jolorante Nomor 8, Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, pada Kamis, 1 Januari 2026, sekitar pukul 02.30 WIB.


Petugas Pamapta III SPKT Polres Madiun Kota bersama anggota piket fungsi segera mendatangi lokasi kejadian untuk melaksanakan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP). Polisi mengamankan TKP, barang bukti, serta mengumpulkan keterangan saksi dan berkoordinasi dengan Satreskrim dan Unit Identifikasi.


Korban diketahui bernama Verind Wibowo Putra (19), seorang pelajar asal Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Korban dinyatakan meninggal dunia dan selanjutnya dibawa ke RS Griya Husada Kota Madiun untuk dilakukan visum et repertum.


Polisi juga telah mengamankan seorang terduga pelaku berinisial MRA (16), yang masih berstatus pelajar. Sejumlah saksi, termasuk keluarga korban dan rekan-rekan yang berada di sekitar lokasi, telah dimintai keterangan guna mengungkap rangkaian peristiwa secara utuh.


Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, S.I.K. menegaskan bahwa pihaknya menangani perkara ini secara profesional dan transparan.


“Begitu menerima laporan, anggota langsung menuju TKP untuk mengamankan lokasi, mengevakuasi korban, serta mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi. Saat ini perkara ditangani oleh Satreskrim Polres Madiun Kota dan masih dalam proses pendalaman,” tegas AKBP Wiwin Junianto.


Kapolres menambahkan, dugaan sementara peristiwa tersebut dipicu oleh kesalahpahaman, namun motif dan kronologi lengkap masih terus diselidiki oleh penyidik.


“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi. Percayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada kepolisian hingga proses hukum berjalan sesuai ketentuan,” tambahnya.


Saat ini seluruh barang bukti telah diamankan di Satreskrim Polres Madiun Kota, sementara penyidik terus melengkapi berkas perkara guna memastikan penegakan hukum dilakukan secara adil dan objektif.(hms)*

Kapolri Turun Langsung ke HI, Cek Pengamanan Tahun Baru hingga Sapa Masyarakat

 


JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun langsung ke Bundaran Hotel Indonesia (HI) untuk mengecek langsung pengamanan personel kepolisian terkait dengan perayaan malam Tahun Baru 2026. 


Sigit langsung turun ke Bundaran HI yang merupakan salah satu titik pusat perayaan Tahun Baru 2026 yang dihadiri banyak masyarakat, khususnya Jakarta dan sekitarnya.  


Di lokasi tersebut, diselenggarakan doa bersama lintas agama, panggung hiburan, dan rangkaian kegiatan lainnya. Personel kepolisian sudah dikerahkan untuk menjamin rasa aman dan nyaman dari warga yang hendak merayakan pergantian tahun. 


Sigit mengecek pos pengamanan yang ada di sekitar HI. Ia juga melakukan pemeriksaan langsung kepada seluruh personel yang bertugas melakukan pengamanan serta pelayanan terhadap masyarakat. 


Tak hanya memastikan keamanan, Sigit juga menyapa dan menyalami langsung masyarakat yang sedang menanti detik-detik pergantian tahun dari 2025 ke 2026. Kehadiran Kapolri turun langsung di tengah masyarakat merupakan wujud komitmen Polri yang humanis dan tak berjarak dengan seluruh lapisan elemen masyarakat. 


Kemudian, Sigit pun membagikan sejumlah goodie bag untuk masyarakat. Masyarakat antusias menyambut kehadiran dari Sigit di Bundaran HI. Mereka berebut bersalaman hingga foto bersama. 


Sebelumnya, Sigit melakukan monitoring kegiatan pergantian malam Tahun Baru 2026 se-Indonesia secara virtual di Polda Metro Jaya. Ia ingin memastikan masyarakat mendapatkan pengamanan dan pelayanan optimal sebagaimana instruksi dari Presiden Prabowo Subianto. 


"Sesuai arahan Bapak Presiden, beliau ingin memastikan rangkaian kegiatan pengamanan dan pelayanan untuk pergantian tahun terlaksana dengan baik," kata Sigit di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (31/12/2025), malam. 


Sigit memaparkan, terkait pergantian tahun, ada beberapa kegiatan yang memang harus mendapatkan pengamanan dari kepolisian. Polri sejak awal berkomitmen menciptakan rasa aman dan memberikan pelayanan optimal untuk seluruh lapisan masyarakat.  


"Kemudian juga ada kegiatan ibadah di beberapa wilayah yang harus kita amankan pada saat acara pergantian akhir tahun. Di sisi lain juga ada kegiatan kunjungan ke tempat wisata termasuk pengumpulan masyarakat di beberapa wilayah terkait pelaksanaaan pergantian tahun, ini semua menjadi bagian kita jaga dan amankan," ujar Sigit. 


Dari hasil monitoringnya, Sigit menegaskan, sebagian besar masyarakat mematuhi imbauan dari Pemda setempat soal tidak merayakan dengan kembang api. Menurut Sigit, di beberapa titik dilaksanakan dengan kegiatan doa bersama, sebagai wujud empati kepada masyarakat yang menjadi korban bencana alam di Sumatera. 


"Secara umum sebagian besar masyarakat mematuhi tidak melaksanakan kegiatan, khususnya Pemda terkait dengan penggunaan kembang api pada saat pergantian tahun. Dan banyak yang merayakan doa bersama. Tentunya ini bagian dari empati kita terhadap saudara kita yang ada di Sumatera," tegas Sigit.

Baharkam Polri Kerahkan K-9 Jaga Keamanan Perayaan Tahun Baru di HI

 


Jakarta — Korps Sabhara mengerahkan satuan K-9 untuk memperkuat pengamanan malam pergantian Tahun Baru di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Rabu (31/12/2025) malam. Pengamanan dilakukan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif di tengah tingginya aktivitas masyarakat.


Kanit K-9 Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri IPTU M. Yunus mengatakan, pihaknya menurunkan 10 ekor K-9 dengan total 40 personel dalam pengamanan tersebut.


“Untuk malam ini, K-9 melaksanakan pengamanan malam Tahun Baru di Bundaran HI. Kami menyiapkan 10 K-9 dengan total 40 personel,” kata IPTU M. Yunus di lokasi.


Menurutnya, penempatan K-9 dilakukan secara tersegmentasi di sejumlah titik yang diperkirakan rawan, seiring banyaknya hiburan dan keramaian masyarakat. 


Setiap satu ekor K-9 didampingi dua personel handler untuk memastikan pengamanan berjalan optimal.


“Pengamanan kami bagi per tim dan disesuaikan dengan kondisi lapangan. Fokusnya di titik-titik ramai yang berpotensi rawan,” ujarnya.


IPTU M. Yunus menegaskan, seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif. Selain patroli, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada, khususnya terhadap potensi kejahatan seperti copet di tengah keramaian.


“Hingga patroli berlangsung, belum ada laporan kejadian kriminal yang menonjol. Situasi masih aman dan terkendali,” tutupnya.

Kapolda Jatim Pastikan Malam Pergantian Tahun Aman dan Kondusif




SURABAYA - Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Timur melakukan pemantauan langsung di sejumlah titik pengamanan di Kota Surabaya, Rabu (31/12/2025) malam. 


Pemantauan dilakukan di Pos Pengamanan Bundaran Cito dan Pos Taman Bungkul untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif menjelang detik-detik pergantian tahun. 


Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto mengatakan, kegiatan peninjauan yang dilakukan di wilayah Surabaya dan sekitarnya untuk memastikan kegiatan pergantian tahun berjalan dengan lancar. 


Dari hasil peninjauan di dua titik tersebut, Kapolda Jatim memastikan seluruh aktivitas masyarakat berjalan tertib dan lancar. 


Pemantauan juga dilakukan melalui CCTV di titik-titik yang sebelumnya diantisipasi rawan kepadatan. 


“Alhamdulillah, dua titik yang kami tinjau berjalan lancar. Begitu juga dari monitor CCTV, seluruh aktivitas terpantau lancar termasuk penyebrangan Ketapang dan jalur tol yang semuanya berjalan kondusif,” kata Irjen Pol Nanang. 


Kapolda Jatim menambahkan, dalam pengamanan malam pergantian tahun ini pihaknya melibatkan sekitar 12 ribu personel gabungan dari Polri, TNI, dan berbagai stakeholder terkait. 


“Kami telah melakukan ploting pengamanan yang melibatkan kurang lebih 12 ribu personel sehingga seluruh rangkaian kegiatan bisa berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Irjen Pol Nanang. 


Dalam kesempatan ini, Kapolda Jatim juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan petasan maupun menggelar pesta kembang api secara berlebihan, mengingat adanya tiga provinsi di Indonesia yang sedang berduka. 


“Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyalakan petasan. Keputusan untuk tidak mengadakan pesta kembang api ini diambil sebagai bentuk empati, karena ada tiga provinsi di negara kita yang sedang berduka. Tentunya tidak elok jika kita tidak ikut prihatin,” tuturnya. 


Ia juga mengajak masyarakat mengisi pergantian tahun dengan kegiatan yang sederhana, khidmat, dan penuh makna sebagai bentuk refleksi diri. 


“Silakan melaksanakan kegiatan menjelang akhir tahun 2025 ini dengan sederhana dan khidmat. Maknanya adalah intropeksi, sehingga pada tahun 2026 kita bisa menyongsong hal-hal baru yang lebih baik dalam seluruh progres dan kegiatan ke depan,” pungkas Kapolda Jatim. (*)

70 Personel Polres Madiun Kota Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Kinerja dan Loyalitas

 





Kota Madiun – Suasana khidmat menyelimuti Halaman Mako Polres Madiun Kota saat digelarnya Upacara Kenaikan Pangkat Golongan Perwira dan Bintara Periode 1 Januari 2026, Senin pagi, pukul 08.00 WIB. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Madiun Kota dan diikuti oleh seluruh jajaran dengan penuh rasa bangga.




Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakapolres Madiun Kota, para Pejabat Utama (PJU) Polres Madiun Kota, seluruh personel Polres Madiun Kota, serta personel Polsek jajaran yang menerima kenaikan pangkat.

Sebanyak 70 personel Polres Madiun Kota resmi menyandang pangkat setingkat lebih tinggi sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan kinerja yang telah ditunjukkan. Adapun rincian kenaikan pangkat tersebut meliputi:


Iptu ke AKP sebanyak 15 personel


Ipda ke Iptu sebanyak 6 personel


Aipda ke Aiptu sebanyak 22 personel


Bripka ke Aipda sebanyak 17 personel


Brigpol ke Bripka sebanyak 2 personel


Briptu ke Brigpol sebanyak 5 personel


Bripda ke Briptu sebanyak 3 personel


Dalam amanatnya, Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, SIK menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hak yang diberikan secara otomatis, melainkan merupakan bentuk penghargaan dari institusi Polri atas dedikasi, loyalitas, disiplin, serta kinerja personel yang dinilai layak dan memenuhi persyaratan.



“Kenaikan pangkat ini hendaknya dijadikan sebagai motivasi untuk semakin meningkatkan profesionalisme, tanggung jawab, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegas Kapolres.



Upacara kenaikan pangkat ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh personel Polres Madiun Kota untuk terus berbenah diri, menjaga integritas, serta memperkuat komitmen dalam mewujudkan Polri yang presisi dan dicintai masyarakat.



Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi siraman kembang yang dilakukan oleh Kapolres Madiun Kota kepada personel yang naik pangkat, sebagai simbol rasa syukur dan harapan agar senantiasa diberikan kelancaran, keselamatan, serta keberkahan dalam menjalankan tugas.



Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada seluruh personel yang naik pangkat serta dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan solidaritas keluarga besar Polres Madiun Kota.(hms).

Kapolri Tinjau Kesiapan Lokasi Huntap Polri seluas 6,5 Ha di Aceh Tamiang

 


Aceh - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kesiapan lokasi terkait pembangunan hunian tetap (huntap) oleh Polri untuk masyarakat Aceh Tamiang, yang menjadi korban bencana alam. 


Sigit mengungkapkan bahwa, pihak BPN telah memberikan hibah tanah seluas 6,5 hektare untuk membangun hunian tetap bagi korban terdampak bencana di Aceh Tamiang. 


"Tadi kita pastikan ke BPN beliau akan berikan 6,5 hektare. Mudah-mudahan bisa ada huntap, bisa ada fasumnya," kata Sigit di Aceh Tamiang, Rabu (31/12/2025).


Huntap sendiri, kata Sigit dibangun berdasarkan aspirasi atau keinginan dari masyarakat setempat. Menurut Sigit, setidaknya ada 200 hunian tetap yang bakal dibangun. 


"Kita tanya berapa kebutuhan terkait hunian, huntap ya yang diminta huntap, ada 200 masyarakat, kemungkinan kita akan bangun sekitar 200 huntap supaya bisa segera ditempati masyarakat," ujar Sigit. 


Sigit menegaskan, Polri bakal terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi korban bencana alam di Sumatera. Oleh karenanya, Polri bakal segera melakukan pembangunan hunian jika proses penghibahan telah rampung. 


"Pembangunannya secepatnya, setelah hibah, begitu hibah kita sudah diserahkan kita langsung mulai. Lebih cepat lebih baik," tutup Sigit.

Kapolda Jatim Resmikan Gedung Naya Agra, Tekankan Peningkatan Layanan ke Masyarakat



SURABAYA – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si. meresmikan Gedung Naya Agra Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur bersama 14 fasilitas lainnya di jajaran Polda Jatim, Rabu (31/12/2025).


Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya Polda Jatim memperkuat pelayanan publik, meningkatkan profesionalisme penegakan hukum, serta mendukung kesejahteraan personel Polri.


“Pembangunan infrastruktur ini adalah bentuk komitmen Polri untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, sekaligus mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum yang profesional,” kata Irjen Nanang.


Kapolda Jatim menjelaskan, sepanjang Tahun Anggaran 2025 terdapat 15 proyek pembangunan dan renovasi strategis yang berhasil diselesaikan. 


Proyek tersebut meliputi pembangunan gedung satuan kerja, peningkatan fasilitas pelayanan publik, rumah dinas anggota, hingga fasilitas kesehatan.


Gedung Naya Agra Ditreskrimsus Polda Jatim menjadi salah satu proyek utama yang pembangunannya didukung melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Gelora Djaja. 


Selain itu, Polda Jatim juga membangun gedung layanan BPKB dan Satpas di sejumlah wilayah untuk meningkatkan kenyamanan dan kecepatan pelayanan masyarakat.


Di bidang kesejahteraan dan kesehatan, Polda Jatim melakukan pembangunan rumah dinas di beberapa polres serta peningkatan fasilitas di rumah sakit Bhayangkara, guna menunjang kesiapan personel dan pelayanan kesehatan bagi anggota maupun masyarakat umum.


Irjen Nanang menegaskan, seluruh fasilitas yang telah dibangun harus dibarengi dengan peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan.


“Saya tidak ingin gedung yang sudah bagus tetapi pelayanannya lambat. Semua fasilitas ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Irjen Nanang.


Ia juga mengapresiasi peran seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan, mulai dari jajaran internal Polda Jatim hingga mitra pelaksana, yang telah menyelesaikan proyek tepat waktu.


Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Nanang berharap kehadiran fasilitas baru ini dapat memperkuat implementasi Polri Presisi dan semakin meningkatkan kepercayaan publik.


“Semoga apa yang telah dibangun ini dapat mendukung terwujudnya Polri yang semakin profesional, humanis, dan dicintai masyarakat,” pungkasnya. (*)

Polda Jatim Amankan Tersangka Ketiga Kasus Perusakan Rumah Nenek Elina



SURABAYA - Tim Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, kembali menangkap satu tersangka dalam kasus perusakan rumah milik nenek Elina. 


Tersangka berinisial SY diamankan tim penyidik pada Selasa malam, 30 Desember 2025, sekitar pukul 22.00 WIB.


Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan, penangkapan dilakukan saat tersangka berada di sebuah warung kopi Surabaya. 


“Tadi malam tim penyidik Ditreskrimum Polda Jatim telah menangkap satu orang tersangka lagi yang diduga sebagai pelaku tindak pidana Pasal 170 KUHP terkait perusakan rumah nenek Elina,” ujar Kombes Pol Jules, Rabu (31/12/2025).


Dengan penangkapan SY, total tersangka yang berhasil diamankan oleh Direskrimum Polda Jatim dalam kasus ini menjadi tiga orang. 


Sebelumnya, penyidik telah lebih dulu menangkap tersangka MJ, setelah penangkapan tersangka SAK.


Menurut Kabid Humas Polda Jatim tersangka SY memiliki peran yang sama dengan pelaku lainnya, yakni turut membantu mengeluarkan nenek Elina dari dalam rumah saat peristiwa pengerusakan terjadi.


“Saat ini proses penyidikan masih berjalan dan kami akan menelusuri secara menyeluruh pihak-pihak lain yang terlibat,” jelas Kombes Abast.


Polda Jatim memastikan bahwa identitas para tersangka mengarah pada pelaku yang terekam dalam video viral terkait peristiwa tersebut. 


Kombes Pol Abast mengatakan penyidik akan terus mendalami peran masing-masing tersangka berdasarkan alat bukti yang ada.


“Kurang lebih berdasarkan alat bukti rekaman video, nanti akan kita telusuri lebih jauh terkait peran para tersangka,” tambah Kombes Pol Abast.


Hingga saat ini, penyidik Polda Jatim telah memeriksa delapan orang saksi dalam kasus tersebut.


"Tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka, seiring pendalaman penyidikan," pungkas Kombes Abast.


Dalam kasus ini Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 170 KUHP tentang tindak pidana perusakan secara bersama-sama, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun 6 bulan penjara. (*)

Selasa, 30 Desember 2025

Belasan Ribu Personel Dikerahkan, Polri Kawal Pemulihan Pascabencana di Sumatera

 


Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengerahkan belasan ribu personel gabungan untuk membantu penanganan dan pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Selain personel, berbagai peralatan dan bantuan kemanusiaan turut dikirim guna mempercepat pemulihan masyarakat terdampak.


Paparan tersebut disampaikan Asisten Utama Operasi Kapolri, Komjen Pol Fadil Imran, dalam rilis akhir tahun 2025 yang digelar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025). Ia menyebutkan, personel Polri disebar di berbagai titik terdampak untuk mendukung seluruh tahapan penanganan bencana.


“Saat bencana melanda Aceh, Sumut, dan Sumbar di akhir tahun ini, Polri tidak hanya datang dengan pasukan, tapi juga dengan solusi. Kami mengerahkan alat berat, menyalurkan puluhan ton sembako, hingga membangun ratusan sumur bor untuk menjamin akses air bersih bagi pengungsi,” ujar Fadil.

Ia menegaskan, kehadiran Polri tidak berhenti pada fase tanggap darurat semata.


“Polri berkomitmen hadir hingga tahap pemulihan, bukan hanya saat tanggap darurat,” sambungnya.


Lebih lanjut, Fadil merinci kekuatan personel dan volume bantuan yang disalurkan di masing-masing provinsi terdampak. Di Aceh, Polri mengerahkan 11.357 personel dengan total bantuan kemanusiaan mencapai 2.337 ton. Sementara di Sumatera Utara diterjunkan 2.550 personel dengan bantuan 1.236 ton, dan di Sumatera Barat sebanyak 4.538 personel dengan bantuan 871 ton.


Selain itu, Polri juga mengerahkan ratusan tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk proses identifikasi korban meninggal dunia. Tim kesehatan Polri pun memberikan layanan medis kepada lebih dari 37 ribu warga di wilayah terdampak.


“Kami mengerahkan 1.105 personel dari tim nakes dan DVI untuk membantu identifikasi serta pelayanan medis langsung,” ucap Fadil.

Guna memastikan kelancaran komunikasi di lokasi bencana, Polri turut mendistribusikan 86 unit perangkat Starlink. Teknologi tersebut dinilai krusial dalam mendukung koordinasi lintas sektor di daerah dengan keterbatasan jaringan.


“Kami juga mengerahkan 33 unit kendaraan dapur lapangan yang mampu menyediakan ribuan porsi makanan hangat setiap hari untuk para pengungsi,” tutupnya.


Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir bersama masyarakat, memastikan pemulihan pascabencana berjalan efektif, terkoordinasi, dan berkelanjutan.

Polri Sediakan Ribuan Sarana Penunjang Kelompok Rentan dan Disabilitas Sepanjang 2025

 


Jakarta - Polri menyediakan ribuan sarana dan prasarana penunjang bagi kelompok rentan dan penyandang disabilitas sepanjang tahun 2025. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam mewujudkan pelayanan publik yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.


Hal itu disampaikan dalam konferensi pers rilis akhir tahun Polri yang digelar di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025). Asisten Utama Operasi Kapolri, Komjen Pol Fadil Imran, mengatakan bahwa Polri secara konsisten membangun dan melengkapi fasilitas ramah disabilitas di berbagai satuan kerja.


“Sebagai bentuk pelayanan inklusif Polri siapkan ribuan fasilitas ramah disabilitas,” kata Fadil.


Fasilitas yang telah disediakan tersebut meliputi ruang ramah anak sebanyak 2.404 unit, ruang ibu menyusui 2.221 unit, serta jalur khusus disabilitas sebanyak 2.926 unit. Selain itu, Polri juga menyiapkan 2.392 unit toilet khusus disabilitas, 2.805 tanda khusus disabilitas, 2.724 kursi roda, serta 2.379 area parkir khusus bagi penyandang disabilitas.


Menurut Fadil, penyediaan sarana dan prasarana tersebut merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berkeadilan dan setara.


“Guna memastikan kenyamanan seluruh lapisan masyarakat di lingkungan Polri,” ujar Fadil.


Polri berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat memberikan kemudahan, rasa aman, serta kenyamanan bagi kelompok rentan dan penyandang disabilitas dalam mengakses layanan kepolisian di seluruh wilayah Indonesia.

Polres Pasuruan Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Pandaan




PASURUAN — Komitmen Polres Pasuruan Polda Jatim dalam memberantas perjudian terus dilakukan.


Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan menegaskan bahwa penegakan hukum dilakukan tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang terlibat segala bentuk judi.


“Kami tidak pandang siapa pun yang terlibat perbuatan melanggar hukum termasuk perjudian, akan kami tindak tegas,” ujar AKBP Dani, Rabu (31/12).


Kapolres Pasuruan menegaskan, apabila suatu aktivitas perjudian masih sempat terjadi, hal tersebut bukan berarti aparat membiarkan.


"Ini bisa disebabkan belum diterimanya informasi oleh kepolisian atau masih dalam proses pengumpulan data dan pelaksanaan penindakan, bukan berarti Polisi diam atau tutup mata," kata AKBP Dani.


Dengan adanya laporan atau temuan di lapangan, kepolisian memastikan akan segera melakukan penertiban dan penegakan hukum.


Sebagaimana yang dilakukan terhadap arena sabung ayam di Desa Mendalan Kecamatan Pandaan beberapa waktu lalu, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) bersama Polsek Pandaan menertibkan dan membakar arena judi sabung ayam di desa tersebut.


Tindakan tegas tersebut merupakan respons atas laporan masyarakat dan viralnya aktivitas perjudian yang meresahkan warga.


Pembongkaran dan pembakaran arena sabung ayam itu menegaskan komitmen Polres Pasuruan Polda Jatim dalam memberantas segala bentuk perjudian yang melanggar hukum dan berpotensi mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Adimas, mengapresiasi peran aktif masyarakat, media, dan warganet yang telah menyampaikan informasi adanya arena perjudian.


Ia juga secara tegas menginstruksikan seluruh jajarannya agar tidak melakukan kompromi dalam bentuk apa pun terhadap praktik perjudian.


“Saya tegaskan kepada seluruh anggota, tidak ada kompromi terhadap perjudian. Setiap laporan masyarakat wajib ditindaklanjuti. Perjudian adalah pelanggaran hukum dan harus diberantas,” tegas AKP Adimas. (*)

Polantas Menyapa Satlantas Polres Madiun Kota Tekankan Pentingnya Administrasi Berkendara


MADIUN KOTA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun Kota kembali menggelar kegiatan *Polantas Menyapa* pada Rabu, 31 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat sekaligus upaya meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas.


Dalam kegiatan tersebut, petugas Satlantas secara langsung menyerahkan Surat Izin Mengemudi (SIM) kepada para pemohon yang telah memenuhi seluruh persyaratan. Penyerahan SIM dilakukan secara humanis dan disertai dengan pemberian arahan terkait pentingnya kelengkapan administrasi dalam berkendara.


Kasatlantas Polres Madiun Kota, *AKP Nanang Cahyono, S.Pd** menyampaikan bahwa administrasi berkendara, seperti kepemilikan SIM dan STNK, merupakan kewajiban setiap pengendara yang harus dipatuhi. Menurutnya, kelengkapan administrasi tidak hanya sebagai syarat hukum, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab dan kesadaran dalam berlalu lintas.


“Melalui kegiatan Polantas Menyapa ini, kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa tertib administrasi berkendara adalah bagian dari keselamatan di jalan. SIM bukan hanya kartu identitas, tetapi bukti bahwa pengendara telah memenuhi syarat kompetensi,” ujar AKP Nanang Cahyono.


Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, melengkapi surat-surat kendaraan, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.


Kegiatan Polantas Menyapa ini mendapat respons positif dari masyarakat. Diharapkan, melalui pendekatan yang persuasif dan edukatif, kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Madiun Kota.

Senin, 29 Desember 2025

Jelang Libur Tahun Baru 2026, Kakorlantas dan Menhub Cek Pelabuhan Gilimanuk

 


Bali - Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau Pelabuhan Gilimanuk, Senin (29/12/2025), guna memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan angkutan selama Operasi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.


Dalam kesempatan tersebut, Kakorlantas menjelaskan bahwa pengamanan Natal dan Tahun Baru difokuskan pada empat klaster utama. Keempat klaster itu meliputi jalan tol dan jalan nasional, titik penyeberangan termasuk bandara, stasiun, dan terminal, tempat ibadah, lokasi wisata, serta pengamanan perayaan malam Tahun Baru.


“Empat klaster tersebut meliputi jalan tol dan jalan nasional, tempat penyeberangan termasuk bandara, stasiun, dan terminal, kemudian tempat ibadah, lokasi wisata, serta pengamanan perayaan malam Tahun Baru,” jelas Kakorlantas.


Ia menambahkan, hingga saat ini arus Natal dan Tahun Baru terpantau cukup terkendali. Sekitar 64 persen masyarakat telah meninggalkan wilayah Jakarta menuju berbagai daerah melalui jalur Trans Jawa, Sumatra, maupun ke wilayah Bali, termasuk Badung.


Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan peninjauan ini bertujuan memastikan kesiapan angkutan Nataru 2025-2026 agar dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang merayakan Natal dan berlibur Tahun Baru.


“Kami hadir di Pelabuhan Gilimanuk untuk melihat langsung kesiapan angkutan Nataru 2025–2026, guna memastikan layanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.


Dalam kunjungan tersebut, Menhub juga menilai jumlah kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, sepanjang tahun 2025 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.


“Secara keseluruhan perjalanan udara, baik domestik maupun internasional, mengalami kenaikan sekitar 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Dudy.


Terkait kondisi cuaca, Menhub menyebutkan bahwa hingga saat ini faktor cuaca tidak terlalu memengaruhi minat masyarakat untuk bepergian. Meski demikian, Kementerian Perhubungan tetap mengimbau masyarakat agar melakukan perencanaan perjalanan dengan baik serta selalu memperhatikan informasi cuaca terkini.


“Dari data yang ada, kondisi cuaca tidak terlalu berpengaruh terhadap animo masyarakat untuk berlibur. Namun kami tetap mengingatkan pentingnya perencanaan perjalanan,” ujarnya.


Selain itu, Menhub juga mengingatkan kepada petugas layanan dan pengguna jasa penyeberangan agar selalu waspada, memastikan seluruh kapal dalam kondisi laik laut, serta secara berkelanjutan menyampaikan informasi cuaca kepada masyarakat guna mengantisipasi potensi risiko selama periode Nataru.

Arus Balik Nataru Mulai Meningkat, Korlantas Polri Perkuat Rekayasa Lalu Lintas

 


Arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mulai menunjukkan peningkatan sejak akhir pekan. Hal tersebut disampaikan Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal usai memimpin rapat koordinasi bersama jajaran Polres wilayah di Command Center KM 29.


Brigjen Pol Faizal menjelaskan bahwa peningkatan volume kendaraan menuju Jakarta telah terpantau sejak Sabtu, baik dari arah Jawa maupun Bandung. Kondisi ini menandakan pergerakan arus balik terjadi secara bertahap sesuai dengan prediksi.


“Sesuai dengan perkiraan, arus balik mulai terlihat sejak hari Sabtu. Tadi malam kami telah melaksanakan sejumlah rekayasa lalu lintas di ruas Tol Jakarta–Cikampek, mulai dari KM 70, KM 65 hingga KM 47,” ujarnya.


Ia menambahkan, arus lalu lintas diperkirakan kembali landai pada hari Senin. Namun demikian, potensi lonjakan kendaraan diprediksi akan kembali terjadi menjelang akhir pekan, khususnya pada Jumat, Sabtu, dan Minggu.


Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Korlantas Polri menyatukan persepsi dengan seluruh Kepala Satuan Lalu Lintas dari tujuh Polda prioritas. Rapat koordinasi juga diikuti secara daring oleh Kasatlantas dari wilayah lainnya melalui command center, dengan fokus pada langkah antisipasi dan pengendalian lalu lintas, termasuk penerapan pembatasan kendaraan sumbu tiga. “Seluruh kebijakan dilaksanakan secara humanis dan persuasif sesuai dengan atensi Kakorlantas Polri,” tegasnya.


Selain arus balik, Brigjen Pol Faizal juga mengingatkan jajaran agar mewaspadai potensi kepadatan di kawasan wisata, baik lokasi rekreasi maupun kawasan pantai, yang diperkirakan mengalami peningkatan volume kendaraan selama masa libur.


Terkait pergantian malam tahun baru, meskipun tidak diperkenankan adanya kegiatan kembang api, Korlantas Polri tetap menyiapkan langkah-langkah rekayasa lalu lintas. 


Sosialisasi kepada masyarakat diminta dilakukan sejak dini guna mencegah terjadinya kepadatan kendaraan.

Lebih lanjut, Dirgakkum Korlantas Polri menyampaikan bahwa puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 2, 3, dan 4 Januari, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat usai perayaan tahun baru dan menjelang kembali beraktivitas pada 5 Januari.

Kapolda Jatim : Situasi Kamtibmas 2025 di Jawa Timur Relatif Kondusif*


SURABAYA - Polda Jawa Timur memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Jawa Timur tetap kondusif hingga penghujung tahun 2025.


Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolda Jawa timur Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si saat menggelar konferensi pers akhir tahun 2025 di Gedung Mahameru Polda Jatim, Senin (29/12).


"Situasi Kamtibmas sepanjang tahun 2025 di Jawa Timur relatif kondusif," ungkap Irjen Pol Nanang.


Kapolda Jatim mengatakan kondisi itu bukan terjadi secara kebetulan, melainkan hasil kerja keras dan sinergi seluruh elemen masyarakat dalam semangat Jogo Jawa Timur.


Dalam rilis akhir tahun, Kapolda Jatim menegaskan komitmennya menjaga supremasi hukum dan stabilitas keamanan sebagai bagian dari dukungan terhadap program strategis nasional menuju Indonesia Emas.


Kapolda Jatim juga menyoroti meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang akhir tahun, baik untuk kegiatan ibadah maupun rekreasi. 


"Meski sempat terjadi kepadatan arus lalu lintas, kondisi masih terkendali berkat langkah antisipasi yang telah disiapkan," ujar Irjen Pol Nanang.


Selain pengamanan aktivitas masyarakat, Kapolda Jatim turut menyampaikan empati kepada para korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.


Bantuan kemanusiaan dari Jawa Timur dilaporkan telah tersalurkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terdampak.


"Terkait potensi bencana di Jawa Timur, termasuk aktivitas Gunung Semeru, Polda Jatim memastikan kesiapsiagaan penuh dengan menyiagakan personel gabungan Polri dan instansi terkait," ujar Irjen Nanang.


Menjelang perayaan Tahun Baru, Kapolda Jatim juga mengimbau masyarakat agar merayakannya secara sederhana dan tidak berlebihan.


Warga diminta menghindari konvoi dan pesta kembang api sebagai bentuk empati terhadap daerah yang tengah dilanda musibah.


Kapolda Jatim menegaskan bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama. 


Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk penyebaran hoaks.


Menutup rilis akhir tahun, Kapolda Jatim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersinergi dengan Polri sepanjang 2025. 


“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh lapisan masyarakat, TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta insan pers yang telah bekerja luar biasa dalam menyampaikan informasi kamtibmas dan menjadi jembatan komunikasi antara Polri dan masyarakat,” ungkapnya. 


Kapolda Jatim juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama tahun 2025 masih terdapat pelaksanaan tugas dan pelayanan yang belum sepenuhnya memenuhi harapan. 


“Kami menyadari berbagai capaian Polda Jawa Timur sepanjang tahun 2025 masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kami mohon maaf dan akan terus berbenah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkas Irjen Pol Nanang Avianto. (*)

Kapolri Bantu Alat Berat untuk Percepat Pemulihan Jalan, Fasilitas Umum dan Rumah Warga Pasca banjir di Kab. Pidie

 


Sigli – Kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak bencana kembali ditunjukkan melalui dukungan langsung Kapolri dalam penanganan pasca banjir di Kabupaten Pidie.


Melalui bantuan alat berat, proses pemulihan akses jalan serta fasilitas umum dan rumah wargan di Kecamatan Mutiara Timur kini dapat dilakukan lebih cepat dan efektif, Senin (29/12/2025).


Bantuan dari Kapolri tersebut berupa dua unit alat berat, yakni satu unit wheel loader dan satu unit excavator, serta dua unit mobil dump truck. Alat-alat tersebut dikerahkan oleh Polres Pidie melalui Posko Tanggap Darurat Bencana untuk membersihkan fasilitas umum dan rumah warga serta gundukan tanah dan lumpur yang menutupi badan Jalan di Gampong Jojo menuju Gampong Tiba Mesjid Kecamatan Mutiara Timur.


Di lokasi, alat berat tampak bekerja mengangkat material lumpur sisa banjir dan memindahkannya ke dump truck, sementara personel Polres Pidie bersama masyarakat melakukan pembersihan secara manual menggunakan peralatan sederhana. Upaya ini dilakukan guna menormalkan kembali akses jalan yang sebelumnya sulit dilalui akibat endapan lumpur tebal.


Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK, menyampaikan bahwa bantuan alat berat dari Kapolri sangat membantu percepatan penanganan dampak banjir, khususnya pada pembersihan material berat yang tidak dapat ditangani secara manual.


“Dengan adanya dukungan alat berat selama tiga hari dari Bapak Kapolri, diharapkan proses pembersihan dapat berjalan lebih cepat dan efektif. Akses jalan kini mulai kembali normal sehingga aktivitas masyarakat dapat berangsur pulih,” ujarnya.


Selain melakukan pembersihan, personel Polres Pidie juga melakukan pengamanan dan pemantauan di sekitar lokasi kegiatan untuk mengantisipasi potensi bahaya selama penggunaan alat berat, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman dan lancar.


Masyarakat setempat menyambut baik langkah cepat Polri tersebut. Warga mengaku sangat terbantu dengan kehadiran alat berat yang mempercepat pemulihan akses jalan pascabanjir.


“Kami sangat berterima kasih kepada Kapolri dan Polres Pidie. Jalan yang sebelumnya tertutup lumpur kini sudah bisa dilalui. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkap salah seorang warga.


Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam memberikan bantuan kemanusiaan saat masyarakat membutuhkan, sejalan dengan semangat Polri Untuk Masyarakat.

Kapolda Jatim Tinjau Pos Terpadu Pelabuhan Ketapang Pastikan Puncak Nataru Aman Lancar



BANYUWANGI - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs.Nanang Avianto,M.Si meninjau pos terpadu di Pelabuhan ASDP Ketapang Kabupaten Banyuwangi, pada Senin (29/12/2025). 


Dalam kunjungannya, Kapolda Jatim didampingi pejabat utama Polda Jatim, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, serta unsur Forkopimda dan stakeholder lainnya. 


Dalam keterangannya kepada awak media, Kapolda Jatim Irjen Pol. Nanang Avianto,M.Si., menyampaikan bahwa secara umum situasi kamtibmas di wilayah Jawa Timur selama periode Nataru terpantau aman dan terkendali. 


Arus mudik, arus balik, serta aktivitas masyarakat, termasuk sektor pariwisata, berjalan lancar tanpa gangguan yang berarti.


“Secara umum kondisi arus lalu lintas dan penyeberangan di Jawa Timur berjalan lancar. Namun demikian, kami tetap mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan mematuhi aturan demi keselamatan bersama,” ujar Irjen Pol Nanang.


Kapolda Jatim Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si., juga menegaskan bahwa kepolisian bersama instansi terkait terus melakukan koordinasi intensif dalam pengaturan arus lalu lintas di jalan raya, terminal, pelabuhan, hingga jalur tol.


"Ini mengantisipasi potensi kepadatan serta memastikan kelancaran perjalanan warga masyarakat saat libur Nataru," tambah Irjen Nanang.


Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra menyampaikan peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana, kelancaran arus lalu lintas, serta optimalisasi pelayanan penyeberangan selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).


Menurutnya Banyuwangi sebagai salah satu wilayah tujuan utama arus mudik, balik, dan wisata di Jawa Timur menjadi perhatian khusus dalam aspek pengamanan dan pelayanan publik.


“Kami bersama pemerintah daerah terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkelanjutan hingga masa liburan berakhir," ujar Kombes Rama.


Kapolresta Banyuwangi mengatakan berdasarkan hasil pemantauan, volume arus mudik dan balik tahun ini relatif terkendali dan cenderung menurun dibandingkan tahun sebelumnya. (*)

Wakapolri Pimpin Groundbreaking 436 SPPG Serentak, Dukung Program Makan Bergizi Gratis

 


Jakarta – Wakapolri Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo memimpin pelaksanaan groundbreaking 436 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Bapak Kapolri terhadap program Makan Bergizi Gratis yang menjadi bagian dari Program Astacita Presiden RI.


Groundbreaking dipusatkan di SPPG Polda Metro Jaya, Cengkareng, Jakarta Barat, dan dihadiri jajaran pejabat utama Mabes Polri, Kapolda Metro Jaya, serta perwakilan kementerian terkait, Senin (29/12/2025).


Komjen Pol Dedi mengatakan, pembangunan SPPG merupakan komitmen Kapolri untuk mengambil peran aktif dalam menyukseskan program makan bergizi gratis melalui penyediaan layanan pemenuhan gizi di berbagai daerah.


“Hari ini Polri melaksanakan groundbreaking 436 SPPG secara serentak di seluruh Indonesia. Ini merupakan bagian dari target pembangunan total 1.147 unit SPPG Polri,” katanya kepada wartawan.


Ia merinci, hingga saat ini sebanyak 331 unit SPPG telah beroperasi, 135 unit dalam tahap persiapan operasional, dan 245 unit dalam tahap pembangunan dengan progres yang beragam. Sementara 436 unit lainnya resmi memasuki tahap pembangunan melalui kegiatan groundbreaking hari ini.


Dari jumlah tersebut, terdapat 26 unit SPPG wilayah 3T (terluar, terdepan, dan tertinggal) yang dibangun sebagai bentuk pemerataan layanan gizi. Pembangunan SPPG 3T ditargetkan rampung dalam waktu sekitar 45 hari dan akan dilanjutkan pada tahap berikutnya.


Komjen Pol Dedi menambahkan, keberadaan SPPG Polri memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Dari 331 unit yang telah beroperasi, SPPG Polri mampu menyerap sekitar 57.100 tenaga kerja. Jika seluruh 1.147 unit SPPG Polri telah beroperasi, maka diperkirakan akan melayani sekitar 3,4 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.


Selain itu, seluruh SPPG Polri diwajibkan memenuhi standar ketat keamanan pangan, mulai dari sertifikasi higienis, halal, uji laboratorium air bersih, hingga pengelolaan limbah.


“SPPG di Polda Metro Jaya ini menjadi salah satu prototipe ideal. Kapasitas produksinya mencapai 3.800 porsi per hari, melayani sekolah-sekolah serta ibu dan anak di sekitar lokasi,” ujarnya.


Menurut Dedi, kehadiran SPPG Polri tidak hanya bertujuan menyiapkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui keterlibatan petani, peternak, nelayan, hingga pelaku UMKM.


“Multiplier effect-nya besar. Selain menyerap tenaga kerja, rantai pasok bahan pangan juga ikut menggerakkan ekonomi lokal,” pungkasnya.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Larang Nyalakan Kembang Api dan Petasan saat Malam Tahun Baru



TANJUNGPERAK - Menjelang malam pergantian tahun 2026, jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim mulai memperketat pengawasan di wilayah hukumnya. 


Langkah preventif diambil guna memastikan situasi tetap kondusif dan aman. 


Salah satunya dengan melarang keras penyalaan kembang api maupun mercon yang dinilai membahayakan keselamatan warga.


Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat juga menginstruksikan pemasangan banner imbauan di titik-titik strategis pada Jumat (26/12). 


AKBP Wahyu mengatakan pemasangan ini bertujuan agar masyarakat memahami aturan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum saat merayakan malam tahun baru.


"Kami ingin memastikan masyarakat dapat menikmati malam pergantian tahun dengan rasa aman," kata AKBP Wahyu.


Kapolres Pelabuhan Tanjungperak juga mengatakan penggunaan petasan atau mercon bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga memiliki risiko tinggi memicu kebakaran dan cedera fisik.


Petugas telah memasang banner imbauan di empat lokasi vital, yakni Jalan Iskandar Muda, Kecamatan Semampir; Jembatan Suroboyo, kawasan Pantai Kenjeran; Taman Suroboyo, Jalan Sukolilo; Jembatan Suramadu, Jalan Kedung Cowek.


Langkah kepolisian ini merujuk pada Surat Telegram Kapolri Nomor: STR/3788/XII/YAN.2.7/2025 tanggal 24 Desember 2025, yang secara tegas menyatakan tidak mengeluarkan izin atau rekomendasi terkait penggunaan bunga api dan kegiatan keramaian dalam skala tertentu demi keamanan Natal dan Tahun Baru.


Selain itu, kebijakan ini sejalan dengan Surat Edaran (SE) Wali Kota Surabaya Nomor 300/34157/436.8.6/2025 yang diterbitkan pada 16 Desember lalu mengenai peningkatan keamanan, ketentraman, dan toleransi di Kota Pahlawan.


AKBP Wahyu menambahkan bahwa pihaknya tidak akan segan mengambil tindakan jika ditemukan pelanggaran di lapangan.


"Pemasangan banner ini adalah langkah sosialisasi. Kami berharap masyarakat kooperatif dan saling menjaga kenyamanan lingkungan masing-masing," ujarnya. (*)

Polda Jatim Amankan Dua Tersangka Pengrusakan dan Pengusiran Lansia di Surabaya

 




SURABAYA - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus kekerasan dan pengusiran paksa seorang nenek berusia 80 tahun ( Elina Widjajanti ) di Dukuh Kuwukan, Sambikerep, Surabaya. 


Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jawa Timur, Kombes Pol Widyatmoko menerangkan, penetapan tersangka tersebut dilakukan setelah gelar perkara dan pemeriksaan berbasis scientific crime investigation (SCI).


“Berdasarkan scientific crime investigation, kami menetapkan dua tersangka dan dimungkinkan akan ada tersangka lain setelah pendalaman pemeriksaan,”ujar Kombes Widi di Polda Jatim, Senin (29/12).


Tersangka utama berinisial SAK yang sudah ditangkap petugas pada Senin (29/12/2025) siang.


SAK diduga kuat sebagai otak yang menyuruh sekelompok orang untuk mengusir paksa korban dari kediamannya.


"Saat ini SAK sudah kami amankan dan sedang menjalani pemeriksaan,” ujar Kombes Widi, Senin (29/12).


Kombes Pol Widyatmoko, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pengembangan atas kasus yang menimpa warga lansia ini. 


Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast menambahkan, untuk tersangka lain berinisial MY yang sebelumnya dalam pencarian Polisi sudah berhasil diamankan di Polsek Wonokromo oleh tim Penyidik Ditreskrimum Polda Jatim.


"Tersangka MY diamankan penyidik Ditreskrimum Polda Jatim pada Senin sore sekitar pkl 17.15 wib di Polsek Wonokromo," jelas Kombes Abast.


Kabid Humas Polda Jatim menyampaikan, adanya peluang penambahan tersangka baru seiring dengan berjalannya proses penyidikan dan pengumpulan alat bukti.


Penyidik menjerat kedua tersangka dengan Pasal 170 KUHP tentang kekerasan atau pengerusakan yang dilakukan secara bersama-sama di muka umum. 


"Atas perbuatannya, para pelaku terancam hukuman pidana penjara minimal 5 tahun 6 bulan," pungkas Kombes Abast. (*)

Polantas Menyapa Satlantas Polres Madiun Kota, Hadirkan Pelayanan Pajak dengan Program Walk Thru

 


Madiun – Satlantas Polres Madiun Kota terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Melalui kegiatan *Polantas Menyapa*, yang dilaksanakan pada Selasa, 30 Desember 2025, Satlantas Polres Madiun Kota menghadirkan pelayanan langsung kepada wajib pajak kendaraan bermotor dengan mengusung program unggulan *Walk Thru*.


Kegiatan ini bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat proses pembayaran pajak kendaraan bermotor, sehingga masyarakat dapat merasakan pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan nyaman. Dengan sistem *Walk Thru*, wajib pajak cukup berjalan melalui alur pelayanan yang telah disiapkan tanpa harus menunggu lama atau berpindah-pindah loket.


Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd., menjelaskan bahwa program *Walk Thru* merupakan terobosan inovatif dan unggulan Satlantas dalam mendukung pelayanan publik yang modern dan humanis.


“Program *Walk Thru* ini kami hadirkan sebagai bentuk inovasi pelayanan kepada masyarakat. Harapannya, wajib pajak tidak lagi merasa kesulitan atau terbebani dalam proses pembayaran pajak kendaraan. Cukup satu alur, pelayanan menjadi lebih cepat, transparan, dan mudah,” ujar AKP Nanang Cahyono.


Ia menambahkan bahwa kegiatan *Polantas Menyapa* juga menjadi sarana komunikasi langsung antara petugas kepolisian dengan masyarakat, sehingga dapat menerima masukan sekaligus memberikan edukasi terkait tertib berlalu lintas dan kewajiban administrasi kendaraan.


Dengan adanya program unggulan *Walk Thru*, Satlantas Polres Madiun Kota berharap tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan semakin meningkat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan kepolisian yang profesional, modern, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Sumur Bor dan Sanitasi Jadi Prioritas, Polri Bangun Ratusan Fasilitas Air Bersih Pascabencana

 


Jakarta - Polri memprioritaskan pemenuhan kebutuhan air bersih dan sanitasi bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Langkah ini dilakukan untuk mencegah krisis kesehatan serta mempercepat pemulihan kehidupan warga.


Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa Polri merencanakan pembangunan 436 fasilitas sumur bor di tiga provinsi terdampak.


“Kami merencanakan pembangunan 436 fasilitas sumur bor di tiga provinsi, 261 di Aceh, kemudian 25 di Sumatera Utara, dan rencana 150 titik di Provinsi Sumatera Barat,” ujar Kapolri.


Selain pembangunan sumur bor, Polri juga menyiapkan berbagai sarana sanitasi darurat guna menunjang kebutuhan MCK masyarakat.


“Kami siapkan mobil toilet dua unit, kemudian kita bangun MCK 75, mobil tangki air 32, tanki air bersih 400, dan jet pump 1.431,” jelasnya.


Kapolri menambahkan, proses pembangunan dan distribusi sarana air bersih tersebut masih terus berjalan dan dilakukan secara bertahap sesuai kondisi lapangan.


“Saat ini proses sedang berjalan, belum semuanya selesai, namun progres terus kita laksanakan,” tegas Kapolri.


Upaya ini dilaksanakan bersamaan dengan pengerahan ribuan personel Polri untuk membantu pemulihan fasilitas publik serta mendukung kebutuhan dasar masyarakat pascabencana.

Kapolri Kerahkan 10.759 Personel Tangani Bencana di Sumatera

 


Jakarta - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri terus mengintensifkan pengerahan personel ke sejumlah wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera. Hingga saat ini, sebanyak 10.759 personel Polri telah diterjunkan untuk mendukung penanganan bencana dan pemulihan di lapangan.


“Sampai saat ini terdapat 10.759 personel yang terdiri dari 8.860 satwil dan 1.899 BKO dari Satker Mabes Polri dan Polda jajaran,” kata Kapolri dalam konferensi pers pemulihan dan rencana strategis pascabencana di Posko Terpadu Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/11/2025).


Kapolri menjelaskan, ribuan personel tersebut disebar di tiga provinsi terdampak dengan komposisi berbeda sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.


“Dengan dislokasi personel yaitu 5.668 personel di Polda Aceh, 3.017 personel di Polda Sumut dan 2.074 personel di Polda Sumbar,” katanya.


Selain pengerahan personel, Polri juga mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dengan membangun dapur lapangan di lokasi bencana. Total 29 dapur lapangan Polri telah beroperasi dan bersinergi dengan dapur milik BNPB serta TNI.


“Sebaran 29 dapur lapangan Polri. Provinsi Aceh ada 17 titik, Provinsi Sumut ada 7 titik, dan Provinsi Sumbar 5 titik,” tutur Kapolri.


Tak hanya itu, Kapolri menyampaikan bahwa Polri turut menyalurkan bantuan sarana sanitasi dan air bersih bagi warga terdampak. Bantuan tersebut mencakup fasilitas MCK hingga dukungan distribusi air bersih.


“Polri juga mengirimkan bantuan untuk mendukung kebutuhan MCK. Jenis bantuan MCK dan air bersih, seperti mobil toilet portabel, mobil tangki air, keran air, jet pump, sumur bor,” kata Kapolri.


Langkah-langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen Polri dalam mempercepat pemulihan pascabencana serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi dengan baik.

Polri Operasikan 29 Dapur Lapangan, Pastikan Kebutuhan Konsumsi Warga Terdampak Terpenuhi

 


Jakarta - Polri mengoperasikan puluhan dapur lapangan untuk memastikan kebutuhan konsumsi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, saat ini Polri telah menyiapkan 29 dapur lapangan yang tersebar di tiga provinsi terdampak.


“Untuk dapur lapangan yang juga kita persiapkan ada 29 dapur lapangan. Di Aceh 17 titik, di Sumatera Utara 7 titik, dan di Sumatera Barat 5 titik,” kata Kapolri.


Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri dalam konferensi pers pemulihan dan rencana strategis pascabencana yang digelar di Posko Terpadu Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Senin (29/11/2025).


Dapur lapangan tersebut berfungsi sebagai pusat penyediaan makanan siap saji bagi warga terdampak, relawan, serta petugas gabungan yang bertugas di lokasi bencana.


Keberadaan dapur lapangan dinilai sangat penting untuk menjaga ketahanan fisik dan kesehatan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.


Selain mengoperasikan dapur lapangan, Polri juga mendukung pelayanan kesehatan melalui pendirian posko kesehatan serta pengerahan personel guna mempercepat proses pemulihan sosial masyarakat di wilayah terdampak.


Kapolri menegaskan, Polri akan terus melakukan evaluasi dan penyesuaian jumlah dapur lapangan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan situasi di lapangan.

Konferensi Pers Akhir Tahun 2025 Polres Madiun Kota, Laka Lantas di Madiun Kota Naik dan Pelanggaran Turun

 


MADIUN KOTA – Polres Madiun Kota memaparkan capaian kinerja selama periode 2024–2025 dalam Konferensi Pers Akhir Tahun 2025. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjunjung transparansi dan keterbukaan informasi publik kepada masyarakat.


Berdasarkan data Satuan Lalu Lintas, angka kecelakaan lalu lintas pada 2025 tercatat sebanyak 370 kejadian, naik 1,65 persen dibandingkan 2024 yang berjumlah 364 kejadian. Jumlah korban meninggal dunia meningkat dari 29 orang menjadi 36 orang, sementara korban luka berat tercatat 4 orang dan luka ringan 458 orang.


Meski jumlah kecelakaan meningkat, kerugian materiil justru mengalami penurunan dari Rp362,800,000,- pada 2024 menjadi Rp311,650,000- pada 2025. Di sisi lain, penegakan hukum menunjukkan tren positif dengan turunnya pelanggaran lalu lintas dari 22.697 kasus menjadi 21.125 kasus, atau turun sekitar 7 persen.



Profil korban kecelakaan dan pelanggar lalu lintas masih didominasi oleh kalangan karyawan/swasta, disusul pelajar dan mahasiswa. Dari sisi usia, kelompok 16–21 tahun dan 22–30 tahun masih mendominasi, meski secara keseluruhan jumlah korban kecelakaan menurun dari 839 orang menjadi 788 orang.



Sepeda motor tetap menjadi kendaraan yang paling banyak terlibat kecelakaan dan pelanggaran. Jumlah kecelakaan sepeda motor naik dari 541 unit menjadi 556 unit, sementara pelanggaran menurun 13 persen. 



Jenis kecelakaan yang paling sering terjadi adalah tabrakan depan-belakang dan depan-samping, dengan kecelakaan tunggal melonjak signifikan dari 19 menjadi 31 kejadian.



Sementara itu, situasi kamtibmas secara umum relatif terkendali. Total perkara kriminal pada 2025 tercatat 137 kasus dengan tingkat penyelesaian 101,5 persen.



Satresnarkoba mencatat penurunan jumlah kasus, meski pengungkapan terhadap jaringan pengedar mengalami peningkatan, sedangkan pelanggaran lalu lintas yang disertai penyitaan SIM dan STNK menurun hingga 14 persen.



Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, S.I.K. menegaskan bahwa kenaikan angka kecelakaan menjadi perhatian serius jajarannya.



 “Peningkatan kecelakaan lalu lintas menjadi evaluasi penting bagi kami. Polres Madiun Kota akan terus mengintensifkan upaya preventif, preemtif, serta penegakan hukum secara humanis. 



Kami juga mengapresiasi menurunnya pelanggaran sebagai indikator meningkatnya kesadaran masyarakat,” tegasnya.



Selain sektor lalu lintas, Polres Madiun Kota juga mencatat capaian pada fungsi pendukung lainnya. Pada Satuan Samapta, penanganan tindak pidana ringan (tipiring) mengalami peningkatan dari 329 kasus pada 2024 menjadi 397 kasus pada 2025.



Sementara itu, peredaran minuman keras berhasil ditekan, dengan barang bukti yang diamankan menurun dibandingkan tahun sebelumnya.




Konferensi pers akhir tahun ini dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, serta Surat Telegram Kapolda Jawa Timur terkait pelaksanaan rilis akhir tahun dengan No Pol ST/1592/XII/HUM.1.2./2025 22 Desember 2025.



Menutup konferensi akhir tahun, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel, masyarakat, Forkopimda, stakeholder, dan media atas dukungan selama 2025.Senin (29/12/2025).



Kapolres berharap partisipasi aktif masyarakat terus meningkat dalam mendukung terciptanya situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang kondusif di wilayah Kota Madiun.(HMS).

Minggu, 28 Desember 2025

Trauma Healing Polri, Dukungan Psikologis bagi Anak Korban Banjir Bandang di Padang Pariaman



Padang Pariaman — Sebagai bentuk kepedulian terhadap pemulihan psikologis korban bencana alam, anggota Bidang Psikologi SDM Polda Sumatera Barat melaksanakan kegiatan Polisi Mengajar dan trauma healing bagi anak-anak korban banjir bandang di Desa Huntara, Kelurahan Pasie Laweh, Kecamatan Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (28/12/2025).


Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mengurangi trauma, rasa takut, dan kecemasan yang dialami anak-anak pascabanjir bandang. Dengan pendekatan humanis dan penuh kehangatan, personel Psikologi Polda Sumbar mengajak anak-anak mengikuti berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif, seperti bermain, belajar bersama, bernyanyi, serta permainan kelompok yang dirancang untuk memulihkan kondisi mental dan emosional mereka.


Suasana ceria terlihat selama kegiatan berlangsung. Anak-anak yang sebelumnya tampak pendiam dan cemas mulai berani tersenyum, tertawa, dan berinteraksi aktif dengan para petugas. Metode sederhana namun tepat sasaran ini diharapkan mampu membantu anak-anak kembali merasa aman dan percaya diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari.


Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, mengatakan bahwa pendampingan psikologis bagi anak-anak korban bencana merupakan bagian penting dari penanganan pascabencana yang dilakukan Polri.


“Polri tidak hanya hadir dalam penanganan fisik dan medis pascabencana, tetapi juga memberikan perhatian serius terhadap pemulihan psikologis, khususnya bagi anak-anak sebagai kelompok rentan. Melalui kegiatan trauma healing ini, kami berharap anak-anak dapat kembali pulih secara mental dan emosional,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.


Ia menambahkan, kegiatan Polisi Mengajar dan trauma healing tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kemanusiaan secara menyeluruh kepada masyarakat terdampak bencana alam.


Kehadiran personel Psikologi Polda Sumatera Barat di tengah anak-anak korban banjir bandang mendapat sambutan positif dari masyarakat. Orang tua berharap kegiatan pendampingan psikologis seperti ini dapat terus dilakukan guna mendukung proses pemulihan anak-anak secara berkelanjutan.


Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam situasi darurat, tetapi juga dalam proses pemulihan jangka panjang pascabencana alam di wilayah Sumatera Barat.

Polri Peduli Pendidikan, Pulihkan Fasilitas Pendidikan di SMA Negeri 1 Tanjung Pura Pascabanjir

 


Langkat — Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan sekolah yang terdampak banjir di SMA Negeri 1 Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Minggu (28/12/2025). Kegiatan ini difokuskan pada ruang kelas, halaman sekolah, saluran drainase, serta fasilitas penunjang pendidikan lainnya yang dipenuhi lumpur, sampah, dan sisa material banjir, guna memulihkan kondisi sekolah agar dapat kembali digunakan oleh para siswa dan tenaga pendidik.


Kegiatan pembersihan melibatkan personel Brimob Polda Sumut yang dibagi ke beberapa kelompok kerja. Personel secara gotong royong membersihkan ruang kelas, kantor guru, halaman, hingga saluran drainase, dibantu peralatan kebersihan dan perlengkapan pendukung lainnya.


Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat terdampak bencana dan wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan.


“Polri hadir tidak hanya dalam penanganan bencana secara fisik, tetapi juga peduli terhadap pemulihan sarana pendidikan. Sekolah merupakan aset penting dalam mencetak generasi penerus bangsa, sehingga Brimob Polda Sumut dengan cepat melaksanakan pembersihan agar proses belajar mengajar dapat berjalan normal kembali,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.


Ia menambahkan, kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kemanusiaan pascabencana, memastikan warga, termasuk pelajar, dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.


Melalui aksi cepat dan gotong royong personel Brimob, diharapkan SMA Negeri 1 Tanjung Pura segera pulih dan dapat kembali beroperasi secara optimal sebagai tempat belajar mengajar, sekaligus menjadi simbol kehadiran negara di tengah masyarakat yang terdampak bencana alam.

Polda Jatim Imbau Masyarakat Tidak Konvoi pada Malam Pergantian Tahun



SURABAYA - Kepolisian Daerah Jawa Timur memberikan imbauan tegas kepada masyarakat untuk tidak melakukan konvoi kendaraan saat merayakan malam pergantian tahun 2025 menuju 2026. 


Larangan ini dikeluarkan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.


Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengimbau agar perayaan tahun baru dilaksanakan dengan sederhana untuk menghindari gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.


Kombes Pol Abast menegaskan, masyarakat yang ingin merayakan pergantian tahun dapat melakukannya di wilayah setempat, tanpa harus konvoi apa lagi menggunakan kendaraan yang tidak memenuhi spesifikasi teknis.


"Polda Jatim meminta warga Jawa Timur merayakan pergantian tahun baru di lingkungan masing-masing tanpa perlu melakukan konvoi lintas kabupaten atau kota," tegas Kombes Abast, Senin (29/12).


Kabid Humas Polda Jatim menyatakan kebijakan tersebut bertujuan menghindari kepadatan lalu lintas dan meminimalisir potensi kecelakaan serta gangguan keamanan.


"Petugas akan melakukan pemeriksaan di jalan-jalan yang telah dipetakan memiliki tingkat kerawanan tinggi, " tambah Kombes Pol Abast.


Mantan Kabid Humas Polda Jabar itu juga meminta seluruh masyarakat Jawa Timur untuk mematuhi himbauan larangan konvoi demi keselamatan dan keamanan bersama. 


"Masyarakat yang menemukan gangguan keamanan, tindakan mencurigakan, atau membutuhkan kehadiran anggota Polri dapat segera menghubungi call center 110, tanpa biaya (bebas pulsa) dan beroperasi aktif 24 jam," pungkas Kombes Pol Abast. (*)

Polantas Menyapa: Humanis, Satlantas Polres Madiun Kota Serahkan SIM dan Edukasi Administrasi Berkendara



Madiun Kota – Satuan Lalu Lintas Polres Madiun Kota kembali menggelar kegiatan *Polantas Menyapa* pada Senin, 29 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya dalam bidang administrasi dan tertib berlalu lintas.


Dalam kegiatan tersebut, petugas Satlantas secara langsung menyerahkan Surat Izin Mengemudi (SIM) kepada para pemohon. Tidak hanya itu, petugas juga memberikan arahan dan edukasi terkait pentingnya kelengkapan administrasi berkendara, seperti membawa SIM dan STNK saat berkendara di jalan raya.


Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan *Polantas Menyapa* merupakan sarana untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya tertib berlalu lintas.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengingatkan masyarakat bahwa administrasi berkendara bukan sekadar formalitas, namun bagian dari keselamatan dan kepatuhan hukum di jalan. Dengan kelengkapan surat-surat, diharapkan dapat meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,” ujar AKP Nanang Cahyono, S.Pd.


Ia menambahkan, pelayanan yang diberikan dilakukan secara humanis dan profesional agar masyarakat merasa nyaman serta terbantu dalam pengurusan SIM.


Masyarakat yang menerima SIM mengaku senang dengan pelayanan yang ramah dan informatif dari petugas. Mereka berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara rutin.


Melalui program *Polantas Menyapa*, Satlantas Polres Madiun Kota berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan terbaik, serta membangun budaya tertib berlalu lintas demi terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kota Madiun.

Ringankan Beban Warga, Polri Hadirkan Layanan Servis Kendaraan Gratis di Padang Pariaman

 


Padang Pariaman — Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat menggelar kegiatan pelayanan servis sepeda motor gratis bagi masyarakat Desa Asam Pulau, Kecamatan Kayutanam, Kabupaten Padang Pariaman, pada Minggu (28/12/2025). Kegiatan ini disambut antusias oleh warga setempat yang memanfaatkan layanan perbaikan kendaraan roda dua tersebut.


Pelayanan servis gratis ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya warga yang terdampak bencana banjir bandang di aliran Sungai Batang Anai. Bencana tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah sarana transportasi milik warga, sehingga menghambat mobilitas dan aktivitas sehari-hari.


Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan nyata kepada masyarakat, terutama dalam situasi pascabencana.


“Polri hadir untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. Melalui pelayanan servis kendaraan gratis ini, kami berharap dapat meringankan beban warga serta membantu memulihkan kembali aktivitas dan mobilitas masyarakat,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.


Ia menambahkan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya sebatas pada tugas penegakan hukum, tetapi juga sebagai bentuk perlindungan, pengayoman, dan pelayanan, terutama pada kondisi darurat akibat bencana alam.


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kendaraan warga yang sebelumnya rusak dapat kembali digunakan, sehingga aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat Desa Asam Pulau dapat segera berjalan normal. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata sinergi dan kepedulian Polri dalam mendukung pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera Barat.

Wakapolri: Polri Terus Percepat Pemulihan Infrastruktur dan Kebutuhan Dasar Warga Pascabencana di Padang Pariaman

 


Polri terus mempercepat upaya pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Indonesia. Setelah meninjau Aceh Utara, Aceh Tamiang, dan Tapanuli Tengah, Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (28/12/2025).


Dalam kunjungan tersebut, Wakapolri menyerahkan bantuan kemanusiaan secara simbolis kepada masyarakat terdampak banjir bandang dan tanah longsor, yang berlangsung di halaman Mapolres Padang Pariaman. 


Bantuan diserahkan kepada perwakilan SMP Batang Anai, SD 05 Sungai Buluh, Wali Nagari 12x11 Kayu Tanam, Wali Nagari Lubuk Alung, marbot masjid setempat, serta kepada Polres Padang Pariaman yang diterima langsung oleh Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir.


“Pagi hari ini kami berada di Padang Pariaman untuk memastikan langsung progres kegiatan Polri dalam mendukung pemulihan bencana. Ini bagian dari rangkaian kunjungan kami setelah dari Aceh dan Sumatera Utara,” ujar Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo.


Usai penyerahan bantuan simbolis, Wakapolri juga melepas rangkaian distribusi logistik kemanusiaan yang dilakukan secara door to door menggunakan kendaraan roda dua untuk menjangkau wilayah terdampak di Kecamatan Lubuk Alung dan Batang Anai. 


Pelepasan konvoi turut melibatkan enam truk bantuan berbagai jenis, dapur lapangan Brimob, ambulans beserta tenaga medis, mobil tangki air bersih, tiga unit alat berat excavator, serta truk pengangkut puing bangunan.

Dalam paparannya, Wakapolri menyampaikan bahwa Polri bersama Polda Sumatera Barat, pemerintah daerah, TNI, dan pemangku kepentingan lainnya terus mengakselerasi pemulihan infrastruktur. 


Hingga saat ini, pembangunan jembatan darurat telah dilakukan di lima titik, yakni Palembayan Kabupaten Agam yang telah rampung 100 persen dan dapat dilalui masyarakat, Malalak Kabupaten Agam dengan progres sekitar 80 persen, serta Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman dengan progres sekitar 75 persen dan terus dipercepat dengan tambahan alat berat.


Sementara itu, pembangunan jembatan di X Koto Singkarak Kabupaten Solok masih dalam tahap persiapan material, sedangkan jembatan di Sumani Kabupaten Solok telah selesai 100 persen dan dioperasionalkan secara maksimal. Jembatan Salareh Aia di Kabupaten Agam saat ini telah dapat dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua, melayani sekitar 1.135 jiwa, dan direncanakan akan ditingkatkan menjadi jembatan Bailey agar dapat dilalui kendaraan roda empat.


“Kami akan siapkan peningkatan jembatan menjadi jembatan Bailey agar kendaraan roda empat bisa melintas, sehingga akses logistik dan aktivitas perekonomian masyarakat dapat kembali normal,” jelas Wakapolri.


Untuk mendukung percepatan pemulihan, Polri juga mengerahkan 11 unit alat berat, dengan enam unit beroperasi di Kabupaten Agam dan lima unit di Kabupaten Padang Pariaman, terutama di tiga kecamatan yang mengalami dampak cukup berat. Selain itu, pemenuhan kebutuhan air bersih terus dilakukan melalui pembangunan sekitar 150 titik sumur bor dari target 300 titik, serta pengoperasian tujuh unit mobil tangki air bersih untuk melayani pengungsian, tempat ibadah, fasilitas kesehatan, dan permukiman warga.


Polri juga menyalurkan bantuan paket sembako dengan total sekitar 30 ton yang mencakup beras, gula, minyak goreng, mie instan, air mineral, biskuit, sarden, teh, serta kebutuhan rumah tangga dan kesehatan. 


Distribusi bantuan dilakukan menggunakan kendaraan roda dua agar dapat menjangkau langsung masyarakat di wilayah yang sulit diakses.


“Bantuan ini kami distribusikan langsung menggunakan kendaraan roda dua agar benar-benar menyentuh warga yang terdampak. Ini sesuai arahan Bapak Kapolri agar Polri hadir dan memberi solusi nyata di lapangan,” tegas Komjen Pol Dedi Prasetyo.


Selain bantuan logistik, Polri juga mendukung pembangunan hunian sementara (huntara) di tiga lokasi terdampak, yakni Kapalo Koto Kota Padang, Anduriang Kabupaten Padang Pariaman, dan Limau Hantu Kabupaten Pesisir Selatan, yang direncanakan mulai dibangun pada Januari. Dukungan peralatan kerja seperti cangkul, sekop, dan gerobak dorong juga disalurkan untuk mendorong gotong royong dan percepatan pemulihan lingkungan.


Perhatian turut diberikan pada sektor pendidikan dan pemulihan psikologis anak-anak terdampak melalui penyaluran tas, alat tulis, seragam sekolah, sepatu, serta paket trauma healing. Menjelang berakhirnya masa libur sekolah dan menghadapi bulan suci Ramadan, Polri juga melakukan kerja bakti dan perbaikan tempat ibadah yang terdampak, termasuk penyediaan karpet dan Al-Qur’an.


“Kami harus mempersiapkan kebutuhan masyarakat sejak sekarang, termasuk menghadapi Ramadan. Tempat ibadah harus bisa digunakan dengan baik, air bersih tersedia, dan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi,” pungkas Wakapolri.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Pol Susmelawati Rosya menegaskan bahwa sinergi lintas sektor terus diperkuat untuk memastikan pemulihan berjalan optimal.

“Kegiatan ini menunjukkan komitmen Polri untuk hadir langsung di tengah masyarakat terdampak. 


Distribusi door to door memastikan bantuan tepat sasaran, sementara dukungan alat berat dan layanan kesehatan mempercepat pembukaan akses serta pemulihan infrastruktur dan kesehatan warga,” ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya.


Seluruh rangkaian kegiatan didukung oleh 200 personel gabungan dan 100 unit kendaraan roda dua, sebagai wujud kehadiran Polri bersama masyarakat dalam mempercepat pemulihan pascabencana di Sumatera Barat.